Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
23


__ADS_3

Kemudian Raditya mengirimkan sebuah video ke grup chat mereka.


Raditya bernyanyi dengan memainkan gitar.


Di sini aku masih sendiri


Merenungi hari-hari sepi


Aku tanpamu masih tanpamu


Bila esok hari datang lagi


Ku coba hadapi semua ini


Meski tanpamu oh meski tanpamu


Bila aku dapat bintang yang berpijar


Mentari yang tenang bersamaku disini


Ku dapat tertawa menangis merenung


Di tempat ini aku bertahan


Suara dengarkanlah aku


Apa kabarnya pujaan *hatik**u*


Aku di sini menunggunya


Masih berharap di dalam hatinya


Suara dengarkanlah aku


Apakah aku slalu dihatinya


Aku di sini menunggunya


Masih berharap di dalam hatinya


Kalau ku masih tetap disini


Ku lewati semua yang terjadi


Aku menunggumu oh aku menunggu


Suara dengarkanlah aku


Apa kabarnya pujaan hatiku


Aku di sini menunggunya


Masih berharap di dalam hatinya


Suara dengarkanlah aku


Apakah aku ada dihatinya


Aku di sini menunggunya


Masih berharap di dalam hatinya


Suara dengarkanlah aku


Apa kabarnya pujaan hatiku


Aku di sini menunggunya


Masih berharap di dalam hatinya oh


Suara dengarkanlah aku


Al_Do


[ Akhirnya rilis juga nih video ]


Riri.rie


[ Pak,anaknya gak ke ganggu tuh 🙄 ]


Al_Do


[ Tuh video udah dua tahun yang lalu ]


[ *L**agi galau ditinggal Kiki pindah sekolah* ]


[ Mana gak ada kabar lagi,ngilang gitu aja ]


^^^Kiara_Kiki^^^


^^^[ Taraaaaa..... I'm here ....... ]^^^


Kemudian Kiki mengirim video di grup chat tersebut.Kiki bernyanyi sambil memainkan keyboard.


Ku hampiri jalan yang kita lewati


Setiap hari kita di sini


Ku menanti hadirmu untuk kembali

__ADS_1


Hanya kenangan yang tersisa di sini


Namun, sekarang kau telah pergi


Dan ku yakini kau takkan kembali


Mungkin hari ini, hari esok, atau nanti


Berjuta memori yang terpatri dalam hati ini


Mungkin hari ini, hari esok, atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski ku masih harapkan mu


Ku menanti hadirmu untuk kembali


Hanya kenangan yang tersisa di sini (namun, sekarang)


Namun, sekarang kau telah pergi (pergi)


Dan ku yakini kau takkan kembali


Mungkin hari ini, hari esok, atau nanti


Berjuta memori yang terpatri dalam hati ini


Mungkin hari ini, hari esok, atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski ku masih harapkan mu


Sesungguhnya hatiku tak sanggup menerima


Dan lupakan segalanya


Mungkin hari ini, hari esok, atau nanti


Berjuta memori yang terpatri dalam hati ini


Mungkin hari ini, hari esok, atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski ku masih harapkan mu (harapkan mu), oh-oh


Meski ku masih harapkan mu, oh-oh


Ku relakan mu


Al_Do


[ Cieeeee.....yang lagi kangen-kangenan ]


[ Ri,kami gak kangen sama aku? ]


[ Riri....nyanyi dong.....]


Selang lima belas menit,Riri mengirimkan video .Di dalam video itu Riri dan Kiki menyanyikan sebuah lagu diiringi gitar yang dimainkan oleh Kevin.


Bang Kevin yang berada di kamarnya diganggu oleh kehadiran Kiki yang memintanya untuk memainkan gitar mengiringi Kiki dan Riri bernyanyi,jadilah kini Kevin menjadi kang gitar adik tersayangnya itu.


Biarkan saja kekasihmu pergi


Teruskan saja mimpi yang kau tunda


Kita temukan tempat yang layak sahabatku


Ku percayakan langkah bersamamu


Tak ku ragukan berbagi denganmu


Kita temukan tempat yang layak sahabatku


Kita mencari (cari)


Jati diri


Dengan lautan mimpi


Aku bernyanyi untuk sahabat


Aku berbagi untuk sahabat


Kita bisa jika bersama


Kita berbagi untuk sahabat


Kita bernyanyi untuk sahabat


Kita bisa jika bersama


Tiba waktunya kita untuk berbagi


Untuk saling memberi (ha ha ha)


Aku bernyanyi untuk sahabat

__ADS_1


Aku berbagi untuk sahabat


Kita bisa jika bersama


Kita berbagi untuk sahabat


Kita bernyanyi untuk sahabat


Kita bisa (kita bisa)


Jika bersama


Na na na


Oh oh oh


Aldo dan Raditya melongo melihat video Kiki dan Riri yang bernyanyi.Mereka kagum sekaligus bertanya,


"Mereka curhat?" tanya Aldo pada Raditya yang berada di dekatnya.


