
Sekarang ini Kiki, Riri, Aldo dan Raditya masih berada di kantin. Mereka masih membahas tentang Dinda fan memberi masukan pada Raditya dan Kiki cara untuk mengahadapi Dinda.
Drrrt.....
Ponsel Kiki bergetar. Diambilnya ponselnya itu dari saku celana jeans nya. Mata Kiki melotot, tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Kiki menerima foto Aydin berdiri dengan Linda, kepala Aydin menghadap Linda dan Linda menatap Aydin dengan tersenyum bahagia, sedangkan tangan Aydin mengelus perut rata Linda. Mata Kiki berkaca - kaca melihatnya. Dia diam tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Kemudian Linda mengirimkan pesan kembali pada Kiki.
Linda
...[Gimana rasanya lihat suami kita begitu mesra dan tersenyum dengan wanita lain? ]...
^^^Kiki^^^
^^^[Maksud kamu apa? ]^^^
Linda
[Gak usah berlagak polos dan bodoh kayak gitu. Selama ini aku menganggap mu seperti layaknya saudara sendiri, tapi apa yang kamu lakukan dengan suamiku di belakangku? ]
^^^Kiki^^^
^^^[Linda, kamu salah sangka ]^^^
Linda
[Tidak, aku tidak bodoh. Aku tidak bisa kamu bodohi lagi! ]
Kemudian Linda mengirimkan video Kiki yang terkena tamparan Raditya karena menghalangi Dinda. Sayangnya Linda hanya melihat video yang adegan itu saja. Dia tidak melihat vido kejadian yang diunggah secara utuh dari kejadian yang pertama mereka adu mulut dengan Dinda. Memang ada yang mengunggah video secara utuh dari kejadian yang pertama mereka adu mulut dengan Dinda. Memang ada yang mengunggah video secara utuh dan ada pula yang mengunggah sebagian saja dimana bagian Raditya memeluk Kiki dan mengelus - elus pipi Kiki, parahnya yang dilihat Linda adalah video yang sebagian, dan video kedua dimana Raditya berlutut dihadapan Kiki di kantin. Linda pun mengirim video di kantin tersebut pada Kiki.
Kiki terperangah melihat dua video yang dikirimkan oleh Linda padanya. Dia gusar dan bingung harus bagaimana. Seketika pikirannya kosong, tidak bisa berpikir apa yang harus dia lakukan sekarang. Setelah pikirannya kembali on, Kiki pun membalas pesan pada Linda.
Kiki
[Bukan begitu kejadiannya. Itu bukan kejadian yang lengkap. Kamu salah paham. Mari kita bertemu dan berbicara. Dan kita semua akan jelaskan apa yang terjadi tadi. Banyak saksi juga yang bisa kamu tanya ]
__ADS_1
Setelah Kiki mengirim pesan pada Linda. Dia menunjukkan pesan - pesan Linda dan video yang Linda kirim tadi pada Raditya. Sontak saja Raditya, Aldo dan Riri juga kaget dan tidak menyangka jika kejadian tadi akan berbuntut panjang seperti ini. Kiki meminta pada Raditya untuk menjelaskan pada Linda. Dan jika dia tidak percaya, mereka bertiga akan membantu menjelaskannya. Setelah itu terbersit di benak Kiki foto Linda dan Aydin yang mengelus perut Linda tadi, 'sebenarnya ada apa, kok bisa suaminya memegang perut Linda dan Linda tersenyum senang?' Pikiran itu pun Kiki pertanyakan pada Raditya dan Raditya menggeleng tidak tahu, tapi dia berjanji akan menanyakan pada istrinya. Jiwa kepo Kiki meronta - ronta, ingin sekali dia tahu kebenarannya. Langsung saja dia kirim pesan pada Linda.
^^^Kiki^^^
^^^[Kenapa Bang Ay memegang perutmu? Apa kamu sakit?]^^^
Linda
[Kamu bodoh? Mana ada orang sakit tersenyum๐ ๐ ๐ Kak Aydin senang sekali akhirnya dia bisa punya anak. Akhirnya aku bisa mewujudkan keinginannya itu. Oh iya, apa kamu mandul sampai - sampai di usia pernikahan kalian yang sudah lama kamu masih belum bisa memberikannya keturunan?]
