
Tanpa sengaja ketika dia berjalan keluar dari counter HP,Raditya dan Aldo bertemu dengan Aydin.Mereka saling kenal karena Aydin merupakan pemilik cafe tempat Aldo dan Raditya biasanya berkumpul bersama teman-temannya.
Aydin mengajak Raditya dan Aldo untuk memilihkan kado untuk seorang cewek.Aldo dan Raditya tanya,mau dibelikan kado apa,namun Aydin tidak tahu,yang dia tahu cewek tersebut menyukai warna lilac karena tadi sebelum Aydin berangkat untuk membeli kado,dia mencari tahu tentang Kiki dan kesukaannya melalui medsos.Yang dia lihat kebanyakan barang-barang Kiki berwarna lilac,jadi Aydin menyimpulkan bahwa Kiki penyuka warna lilac.Jadilah Aydin hari ini kang stalker demi memikat hati seorang gadis yaitu adik dari sahabatnya sendiri.Kenapa gak nanya ke kakaknya saja,jawabannya karena si Aydin ini malu guys mau nanya ke sahabat yang sekaligus adik dari gadis incarannya ini.
Aldo memberi saran pada Aydin untuk memberikan baju,sepatu,tas dan yang lainnya yang berwarna lilac,barang-barang yang biasa disukai cewek.Aydin meminta bantuan mereka untuk memilihkannya.
Raditya memilihkan kaos,jaket dan sepatu lilac untuk Aydin.Melihat warna lilac,mengingatkannya pada sosok Kiki,dia ingat belum membelikan Kiki kado.
Disaat Aldo dan Aydin masih memilih barang lain yang mungkin cocok dengan yang diinginkan Aydin,Raditya memilih sweater lilac dan dompet lilac untuk kado Kiki.Kemudian dia langsung membayarnya di kasir dan segera memasukkannya ke dalam tas tanpa sepengetahuan Aldo dan Aydin.
Ponsel Raditya berdering,ternyata telepon masuk dari Renita yang mengabarkan bahwa Linda sedang dibawa ke rumah sakit oleh Ambu dan Abah karena tiba-tiba pendarahan dan memang pinggang dan perutnya sakit sedari tadi pulang dari kampus Raditya.
Raditya pamit pulang duluan pada Aldo dan Aydin karena istrinya kini dibawa ke rumah sakit.Aldo ingin mengantarnya,namun ditolak oleh Raditya.Dia meminta Aldo untuk menemani Aydin saja untuk mencari kado dan nanti jika dia sudah sampai di rumah sakit pasti dia akan mengabarinya.
Dengan perasaan was-was,Raditya mengendarai motornya menuju rumah sakit.
Sesampainya di sana,segeralah dia menuju IGD.Ternyata di luar IGD sudah ada Abah,Ambu dan Renita yang sedang duduk menunggu dokter yang masih memeriksa Linda di dalam.
Kang Suta masih menunggu di mobil.
Dokter keluar dari ruang IGD dan memberitahukan bahwa pasien harus segera melahirkan sekarang.Dan dokter memberitahukan faktor penyebabnya kemungkinan karena kecapekan,stres dan terlalu banyak pikiran.
Raditya menghela nafas sejenak dan mengijinkan dokter untuk memberikan pertolongan sekarang juga.Raditya meminta tolong kepada dokter agar istri dan bayinya bisa selamat.
Raditya menghembuskan nafas berat karena pasti ini karena permasalahan yang dibuat oleh Dinda sehingga berakibat buruk pada kehamilan istrinya.Beruntjng tidak terjadi hal buruk lainnya.Dan Raditya berdoa agar istri dan anaknya diberi keselamatan dan diberi kemudahan dan kelancaran dalam proses melahirkan.
Abah dan Ambu menguatkan Raditya,dan meyakinkannya bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Waktu berjalan begitu lama bagi Raditya yang sedang berada di depan ruang operasi menunggu proses kelahiran anak pertamanya.
Suara tangis bayi terdengar dari dalam ruang operasi.Dokter memberitahukan bahwa ibu dan bayinya baik-baik saja,namun untuk bayinya harus di rawat di ruang NICU.
