Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 128


__ADS_3

Setelah kembali kerumah ibu sama sekali tak mau jauh dariku padahal kami pergi tak selama itu tapi bagi ibu sudah seperti seabad kayaknya...


Ah! Benar juga. Tak lama setelah kami kembali aku mendapat surat dari putra mahkota katanya dia mendapat petunjuk baru,yah..kami juga dapat petunjuk sih jadi hari ini kami berniat pergi bertemu dengannya. Siapa tau kami bakal dapat titik terang sekarang ini.


***


''HUWAAAA ADIK KECIL!'' teriak kakak begitu melihatku yg baru saja turun dari kereta kuda. Dengan kecepatan luar biasa kakak langsung berlari menghampiriku lalu memelukku begitu erat


''huwaaa...aku sangat merindukan mu....kau tak lupa pada kakakmu ini kan?''tanya kakak sambil mengelus-elus pipinya ke wajahku


''ahaha mana mungkin aku lupa kak, kami kan tak pergi selama itu''balasku


''apa yg kau bicarakan!, kalian pergi hampir seminggu!.seminggu loh!''seru kakak histeris


Cu...cuman seminggu kak...kenapa berlebihan sekali?...bagaimana kalau aku pergi setahun?. Apa kakak akan baik-baik saja?


''kalian sudah tiba ya'' sambut putra mahkota


''erwin berhenti bersikap berlebihan dan segera bawa mereka masuk, kau mau berdiri terus disini?''sambung putra mahkota sambil menatap kakak


''berisik ini juga kami akan masuk''balas kakak


''nah ayo masuk adik kecil, anggap aja rumah sendiri'' kata kakak dengan santainya


''ini istana ku kenapa jadi kayak kau yg punya'' kata putra mahkota yg tak di tanggapi oleh kakak


Setelah itu kami pun pergi menuju ruangan yg penuh dengan buku dan beberapa alat sihir, di tengah-tengah ruangan ada sofa panjang yg terlihat cukup nyaman untuk beristirahat .


'' ini ruangan pribadi ku tak akan ada seorangpun yg akan menguping pembicaraan kita disini'' kata putra mahkota lalu duduk di sofa tersebut


''baiklah aku tak suka basa-basi jadi langsung ke intinya saja. aku sudah mendapatkan info dari pelayan tersebut'' kata putra mahkota yg langsung terlihat serius


Setelah itu putra mahkota pun mengatakan kalau pelayan tersebut berhenti karena ternyata ada mata-mata lain selain dirinya dan pelayan itu ketahuan ,malngany keesokan pginya pelayan tersebut di temukan mati mengenaskan di penjara. Bukan itu saja katanya tuan putri juga suka menghilang tiba-tiba dan pergi ke sebuah pohon besar di taman istana pada jam-jam tertentu saat malam hari. Tapi yg terpenting bukan itu..


Saat putra mahkota mengatakan gadis berambut merah saat itulah aku dan ayah langsung syok parah.


''anda bilang gadis berambut merah?''tanya ayah memastikan


''benar, katanya gadis itu suka berkeliaran di sekitar kamar tuan putri,katanya juga dia membantai pasukan white crow yg datang kesana beserta wakilnya.''jelas putra mahkota yg tentu membuat kami kaget


''ada apa?, apa kalian tau sesuatu soal gadis itu?''tanya putraa mahkota


''mungkin saja'' ''saat kami pergi ke sebuah bar ada pria yg mengatakan ia melihat gadis itu menghilang bersama elf yg mirip dengan elissa''balas ayah


''eh!?..elf yg mirip adik kecil?''tanya kakak sambil melirikku


''benarkah?..bisa anda jabarkan seperti apa gadis itu?''tanya putr mahkota


''gadis berambut merah panjang dangan mata merah menyala, itu yg ia katakan''balas ayah


''umm....apa gadis itu berelemen api?''


