
Jiwa orang yg sudah mati biasanya akan langsung pergi ke nirwana tapi seperti kata pururu tak sedikit dari jiwa mereka yg terpecah dan salah satunya tetap tinggal di dunia ini akibat tertahan oleh dendam.
Dan hal itu kini terjadi pada mina
''manusia diadab.berani-beraninya mereka memperlakukan putriku seperti itu''
Mina...siapa sangka aku akan melihat hal ini. Melihat hal yg seharusnya tak akan pernah bisa ku lihat.
Seingatku setelah ini aku di tarik paksa oleh mereka dan tak begitu ingat apa yg terjadi karena terus menangis begitu sadar aku sudah di perjual belikan di atas panggung. Waktu itu..apa yg ku lewatkan?
Setelah kematian mina seperti yg ku ingat para manusia itu memang menarik paksa ku.meski aku berusaha bertahan hingga kuku-kuku ku terluka nyatanya aku tetap berhasil di bawa pergi. Roh mina pun terlihat berusaha menghentikan para manusia yg mau membawaku itu namun apa daya dia hanya roh. Dan roh tak bisa menyentuh manusia hidup.
Setelah itu aku di kurung dalam kerangkai besi dan menunggu giliran ku di perjual belikan. Mina pun terus berusaha mengeluarkan ku meski ia tau usahanya itu sia-sia
'' tuan putri...ukh...hiks...'' gumam mina yg terlihat begitu sedih. Mina pun masuk kedalam kerangkai besi dan mencoba memelukku. Air matanyapun berlinang namun aku tak bisa merasakannya. Sungguh pemandangan yg menyakitkan.
''putri...maaf...maafkan aku'' gumam mina sambil meneteskan air mata
''mina...''
Bwoosh...!!?..
''apa itu?'' gumamku saat melihat sebuah bayangan hitam pekat berasal dari panggung di mana aku akan di jual nantinya dan sepertinya bukan aku saja yg melihat hal itu
''apa itu?'' kata mina sambil bangkit lalu mencoba mendekati apapun itu
Karena penasaranaku pun mengikutinya dan apa yg ku lihat benar-benar pemandangan mengerikan. Bayangan hitam itu bagaikan kumpulan dari roh-roh jahat yg menempel pada setiap orang di aula itu.
Dan jumlah roh jahat yg menempel pada orang tersebut tak hanya satu atau dua tapi bisa lebih dari lima bahkan ada yg saking banyaknya hingga menutupi orang itu sendiri
Ini memang pertama kalinya bagiku melihat ini tapi..aku bisa tau satu hal semakin banyak roh yg menempel pada orang itu... semakin jahat pula orang tersebut.
''tak boleh'' gumam mina yg juga sangat syok melihat hal ini
'' mereka tak boleh mendapatkan putriku'' kata mina lalau berlari kembali ke tempatku dan...
''tak boleh...tak boleh... tak seorangpun di antara mereka boleh mendapatkan anda'' kata mina sambil berusaha membuka kerangkai besi tersebut namun apa daya setiap kali mina mencoba melakukannya tubuh nya selalu saja tembus
'' tuan putri!..lari!...lari lah!..''
*sruk... ''hiks..hiks...tuan putri...larilah...'' sambungnya yg sudah tak berdaya sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya
Mina....
''woi!..cepat keluar. Sudah hampir giliran mu'' kata seorang manusia sambil menarik paksa ku keluar . dan aku pun tak melawan sama sekai saat itu tapi mina..
'' TAK BOLEH!. JANGAN BAWA PUTRIKU KESANA!'' seru mina sambil berusaha menahan ku, namun karena ia kini hanya hantu hal itu tak berefek sama sekali. Manusia itu tetap membawaku dan mina tak bisa menghentikannya.
''TAK BOLEH!. TUAN PUTRI JANGAN KESANA!.LARI LAH. KUMOHON!. JANGAN BAWA PUTRIKU KE SANA!'' teriak mina yg tak bisa di dengar oleh siapapun
Mina...maaf ya..aku terlalu terpukul dengan kematian mu hingga tak memikirkan diriku sendiri. Aku tak tau kalau kau berusaha sekeras ini demi melindungiku.
Setelah itu aku pun tetap di bawa ke panggung itu . mina pun terus kalang kabut mencoba membawaku pergi hingga..
''bagaimana ini..bagaimana ini...tak seorang pun dari mereka boleh mendapatkan nya. Tuan putri bisa dalam bahaya kalau bersama mereka'' kata mina sambil melihat kerumunan orang-orang yg bersiap membeli kala itu.
Pemandangan yg bagaikan neraka. Roh-roh jahat yg mengerikan terlihat jelas memenuhi tempat ini. Senyum dingin dari para calon pembeli dan aura jahat pun menambah hawa ngeri tempat ini.
Aku tak menyangka aku pernah berdiri di hadapan pemandangan mengerikan ini.tapi kalau tak salah waktu itu ayah....
''ah! Apa itu'' kata mina yg membuat ku tersentak.aku pun melihat kearah yg mina lihat dan rupanya di antara bayangan-bayangan hitam itu ada sebuah cahaya kuning terang yg berasal dari luar pintu.
Melihat hal itu mina pun langsung berlari menembus lautan roh jahat tersebut lalu keluar dari ruangan mengerikan ini. Aku pun mengikutinya dan rupanya di balik pintu itu...
__ADS_1
''ah!...itu kan...'' kata ku syok saat menyadari dari siapa cahaya tadi itu berasal
''bagaimana harry?..kau menemukannya?''
