Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
218


__ADS_3

Miyuki yang melihat Tristan berada di antara Raline dan Kenshin merasa harus berbuat sesuatu.


Miyuki mengetahui jika sebenarnya Kenshin menyukai Raline. Dan dia sama sekali tidak keberatan karena Raline sudah sangat dekat dengan mereka dan dia yakin jika Raline tidak akan menyakiti hati kakaknya itu.


"Lucas, Max, aku ke tempat kak Ken dulu ya," Miyuki berpamitan pada Max dan Lucas.


"Yuki, apa kita perlu ikut?" tanya Lucas pada Miyuki.


"Gak usah aku masih bisa mengatasinya. Jika aku butuh kalian, pasti aku akan memanggil kalian berdua. Jadi kalian siap-siap saja di sini," jawab Miyuki dengan memerintahkan mereka berdua layaknya bos mereka.


Padahal Miyuki lebih muda dari mereka, namun karena Miyuki satu-satunya perempuan yang ada di antara mereka, jadi mereka harus melindungi dan menjaga Miyuki sesuai dengan perintah orang tua mereka serta permintaan dari Aydin dan Kiki.


"Hai orang ketiga! Kok bisa ada di sini sih kamu?" Miyuki menyapa Tristan dengan kalimat sapaan yang tidak biasa.


Kenshin tersenyum puas melihat Miyuki menindasnya. Tangan Kenshin mengusap kepala Miyuki dengan sayangnya sebagai ucapan tanda terima kasih darinya.


Miyuki tidak menyingkirkan tangan Kenshin seperti biasanya karena menurut Miyuki Kenshin bukannya menyatakan perasaan sayangnya pada Miyuki, melainkan Kenshin hanya merusak tatanan rambutnya saja.


Namun untuk kali ini Miyuki tidak menyingkirkan tangan Kenshin, dia mengerti jika dia bertindak seperti biasanya, maka Tristan akan meremehkan mereka berdua.


Miyuki menatap tajam pada Tristan, seolah-olah dia tidak takut pada Tristan meskipun tubuh Tristan jauh lebih besar daripada dirinya.


"Kamu tuh masih kecil. Sana, gak usah ikut-ikutan urusan orang dewasa," ucap Tristan menanggapi sapaan dari Miyuki.


Miyuki yang dikatakan masih kecil oleh Tristan tidak terima. Dia menarik tangan Tristan untuk dipelintirnya, namun dengan badannya dan tangan kecilnya itu dia tidak bisa melawan Tristan yang juga hebat dalam ilmu beladiri.


Tristan menarik tangan Miyuki sehingga tubuh Miyuki ikut mendekat pada tubuh Tristan dan memelintir tangan Miyuki sehingga kini tubuh Miyuki yang imut itu berada di depan dada Tristan dengan tangan Tristan yang mengunci gerakan tubuh dan tangan Miyuki.


Papa Tristan yang sedang berbicara pada Aydin memperhatikan Tristan yang seperti sedang memeluk tubuh Miyuki dari belakang.


"Pak Aydin, maaf, apa kita bisa berbicara sebentar?" tanya Papa Tristan pada Aydin.


"Oh silahkan Pak bicara saja," jawab Aydin dengan senyumnya yang selalu mengembang selama pesta berlangsung.

__ADS_1


"Tadi sebelum kami berangkat ke sini, anak kami Tristan meminta sesuatu pada kami. Dia meminta agar kami menjodohkan dia dengan putri Pak Aydin. Apa Bapak setuju?" Papa Tristan menyampaikan apa yang menjadi keinginan Tristan.


Aydin dan Kiki saling memandang, mereka tidak menyangka jika yamg menjadi bahan pembicaraan mereka adalah Miyuki.


"Putri kami? Miyuki?" tanya Aydin pada Papa Tristan.


Papa Tristan pun mengangguk dan menunjuk ke arah Tristan yang terlihat seperti memeluk Miyuki dari belakang.


"Tapi Miyuki masih kecil Pak. Dia baru saja masuk SMP," ucap Kiki ragu.


"Saya rasa tidak masalah. Kita bis menikahkan mereka jika mereka sudah cukup umur. Lagi pula Tristan sendiri yang meminta. Jadi, saya rasa dia akan setia menunggu," Papa Tristan tidak menyerah begitu saja.


"Mmm... saya rasa Tristan memang anak yang baik. Apa boleh kita memikirkannya terlebih dahulu?" Aydin bertanya pada Papa Tristan.


"Baiklah Pak Aydin, tapi saya dan keluarga sangat berharap dengan perjodohan ini, terutama Tristan. Dan saya tunggu kabar baiknya Pak," ucap Papa Tristan yang diangguki istrinya setuju akan ucapannya.


