Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
93


__ADS_3

Kiki menyeringai melihat Kevin kelabakan. Dan Mama makin mengeratkan jewerannya pada telinga kedua anaknya.


Seolah sudah kebal dengan jeweran Mamanya, mereka berdua malah asik berdebat.


"Udah-udah terserah kalian, Mama capek jewer telinga kalian, bukannya kalian kesakitan malah Mama yang capek jewer," gerutu Mama sambil berlalu menuju tempat duduknya tadi.


Semua yang ada di ruangan itu tertawa melihat tingkah kakak adik itu dan Mama yang tak bisa menaklukan kedua anaknya.


"Apa lu... apa...," tantang Kevin pada Kiki.


"Kak Vina sini Kiki kasih tau rahasia Kak Kevin it- emmmpphh..," mulut Kiki dibekap oleh tangan Kevin.


"Ada apa sih? Rahasia apa?" tanya Vina curiga.


"Gak ada apa-apa kok sayang," jawab Kevin dengan senyum paksanya.


Tiba-tiba ada suara pintu diketok, kemudian masuklah banyak orang ke dalam ruangan itu.


"Bro, selamat ya udah jadi Ayah," ucap Kenan sambil menjabat tangan Aydin.


Dan diikuti oleh Dion dan Sofyan.


"Selamat Bro," ucap mereka bergantian.


Namun ada dua wanita yang tidak dikehendaki kedatangannya. Mereka adalah Ranti dan Sari.


Ranti merupakan mantan Kevin dan Sari menyukai Aydin sejak dulu. Mereka berdua merupakan anggota BEM yang selalu mengikuti Aydin, Kevin, Kenan, Sofyan dan Dion dulu sewaktu ada acara BEM.


"Selamat ya Ki," ucap Ranti yang sok dekat dengan Kiki.


Diikuti oleh Sari yang juga mengucapkan selamat pada Kiki. Kemudian mereka mengucapkan selamat pada Aydin.


Tatapan mata Kiki seolah menusuk mata Aydin karena sejujurnya Kiki tahu jika Sari menyukai Aydin dan selalu mendekati Aydin ketika berada di kampus dan di setiap kegiatan BEM.


Vina yang mengetahui gelagat Kiki mencoba mencari tahu yang sebenarnya. Dan Kiki pun membisikkan pada Vina siapa Sari dan Ranti yang sebenarnya.


Vina pun bertambah geram karena sebenarnya dia masih marah pada Vina yang tadi berani mencium pipi suaminya di pelaminan dan sekarang dia bertambah kesal karena dia berani menampakkan wajahnya dengan temannya yang berusaha mendekati Aydin.


"Ngapain kalian kesini?" tanya Kevin ketus.


"Gak boleh ya aku jenguk Kiki? Kan dia udah aku anggap adik sendiri," jawab Ranti yang ada di dekat Kevin.


"Vin, ini si baby kasih ke Mamanya," ucap Mama sambil memberikan baby itu ke tangan Kevin, karena Mama mengerti apa tujuan Ranti sebenarnya.

__ADS_1


"Iiih lucu sekali, siapa namanya?" ucap Sari hendak memegang baby itu.


"Gak usah dipegang, belum cuci tangan, takut kumannya nempel," ketus Kiki.


"Sini Kak," Kiki mengulurkan kedua tangannya untuk meminta si baby.


Sari memendam kekesalannya pada Kiki, selama ini dia membencinya karena Kiki jauh umurnya dibawahnya tapi dia sudah berani mengambil orang yang dicintainya.


Memang selama ini tanpa diketahui Kiki, Sari selalu mendekati Aydin dengan mendatangi Aydin di kantornya beralasan untuk mencari pekerjaan dan sebagainya. Hingga Aydin muak akan kedatangannya.


"Siapa namanya Ki?" tanya Ranti mendekati Kiki dan bayinya.


"Kenshin Anggara Permana," jawab Kiki tanpa memandang wajah Ranti.


"Wuiiih keren namanya," ucap Aldo yang baru masuk bersama Riri dan Raditya.


"Oiya dong, kan buatnya di Jepang," jawab Kiki jumawa.


Dan itupun menjadi bahan tawa semuanya kecuali Sari dan Raditya. Karena mereka tidak bisa membayangkan orang yang ada di hati mereka melakukan hubungan suami istri di Jepang.


