Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 285


__ADS_3

POV Harley


*syukurlah, nona marcella langsung sadar.aku sempat khawatir kalau ia tak sadar juga* ucap calope


''benar''


Syukurlah. Tapi...


Sudah ku duga meski ia sudah sadar, ia tetap tak mau cerita apa yg terjadi. lagi-lagi menyembunyikannya seorang diri.


*ngomong-ngomong harley, sup itu untuk nona marcella?*tanya calope sambil lompat ke pundakku


''bukan. Ini untuk sir leon''balas ku


''kelihatannya ia belum makan apa-apa.lalu aku juga sekalian mau menjenguknya''sambungku


*harley baik banget sih~. Padahal kau bisa menyerahkan ini pada pelayan*ledek calope


''tidak bisa. Lagi pula ada yg ingin ku bicarakan dengan leon'' ucapku


*um?..apa itu?*


''kau tak perlu tau'' ucapku yg sudah tiba di depan ruang perawatan tempat leon berada


''calope, pergi lah. Aku akan memanggilmu lagi saat sudah selesai''ucapku


*cih, gak boleh denger nih?. Baiklah aku pergi* balas calope lalu turun dari pundakku dan langsun menghilang


Setelah calope pergi perlahan ku ketuk pintu di hadapan ku lalu membukanya perlahan


''permisi sir leon''ucapku sambil masuk kedalam dan begitu aku masuk kulihat sir leon sudah bisa berdiri dan sedang memakai bajunya


''oh, sir harley''


''bagaimana keadaan mu?''tanyaku sambil menaruh sup yg ku bawa di atas meja


''sekarang sudah tidak apa-apa, sir silver sudah menyembuhkan saya dengan sempurna''ucap sir leon


''benar kah?. Tidak sesak lagi?.atau mungkin masih ada yg sakit?''tanyaku


''tidak ada, terima kasih sudah mencemaskan saya''balas leon sambil tersenyum lembut


''huft~ syukurlah kalau begitu. Ngomong-ngomong silver kemana?''


''sir silver tadi bilang ada urusan jadi ia pergi dulu''balas leon


''begitu ya, oh ya! Kau sudah makan?aku bawakan sup. Kalau kau ingin makan yg lain katakan saja akan ku siapkan'' ucapku


''terima kasih tapi tidak perlu repot-repot''


''ini sama sekali tak merepotkan'' ucapku lalu duduk di kasur tempat ia berbaring tadi


''ngomong-ngomong. Apa silver melakukan hal buruk padamu selama aku pergi?. Atau dia mengatakan hal yg buruk padamu?''tanyaku

__ADS_1


''tidak,tidak sama sekali''balasnya sambil mengambil sup yg ku bawa tadi


''begitu ya, baguslah kalau begitu''


Yah, meski serampangan tapi silver memang menepati perkataannya. Sisi itu lah yg masih harus ku syukuri.


Meski begitu,dia sudah keterlaluan pada ksatria tuan duke.kalau sampai tuan duke tau bagaimana?,dia mau tanggung jawab?


''Huh~ benar-benar deh'' gumamku sambil melihat leon yg mau memakan sup yg ku bawa


''sir leon, maaf ya'' ucapku yg langsung membuatnya menoleh kearahku


''kenapa anda minta maaf?''tanyanya


''aku minta maaf atas apa yg sudah silver lakukan padamu. Yah, setelah apa yg ia lakukan ku pikir kau perlu waktu untuk memaafkannya.tapi asal kau tau saja, silver adalah orang yg baik,aku serius mengenai hal itu.yah..dia memang suka mengila kalau sudah memegang pedang tapi aslinya dia baik kok''jelasku


''eto... ku harap kau bisa mengerti''sambungku


Leon pun tak mengatakan apapun dan hanya memandangi sup yg ku berikan.


Dia pasti sangat marah ya?. ya jelas sih setelah di hajar hingga hampir mati mana mungkin ia bisa langsung memaafkannya.


''sir harley,anda tak perlu mewakili sir silver untuk minta maaf, ini kan bukan ulah anda dan lagi sir silver juga sudah minta maaf pada saya''balasnya sambil mencoba tersenyum padaku meski ku tau ia memaksakan diri untuk tersenyum


''begitu ya''


Meski ia bilang begitu aku tetap merasa tak enak karena biar bagaimana pun silver adalah rekan ku. Huft~


''benar kah?. Syukurlah kalau kau suka'' balasku senang


''ngomong-ngomong boleh ku tanya seseuatu?''tanyaku


''sebenarnya aku cukup penasaran. Kenapa kau bisa ada disini?.dan lagi kenapa tiba-tiba kau sparing dengan silver?''tanyaku


Sir leon pun terdiam sesaat lalu mulai menceritakan apa yg terjadi.