Raditya menemani Linda di kamar inap setelah dipindahkan dari ruang operasi.Ambu dan Renita melihat bayi kecil itu yang berada di dalam inkubator di ruang NICU.Ingin sekali rasanya Ambu menggendong bayi mungil itu dengan leluasa.Namun keinginannya harus ditahan dulu.Setelah puas mereka melihat bayi itu,mereka segera kembali ke kamar Linda,karena pada saat Ambu dan Renita pergi melihat bayinya,sang ibu masih belum sadar.
Beruntung sekali tidak ada hal buruk yang terjadi pada ibu dan bayinya karena bayi lahir pada umur yang belum saatnya.
Raditya amat sangat bersyukur akan kemurahan hati Allah,karena dibalik ujian yang diberikannya kemarin melalui masalah yang menimpanya itu ternyata Allah masih memberikan keselamatan bagi anak dan istrinya.
Melihat Ambu dan Renita masuk ke kamar perawatan Linda,segera Raditya berpamitan pada Ambu untuk menjalankan shalat maghrib di masjid rumah sakit.Sedangkan Ambu dan Renita menjalankan shalat di dalam kamar perawatan Linda,karena ruangannya VIP,jadi lumayan besar dan selain itu mereka takut jika sewaktu-waktu Linda sadar dan tidak ada orang disekitarnya,pasti dia akan kebingungan.
Orang tua Linda masih dalam perjalanan karena mereka tinggal di luar kota.
Abah balik ke rumah diantar oleh Kang Suta untuk mengambilkan baju Raditya dan Ambu karena mereka akan menginap di sana untuk menjaga Linda.Sedangkan Renita nanti akan pulang bersama Abah jika Abah sudah datang kembali karena besoknya dia harus bersekolah.
Aldo menanyakan kabar istri dan bayi Raditya melalui telepon.Raditya menceritakan pada Aldo apa yang sudah terjadi.Aldo mendoakan agar istri dan bayi Raditya sehat dan segera bisa pulang ke rumah.Namun,detik itu juga Aldo berangkat ke rumah sakit untuk menemani sahabatnya itu.
Kini Linda sudah sadar dan dokter memeriksanya dan mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja namun masih harus tetap dipantau.Dan dokter menyarankan agar Linda segera menemui bayinya untuk memberikan asi.
Keesokan harinya,Kiki dan Riri bertemu di kampus.Mereka sangat senang sekali bisa bersama lagi seperti dulu pada saat SMA.
Ternyata alasan mengapa sampai berbulan-bulan menjadi mahasiswa di kampus itu mereka tidak pernah bertemu,karena jurusan yang mereka ambil berbeda dan sama seperti Kiki,Riri tidak mempunyai banyak teman karena dia masih sama seperti yang dulu,pemalu,dan penampilannya juga masih sama seperti yang dulu.Riri menjadi pribadi yang tidak pemalu hanya pada saat bersama sahabat-sahabatnya ini,bersama Kiki,Aldo dan Raditya,Kiki merasa sangat dihargai.
Hari ini mereka tidak bertemu sama sekali dengan Raditya dan Aldo.Memang Raditya dan Aldo datang ke kampus beberapa menit sebelum jam pelajaran dimulai,dan pada saat jam berakhir,Raditya langsung kembali ke rumah sakit,kebetulan hari ini hanya ada satu mata kuliah saja dan Aldo mengikuti Raditya ke rumah sakit.Sungguh setia sekali sahabatnya ini.
Untuk Dinda,setelah dia melakukan apa yang diminta oleh Kiki,permintaan maaf dan pengakuan secara terbuka,jadi semua orang tahu akan perbuatannya itu.Dinda menjadi bahan gunjingan semua orang di kampus.Namun dia masih bertahan kuliah di sana.Entah dia punya rencana lain atau mungkin hanya bertahan sampai semampunya.
Tidak ada yang tahu,bahkan Sekar pun juga heran kenapa Dinda masih bertahan di kampus ini.
Kiki mengajak Riri untuk menghabiskan waktu sepulang kuliah dengan berjalan-jalan di Mall.
Kiki menyarankan agar Riri mengubah penampilannya,karena Kiki juga akan kembali pada penampilan aslinya.
Dan disinilah mereka sekarang,di salah satu salon yang berada di Mall.Mereka melakukan perawatan lengkap,dari mulai badan,rambut dan wajah.Hampir 3 jam mereka melakukan perawatan tersebut.