''saya rasa begitu, dia bilang dalam sekejap gadis itu merubah medan perang menjadi lautan api''balas ayah


''um..yg benar saja..ciri-ciri mereka mirip sekali. Apa benar tuan putri terlibat dalam hal ini?''


''woi!..woi!.. sebentar!, siapapun gadis itu tidak lah penting!?..'' ''yg peting apa hubungannya dengan elf itu!?, dan lagi siapa dia!?. Jangan bilang itu ayah adik kecil ?'' kata kakak sambil melihatku

__ADS_1


''tidak...kurasa itu bukan papa, papa sudah mati aku yakin sekali itu''balasku


''apa kau benar-benar yakin yg kau lihat hari itu papa mu?''tanya putra mahkota yg membuatku tersentak


....... '' apa maksud anda?...apa anda ingin saya berharap kalau papa memang masih hidup?''tanyaku sambil mengenggam erat ujung gaunku


''eh!?...tidak bukan begitu maksudku''


''anda sudah membuat saya berharap kalau mama masih hidup , dan saya memang mengharapkannya karena kondisi mama saat itu memang menghilang, meski kecil tapi ada kemungkinan itu benar, tapi....''


''papa berbeda....papa mati di depan mata kepala saya sendiri. Kemungkinannya sangatlah kecil bahkan mustahil...saya tak mau mengharapkan hal yg mustahil seperti itu'' kataku dengan nada gemetar


''adik kecil...'' ''elissa..'' ''eli''


''maaf ,aku tak bermaksud membuatmu berharap.huh~.ini salahku tolong lupakan saja apa yg ku katakan tadi'' balas putra mahkota


''baiklah lupakan soal itu kembali ke topik gadis tadi, duke apa gadis itu seorang elf?'' tanya putra mahkota


''eh!?..um...saya rasa di tak mengatakan kalau gadis itu elf. Ah.. tidak kalau di ingat-ingat dari pertanyaan elissa padanya kemungkinan besar gadis itu bukan elf''


''pertanyaan ku?''tanya ku tak paham


''apa kau ingat kau bertanya padanya ' lalu dimana kau melihat elf itu?' , apa kau sadar saat itu di bilang dia belum selesai bercerita , bisa di tarik kesimpulan kalau gadis itu bukanlah elf'' jelas ayah


Oh!...benar juga aku sama sekali tak meyadarinya


'' begitu rupanya... kalau gadis itu bukan elf maka dugaan tuan putri terlibat semakin besar'' balas putra mahkota


''tapi ini benar-benar merepotkan'' sambungnya


''ada apa?''tanya ku


Orang dalam kah


''apa sesulit itu?, manusia itu makhluk serakah, kalau di beri imbalan besar pasti mereka akan menurut''kata ibu yg akhirnya angkat bicara


''itu dia masalahnya, kita tak tau siapa yg benar-benar bisa kita percaya, bisa saja ini menjadi bumerang bagi kita''balas putra mahkota


''masalahnya kita sedang berurusan dengan tuan putri kekaisaran ini. Instingnya sangat mengerikan kalau tak berhati-hati akan jadi masalah nantinya''


''dan lagi tuan putri hanya dekat dengan 3 ksatria pribadinya akan semakin sulit menemukan orang yg bisa dekat dengannya selain mereka bertiga'' sambungnya


''apa harus benar-benar dekat dengan tuan putri?''tanyaku


''yah..sebisa mungkin dia tau apa saja yg tuan putri lakukan sepanjang hari, dan kalau bisa aku ingin dia sangat mengenal tuan putri'' balas putra mahkota


''kalau begitu sogok saja salah satu dari 3 pengawalnya itu ,kalau tak salah sir harley anak barukan?. Sogok saja dia'' kata kakak dengan santainya


''KAU BEGO YA!?'' seru putra mahkota yg langsung membuat kakak tersentak


''erwin.....hubungan mereka tak serapuh itu. Apa kau sudah dengar gosip saat sir harley sekarat?''