Singkatnya keluarga everon berhutang budi pada silver karena sudah mengobati elissa yg terluka,sebagai gantinya silver bilang meminjam leon untuk sementara waktu tapi dia akhir silver malah menginginkan leon seutuhnya dan membuat taruhan dan hasil dari taruhan itu...


''kau kalah'' ucapku setelah mendengar cerita


''iya'' balas leon muram


Ukh!.. *brak!


''APA-APAAN ITU!, AKU TAK PERCAYA SILVER MELAKUKAN HAL SEMACAM ITU!''seruku yg langsung bangkit saking kesalnya


''bisa -bisanya ia merebut ksatria orang seenaknya dengan cara seperti itu.di tambah lagi, kau kan ksatrianya nona elissa. Apa silver tak memikirkan perasaan nona elissa yg kehilanganmu'' ucapku kesal


''sir harley''


''Huft.. aku akan bicara pada silver mengenai hal ini.akan ku marahi dia saat bertemu nanti'' Ucapku kesal


''kenapa anda sampai seperti ini?''tanya leon sambil menatapku syok

__ADS_1


''eh?.. itu...habisnya kan kasihan nona elissa, kau juga. Di paksa bekerja di tempat yg tak kau inginkan kan sangat tak enak''balasku yg membuat sir leon tak bisa berkata-kata


***


POV Leon


!!? ...kenapa ia berkata begitu?..


''kalau aku jadi kau , juga aku tak akan mau,apa lagi di ajak taruhan yg tak mungkin bisa ku menangkan''ucapnya yg jleb banget di hatiku


''sir harley sendiri.apa anda suka bekerja disini?''tanyaku


''iya, suka,aku sangat menyukainya'' balasnya yg membuatku tersentak


''kenapa?''


''um?..kalau di tanya kenapa...itu...'' ucapnya yg terlihat kebinggungan


''entahlah, mungkin karena hubungan ku dengan li_ah! Maksudku hubungan ku tuan putri sudah cukup dekat'' ''itu! maksud hubungan disini bukan yg begituan ya!. sebagai teman,eto..sahabat..'' ucapnya yg langsung ketar-ketir


''intinya, aku sudah dekat dengan tuan putri,lalu semua orang disini juga sangat baik padaku.bagiku tempat ini sudah seperti rumah kedua ku. Aku tak bisa menjelaskannya tapi itu lah yg ku rasakan'' jelasnya


Begitu ya...setiap orang punya penilaiannya masing-masing. Sir harley berkata begitu karena ia percaya tuan putri adalah orang baik karena itu ia tetap mengikutinya tanpa adanya rasa curiga.


Tapi tidak dengan ku yg masih abu-abu terhadapnya.


''mungkin ini sama seperti yg kau rasakan pada nona elissa''sambung sir harley yg membuatku tersentak


'' bagiku tuan putri sama berharganya seperti kau pada nona elissa. Karena itu tak peduli apapun perkataan orang lain terhadapnya.aku akan tetap berada sisinya ,karena aku percaya padanya'' sambungnya lalu tersenyum lembut


!!?... sudah ku duga,sir harley... tidak bukan dia saja,sir silver dan sir flash pun aku yakin juga memiliki perasaan yg sama.


Hmph... sudah ku duga. Kalau tuan putri nyatanya adalah musuh.akan sangat sulit bagi kami untuk mengoyahkannya dari dalam.


''kita memiliki perasaan yg sama karena itu, aku pasti akan membuat mu kembali ke kediaman duke everon secepatnya'' ucap sir harley sambil tersenyum lembut


....... Diantara para serigala di istana yg mengerikan ini, rupanya ada seekor kelinci kecil di antaranya. Meski aku belum sepenuhnya percaya pada sir harley,tapi setidaknya ia lebih baik ketimbang yg lain


''terima kasih sir harley. Saya sangat menghargai itu'' ucap ku


''henti kan itu. ini bukan apa-apa. Lalu, bisa berhenti bicara formal begitu padaku?. Aku saja bicaranya informal begini. Dan lagi kau kan lebih tua dariku'' ucapnya sambil tersenyum


''karena itu bicara santai saja padaku.lalu mari kita berteman'' ucapnya sambil mengulurkan tangannya padaku


!!!?... eh!?


Ku lirik tangannya yg terulur padaku lalu beralih ke wajahnya yg tersenyum lembut menunggu balasan dariku. Dan melihat hal itu entah kenapa aku seperti tertarik olehnya lalu..


*grep '' iya, dengan senang hati'' balasku sambil membalas uluran tangannya.


...****************...


...To Be Continue...

__ADS_1


__ADS_2