Riri menatap cermin dengan terpesona akan penampilan barunya kini.Dia tidak menyangka kalau penampilannya kini jauh nampak seperti orang lain,jauh lebih cantik dan jauh lebih hidup dibanding penampilannya yang sebelumnya.
__ADS_1
Namun dia tidak kaget melihat penampilan Kiki yang terlihat begitu cantik dan imut,karena memang sedari dulu Kiki begitu cantik dan imut.Setelah itu Kiki mengajak Riri berbelanja baju dan memilihkannya,sehingga kini penampilan Riri jauh berbeda sekali dengan sebelumnya.Riri memakai dress selutut dengan tatanan rambut ikal sebahu.Sedangkan Kiki memakai dress tanpa lengan berwarna hitam yang kontras dengan warna kulitnya yang putih dengan rambutnya yang kecoklatan dibuat ikal di ujungnya.Sungguh mereka sangat mempesona.
Setelah itu mereka berselfie ria untuk mengabadikan momen ini.Kemudian Kiki mengirim foto tersebut pada grup chat yang dibuat pada saat SMA dulu,dan ternyata anggota grup ini masih lengkap,masih utuh tidak ada yang keluar dari grup tersebut.
Dikirimkannya oleh Kiki foto tersebut untuk menggoda Aldo.Menurutnya Aldo pasti tidak mengenal sosok Riri di foto itu.
Dan benar saja,sedetik setelah foto itu terkirim di grup,Aldo langsung saja berkomentar.
Al_Do
[ Hai ciwi-ciwi,lagi dimana? ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Dimana-mana hatiku senang ]^^^
Al_Do
[ Ki,kenalin dong itu yang disebelah 😁 ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Boleh 😃 ]^^^
^^^[ Namanya Riri ]^^^
^^^[ Mau kenalan? ]^^^
Seketika Aldo dan Raditya kaget ketika melihat pesan Kiki di grup.Mereka sedang mengisi perut mereka di kantin rumah sakit.Tadi Raditya sudah menemui Linda dan bayinya,setelah itu dia mengajak Aldo ke kantin.Mereka berdua sangat kaget melihat foto yang dikirim oleh Kiki.Seketika Raditya teringat akan ponsel dan kado yang akan diberikannya pada Kiki.
Riri.rie
[ Hai guys...👋 ]
[ Kita lagi di Mall,gabung sini yuk.... ]
Al_Do
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Bukan. Itu rohnya 👻 ]^^^
Al_Do
[ Sialan kamu Ki,jadi selama ini aku duduk sama rohnya gitu? ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Bukan. Neneknya ]^^^
Al_Do
[ Tambah ngelantur nih anak.Butuh di ruqyah ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Gak butuh ruqyah. ]^^^
^^^[ Butuhnya duit ]^^^
Riri.rie
[ Bos Raditya mana nih?Biasanya dia yang traktir ]
Al_Do
__ADS_1
[ Lagi nungguin istrinya abis lahiran ]
Riri.rie
[ Wuih keren,udah jadi Ayah 👏 ]
[ Selamat ya.... ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Udah tua 👏 ]^^^
^^^[ Selamat...... ]^^^
Al_Do
[ Aku susulin ke Mall ya ]
Riri.rie
[ Otw rumah Kiki ]
Raditya_Didi
[ Ssstt...anak gue lagi tidur 🤫 ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Ramaikan room chatnya guys ]^^^
^^^[ Ntar gue traktir ]^^^
Al_Do
[ Cieeee yang lagi cemburu ]
[ Aseeeek...traktiran 🤩 ]
[ Kapan? ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Cemburu gundulmu ]^^^
^^^[ *Gr**atisan aja gercep* ]^^^
Raditya_Didi
[ Traktiran ultahnya Kiki guys 🥳 ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Lambemu 😤 ]^^^
Riri.rie
[ Kapan Ki ? ]
^^^Kiara_Kiki^^^
^^^[ Pulang kuliah ]^^^
^^^[ Harus on time ]^^^
^^^[ Telat,tinggal !!! ]^^^
__ADS_1
Kemudian Raditya mengirimkan sebuah video ke grup chat mereka.
Raditya bernyanyi dengan memainkan gitar.