Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
14


__ADS_3

Dua tahun sudah Kiki bersekolah di Malang.Kakek sudah setahun yang lalu meninggal.Mama dan Papa tidak tega meninggalkan Nenek sendirian meskipun ada Kiki yang menemani.Jadi,Mama dan Papa pun masih tinggal bersama Kiki di Malang.Namun dua minggu yang lalu Nenek pun ikut menyusul Kakek.Nenek meninggal dunia.Kak Kevin datang ke Malang hanya tinggal beberapa hari kemudian kembali ke Bandung karena tidak bisa lama-lama meninggalkan kuliahnya.


Kemarin hasil ujian sudah diumumkan,dan Kiki dinyatakan lulus dengan nilai yang amat sangat memuaskan.Kiki mendapatkan peringkat 1 disekolah untuk ujian kelulusan.Sudah bisa dipastikan dia bisa masuk ke Universitas manapun yang dia inginkan.


Kiki ingin meneruskan kuliahnya di Malang atau Surabaya,namun Mama dan Papanya meminta untuk Kiki kuliah di Bandung saja,di kampus Kevin mungkin jika Kiki mau,atau di kampus lainnya,terserah Kiki asalkan tidak jauh dari keluarganya.Mama dan Papa berniat balik dan tinggal di Bandung karena Kevin selama dua tahun ini hidup sendiri,meskipun dia sering ke Malang dan tiap hari berkomunikasi dengan orang tuanya,namun Mama dan Papa ingin mereka berkumpul lagi seperti dulu.


Hari ini adalah hari diadakannya pentas seni di sekolah Kiki.Band Kiki pun tampil di acara tesebut.Selain itu Kiki juga ikut tampil dengan grup dancenya.


Kiki tampil sebagai vokalis dengan bandnya membawakan lagu Bring Me to Life.


Dan dia membawakan dance cover Twice,What is Love dengan teman-temannya.


Performancesnya itu dia unggah di medsosnya.Sontak banyak sekali komentar dan like dari followersnya yang sebagian juga teman-teman di sekolahnya yang sekarang.


Karena Kiki termasuk jajaran cewek idola di sekolahnya.


Kiki memutuskan untuk mengaktifkan kembali medsosnya dan mengunggah video penampilannya di Pensi karena dia sudah memantapkan dirinya untuk kembali ke Bandung mengikuti orang tuanya.


Karena disini dia sudah tidak memiliki siapapun untuk tinggal bersamanya.Dan rumah nenek masih dirawat oleh mbak Ratmi.


Kiki sudah melupakan rasa sakit hati dan perasaannya pada Raditya.Dan jika mereka bertemu kembali,entahlah apa yang terjadi.Semoga Kiki masih tetap kuat dengan pendiriannya.


Hari ini pun tiba.Kini Mama,Papa dan Kiki sudah tiba di Bandung.Mereka sudah sampai di rumah yang dua tahun lalu mereka tinggalkan.


Kiki langsung saja menuju kamarnya.Rasanya kangen sekali dengan kamarnya ini.


Dia melihat sekeliling kamarnya.Dilihatnya foto yang ada di meja belajarnya.Foto itu adalah foto Kiki,Raditya,Aldo dan Riri ketika mereka di sekolah dengan memakai seragam.Dan satu lagi foto ketika mereka pertama kali bertemu di luar sekolah yaitu pada saat mereka mengerjakan tugas Bu Rani.


Memory itu kembali berputar di otaknya.


Bergegas Kiki mengambil box di atas lemari tempat ia menyimpan barang-barangnya,dia masukkan foto-foto itu ke dalam box.


Ada sedikit rasa rindu pada mereka ketika Kiki melihat foto itu dan ada sedikit rasa kehilangan pada saat Kiki memasukkan foto-foto itu ke dalam box.


Namun Kiki harus bisa melupakan rasa sakit hati dan perasaannya pada Raditya,bukan melupakan pertemanan mereka berempat.


"Ayo Kiki kamu bisa,fighting !!!" sambil mengepalkan tangan dia menguatkan dan memberi semangat pada dirinya sendiri.


Hari ini dimulai.Hari dimana Kiki menjadi mahasiswa baru.Ternyata Kiki tidak memilih sekampus dengan Kevin.Dia lebih memilih kuliah di kampus lain.Takut di bully dan di jahili Kevin mungkin ya kalau sekampus,atau mungkin takut di bully fans-fans Kevin jika tahu mereka dekat.Karena Kevin termasuk most wanted di kampusnya,hampir tiap hari dia mendapat kado,entah itu makanan ataupun barang.Alhasil Kiki melimpah dengan kado-kado itu karena Kevin selalu memberikannya pada Kiki.Mungkin itu juga yang membuat Kiki tidak mau sekampus dengan kakaknya.