"Lihatlah Pak, sekarang putri Bapak malah menggandeng Tristan, sangat mesra bukan?" Papa Tristan menunjuk ke arah Tristan dan Miyuki.


Saat ini memang Miyuki menarik lengan Tristan untuk diajaknya menjauh dari Raline dan Kenshin. Dia mengajak Tristan untuk bergabung bersama Max dan Lucas.


Tristan melirik kolam renang yang berisi air penuh dan dengan kilauan sinar yang terpantul pada air kolam tersebut.


Tristan mempercepat langkahnya ketika dia dan Miyuki berjalan di sebelah kolam renang.


Byur!


Tristan sengaja menyenggol Miyuki yang berada di dekat kolam renang, dan sialnya Tristan tidak bisa menghindar ketika Miyuki menariknya sehingga mereka jatuh berdua ke dalam kolam renang tersebut.


Miyuki yang kaget tidak bisa menyeimbangkan badannya serta kakinya tiba-tiba merasa kram karena udara malam yang dingin sehingga dia melambai-lambaikan tangannya ke atas dan berusaha mengatur nafasnya seperti orang yang akan tenggelam.


"Tristan! Tolongin Miyuki!" Aydin berteriak pada Tristan ketika Kenshin hendak masuk ke dalam kolam.


Tristan pun segera menolong Miyuki sehingga Kenshin tidak jadi menceburkan dirinya ke dalam kolam renang untuk menolong Miyuki.

__ADS_1


Diangkatnya tubuh Miyuki dari dalam kolam renang tersebut dan ternyata badan Miyuki sudah lemas, sepertinya dia meminum air kolam tersebut, entah berapa banyak dia meminumnya.


Tanpa sadar, Tristan dengan segera memberikan Miyuki nafas buatan ketika mereka sudah keluar dari dalam kolam renang.


Semua orang di sekitarnya hanya menonton Tristan yang sedang memberi Miyuki nafas buatan.


Aydin, Kiki, Raline, Kenshin, Max dan Lucas berlari menuju arah di mana Tristan sedang menolong Miyuki. Tak terkecuali kedua orang tua Tristan yang juga ikut khawatir pada Miyuki. Mereka berdua berlari mengikuti Aydin dan Kiki yang terlebih dahulu berlari meninggalkan mereka.


"Bagaimana keadaan Miyuki Tris?" tanya Kiki pada Tristan dengan nafas ngos-ngosan karena berlari memutari kolam renang.


Tristan tidak menjawab pertanyaan Kiki, dia sibuk untuk menyelamatkan Miyuki dengan memberinya nafas buatan dan mengeluarkan air kolam yang banyak terminum oleh Miyuki.


Uhuk!


Miyuki mengeluarkan air dari mulutnya. Ternyata Tristan berhasil menolong Miyuki dengan caranya.


Sebenarnya Tristan hanya merasa bertanggung jawab atas apa yang telah dia perbuat, sehingga dia tidak banyak berpikir ketika menyelamatkan Miyuki walaupun harus dengan cara memberikan nafas buatan padanya.


"Mi... Pi... uhuk...," Miyuki memanggil Mami dan Papinya yang berada di depannya.


"Kamu baik-baik aja kan Sayang?" tanya Kiki sangat khawatir pada Miyuki.


Miyuki mengangguk lemah dan dia tidak menjawab apapun lagi.


"Bawa dia ke dalam Ken, dan pinjami Tristan bajumu," Aydin memerintahkan Kenshin.


Sebenarnya Kenshin kesal pada Tristan dan tidak mau meminjami Tristan bajunya. Namun perintah Papinya tidak bisa diganggu gugat. Dan Kenshin memang tidak pernah membantah perintah Mami dan Papinya.


Kenshin bersiap akan menggendong tubuh Miyuki, namun dia dihentikan oleh Papa Tristan.


"Biar Tristan saja yang membawanya ke dalam rumah. Karena baju mereka sudah sama-sama basah. Jika Ken yang menggendongnya, pasti baju Ken basah," Papa Tristan memberi alasan yang bisa diterima semua orang.


"Baiklah, Ken tolong bawa Miyuki ke dalam. Dan sekalian kamu ganti pakaian milik Kenshin. Badannya kan tidak jauh berbeda dengan kamu," perintah Aydin pada Tristan.

__ADS_1


Sial! Kenapa jadi aku menggendong dan menolong gadis kecil ini? Harusnya aku menggendong Raline. Dan apa tadi? Aku sudah memberinya nafas buatan. Itu berarti aku sudah memberikan ciuman pertamaku padanya? Tristan menggerutu dalan hatinya.


__ADS_2