
Rumah mewah yang kini dipijaki oleh Raline berubah menjadi luar biasa indah. Halaman belakang yang luas dengan taman bunga yang indah serta kolam renang yang berkilau karena airnya terkena oleh pantulan sinar membuat kesan keindahan sendiri di malam yang sangat spesial ini.
"Cantik, sini ayo buruan siap-siap," Kiki memanggil Raline agar mendekat padanya.
"Siap-siap untuk apa Mi?" tanya Raline pada Kiki.
"Kamu lupa hari ini hari apa?" Kiki bertanya pada Raline.
Raline menggeleng menandakan bahwa dia tidak tahu untuk menjawab pertanyaan dari Kiki padanya.
"Wah parah, pasti Mami sama Papi sedih kalau sampai kamu melupakan hari ini," ucap Kenshin sambil mencubit hidung Raline dan memainkannya ke kiri dan ke kanan.
"Ckckck.... Kakak cantik mah yang diingat cuma Kak Ken mulu," Miyuki menyahuti dengan menggoda Raline yang memang sangat gampang sekali digoda oleh Kenshin dan Miyuki.
"Eh enggak... enggak... Maaf Mi, Raline benar-benar lupa," ucap Raline yang merasa sangat bersalah.
Seperti biasa Kiki melihat Raline dengan cemberut, persis seperti Miyuki jika sedang kesal.
Raline merasa bersalah pada Kiki. Dengan berlari kecil dia menghampiri Kiki dan memeluknya serta mengatakan permintaan maafnya.
"Maaf Mi... Raline lupa,
" Raline menatap wajah Kiki dengan perasaan bersalah.
Kiki pun tersenyum dan membalas pelukan Raline sambil berkata,
"Lain kali gak boleh lupa. Kalau lupa berarti Raline gak sayang sama Mami dan Papi."
"Enggak Mi, Raline saaaayaaaaang banget sama Mami dan Papi. Raline gak mau jauh sama kalian," ucap Raline sambil mengeratkan kembali pelukannya pada tubuh Kiki.
"Udah ih gak usah kelamaan peluk-peluk Mami. Kalau mau peluk, peluk aku aja nih," sahut Kenshin sambil melebarkan tangannya ke samping agar Raline bisa memeluknya.
"Itu sih maunya Kakak," sahut Miyuki yang kini malah memeluk Kenshin menggantikan Raline.
"Isss... kok jadi Mimi sih? Tapi kasian gak ada yang mau meluk, sini Kakak peluk," ucap Kenshin sambil memeluk erat tubuh Miyuki sehingga tangan Miyuki memukul-mukul punggung Kenshin.
"Wah kalian akur sekali... Kalian benar-benar anak Mami. Mami tunggu di atas ya," seperti biasanya Kiki hanya menanggapi dengan candaan jika anak-anaknya sedang bertengkar, berdebat ataupun sedang saling menjahili.
__ADS_1
Raline berjalan bersama Kiki menuju lantai atas, sedangkan Kenshin masih saling balas menjahili satu sama lain dengan Miyuki.
"Cantik, coba deh ini kamu pakai, pasti sangat cantik sekali," ucap Kiki sambil memberikan gaun yang sudah dipersiapkan oleh Kiki.
Raline pun menerima gaun tersebut dan melihatnya dengan teliti.
"Harus Raline pakai ya Mi?" tanya Raline sambil berdiri dan menempelkan gaun tersebut di depan tubuhnya.
"Gak mau? Jelek ya pilihan Mami?" tanya Kiki sambil berkacak pinggang.
Melihat Kiki yang seperti itu membuat Raline tertawa dan berkata di sela tawanya,
"Bagus banget malah Mi, sayang mau Raline pakai, maunya dipajang aja."
"Gak ada pajang-pajangan, bukan butik kok dipajang. Udah sekarang buruan dipakai," perintah Kiki dengan tegas pada Raline.
"Ehemm... siap Mami yang dalam mode marah," Raline meledek Kiki sambil berlari masuk ke dalam walk in closet.
Kiki tertawa mendengar ledekan Raline padanya. Dia ingat Raditya yang sama persis jika menjahilinya dulu pada saat mereka masih sangat dekat di kala SMA.
