
POV leon
''huh~..yasudah ku duga ini sulit~" kata emily yg sudah kelelahan
''benar juga''balasku
Aku tak menyangka mencari pekerjaan akan sesulit ini,haruskah aku tanya pada tuan?,mana tau tuan bersedia menerimanya sebagai pelayan
''tapi..terima kasih sudah mau menemaniku seharian ini'' katanya sambil tersenyum lembut
''tak perlu berterima kasih, aku kan sudah janji.''
''ahaha... benar juga'' tawanya
''ah!, benar juga...leon, apa kau sadar kalau hari ini kita seperti sedang kencan?''tanyanya tiba-tiba
''huh?...kencan apanya?''
''habisnya,seharian ini kita mengunjungi berbagai tepat bersama,kita juga berbicara banyak hal.di mata orang-orang kita seperti kencan kan?''jelasnya
''hmph.. kalau ada yg berfikir begitu mata mereka pasti sudah rusak. Karena di mataku saat ini aku seperti sedang menemani adikku jalan-jalan'' balasu sambil sedikit mendekatkan wajahku
''huh!?,apa-apaan itu!?.memang aku kelihatan bocah banget!?''
''benar''balasku yg langsung di balas pukulan kecil olehnya
''jahat,aku tak menyangka kau menganggapku seperti itu seharian ini''katanya sambil cemberut
Hmph...''maaf..maaf ''
....''huh~..baik lah ku maafkan''katanya lalu tiba-tiba mengenggam tanganku
''...ngomong-ngomong leon''
''ya?''
''itu...um...anu...''
???...dia kenapa?...mukanya tiba-tiba memerah begitu?.
''leon...apa leon punya pa....''
''LEON!'' potong suara yg nampak tak asing di telingaku, mendegar itu kami berdua pun langsung menoleh kesumber suara dan...
!? eh!?...
''NONA!?'' seruku yg sangat syok saat melihat nona ada disini
''no..nona?''tanya emily binggung
Kenapa nona bisa ada disini?,terlebih sendirian?!..
''nona kenapa nona ada di si...'' *GREP!...
Belum sempat aku selesai bicara nona tiba-tiba berlari kearah ku dan memelukku dengan begitu erat.jelas ini membuatku kebinggungan dan tak sampai di situ...
''leon...aku...pacar leon kan?''
HAH!?....barusa nona bilang apa?...
''a..anu...nona...''
''hiks...aku wanita spesial leon kan?...hiks''tanyanya dengan air mata yg mulai mengalir
EH!?. NONA NANGIS!?...kenapa?...kenapa nona malah nangis?...
''hiks..hiks..katakan kalau aku yg paling spesial bagi leon..hiks...ku mohon..tolong bilang aku yg paling spesial bagi leon..''kata nona gemetar
*grep!... '' iya..iya..nona adalah yg paling spesial bagi saya.tak ada siapapun yg bisa mengantikan nona bagi saya, jadi jangan menangis ya... ''balasku sambil membalas pelukannya lalu mengusap-usap kepalanya
__ADS_1
Nona pun terus menangis dalam pelukan ku ,nona juga sama sekali tak mau melepaskanku jadi ku putuskan untuk mengendongnya saja dan mengusap-usap punggungnya agar ia lebih tenang
Huh~....sebenarnya apa yg terjadi?...ada kah yg bisa menjelaskannya padaku?
''leon..''panggil emily yg langsung mengingatkanku bahwa ia masih disini
Ah!?, gawat...aku bisa di kira pedofil kalau begini....
''a..anu..emily ini...''
''aku harus segera pulang, sudah waktunya ibuku minum obat.''
''kalau begitu aku pamit dulu ya. terima kasih banyak untuk hari ini, selamat tinggal'' katanya sambil menundukkan wajahnya lalu langsung pergi begitu saja
...... kuharap ia paham situasinya, aku tak mau di anggap pedofil atau semacamnya nanti...
***
Sementara itu
POV Harry
HUWAAAA GILA NONA BERANI BANGET!....
Ini benar-benar tontonan yg menarik, untung aku mengikuti leon hari ini.
Tapi aku tak menyangka nona akan langsung berlari kesana ,ini seperti melihat leon di pergoki saat sedang berselingkuh..ahahaha..menarik sekali...
Ah~ benar juga nona pasti salah paham akan sesuatu lagi.apa mungkin karena omongan soal leon akan menikah dengan gadis itu ya?.kelihatannya nona menangkapnya kearah lain, yah apapun itu kepolosan nona ini benar-benar menghiburku saat ini
''kepolosan nona memang mengemaskan tapi terkadang berbahaya ya'' kataku yg tak di tanggapi oleh luz
''eh?..luz?''panggilku sambil melihat kearahnya dan betapa kagetnya aku saat melihat raut wajah luz yg terlihat begitu kesal saat ini
Eh?....jangan bilang....
.......................
KYAAAAA IMUT BANGET!...
Apa ini?.. jangan bilang cinta segiti tiga?,atau cinta segi empat?...huwaaaa...ini menarik sekali!...aku bisa bergabung gak ya?,jadi segi lima gitu ehehe...
