Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 203


__ADS_3

''Lama tak bertemu ,tuan putri''ucap mina sambil tersenyum lembut


Melihat hal itu untuk sesaat otakku berhenti bekerja.aku benar-benar tak bisa percaya dengan apa yg ada di hadapan ku ini. Lidah ku terasa kelu untuk berbicara namun air mataku terus saja mengalir membasahi pipiku.


''mi...''


*grep!... belum sempat aku memanggil namanya mina tiba-tiba menarikku dalam pelukannya lalu mencium pipiku berkali-kali tanpa henti seakan melepaskan semua kerinduannya padaku selama ini.


''tu..tunggu dulu..mina..''kataku sambil mendorongnya menjauh


Tak bisa di percaya..mina benar-benar ada di hadapan ku.aku bahkan bisa menyentuhnya...


''ini..sungguh mina?''tanyaku yg masih tak percaya


''mina...hiks..mi..''


''ssstt.. tuan putri tolong jangan katakan apapun dulu''kata mina sambil menempelkan telunjuknya di mulutku


''untuk saat ini biarkan saya melepaskan semua kerinduan saya dulu. Saya ingin mencium anda sebanyak mungkin''sambung mina sambil memelukku erat lalu kembali menciumku tanpa henti


Hiks...ini benar-benar mina...mina kini ada di hadapan ku..mina.....hiks


''huwaaaa....''


Tanggisku pecah , hatiku terasa tercabik-cabik namun juga terasa hangat di waktu yg bersamaan.


Ku balas pelukan eratnya sambil menangis tersedu-sedu di pundaknya layaknya seorang bayi.


''aku..juga..*hiks...aku juga..mau mencium mina..huwaaaa''tanggisku


''huwaaa...mina....mina....''


''hmph... '' ''kalau anda sambil menangis begini anda ada ingus yg ikut serta dong'' tawa mina sambil melepaskan pelukannya lalu mengusap air mataku


'' tenang saja. kita masih punya waktu.mari mulai reuni ini dengan senyuman, tuan putri'' ucap mina sambil menempelkan keningnya ke keningku


***


''jadi..tuan putri anda sudah dewasa ya'' kata mina sambil mengusap-usap kepalaku


''anda bahkan sudah mengalami perubahan drastis. Luar biasa.ayo kita rayakan''kata mina sambil bertepuk tangan


''itu tak perlu''balasku malu


''lagi pula aku tak merasa tumbuh .maksudku aku masih saja kecildan kekanak-kanakan.aku tak paham kenapa mina bilang aku sudah dewasa''sambungku


''benarkah?.di mata saya anda sudah dewasa kok. Lihat tingginya saja sudah hampir menyamai saya''balas mina sambil membandingkan tinggi kami


''mina pendek sih''ledekku


''apa maksud anda itu tuan putri. Saya marah nih''kata mina sambil cemberut dan jelas itu membuatku tertawa


Ini menyenangkan. Rasanya seperti kembali lagi ke masa lalu.tapi.....

__ADS_1


''mina...apa yang ingin kau sampaikan padaku?''tanyaku


Benar. Alasan aku bisa bertemu dengannya karena ada yg ingin ia sampaikan. Waktuku juga tak banyak meskipun aku ingin di sini selama yg ku bisa nyatanya aku tetap harus kembali ke dunia nyata.


''tidak ada'' balas mina yg membuatku tersentak


''eh!?..tidak ada!?''


''benar, tak ada yg ingin saya sampaikan pada anda''


''anda kan sudah melihat semuanya tadi.jadi sudah tak ada yg perlu saya jelaskan pada anda'' sambungnya sambil tersenyum


''kalau begitu...''


''aku hanya ingin menghabiskan saat-saat terakhir dengan anda saja'' potongnya yg membuatku tersentak


''terakhir?''