"Nama kedua keluarga tetap kalian ikutkan, kami senang sekali," ucap Bunda yang duduk di sofa bersama Ayah, Mama dan Papa.


"Biar Baby Ken tau nama keluarga besarnya. Iya gak sayang?" tanya Kiki menoleh pada Aydin.


"Oiya, kalian semua kenapa bisa masuk kesini malam-malam begini?" tanya Kevin heran.


"Ya jelas lah, siapa yang bisa mengusir kami jika kami mengatakan bahwa kami saudara dari Aydin yang akan membesuk anak dan istrinya. Udah gak ada yang berani ngelarang kami kalau menggunakan nama Aydin pemilik rumah sakit ini," ucap bangga Dion.


"Husss sembarangan. Bukan punya Aydin," sanggah Kevin karena melihat reaksi kaget Sari yang mengerti jika Aydin pemilik rumah sakit tersebut.


Sari memang dikenal sebagai cewek matre, jadi Aydin takut jika adik iparnya itu akan selalu diganggu olehnya.


Semua orang tua mereka pulang untuk malam ini karena dipaksa oleh Aydin dan Kiki. Mereka kasihan pada para orang tua mereka yang kecapekan karena pesta pernikahan Kevin tadi.


"Kalian pulang aja semua, pasti kalian juga capek," ucap Aydin yang berniat mengusir.


Aydin melirik Kiki yang menggendong baby Ken dan bercanda bersama teman-temannya. Dia cemburu pada Raditya yang menggendong anaknya.


"Sayang, kamu butuh baju berapa?" tanya Aydin yang berniat akan menyuruh Mbok Darmi membawakannya ke rumah sakit.


"Terserah sayang aja," jawab Kiki kemudian dia bercanda kembali dengan teman-temannya.


"Sayang... ini Abang nih yang ngambil?" tanya Aydin untuk menyadarkan istrinya.

__ADS_1


"Aydin, aku bareng pulang ya, gak enak kalau naik taksi malam-malam, takut," ucap Sari sambil memegang tangan Aydin.


Dengan segera Aydin menghempaskan tangan Sari. Dia lebih takut jika istrinya marah padanya.


"Didiiii... foto bareng yuk, posting di grup kls, bilang prince nya baru lahir," seru Kiki memanas-manasi Aydin.


"Oiya ide bagus tuh, King, Queen and Prince XMIPA1," ucap Aldo menimpali.


Raditya tersenyum karena dia tahu maksud Kiki sebenarnya, namun dia senang sekali mendengar perkataan Kiki.


Aldo pun mulai mengambil foto, dan dengan segera acara foto-memoto itu dibuyarkan oleh Aydin.


"Udah kalian pulang semua, biar kita bertiga bisa beristirahat," usir Aydin.


Raditya memberikan Baby Ken pada Kiki, dan mereka berpamitan pulang tak terkecuali Kenan, Dion dan Sofyan.


" Loh Aydin gak jadi pulang?" tanya Sari.


"Gak jadi, aku gak usah ganti gapapa," bukan Aydin yang menjawab, melainkan Kiki.


"Dih jorok gak ganti baju," sindir Sari agar Aydin jadi mengantarnya pulang.


"Siapa bilang gak ganti baju, orang aku gak pakai baju habis ini biar bajuku gak bau," jawab asal Kiki yang membuat teman-temannya tertawa.


Inilah Kiki yang mereka punya dan yang mereka kenal selama ini.


"Wah dijamin Aydin tambah lengket," ucap Dion.


"Dijamin bakal punya adek si Baby Ken," sahut Sofyan.


"Kevin, aku bareng kamu ya," ucap Ranti dengan memegang tangan Kevin.


Belum sempat Kevin menjawab, terdengarlah suara seorang wanita.


"Kalian pulanglah semua, biar aku disini menjaga Baby Ken," ucap Vina dengan raut wajah kesal.


"Loh sayang, kok tidur disini sih? Ini kan malam pertama kita," dengan gamblangnya Kevin mengatakannya.


"Hahahaha...," suara tawa dari sahabat-sahabatnya memenuhi ruangan, membuat Baby Ken terkejut dan menangis.


Kiki melemparkan bantalnya ke arah teman-teman Kevin yang tertawa.


"Minggat gak?" usir Kiki pada mereka.

__ADS_1


"Ehem kayaknya ada yang gak jadi belah duren nih," ledek Kenan yang hendak keluar dari ruangan tersebut.


__ADS_2