Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 75


__ADS_3

*ZRASS.....


Hujan deras yg menguyur tanah ini,awan hitam yg menyelimuti langit, dinginnya udara yg menusuk kulit dan...kini ....tepat di depan mataku....berdiri sebuah makam. makam yg di sana bertuliskan nama seseorang. Seseorang yg begitu dekat denganku,seseorang yg ku pikir akan menjadi rumah baruku....


''a..yah...'' gumamku sambil menatap makam tersebut


''hei...apa kau sudah dengar?...katanya tuan duke mati demi menyelamatkan putrinya yg mengalami ledakan mana'' ''hee...yg benar saja gadis itu?...'' ''huwaa..buruk sekali,padahal beliau sudah sangat baik mau mengangkatnya sebagi putrinya,tapi dia malah terbunuh olehnya'' ''dasar tak tau diri'' ''bukannya lebih baik dia saja yg mati?'' ''tuan duke terlalu baik sih,kena sendirikan akibatnya'' ''sekarang dia malah kehilangan nyawa karena seorang gadis asing''


Mata mereka pun mulai menatapku dengan tatapan tajam lalu secara bersamaan mereka bilang


'' benar –benar menyebalkan,lebih baik kau lenyap saja''


Saking takutnya dengan tatapan mereka tanpa sadar aku mundur perlahan hingga aku menabrak seseorang di belakangku


!?...'' i..bu?''


''ukh..hentikan itu''kata beliau lalu menatapku dengan air mata yg mengalir di kedua pipinya


'' jangan panggil aku dengan sebuatan itu lagi'' ''benar-benar menjengkelkan.... Padahal lean sudah menolongmu tapi kenapa kau malah membunuhnya?'' kata ibu yg membuatku semakin takut


''benar sekali''kata seseorang yg tiba-tiba muncul di belakangku


Kakak....


''padahal ayah sudah menolongmu tapi kau malah membunuhnya,dasar tak tau malu''sambungnya sambil menatapku tajam


Tidak...bukan .....aku...


!?...leon?...


''saya menyesal penah bersumpah untuk melindungi anda'' katanya dan jelas itu membuatku semakin tertekan


Tatapan mereka mencekikku . meski ku tutup kedua telinga ku suara mereka masih saja terdengar olehku.


Hentikan...kumohon hentikan itu....aku tak bermaksud melakukannya...aku tak menginginkannya..... KU MOHON HENTIKAN!!!!!!


***


''hah!''


Hah...hah...hah...'' mimpi?'' gumamku yg langsung bangun dengan bermandikan keringat panas dingin


Perlahan ku pandangi kedua tangan ku yg gemetar dan mimpi buruk itu pun langsung terbesit di ingatanku dan membuatku semakin takut


''elissa''panggil suara yg begitu lembut


Dan begitu aku menoleh kearahnya air mataku pun kembali pecah


''eh?'' ''ada apa sayang?,mimpi buruk lagi?''tanya ayah sambil bangun dan mengelap air mataku

__ADS_1


''um...benar-benar mimpi yg buruk''balasku sambil megangguk pelan


''begitu ya...'' kata ayah lalu menarikku kepelukannya


''sudah..sudah...tak apa sayang .itu hanya mimpi buruk,tak ada yg perlu kau takutkan''sambungnya samil mengusap –usap punggungku


Aku pun langsung memeluk ayah dengan begitu erat dan berusaha melupakan mimpi buruk itu...


Ah~...masih hangat....aku bahkan masih mendengar detak jantungnya. Ayah masih disini....dia ada di depanku saat ini..maka dari itu tak apa-apa, tak ada yg perlu ku takutkan...semua hanya mimpi..hanya mimpi


''mau jalan –jalan ke taman sebentar?, mungkin udara pagi akan membuatmu lebih baik'' kata ayah yg ku balas dengan anggukan pelan


Dengan hati-hati ayah pun tidur dari kasur lalu mengendongku keluar dan meninggal kan ibu yg masih tertidur lelap di sana


***


Aroma mawar segar langsung menusuk hidungku begitu kami memasuki taman ,angin segar yg berhembus dengan lembutnya dan sinar mentari yg perlahan mulai menampakan dirinya memberi sedikit kehangatan pada kami selama mengelilingi taman dan Selama mengelilingi taman tak pernah sekalipun aku turun,ayah juga tak pernah menurunkanku ,mungkin itu karena aku memeluknya begitu erat karena jujur aku tak mau turun.aku mau di dalam dekapannya lebih lama...dan kelihatannya ayah sama sekali tak keberatan dengan itu


.......''ayah..''


''ya elissa?''