''benar'' balasnya sambil duduk lalu menyuruhku untuk tiduran di kakinya. Aku pun menurut saja dan menempelkan kepalaku di kakinya. Setelah ku lakukan itu mina pun langsung mengusap-usap kepalaku dengan lembutnya seperti yg sering ia lakukan padaku dulu


''tuan putri...saya itu sudah lama mati. Seharusnya saya sudah menghilang sejak lama dari dunia ini.''kata mina dengan begitu lembutnya


''tapi... saya tak bisa pergi begitu saja. saya takut meninggalkan anda sendirian''


''meski sekarang saya yakin anda akan baik-baik saja.'' ''kini anda sudah memiliki keluarga yang baik.mereka orang-orang yg baik saya percaya itu.'' ''meski mereka bukan elf,meski mereka tak memiliki ikatan darah dengan anda,mereka tetap memperlakukan anda layaknya keluarga.saya sangat bersyukur atas hal itu''


''itu berkat mina. Mina yg membuatku bisa bertemu mereka''balasku


''benar, karena itu saya senang pilihan saya tak salah''


''kalau begitu..mina...akan segera menghilang?''tanyaku gemetar


Aku takut...aku takut sekali kalau itu benar terjadi


''ya''balas mina yg membuatku tersentak. Aku pun langsung bangkit dan menatapnya syok


''tak boleh.''gumamku sambil berusaha keras menahan air mataku


''mina tak bole per...'' kataku yg terhenti begitu mengingat tujuan awalku kesini


''lagi pula katanya setelah itu mereka akan tenang bukan?.aku tak mau menahan mereka lebih lama disini''


Tidak boleh..aku tak boleh egois begini. Tuan awalku melakukan ini adalah agar para roh bisa pergi dengan tenang. Kalau begitu..aku tak boleh menahan mina.


''aku kesal...karena aku tak boleh egois'' batinku sambil mengenggam erat bajuku guna menahan air mataku yg hampir tumpah


..... ''hmph...sudah saya duga.anda memang sudah dewasa ya tuan putri'' kata mina sambil bangkit dan mengusap kepalaku


''kalau dulu anda pasti akan merengek meminta saya untuk tinggal''sambung mina


Kau salah mina. Sekarang pun rasanya aku ingin merengek meminta hal itu tapi...aku tak bisa...jika aku melakukan itu..maka kau tak akan pernah bisa tenang.hanya demi keegoisan ku semata.


*set '' tolong jangan menangis lagi tuan putri.anda bisa ke habisan air mata jika terus nangis'' ucapa mina sambil menyeka air mataku

__ADS_1


''ahaha..benar juga...mumpung ini yg terakhir, sebaiknya kita bersenang-senang sebanyak mungkin ''balasku


''benar. Sebaiknya begitu'' kata mina sambil tersenyum


***


POV Leon


*tok..*tok...*tok.. ''nona sudah waktunya makan malam'' ucapku sambil mengetuk pintu kamarnya.namun tak kunjung ada respon dari nona


..... sunyi sekali


''nona saya izin masuk''kata ku lalu perlahan membuka pintu kamar dan begitu aku masuk..


''oh!..''


''hmph...pantas saja sunyi,ternyata anda tertidur ya'' kataku sambil tersenyum kecil begitu melihat nona tertidur lelap di kasurnya


Dia pasti kelelahan setelah bermain


Perlahan aku pun berjalan kearah kasur lalu memakaikan nona selimut


Um!?... ini.


''bekas air mata'' ucapku sambil mengusap lembut bagian matanya


Apa nona habis menangis?.ataukah ia habis bermimpi buruk?


Haruskah ku bangun kan ?.tapi..


Sial..aku tak tega kalau membangunkannya yang sedang tidur sepulas ini.


''mungkin lebih baik kau membiarkannya tidur sebentar'' kataku lalau perlahan keluar dari kamarnya


***


(keadaan pururu)


*se..selamat!~~*


*huwaa..siapa sangka aku bakal tiba tepat waktu..*


*kalau terlambat sedikit saja mereka pasti akan langsung panik* *astaga kakiku masih gemetar karena berlari secepat itu tadi*


*hup!


*nona..cepatlah bangun.aku benar-benar takut kalau anda tak kunjung bangun*ucap pururu sambil naik keatas kasur dan tiduran di sebelah elissa.


...****************...


...NEXT...


...----------------...

__ADS_1


...Makasih banyak semuanya untuk para pembaca yang masih setia, dukungan kalian sangatlah berarti buatku, jangan lupa like, Vote, Gift, komen dan Add favorit/ Share ya...


__ADS_2