Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
92


__ADS_3

Aydin mengangkat tubuh Kiki ke dalam mobil, kini dia benar-benar panik. Karena istrinya merintih kesakitan lebih dari yang tadi.


"Halo, cepat siapkan ruangan bersalin untuk dokter Kiara. Siapa yang bilang tidak jadi? Saya hanya bilang ditunda. Cepat siapkan!" seru Ayah lewat telepon pada staf rumah sakit.


"Aaaw... sa-kiiit A-baaaaang.... aaaaaa...," teriak Kiki sambil menjambak rambut Aydin.


"Tarik nafas Dok, ayo sebentar lagi, ayo..." dokter dan perawat memberi semangat pada Kiki agar tidak putus asa.


Dan benar saja, saking semangatnya Kiki sampai menarik rambut, dasi, kerah dan kemeja Aydin. Untung saja jasnya tadi sudah dilepaskan pada saat di dalam mobil, jika tidak pasti sudah bisa dipastikan jas itu akan kusut oleh ulah Kiki yang bar-bar pada saat melahirkan.


Ketika suara bayi sudah terdengar hingga ke luar ruangan, Aydin pun dilepaskan oleh Kiki. Bayi mereka dibawa perawat untuk dibersihkan, sedangkan Aydin keluar ruangan dengan tampang yang sangat menyedihkan.


Tiba-tiba ada suara tawa yang sangat familiar oleh telinga Aydin. Dan benarlah, Kevin tertawa terbahak-bahak melihat adik iparnya yang sekaligus sahabatnya itu menjadi korban kebrutalan adiknya.


Kiki segera dipindahkan ke ruang inap di VVIP seperti biasanya. Semua keluarga berkumpul disitu tak terkecuali pengantin baru pun tak mau ketinggalan melihat keponakan mereka yang baru lahir.


"Hai princess boncel...," sapa Kevin ketika masuk kamar inap Kiki.


Kiki hanya menatapnya tajam karena tenaganya masih terkuras setelah melahirkan.


"Tumben diem Dek? Suara kamu masih ada kan?" Kevin mendekat dan menarik pipi kanan dan kiri Kiki.


"Sakit dodol," ucap Kiki kesal sambil kedua tangannya memukul tangan kakaknya yang menarik pipinya.


"Vin!" seru Aydin tegas.

__ADS_1


"Iya... iya... satpamnya mulai marah-marah," gerutu Kevin sambil berjalan menuju sofa dimana keluarganya berkumpul.


"Ngapain kesini, masa' pengantinnya kabur dari pestanya?" tanya Kiki sewot.


"Yeee... siapa yang kabur. Pestanya udah selesai. Kita kan lagi liat Keponakan yang baru launching," jawab Kevin yang dihadiahi cubitan dari istrinya.


"Launching... launching.... emang produk," seru Kiki kesal.


"Lah kan produknya kalian berdua," ucap Kevin terkekeh.


"Kalian ini selalu aja rame kalau ketemu," lerai Mama pada mereka berdua.


"Udah biarin aja Ma biar rame," kini giliran Papa yang berkomentar.


"Kata siapa, kamu lupa tadi lahirannya ditunda gara-gara pengen makan bakso?" sahut Aydin.


"Abang..." teriak Kiki yang malu atas tindakannya.


"Lah kan bener tadi ditunda dulu," jawab Aydin polos.


"Ya gak usah disebutin itunya, malu....," Kiki mengerucutkan bibirnya.


"Permisi, maaf ini Dok putranya silahkan diberi ASI," perawat memberikan bayi tersebut pada Kiki.


Kiki menerima bayi tersebut dengan bahagia dan matanya berkaca-kaca. Bening air jatuh dari pipi Kiki, dia menangis bahagia.

__ADS_1


Semua anggota keluarga mendekat dan bergantian menggendongnya setelah selesai diberi ASI oleh Kiki.


"Kalian kasih nama siapa?" tanya Kevin mendekat.


"Awas, jangan dekat-dekat!" seru Kiki.


"Biasa aja dong Dek. Abis lahiran malah jadi galak," ucap Kevin sambil menoyor kepala Kiki.


"Kak Kevin....," teriak Kiki yang mengakibatkan bayinya menangis dalam gendongan Mama Kiki.


Mama Kiki memberikan si baby pada Bunda. Kemudian Mama mendatangi kedua anaknya dan menjewer telinga mereka berdua.


"Kalian ini ya, udah pada nikah, udah punya anak, masih aja suka bertengkar kayak anak kecil," ucap Mama sambil menjewer telinga Kevin dan Kiki.


"Ampuun.. ampun Ma... ampuun...," seru Kevin meminta ampun.


"Mama iiih kan malu sama baby nya Kiki kalau dijewer-jewer gini," rengek Kiki yang telinganya masih dijewer.


"Itu liat si baby malah kaget gara-gara emaknya teriak-teriak," oceh Mama yang tangannya masih betah nangkring di telinga anak-anaknya.


"Kok emak si Ma, gak keren banget," ucap Kiki sebal.


"Embok aja Ma, mbok jamu. Kemarin kan jadi mbok jamu. Hahaha...," Kevin tertawa puas melihat adiknya kesal.


"Kak Vina... mau tau rahasia Kak Kevin gak?"

__ADS_1


__ADS_2