
Raditya melongo melihat Ken yang berlumuran bedak seluruh badan. Dia tidak bisa lagi menahan tertawanya karena anak laki-laki yang ada di depannya sangat lucu menurutnya. Bayangkan saja, dengan seluruh badan yang berlumuran berwarna putih dan matanya mengerjap-ngerjap lucu membuat semua orang yang melihatnya menjadi gemas.
Tanpa diketahui oleh Kiki, Aydin mengambil gambar dan video tingkah lucu Ken tersebut. Dia selalu mengabadikan semua tingkah lucu dan ajaib anaknya itu agar bisa dilihatnya lagi. Hingga kejadian mandi beras di dapur restoran pun diabadikan oleh Aydin. Dia mengambil potongan video dari CCTV yang berada di dapur restoran pada saat Ken berada di sana.
Terdengar suara tawa yang membahana dari Kenan dan Renita ketika mereka datang untuk melihat keramaian yang mereka dengar. Tawa mereka menyatu dengan tawa Raditya sehingga membuat Aydin dan Kiki tidak bisa menahan tawanya lagi.
Kiki dan Aydin memang tidak pernah marah dengan semua tingkah Ken. Menurut mereka semua tingkah Ken sangat lucu dan itu merupakan perkembangan dan daya kreatif dari Ken, sehingga mereka tidak mau memarahi dan mengomelinya, namun mereka selalu mengingatkan agar Ken tahu yang diperbolehkan dan tidak.
"Kak cantik, kenapa mereka semua tertawa? Apa ada yang salah?" dengan wajah polosnya Ken bertanya pada Raline.
"Sepertinya bukan karena salah Ken, tapi karena kamu lucu," Raline ikut menertawakan Ken dan itu membuat Ken mengeluarkan ide jahilnya.
Seketika Ken berlari ke arah Raline yang tidak jauh darinya sambil membawa bedak yang dia kumpulkan dan dia pungut dari lantai. Mata Raline terbelalak ketika mendapati bedak-bedak yang dibawa Ken tadi sudah berada di tubuhnya.
Dengan senyum manis dan mata yang lagi-lagi mengerjap, Ken berkata,
"Kak cantik juga lucu, sama kayak Ken. Berpelukan...."
Ken menirukan gaya teletubbies ketika berpelukan dan itu membuat bedak yang menempel pada tubuh Ken kini menempel pada tubuh Raline.
Mata Raline hanya mengerjap-ngerjap karena syok dengan serangan mendadak dari Kenshin. Raline terdiam, dia terpaku mendapat pelukan dari Ken yang sama sekali tidak diharapkannya. Biasanya Raline sangat antusias berpelukan dengan Ken, bahkan dia sering mencuri-curi pelukan dan ciuman dari Ken. Namun untuk sekarang ini, Raline benar-benar tidak menginginkannya.
"Hyaaaa.... Ken... bajuku jadi kotor lagi, ini baru aja ganti tau...," Raline melerai pelukan Ken namun Ken tetap saja dengan jahilnya malah lebih mempererat pelukannya agar tidak bisa dilepas oleh Raline dan Ken tersenyum lebar melihat kepanikan Raline tentang bajunya yang sekarang ini sudah berlumur bedak dari tubuh Ken.
Para orang dewasa yang berada di sana merasa terhibur dengan kelakuan anak-anak kecil di depan mereka ini. Bagi mereka Raline dan Ken adalah penyemangat dan penghibur mereka. Dan benarlah, tingkah-tingkah lucu dari Ken dan kejahilannya pada Raline membuat suasana semakin ramai dan hidup.
__ADS_1
"Udah, yuk kalian mandi lagi. Dan jangan lupa keramas. Lihat rambut kalian yang putih seperti adonan donat," Kiki memerintahkan kedua anak tersebut untuk mandi.
Sayangnya omongan Kiki menjadi ide baru bagi Kenshin.
"Donat? Mami... Ken mau buat donat," seru Ken sebelum dia masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam kamarnya.
"OMG.... sepertinya aku salah ngomong," Kiki mengucap dengan ekspresi wajah sedih seperti ingin menangis.
Dan itupun membuat mereka semua yang berada di situ tertawa kecuali Ken dan Raline.