''ayah..apa ayah masih ingat?'' ''dulu kita pernah membuat sebuah perjanjian bukan?'' ''kalau nanti ayah mati aku akan bebas melakukan apapun yg ku mau''


''benar ,ayah masih ingat itu''balasnya sambil tersenyum lembut


''begini...sebenarnya....saat itu aku berfikir kalau itu pasti tak akan lama,usia manusia sangat lah sebentar,dan bagiku waktu akan berjalan begitu cepat tanpa ku sadari,maka dari itu saat itu aku setuju saja...''


*Tes......*tes....'' Sekarang...aku malah jadi takut......''


''aku takut ayah akan pergi meninggalkanku bahkan sebelum aku dewasa,aku sangat takut...hiks..aku takut dengan waktu yg berjalan begitu cepat..aku takut melihat semuanya perlahan menghilang dan meninggalkan ku....''


''hiks..hiks..aku tak mau...aku tak mau ayah pergi lebih dulu dariku...aku takut melihatnya...'' kataku dengan air mata yg sudah mengalir deras


''huwaaaa...aku tak mau!...ayah...jangan pergi...jangan pergi .....aku tak mau melihat siapapun mati lagi...aku tak mau sendirian lagi...aku takut sendiri...jangan pergi...jangan tinggalkan eli...''tanggisku sambil memeluk ayah dengan begitu erat


''hiks..hiks...jangan pergi...kumohon...jangan tinggalkan eli''


''tenanglah sayang...ayah tak akan kemana-mana''balas ayah sambil mendekapku lebih erat


''lihat lah...ayah ada di hadapanmu saat ini...ayah tak akan kemana-mana,ayah tak akan meninggalkan elissa'' sambung beliau lalu mengkecup lembut keningku


''tapi...mungkin kau benar'' kata ayah yg langsung membuatku tersentak


'' waktu yg kami miliki mungkin tak sebanyak waktu yg elissa miliki, masa hidup kita berbeda,meski elissa tak menginginkannya kami pasti akan pergi lebih dulu''


''maka dari itu, karena waktu kami yg tak banyak itu pula lah yg membuat kami ingin membuat kenangan sebanyak-banyaknya denganmu,dengan begitu elissa tak akan melupakan kami.''


''elissa...setiap makhluk hidup pasti akan kembali ke yg maha kuasa,dan kau tak bisa membantah atau menolak hal itu'' '' jangan takut pada perpisahan,karena perpisahan adalah titik dimana kau harus memulai hal baru.elissa pasti akan menemukan orang baru yg lebih menyayangi elissa,seperti saat ini''

__ADS_1


''dulu elissa kehilangan keluarga elissa, dan sekarang elissa menemukan keluarga baru yg juga menyayangi elissa, kedepannya juga pasti begitu. Dan saat semuanya sudah benar-benar berakhir ,kita akan bertemu lagi di sana ,karena itu jangan takut'' jelas ayah sambil menempelkan keningnya ke keningku


''kenapa ayah berkata begitu...''


Meski ku tau kalau itu memang kenyataannya tapi kenapa ayah malah mengatakan itu padaku sekarang?...


''karena ayah tak mau elissa terjebak pada masa lalu lagi, hanya karena tak bisa merelakan kepergian seseorang''


'' memang tak mudah tapi bukan bearti tak bisa''


''hmph...masa depan elissa masih panjang, jangan biarkan masa lalu membelenggumu sayang''sambung beliau lalu tersenyum lembut


''aku tak bisa''balasku


''pasti bisa... memang perlu waktu tapi ayah yakin elissa bisa''


Entah lah yah...jujur saja sampai sekarang aku juga masih belum bisa merelakan ke pergian keluarga lamaku. Sangat sulit melepaskan orang yg begitu dekat dengan kita yah...


''aku akan berusaha...''kataku yg di balas senyuman lembut oleh ayah


''anak pintar''kata ayah sambil mengusap kepalaku


''nah ayo kembali,sudah hampir waktunya sarapan''


''ah..benar juga..''kata ayah lalu memegang keningku


''hmph...sepertinya kau sudah tak demam ya''


''aku sudah sehat, dari pada itu bagaimana dengan ayah?''


''seperti yg elissa lihat ayah juga sudah sehat''


''benar kah?,ayah tak berbohong kan?''tanyaku memastikan


''ahaha...tenang saja,ayah tak berbohong kok''balas ayah sambil tertawa kecil


Kalau begitu syukurlah...


..... '' kalau begitu..... apa elissa sudah mau mengunjungi makam ibu pengasuhmu?''tanya ayah


Jujur aku hampir melupakan soal mina karena semua hal yg terjadi ini...meski begitu aku tak punya alasan untuk menolaknya juga.setidaknya aku harus melihat makamnya...


''iya..aku ingin kesana''


''baiklah,tapi kalau kau merasa tak enak segera bilang ya''


''Baik ayah."


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2