"Apa nyindir ya?"timpal Raditya kemudian.


"Ah kamu aja yang baper kali bro.Hahahaha....",candaan keluar dari mulut Aldo.Sengaja biar Raditya g


tidak sedih lagi.


"Sat lu! " tisu pun mendarat di mulut Aldo yang masih tertawa lebar.


"Ssstt .....diem sahabatmu ini mau merayu Kiki",goda Aldo kemudian.


"Uhuuk...",Raditya tersedak kuah bakso yang dimakannya.


"Sialan",umpat Raditya sambil mengelap hidung yang keluar ingus dadakan akibat serangan tiba-tiba yang bernamakan tersedak.


Al_Do


[ Kereeeeen.....paraaaah..... ]


[ 😍😍😍😍😍 ]


[ Aku padamu ]


[ ❤️❤️❤️❤️❤️ ]


Raditya melempar tisu bekas ingusnya tadi ke muka Aldo.Berani-beraninya dia mengatakan itu pada Kiki.Padahal kan belum tentu itu buat Kiki,ada Riri juga kan yang menyanyi tadi,bahkan ada Kevin yang bermain gitar.Nah loh,Raditya jadi cemburunya pada siapa nih?


Aldo kaget dilempar tisu bekas ingus Raditya,namun Aldo malah tertawa puas melihat reaksi sahabatnya itu.Mata Raditya melotot ke arah Aldo yang menertawainya.Tatapan matanya itu loh setajam silet yang siap menguliti tubuhnya.Aldo jadi merinding melihatnya.Seketika tawanya langsung berhenti ketika Raditya melotot padanya.


Raditya_Didi


[ Dance dong Ki 🥺 ]


Al_Do


[ Iya Ki,kita-kita pengen lihat 🤩 ]


^^^Kiara_Kiki^^^


^^^[ Jangan,entar kalian kangen 😝 ]^^^


Raditya_Didi


[ Jangan rindu Ki,rindu itu berat.Biar abang aja yang rindu ]


Ucapan Raditya mengutip dari film Indonesia yang sempat booming beberapa waktu yang lalu.


Al_Do


[ Duh yang main rindu-rinduan ]


Riri.rie


[ 🐷 ]


^^^Kiara_Kiki^^^


^^^[ 💩 ]^^^


Raditya tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat balasan dari Kiki.Senang karena mereka sudah seperti dulu lagi.Namun juga sedih karena tidak bisa dekat seperti dulu lagi.Sekarang ada hati yang harus dia jaga.


Tiba-tiba Aldo membuyarkan lamunannya.


"Kalian sepertinya saling suka,dari dulu malah.Tapi kenapa jadi seperti ini?" ,heran Aldo bertanya pada Raditya.


Raditya tersenyum getir dan menceritakan semua yang terjadi sebelum Kiki menghilang dan bagaimana perasaannya pada Kiki yang selama ini dipendamnya.


Seminggu sudah Linda dan bayinya dirawat di rumah sakit.


Orang tua Linda hanya beberapa hari saja disitu,karena harus mengurus kerjaannya di kotanya.Dan mereka akan kembali lagi ke Bandung pada saat acara aqiqah cucunya itu.


Raditya selalu bolak-balik dari rumah sakit ke kampus dan ke rumah.Dia hanya pulang untuk mengganti bajunya.Jika Raditya pergi ke kampus,Ambu yang menemani Linda di rumah sakit.


Kiki dan Riri sempat menjenguk Linda dan bayinya di rumah sakit.


Hari ini,Linda dan bayinya sudah diperbolehkan pulang oleh dokter.


Dan beberapa hari lagi akan diadakan aqiqah di rumah Raditya.


Kiki masih belum bisa menepati janjinya untuk mentraktir sahabat-sahabatnya ini,dikarenakan Raditya yang masih sibuk menemani istri dan anaknya.

__ADS_1


Rencananya acara traktiran Kiki ini dilakukan setelah acara aqiqah anak Raditya digelar.


__ADS_2