AYAH!?
Di antara semua orang di sana tadi aura ayah adalah yg paling terang dan hangat. Tak seperti mereka aura ayah benar-benar bersinar terang layaknya mentari.
''itu dia'' gumam mina yg membuatku tersentak
''kalau memang tuan putri harus di berikan pada manusia maka hanya dia saja yg boleh mendapatkannya'' kata mina sambil menatap tajam ayah
''begitu ya. kalau begitu ayo pergi dari sini, tempat ini menjijikan'' kata ayah
''baik , tuan'' balas harry lalu berniat pergi meninggalkan tempat ini
Eh!?..tunggu..kalau ayah pergi bagaimana dengan...
''TUNGGU!'' teriak mina sambil mencoba menahan ayah namun lagi-lagi gagal. Beberapa kali mina terus mencoba menahan ayah namun karena ia hantu tubuhnya pun terus saja terlewati
''tunggu dulu!. Jangan pergi!'' seru mina
''ku mohon tolong bawa putriku bersama mu!'' seru mina
''5!...10!''.. suara dari dalam ruangan pun mulai terdengar tandai perlelangan sudah di mulai dan mendengar hal itu mina pun menjadi semakin panik. Ia terus berusaha menahan ayah namun ayah malah semakin menjauh hingga
''KU BILANG TUNGGU!'' teriak mina lalu..*grep!..
''huwaa!''
!?..eh?!...
Tersentuh?...
''tuan ada apa?''tanya harry
''tidak,tadi sepertinya ada yg menarikku''kata ayah sambil memegangi pundaknya
''eh?.''
''25!...30!''
''um?..harry di sana tempat lelang kan?''tanya ayah sambil menunjuk tempat perlelangan
''iya'' ''um..tapi apa yg sedang di lelang ya?.kelihatannya mahal sekali.apa senjata pustaka?''kata harry
Ayah pun memandangi pintu itu sesaat lalu..
''aku mau melihatnya dulu'' kata ayah lalu berjalan mendekati ruang lelang
''eh!?.tuan!?''
Setelah itu ayah benar pergi kesana dan begitu pintu ia buka.
''eh!..elf!?.dan lagi masih kecil''seru harry syok
''ah!.dia!.. apa dia mencoba bunuh diri!?''seru harry saat melihat ku yg mencoba mengigit lidahku sendiri
''TUAN PUTRI!'' seru mina yg juga syok
*grep!
''eh!?...eh?...tuan !?.. sejak kapan?!'' seru harry begitu ayah sudah mengilang dan tiba-tiba muncul di atas panggung kala itu
__ADS_1
''100 juta'' ''ku beli dia seharga 100 juta gold'' kata ayah yg langsung mengamparkan seisi ruangan
''seratus..juta...'' kata mina yg syok mendengar hal itu
''itu..harga teringgi saat ini kan?..kalau begitu..'' sambung mina yg langsung kelihangan semua tenaganya
'' tuan putri...selamat?...'' sambung mina lalu air mata nya pun kembali tumpah tapi kali ini bukan air mata kesedihan melainkan air mata ke bahagian
''a..apa'' gumam harry yg langsung membuat kami berdua menoleh kearahnya
''APA YG ORANG GILA ITU KATAKAN!?. UANG SEBANYAK ITU DAPET DARI MANA!?'' seru harry
''eh?'' kata ku dan mina kompak
***
Dan seperti yg sudah di ketahui. Ayah berhasil memenangi perlelangan tersebut dan membawa ku pergi dari tempat ini. Dan rupanya saat itu mina menangis tak henti henti di samping ku sambil mengucap syukur dan memelukku.
''apa kau bisa memakainya sendiri?''tanya ayah sambil memberiku baju. Diriku kala itu pun mengangguk lalu menutup pintu kereta kuta untuk berganti pakaian
''anu...tuan''panggil harry sambil mendekat kearah ayah
''apa?''
''saat anda menyebutkan harganya tadi apa anda memikirkan keuangan kita saat ini?''tanya harry yg membuat ayah terdiam sesaat lalu.
''benar juga. Aku melupakannya''balas ayah dengan santainya dan tentu saja hal itu membuat harry ke habisan kata-kata.
''ka..kalau begitu bagaimana anda membayarnya?''tanya harry gemetar
''harry... ''
'' kita teman bukan?'' tanya ayah sambil tersenyum
*JDEER!..
''tuan...maaf.. tapi dalam hutang tak ada yg namanya teman'' balas harry serius
''kalau begitu anggap saja patungan sahabat'' kata ayah dengan santainya
''ANDA PIKIR KITA LAGI JAJAN DI PASAR!?'' seru harry
''jadi gak mau bantu?''tanya ayah
''gak terima kasih'' tolak harry
''sayang sekali. Padahal ia bisa menjadi putrimu juga loh. Toh kau masih melajang kan sampai sekarang?''ledek ayah
''tuan apa anda sedang ngajak ribut dengan saya?''tanya harry sambil menantap ayah tajam
''huh~..sudahlah. jadi gimana ini. Anda bisa bayar nanti?''tanya harry
''tenang saja. pasti ada jalan'' ''lagi pula tempat ini ilegal kan?. Hancurkan saja masalah beres'' kata ayah percaya diri
........ *plok! '' terkadang saya kagum dengan penyelesaian masalah anda yg luar biasa tuan'' kata harry sambil tersenyum
''tak perlu memuji''
''itu sindiran tuan'' balas harry cepat.
...****************...
...NEXT...
__ADS_1