Hari pertama menjadi mahasiswa baru sangat melelahkan bagi Kiki.Selain karena kegiatannya,betapa melelahkannya dia karena harus selalu waspada agar tidak ada yang mengenalinya.Kiki mencoba tidak mencolok sama sekali,untung saja dia selalu membawa kaca mata bacanya di tas,sehingga bisa dia gunakan sekarang.Penampilannya yang sekarang menjadi kelihatan lebih smart karena kaca matanya.


Cuaca yang panas ditambah dengan hari yang melelahkan,ingin sekali dia segera merebahkan tubuhnya di atas kasur kesayangannya itu.Dan yang paling mengesalkan yaitu membaca pesan dari kakaknya bahwa dia tidak bisa menjemput Kiki karena ada teman-temannya berkumpul di rumah.Kiki diperintahkan untuk pulang menggunakan taksi.


[Dasar kakak lucknut ! ]


isi pesan yang dikirim Kiki untuk Kevin.


Dan yang membuat Kiki bertambah kesal,karena membaca balasan dari Kevin.


[😂😂😂😂😂]


[🤣🤣🤣🤣🤣]


Rasanya Kiki ingin membanting ponselnya ketika membaca pesan balasan dari Kevin.Untung saja ini di dalam taksi,jadi dia tidak berani untuk melempar ponselnya.Kalau bukan di dalam taksi mungkin ponselnya sudah dibanting.Tapi bantingnya ditempat yang aman aja ya guys,biar gak gegar otak tuh ponsel,bantingnya di kasur atau gak di kursi yang empuk aja ya biar gak cidera ponselnya.Kan sayang ponsel mahal.Hehehe....


Sebuah taksi berhenti di depan sebuah rumah yang berhalaman luas dengan taman yang ditata apik dengan berbagai jenis bunga dan tanaman hias.


Nampak di teras rumah tersebut ada segerombolan pemuda sedang bercanda sambil bermain gitar.


Kiki menghela nafas melihat mereka.Kiki turun dari taksi setelah membayarnya.Coba saja jika dia tidak lelah,pasti dia akan lebih memilih naik angkot dari pada taksi.


Kiki menatap sinis ke arah Kevin.Sedangkan Kevin yang melihat Kiki sedang kesal dengannya,dia hanya tersenyum jahil dan ingin menjahilinya setelah ini.


"Udah pulang Dek?" tanya Kevin menggoda.


"Belum.Ini cuma arwahnya aja yang pulang",jawab Kiki ketus.


"Hahahaha.....",Kevin dan teman-temannya serentak tertawa.


Kiki mengerucutkan bibirnya melihat kakaknya dan teman-temannya tertawa terbahak-bahak.


"Sini Dek,sini dulu",Kevin memanggil Kiki sambil melambaikan tangannya.


"Apaan?" sewot Kiki yang berjalan mendekat ke arah Kevin.


"Kenalin dulu ini teman-teman kakak",tunjuk Kevin ke arah teman-temannya.


"Oh jadi mereka yang bikin kakak gak jemput aku?" tanya Kiki dengan nada sewot dan melirik ke arah teman-teman Kevin.


"Hahahaha...Maafin kakak Dek,besok-besok gak lagi deh.Tuh kenalan dulu sama mereka",jawab Kevin sambil tertawa.


"Harus ya?" tanya Kiki.

__ADS_1


"Iya,kan mereka yang jagain kakak selama bertahun-tahun sendirian ketika kalian tinggal di Malang",jawab Kevin.


"wajib kenalan",tanya kembali Kiki dengan ogah-ogahan.


"Iya,udah sana kenalan" greget Kevin.


Teman-teman Kevin terkekeh mendengar percakapan Kevin dan adiknya.


"Kenalin,nama abang Kenan",tangan kanan Kenan mengarah ke arah Kiki untuk di jabat.


Kenan ini memang paling ganjen diantara mereka,suka godain cewek.


"Hai Bang-Ke,aku Kiki",ucap Kiki memperkenalkan diri tanpa menjabat tangan yang diulurkan Kevin,malah Kiki melambaikan tangannya.


"Hahahaha....Bang-Ke....hahahaha.....",seru Kevin disertai tawa teman-tamannya yang lain kecuali Kenan.


"Kok Bang-Ke sih Ki?" tanya Kenan sambil merengut.