***
POV Elissa
Aku melakukannya...tidak mungkin lebih tepatnya aku memaksanya....sebenarnya ada apa dengan ku?...aku benar-benar merasa tak enak saat ini pada leon dan wanita itu. Meski begitu...
''tak ada siapapun yg bisa mengantikan nona bagi saya''
Aku senang leon mengatakan itu tadi..
''nona sebenarnya ada apa ini?''tanya leon sambil menurunkanku
''dan bagaimana nona bisa ada disini?''
''kami mengikuti leon'' balasku sambil menunduk
''kami?.''
''iya, aku luz, dan harry''
''sejak kapan?''
''sejak leon pergi''
''bearti dari awal ya'' balas leon yg terlihat geram
''leon...marah?''
__ADS_1
''eh?..ah~..tidak..tidak, saya sama sekali tak marah. Tapi kenapa kalian mengikutiku?''tanya leon sambil menyamakan tinggi kami
'' kami penasaran dengan pacar leon itu'' balasku
''eh!?..pacar!?...siapa?..emily?'' tanyanya yg ku balas dengan anggukan
''harry bilang leon sudah punya pacar. Karena itu kami penasaran tapi... sejak kami mengikuti leon dadaku terasa nyeri. Lalu aku sadar ternyata aku sudah bukan wanita spesial leon lagi...hiks...lalu...hiks...katanya kalau hubungan berjalan lancar leon akan pergi meninggalkan ku...hiks..hiks.. aku tak mau itu terjadi huwaaaa..'' tanggisku yg langsung membuat leon kalang kabut
***
POV Leon
Apa!?...omong kosong macam apa itu!?
''se...sebentar..sebentar..'' ''no..nona tolong jangan nangis ya...''
''huwaaa.....leon..aku tak mau leon pergi... jangan pergi..huwaa..'' tangis nona lalu memelukku dengan begitu erat
''saya tak akan kemana-mana nona,jadi tolong berhenti menangis'' kataku yg mulai kebingungan
''leon...hiks..hiks..leon...''
Huh~...astaga harry!!... kau benar-benar dalam masalah besar saat ini..
''nona.. tolong dengarkan saya baik-baik'' kataku sambil melepaskan pelukannya dan mengusap lembut air matanya
''saya tak akan meninggalkan nona, emily hanya teman saya,hari ini saya hanya membantunya mencari pekerjaan.'' ''apapun yg harry katakan itu hanya omong kosong,tolong jangan dengarkan perkataan di bodoh itu'' jelasku
''tapi..hiks..leon kelihatannya sangat bahagia bersamanya...hiks..aku..hiks...aku pasti orang yg sangat jahat ya..hiks..maaf..maafkan aku...maaf karena sudah egois..huwaaa..'' tangis non yg semakin menjadi-jadi
''nona..tolong jangan minta maaf, nona sama sekali tak salah.''
''tapi...aku hanya memikirkan diriku sendiri...aku sama sekali tak memperdulikan ke bahagia leon....bukannya itu sama saja seperti orang jahat...hiks..maaf kan aku..''
...... *grep...''nona...nona sungguh tak perlu meminta maaf,kebahagian nona adalah kebahagian saya juga. Rasa sakit nona adalah rasa sakit saya juga.'' Kataku sambil menggenggam kedua tangannya
''lalu..nona tak perlu khawatir saya meninggalkan nona, karena itu tak akan pernah terjadi.''
''apa nona ingat kalau saya sudah berjanji akan menikah dengan nona?''tanyaku yg di balas anggukan olehnya
''lihat, saya sudah berjanji bukan?. Itu artinya saya tak akan menikah dengan siapapun selain nona, saya tak akan pernah meninggalkan nona''
'' sampai nona tak membutuhkan saya lagi saya akan selalu ada bersama nona'' sambungku lalu tersenyum lembut
''...hiks..aku akan selalu membutuhkan leon..''
''hmph... kalau begitu saya tak akan pernah meninggalkan nona''balasku
Lalu menekuk lututku dan mengenggam tangan kanannya lalu...
'' saya Leon maximillan demetria bersumpah akan selalu melayani anda, sebagai pedang dan perisai bagi anda saya akan selalu berada di sisi anda kapanpun dan di saat apapun hingga akhir hayat saya. '' sumpahku lalu mengkecup lembut punggung tangannya
.... '' hmph... kalau di ingat-ingat saya belum sempat mengucapkan sumpah saya ya saat saya pertama kali menjadi ksatria nona'' kataku lalu tersenyum kecil
''leon.''
''tenang saja nona,sumpah ksatria adalah mutlak ,saya tak akan pernah mengingkarinya. Hukumannya bahkan lebih buruk dari janji jari kelingking loh'' kataku sambil menunjukan jari kelingkingku lalu tertawa kecil
''aku percaya leon, tanpa leon bersumpah pun aku sudah percaya pada leon''balas nona sambil mengenggam tangan ku
'' kalau begitu jangan menangis lagi ya nona'' kataku yg di balas anggukan oleh nona lalu mengusap air matanya
''hmph...nah,mumpung kita masih disini, apa nona mau makan kue disana bersama saya?.kue di sana sangat enak loh''tawarku yg di balas anggukan olehnya
Aku pun langsung mengendong nona lalu membawanya ke toko tersebut
...****************...
...NEXT...
__ADS_1