''eh!?...sir harley pernah sekarat!?'' seruku syok


''hanya rumor saja, aku juga tak begitu tau jelasnya . tapi katanya tuan putri benar-benar berusaha keras menyembuhkannya.'' '' apa kau pikir sir harley akan menghianati orang yg sudah menyelamatkan nyawanya?'' tanya putra mahkota sambil menatap kaka tajam. Kakak pun langsung di buat diam membisu dengan pertanyaan putra mahkota barusan


....um..apa itu sebabnya sir harley sangat mencintai tuan putri?.karena tuan putri pernah menyelamatkan nyawanya?...

__ADS_1


''sir silver dan sir flash juga mustahil ya'' kata ibu


''apa lagi mereka berdua. Mereka sudah melayani tuan putri sejak kecil.aku yakin hubungan mereka jauh lebih kuat . terlebih sir flash. Pria itu tak mungkin menghianati tuan putri, jangankan menghianati dia saja tak terima kalau ada yg berkata buruk pada tuan putri'' jelas putra mahkota


''sir silver juga sama saja, meski kelihatannya dia lebih bersahabat nyatanya dia tak jauh berbeda dengan sir flash'' sambung putra mahkota


Um... sudah ku duga saat ini tuan putri memang memiliki orang-orang yg sangat bisa di percaya disisinya...itu bagus sih tapi karena itu juga kami jadi tak tau harus berbuat seperti apa..


Huh~...apa tak ada orang lain yg dekat dengan tuan putri dan bisa kami ajak bicara?.....


..........um!... sebentar...orang yg dekat dengan tuan putri.......bisa di ajak bicara.....


Eh!?... '' BUKANNYA ADA LINA!'' seruku yg langsung membuat semua orang terkejut


''eh?..aku?...ada apa dengan ku eli?''tanya ibu sambil menunjuk dirinya sendiri


''eh!?..bukan..bukan ibu maksudku''


''ah!.. maksudmu spirit itu ya'' tebak ayah


''iya. Lina adalah temanku sekaligus spirit tuan putri.kalau dia pasti bisa di ajak bicara'' kataku


''kau bercanda ya, di spiritnya loh. Mana mungkin dia mau menghia...''


''tak perlu menghianati. Kita cukup mengorek informasi secara tak langsung saja darinya''potongku yg membuat mereka terkejut


''begitu ya..um!...benar juga...kalau dia teman elissa mungkin bisa kita memanfaatkan. ''kata kakak


''benar, terlebih dia juga masih kecil, kalau kita mengarahkannya tanpa ia sadari mungkin saja bisa''timpal ayah


''yang kita butuhkan hanyalah informasi, kalau begitu bukannya ini sudah lebih dari cukup?''kataku


''ahahaha... adik kecil kau jenius.. aku sama sekali tak kepikiran kesana'' kata kakaka sambil mengusap-usap kepalaku


''umm...yah itu bukan ide yg buruk tapi bagaimana kau bicara padanya?''tanya putra mahkota


''um...kalau tak salah waktu itu lina mengundangku ke istana, mungkin aku akan pakai kesempatan itu '' balasku


*BRAK! '' KAU BERCANDA YA!'' seru putra mahkota sambil mengebrak meja yg jelas membuatku tersontak kaget


''kau mau kesana?. Kesarang musuh mu!?. Apa kau sudah gila!?''serunya


''e..eh...tapi...''


''ayah tak mengizinkanmu'' kata ayah


''benar, ibu juga tak akan mengizinkanmu pergi kesana''timpal ibu


''benar, benar aku juga tidak'' kata kakak


''tapi..leon akan bersama ku..''


''meski begitu itu sarang musuh, apa kau pikir leon bisa menjagamu dengan baik?. Lupakan saja terlalu beresiko kalau kau pergi kesana'' balas putra mahkota


''Kalau begitu aku harus bagaimana?''tanyaku yg membuat semua orang langsung berfikir keras


''um!...kalau tak bisa kesana kenapa tak undang saja dia kerumah?'' kata kakak.

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2