"Katanya suruh manggil abang,lah dari pada kepanjangan,lebih irit dipanggil Bang-Ke. Keren kan?" jawab Kiki sambil tersenyum manis memperlihatkan lesung pipinya.


Terpesona.Teman-teman Kevin terpesona melihat senyum manis dari gadis cantik nan imut yang ada di hadapan mereka.


"Dia nih ahli banget ganti-ganti nama orang pakai singkatan",ucap Kevin yang masih tertawa.


Kiki hanya tersenyum jahil,pikirnya dia berhasil membalas dengan nama panggilan yang dia berikan,gara-gara mereka Kevin tidak menjemputnya disaat dia teramat sangat lelah sekali.


"Nah kalau sebelahnya tuh namanya Dion",Kevin memperkenalkan temannya yang duduk disebelah Kenan.


"Hai Bang-On ",ucap Kiki sambil melambaikan tangannya disertai senyum manisnya.


Tidak ada yang tahu bahwa senyum manis Kiki merupakan senyum yang menutupi kejahilannya dalam memanggil nama teman-teman kakaknya.


"Jiah,Bang-On....hahahaha....",seru Kenan sambil tertawa lebar dan semuanya pun ikut tertawa kecuali yang punya nama,Dion.


Dion hanya tersenyum kecut sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan gara-gara mendengar panggilan namanya yang diberikan oleh Kiki,kini tengkuknya jadi benar-benar gatal.


"Ada-ada aja kamu ini Dek,kalau ada yang on ada yang of dong.Hahahaha.....",seru Kevin menyambung ledekan Kenan.


"Hehehehe.....",senyum Kiki memperlihatkan deretan giginya.


"Lah kalau itu sebelahnya,Sofyan namanya",ucap Kenan masih dengan tawanya yang belum reda.


"Hai Bang-Of ",ucap Kiki dengan melambaikan tangannya disertai senyum lebarnya.


"Hahahaha....Bang-Of....hahahaha.... bener-bener nih anak,ada yang on ada yang of",seru Kevin yang masih tertawa terbahak-bahak,begitu pula dengan yang lainnya.


"Nah noh yang diujung namanya Aydin",ucap Kevin sambil menunjuk temannya yang di ujung.


"Hai Bang Ay",senyum Kiki mengembang namun sedetik kemudian senyumnya hilang dikarenakan yang punya nama menatap datar dengan mata elangnya ke arahnya.


Sesungguhnya Aydin merasa terpana melihat senyum manis Kiki yang menampakkan lesung pipinya seolah dia terhipnotis dan ketagihan melihatnya.


"Cieeee....Bang Ay...",seru Kenan.


"Panggilannya udah Ay...Ay aja",ledek Dion sambil tertawa dan tawa yang lain pun ikut menyertai.


"Nah napa diem Dek?" tegur Kevin yang melihat Kiki setelah tersenyum malah diam setelah menyapa Aydin.


"Ngeri kak,noh yang punya nama dingin banget auranya kayak kulkas empat pintu",ucap Kiki sambil bergidik ngeri.


"Hahaha....ngawur kamu Ki",ucap Sofyan sambil terkekeh.


"Nah masih mending dia kulkas empat pintu,nah aku dibilang tiang listrik berjalan",ucap Kevin sambil mencebikkan bibirnya.


"Hahahaha....pinter banget kamu Ki",ucap Dion sambil mengacungkan dua jempolnya.


"Udah ah Kiki ke dalam dulu,tuh matanya udah mau nembak lasernya",ucap Kiki bergidik ngeri sambil mengarahkan dagunya pada Aydin.


Kemudian Kiki berlari ke dalam rumah.


"Hahahaha....adikmu Vin lucu",ucap Kenan sambil geleng-geleng kepala.


"Eh tapi cantik juga adikmu",sambung Kenan menggoda Kevin.


"Ini mah bukan penampilan dia yang sebenarnya.Cuma kalau ngampus aja dia kayak gitu.Kalau kamu tau penampilan aslinya,dijamin kamu pasti naksir.Eh tapi jangan godain adikku ya,kamu kan playboy,males aku punya adik ipar kayak kamu"ucap Kevin menanggapi ucapan Kenan.


"Sialan lu.Kapan-kapan bawa Kiki main ke Cafe deh,biar tau Kiki yang asli gimana",ucap Kenan.


"Kalau dia mau",jawab Kevin.


"Kalian buka deh medsos Kiki"ucap Kevin sambil memberikan ponselnya yang menampilkan instagram Kiki.