Air mata Kiki lolos begitu saja membasahi pipinya. Dia menggelengkan kepalanya dan menutup bibirnya dengan telapak tangannya, dia tidak percaya dengan pesan yang dikirim oleh Linda. Melihat Kiki yang seperti itu, Raditya, Riri dan Aldo mendekat dan mereka melihat ponsel Kiki. Mereka sangat kaget dan marah membaca pesan dari Linda tersebut. Segera Kiki meraih ponselnya dari Raditya, dan dia menghubungi Aydin, bertanya dimana sekarang suaminya itu berada. Aydin mengatakan bahwa dia berada di cafenya bersama dengan yang lainnya. Aydin menawarkan untuk menjemput Kiki, namun Kiki tidak mau. Dia berangkat menggunakan taksi online. Tadinya Raditya akan mengantarnya, namun ditolak oleh Kiki, karena dia takut terjadi salah paham lagi. Dan dengan terpaksa Raditya pun setuju. Dia juga akan pulang, dia ingin menanyakan semuanya pada Linda, istri sah nya, ibu dari anak nya.
Di dalam taksi Kiki menangis tanpa suara. Air matanya jatuh begitu saja. Dia masih ingat rasanya sakit hati karena Raditya waktu itu, dan kini rasa sakit itu dirasakannya kembali, bahkan lebih dalam lukanya dan terlebih sakit hatinya dibanding waktu itu.
Kiki mengelap air matanya dengan tangannya,dan dia menghirup nafas dalam - dalam kemudian menghela nafasnya panjang untuk sedikit melegakan hatinya dan menata hatinya agar tidak ada yang tahu jika dia habis menangis. Taksi sudah berhenti di depan cafe suaminya. Kiki masuk ke dalam cafe dan dia menuju tempat dimana biasanya Aydin makan. Tempat itu disediakan Aydin untuk dia ketika makan bersama teman - temannya atau keluarganya. dan semenjak menikah dengan Kiki, tempat itu juga menjadi tempat makan bagi Kiki jika dia berada di sana. Pelayan memberi salam dan membungkukkan badannya untuk menghormati Kiki, yang mereka tahu dia istri dari bos nya,pemilik cafe tersebut. Mereka mempersilahkan Kiki masuk menuju ruangan khusus itu.
Kiki membuka pintu,dan semua mata tertuju padanya. Aydin tersenyum manis seperti biasanya pada Kiki, senyuman yang hanya diperuntukkan untuk Kiki, istri tercintanya. Kiki terdiam melihat senyum Aydin yang tidak merasa bersalah sama sekali. Hingga akhirnya Aydin menghampirinya karena dia merasa aneh melihat istrinya tampak tidak seperti biasanya. Keceriaan dan senyuman Kiki lenyap tak terlihat sekarang ini. Dirangkulnya istrinya itu, dari dekat dia bisa melihat jejak air mata di pipi Kiki.
"Sayang, kamu nangis?" Aydin kaget dan bingung melihat jejak air mata di pipi istrinya.
Aydin duduk di kursi sebelah Kiki, dia melihat ke arah Kevin dan dijawab Kevin dengan gelengan kepalanya. Kemudian Aydin mendekatkan kursinya pada Kiki, didudukinya kursi tersebut dan dia mengambil tangan Kiki.
"Sayang, ada apa? Ada yang jahatin kamu?" Aydin bertanya dengan suara yang halus dan lembut, takut jika Kiki dalam mode macan betina yang sedang mengamuk. Kiki melepaskan tangan Aydin dan memperlihatkan room chat Kiki dengan Linda.
"Ini apa? Jelaskan!" Kiki menaruh ponselnya di meja, persis depan Aydin, tanpa menoleh padanya.
Aydin mengambil ponsel Kiki dan melihatnya. Dia kaget dan marah melihat semua pesan, foto dan video yang dikirimkan Linda pada Kiki. Dia mengepalkan tangannya, rahang tegasnya mengeras, mukanya menjadi merah berapi - api. Beda ya muka merah karena malu dan marah. Teman - teman Aydin pun mengetahui jika ekspresi Aydin seperti itu pasti dia dalam keadaan marah. Diambilnya ponsel Kiki dari tangan Aydin oleh Kevin. Teman - temannya mendekat pada Kevin dan ..... astaga .... mereka tidak menyangka dengan semua yang dikirim oleh Linda.
Aydin sangat marah pada Linda, karena kebaikannya tadi dijadikan alat untuk menyakiti istrinya. Namun dia juga kecewa melihat video Raditya dan Kiki yang dikirim oleh Linda. Perasaan kecewa dan cemburunya itu dia kesampingkan untuk saat ini, dia hanya ingin Kiki tidak salah paham padanya.
Tanpa permisi Kevin menjelaskan semua yang terjadi pada Kiki. Dia menceritakan alasan Linda meminta foto bersama Aydin yang ditolak dengan tegas oleh Aydin, namun dia dipaksa oleh teman - temannya karena merasa kasihan melihat Linda yang sedang hamil menangis, meskipun Aydin akhirnya mau berfoto dengannya, dia tetap bermuka datar dan dingin, maka dari itu Linda menyuruhnya untuk menghadap padanya. Dan mereka menceritakan tentang Aydin yang dipaksa oleh Linda dengan alasan konyolnya itu.