"Emmm.... anak gadis Mami, manja banget sih....," kini giliran Kiki memanjakan Miyuki.
"Baju princess nya bagus kan Mi?" tanya Miyuki dengan antusias.
"Pastinya dong. Itu dibuat khusus untuk princess nya Mami," jawab Kiki sambil menciumi pipi Miyuki.
"Mana Mi... buruan....," Miyuki tidak sabar memakai baju ala princess miliknya.
Kiki pun tersenyum dan mengurai pelukan Miyuki untuk mengambilkan dress milik Miyuki yang sudah disiapkan jauh-jauh hari untuknya.
Dan pada saat yang bersamaan, Raline keluar dengan berbalut dress mewah yang sangat anggun dipakai olehnya.
"Waaah... Kakak cantik sekali, pasti Kak Ken gak bisa berkedip lihat Kakak secantik ini," Miyuki memuji Raline dengan ekspresi kagumnya ketika melihat Raline.
Raline tersenyum senang mendapatkan pujian dari Miyuki dan dia berjalan menuju depan cermin untuk melihat dirinya yang sudah berbalut gaun cantik, mewah nan elegan.
Kiki sangat senang melihat gaun pilihannya sangat tepat untuk Raline yang lebih terlihat cantik menggunakan gaun tersebut.
__ADS_1
"Princess nya ganti dulu sana. Mami mau merias Kakak cantik dulu biar tambah cantik pada saat acara nanti," ucap Kiki sambil mendudukkan tubuh Raline di tempat duduk untuk di depan cermin rias milik Kiki.
"Siap Mami sayang," jawab Miyuki sambil berjalan menuju walk in closet.
Saat ini mereka memang sedang berada di dalam kamar Kiki dan Aydin untuk bersiap-siap sebelum acara kejutan yang ditujukan untuk Aydin.
Kiki dengan telaten dan dengan keahliannya merias Raline menjadi lebih cantik dan mempesona.
Kini Raline yang memang sudah cantik telah dirias oleh Kiki sedemikian rupa sehingga terlihat natural, glowing dan fresh.
"Waaah.... Raline suka sekali Mi... Riasan Mami cantik sekali," Raline mengatakannya dengan mata yang berbinar.
"Apa sekarang giliran princess Miyuki?" tanya Miyuki dengan kemas karena menunggu gilirannya dirias oleh Maminya sedari tadi.
"Yuk ah cuss... Princess kesayangan Mami," ucap Kiki sambil menarik tangan Miyuki yang ogah-ogahan berjalan karena bosan terlalu lama menunggu.
Raline dengan senangnya berputar-putar di depan cermin besar yang lebih besar dan lebih tinggi dari dirinya. Dengan perasaan yang sangat bahagia itu dia mengambil foto dirinya dengan beberapa gaya.
Kemudian Raline mengunggah foto-foto terbaiknya pada media sosial yang dia punya. Hanya dalam waktu beberapa detik saja notifikasi media sosialnya berkali-kali berbunyi. Banyak sekali pengikutnya di media sosial yang membubuhkan tanda like dan berkomentar memuji kecantikan Raline.
Terutama Tristan, dia memberikan pujian yang sangat membuat kaum wanita menjadi meleleh karena pujiannya.
Kenshin yang sudah siap dan menunggu di ruang televisi merasa sangat cemburu melihat komentar Tristan padanya.
Tadinya Kenshin tersenyum melihat kecantikan Raline dari foto tersebut, namun detik berikutnya matanya melotot dan dadanya bergemuruh membaca komentar dari Tristan pada foto yang diunggah oleh Raline.
Secepatnya Kenshin menuju lantai atas, tepatnya kamar Mami dan Papinya untuk menemui Raline.
Tok... tok... tok...
Kenshin mengetuk pintu kamar Kiki dan Aydin sebelum dia memasuki kamar tersebut.
"Kakak cantik.... udah selesai belum?" Kenshin berteriak dari luar pintu kamar Kiki dan Aydin..
Raline membuka pintu kamar tersebut dan sukses membuat Kenshin terpanah padanya.
"Cantik," celetuk Kenshin tanpa berkedip melihat Raline yang berdiri di hadapannya.
__ADS_1