Kenan mengambil ponsel Kevin dan melihat-lihat foto-foto bahkan video penampilan Kiki di Pensi nyanyi bersama bandnya dan dance bersama teman-temannya.

__ADS_1


Serentak teman-teman Kevin mengambil ponselnya dan membuka instagram Kiki,betapa kagetnya mereka melihat foto-foto Kiki yang cantik dan imut serta video penampilan Kiki yang keren.Mereka semua menjadi followers Kiki sekarang.Dan tak disangka seorang Aydin ikutan mendadak kepo dengan adik sahabatnya ini.


"Kayaknya bakal rame sama kamu Din",ucap Kevin pada Aydin.


"Kocak dia",ucap Aydin sambil tersenyum.


"Gila....seorang Aydin dibikin senyum sama Kiki",seru Sofyan.


"Hebat Kiki bisa nyairin es batu",timpal Dion.


Sontak saja Aydin melempar kulit kacang yang ada dihadapannya.


Tertawalah mereka terbahak-bahak,hingga terdengar dari dalam rumah.


Kiki yang masih berada di meja makan merasa terganggu.Berteriaklah dia,


"Berisiiiiiiiiiiiiik.......!!!!!!"


Suara Kiki menggema di seluruh ruangan rumah,hingga terdengar jelas sampai teras rumah.Beruntung Mama dan Papa belum pulang.


Seketika tawa mereka berhenti karena kaget dengan teriakan Kiki.


"Dek buatin minuman buat kita-kita.....!!!" suruh Kevin dengan berteriak.


"Males",sahut Kiki dengan berteriak.


Meskipun berkata malas,tapi Kiki tetap saja melakukan apa yang disuruh oleh kakaknya.


Kebetulan makan Kiki sudah selesai.


Kiki pun membuatkan minuman untuk mereka dan mengantarkan minuman itu ke teras.


"Nih kak minumannya.Lima puluh ribu.Cash",ucap Kiki sambil menyodorkan minuman untuk diambil Kevin.


Kevin pun mengambil minuman itu dari tangan Kiki dan berkata,


"Yaelah Dek,masa' satu gelas sepuluh ribu,mahal amat",


"Udah murah itu.Tadi udah dikasih diskon sama Kiki.Lima puluh ribu.Cash",ulang Kiki


"Iya...iya nanti ditransfer",jawab Kevin.


"Sekarang !!!" tegas Kiki sambil berkacak pinggang.


"Galak bener sih,kalah debt collector",ucap Kevin sambil mengutak-atik ponselnya.


"Udah,coba cek",sambung Kevin sambil menaruh ponselnya di saku.


"Ok,thank you kakakku tersayang,adek cek dulu ya",senyum manis Kiki mengembang.


Kemudian Kiki masuk ke dalam rumah menuju meja makan.Diambilnya ponsel dari dalam tasnya dan mulailah dia mengutak-atik ponselnya.


"Kakaaaaaaaaaak.......nol nya kurang satu....",


seru Kiki dari dalam rumah melihat transferan Kevin ternyata hanya lima ribu.


"Hahahaha....",suara tawa Kevin dan teman-temannya terdengar seperti perayaan kemenangan.


Langsung saja Kiki menuju teras rumah dan menagih ke Kevin.


"Kakak iiih... gak mau,pokoknya kurang",rengek Kiki dengan manja.


"Lagian sok-sokan ngejahilin kakak.Nih,lima puluh ribu.Cash", Kevin memberikan uang lima puluh ribu yang baru diambil dari dompetnya.


"Gamsahabnida",ucap Kiki sambil membungkuk.


Kemudian Kiki masuk rumah setelah menerima uang lima puluh ribu dari kakaknya.


Kevin geleng-geleng kepala melihat kelakuan adiknya


"Gila,seru punya adek kayak gitu",ucap Kenan yang masih dengan tawanya.


"Rame rumah kalau ada dia",jawab Kevin.


"Iya dua tahun kemarin sepi banget ya meskipun kita berlima disini",ucap Dion.


Senyuman menghiasi bibir Aydin.Tanpa dia ketahui,Sofyan yang duduk disebelahnya menoleh ke arahnya dan berkata,


"Bener-bener hebat si Kiki bisa buat tersenyum si ketua senat kita yang terkenal dingin"


Semua mata menatap ke arah Aydin.


Sontak dia kaget mendengar ucapan Sofyan dan mendapati tatapan heran dari teman-temannya.

__ADS_1


Aydin merasa malu,namun ekspresinya kembali datar agar tidak menjadi bahan ledekan teman-temannya.


Di kamar....


__ADS_2