Mendengar itu Kiki menangis tersedu - sedu. Aydin pun tak tega melihat istrinya menangis. Di raihnya tubuh istrinya itu dan dipeluknya erat. Diciumnya mata Kiki agar tidak lagi mengeluarkan air mata. Hal itu membuat teman - temannya melongo, seperti melihat tayangan drama secara langsung.
__ADS_1
"Jangan nangis lagi sayang.... Aku gak akan pernah bisa jauh dari kamu, apa lagi meninggalkanmu", kemudian Aydin mencium semua bagian wajah Kiki, mulai dari dahi, kedua pipi, hidung dan terakhir mengecup singkat bibir Kiki yang sudah menjadi candunya itu.
Kiki tersenyum ditengah isakan nya itu, kemudian dia memeluk tubuh suaminya, disembunyikannya kepalanya itu pada dada bidang suaminya.
Sontak mereka yang ada di sana terkejut dan tersedak ketika melihat adegan romantis itu. Benar - benar sepeti sedang menonton film romantis secara langsung. Ada yang tersedak makanan karena melihat Aydin dan Kiki sambil makan dan ada juga yang tersedak minuman. Mereka tidak mampu melihat keuwuan pasangan romantis yang ada di hadapan mereka ini. Mereka jadi baper dari tadi menyaksikan dan membayangkan jika itu adalah mereka.
Tiba - tiba Aydin teringat video - video yang dikirimkan oleh Linda ke ponsel Kiki tadi. Kemudian Aydin menanyakan tentang video tersebut. Kiki menceritakan kejadian yang sebenarnya tanpa dikurangi sedikitpun diselingi dengan isakan tangisnya dia meminta maaf pada suaminya karena sempat percaya dengan pesan - pesan yang dikirim oleh Linda. Dan dia juga meminta maaf jika video- video yang berisikan dirinya dan Raditya menyakiti hati Aydin. Dia menjelaskan kembali pada suaminya karena takut suaminya benar - benar salah paham dan marah, dia menjelaskan kembali bahwa dia tidak bermaksud mau dipeluk Raditya, dia hanya syok mendapat tamparan di pipinya. Karena baru kali ini dia mendapatkan tamparan di pipinya.
Tiba - tiba Kenan memperlihatkan video serupa yang memperlihatkan Raditya adu mulut dengan Dinda dan berakhir Kiki yang kena tamparan tangan Raditya. Video itu mempertunjukkan dari awal hingga akhir.
Tadi,setelah mendengar cerita dari Kiki, Kenan iseng menjelajahi sosmed, dan akhirnya dia menemukan video yang utuh tersebut tanpa di cut atau pun di edit. Mereka tambah percaya pada cerita Kiki tadi dan sekarang mereka mulai membenci Linda yang dengan seenaknya memperalat Aydin tanpa mencari tahu kebenarannya.
"Sialan, dikasih hati minta jantung", seru Kevin setelah melihat video tersebut dan mendengar cerita Kiki yang berulang - ulang dari mulut Kiki.
"Siapa?" tanya Kenan.
"Linda. Kalau saja tadi kita gak maksa Aydin mengabulkan permintaannya, pasti Kiki gak bakalan nangis kayak gini. Sialan kan dia. Aydin sudah mau foto bareng sama dia, eh malah dia mint dielus perutnya. Dasar perempuan licik", Kevin mendengus kesal.
"Maafin kakak ya dek", Kevin menatap Kiki dengan mengiba padanya. Kiki pun mengangguk.
"Gak nyangka Linda bakal ngelakuin hal seperti itu. Pakai bohong lagi hamil juga", sahut Dion.
"Lah sebenarnya dia lagi hamil gak sih?" tanya Sofyan pada semuanya.
Mereka semua menggeleng tidak tahu.
"Eh tapi bener Bro, lu gak nanam benih di perutnya?" tanya iseng Kenan bermaksud bercanda untuk meramaikan suasana kembali sebelum Kiki datang tadi.
Aydin melempar sendok ke arah Kenan. Beruntung dia tanggap, bisa menghindar dari lemparan Aydin.
"Bukannya lu yang hamilin dia?" seloroh Dion menghadap Kenan.
"Ih ogah, mending Kiki kemana - mana. Kalau Kiki, mau deh gua", ucap Kenan yang dibalas lemparan garpu dari Aydin, tak lupa pelototan tajam dari mata Aydin.
__ADS_1
Kenan pun tertawa dan mengatupkan kedua telapak tangannya di depan dada, tanda minta maaf pada Aydin. ๐๐ป
Kevin diam saja sambil memakan makanannya. Dalam hati dia bersumpah akan memberi pelajaran semua orang yang menyakiti adik kesayangannya itu.