"Ayo cantik ikut Tante Rere mandi di kamar kamu," Kiki menyuruh Renita untuk memandikan Raline di kamar Raline yang terletak di sebelah kamar Ken.
Raline memang sering menginap di sana, sehingga Aydin dan Kiki menjadikan kamar di sebelah Ken adalah kamar Raline yang di dalamnya sudah ada beberapa baju Raline yang dibelikan oleh Kiki dan barang-barang yang disukai Raline.
Raline pun menurut dan beranjak ke dalam kamarnya untuk mandi dan berganti pakaian. Sedangkan Ken dimandikan oleh Aydin. Masa-masa seperti inilah yang diinginkan oleh Aydin, masa-masa yang tidak akan terulang dengan anak yang sama.
Aydin membagikan momen kelucuan Ken di dalam grup chat keluarga Aydin dan Kiki, serta dibagikan juga pada grup chat yang berisikan sahabat-sahabat Aydin dan Kiki.
Bermacam komentar diberikan oleh smeua anggota dari grup chat tersebut dan sudah pasti mereka semua tertawa terbahak-bahak melihat video dan foto tingkah ajaib Ken yang sangat menghibur mereka.
Karena foto dan video Ken yang dibagi oleh Aydin di grup tersebut, akhirnya semua anggota sepakat berkumpul di rumah Aydin dan Kiki karena mereka secara tiba-tiba rindu pada Ken setelah melihat foto dan videonya.
Sedangkan Ken dan Raline masih tetap bermain bersama.
"Capeknya.... aku istirahat dulu ya kakak cantik, Ken mau minum susu dulu sama nonton TV," Ken meraih gelas susunya yang berada di atas meja dan memindah-mindahkan channel TV sambil meminum susunya.
__ADS_1
"Waaah enaknya.... Mami jadi bikin donat seperti itu kan?" Ken menghadap ke arah Kiki sambil menunjuk layar TV yang sedang menayangkan acara membuat donat dengan toping berwarna-warni aneka rasa.
Kiki membelalakkan matanya, tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Kiki pikir Ken sudah lupa dengan keinginannya membuat donat, dan ternyata memory nya sangat kuat sehingga keinginan kecilnya itu masih diingatnya meskipun sudah melakukan kegiatan lain yang membuatnya tertawa.
"Pi.... anakmu...," Kiki kembali memasang wajah sedih ingin menangis membayangkan tingkah Ken nantinya yang sudah pasti tidak jadi membuat donat, melainkan mengacaukannya, dan itu sudah bisa dipastikan olehnya.
Aydin menahan tawanya, kedua bibirnya mengatup agar tawanya tidak keluar. Sedangkan yang lain sudah terkekeh melihat ekspresi Ken dan Kiki yang berbicara tentang membuat donat.
"Udah, yuk makan dulu. Makanan dari Ambu pasti enak," Aydin mengalihkan perhatian semuanya.
"Loh Ambu tadi ke sini?" Raditya bertanya karena merasa heran.
"Enggaklah A', tadi Ambu nitip makanan banyak buat kita makan bareng di sini. Itu semua masakan Ambu aku yang bawa," sahut Renita menjelaskan pada Raditya.
"Oh kirain ini masakan kalian berdua," Raditya terkekeh melihat semua masakan yang tidak mungkin dimasak oleh Kiki dan Renita.
"Gak mungkin lah Mbak Kiki bisa masak, goreng ikan aja malah ngajak perang ikannya," Renita terkekeh mengingat Kiki yang memakai helm sambil mengomel pada saat menggoreng ikan karena terkena letupan minyak gorengnya.
"Ya iyalah, aku bisanya cuma buat anak," sahut Kiki dengan entengnya dan itu membuat Aydin malu karena ucapan istrinya itu membuat semua orang tersenyum menggoda padanya.
"Cieee yang bisanya cuma buat anak...," ledek Kenan pada Aydin dengan menaik turunkan alisnya melihat ke arah Aydin.
Aydin pun tak mau kalah dengan Kenan. Dia pun membalas ledekan Kenan.
"Cieee yang belum bikin anak...."
__ADS_1
Seketika wajah Kenan berubah menjadi kesal dan malu karena ledekan dari sahabat lucknut nya itu yang membeberkan kisah gagalnya malam pertamanya dengan Renita.