Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
29


__ADS_3

Keesokan harinya seperti biasa,mereka berdua,Aydin dan Kiki melakukan aktifitas mereka sehari-hari.


Aydin mengantarkan Kiki ke kampusnya.


Kemudian Aydin juga berangkat ke kampusnya setelah mengantarkan Kiki.


Nampaknya tidak ada sahabatnya yang melihat ketika Kiki diantar oleh Aydin,bahkan ada adegan Kiki mencium punggung tangan suaminya itu dan Aydin pun mencium kening istrinya.Mungkin mahasiswa atau mahasiswi yang sedang lewat atau wira-wiri pada saat ini tidak mengenal Kiki yang sekarang penampilannya berbeda.


Kiki menatap bingung pada saat memasuki wilayah kampusnya.Nampak ada sebuah panggung beserta alat bandnya.Sepertinya akan ada acara hari ini.Entah itu acara apa Kiki tidak mengetahuinya dikarenakan dia sibuk dengan pernikahannya.Dan dia juga melupakan benda kesayangannya itu,ponselnya dia acuhkan kemarin,tidak disentuhnya sama sekali,karena tidak ada suara dering telepon yang menandakan penting.Cuma ada notifikasi saja memang sedari pagi sampai malam kemarin berisik,berebut minta dibaca.Namun tidak ada yang dibaca sama sekali oleh Kiki.Bahkan ponselnya sedari kemarin masih anteng di dalam tasnya.Sekarang,pagi ini baru Kiki melihat ponselnya itu.Diambilnya ponsel itu dari dalam tasnya.Dilihatnya ternyata sudah bertumpuk-tumpuk pesan yang masuk.Karena malas memanjat,Kiki hanya membuka saja pesannya yang di grup tanpa membacanya dari atas.Dan pesan terakhir paling bawah mengatakan bahwa mereka harus melihat acara pagi ini yang sudah mereka siapkan di hari ulang tahun kampusnya ini.


Maka dari itu,hari ini semua mata kuliah ditunda,mereka dibebaskan untuk hari ini menikmati acara panggung festival untuk penampilan semua anggota club di kampus ini.


Riri mengagetkan Kiki dari belakang.Kini mereka masih berada di halaman kampus,tepatnya di depan panggung tersebut.


Nampak Raditya dan Aldo sedang mempersiapkan alat-alat band mereka,dan ada juga teman-teman band mereka yang lainnya.


Raditya menoleh ke arah depan dan menemukan Kiki bersama Riri berdiri di depan panggung diantara mahasiswa mahasiswi yang lain.Raditya mengambil ponsel dari saku celananya,kemudian dia mengirim pesan di grup mereka.


Raditya_Didi


[Tetap disitu,tunggu penampilan kita ]


[ Jangan kemana-mana ]


[ Awas kalau pergi !!! ]


Kemudian dimasukkannya lagi ponsel itu kembali ke kantongnya dan mulailah dia check sound dengan anggota band nya yang lain.


Suara MC membuat semua perhatian semua orang yang ada di sekitar panggung mengarah ke atas panggung.


Nampak anggota dari club teater menyuguhkan penampilan mereka.


Tibalah saatnya untuk grup band Raditya tampil.Kiki dan Riri masih berada di depan panggung,sesuai perintah dari Raditya.


Suara alat musik dari band Raditya mulai dimainkan.Suara riuh dari penonton sangat membuat semangat mereka yang sedang berada di atas panggung.


Kemudian Raditya mulai bernyanyi.


Kurasa getaran cinta


Di setiap tatapan matanya


Andai ku coba tuk berpaling


Akankah sanggup ku hadapi kenyataan ini


Oh Tuhan tolonglah aku


Jangan kau biarkan diriku


Jatuh cinta kepadanya


Sebab andai itu terjadi


Akan ada hati yang terluka


Tuhan tolong diriku


Walaupun terasa indah


Andaikan ku dapat juga dirinya


Namun ku harus tetap bertahan


Menjaga cinta yang telah lebih dulu ku jalani


Oh Tuhan tolonglah aku


Jangan kau biarkan diriku


Jatuh cinta kepadanya


Sebab andai itu terjadi


Akan ada hati yang terluka


Tuhan tolong diriku


Sebab andai itu terjadi


Akan ada hati yang terluka


Tuhan tolong


Oh Tuhan tolonglah aku


Jangan kau biarkan diriku


Jatuh cinta kepadanya


Sebab andai itu terjadi


Akan ada hati yang terluka


Tuhan tolong diriku


Tuhan tolong diriku


Sebab andai itu terjadi

__ADS_1


Akan ada hati yang terluka


Tuhan tolong diriku


Lirik yang begitu menyentuh dan suara Raditya yang begitu merdu selaras dengan musik dan penghayatan Raditya yang begitu menyentuh menjadikan Kiki terhanyut,merasa sangat menghayati lagu tersebut.Tanpa sadar air mata Kiki menetes di pipinya.Melihat itu,Riri mencoba menenangkan dengan memeluk Kiki,namun bukannya tenang,Kiki malah menangis dalam pelukan Riri.


Raditya melihat jelas Kiki menangis saat itu.Pada saat dia menyanyikan lagu yang memang ditujukan untuknya.Entah apa yang ada dipikirannya,namun dia hanya ingin menunjukkan apa yang dia rasakan melalui lagu dan tidak mengharapkan apapun dari Kiki.


Dia pun sadar sudah mempunyai istri dan anak.Namun entah mengapa pada saat mereka latihan,Raditya meminta satu lagu yang dia ingin nyanyikan dan untuk lagu-lagu yang lainnya sesuai dengan rencana,pilihan mereka bersama pada saat latihan.


Lagu yang dinyanyikan Raditya untuk Kiki sudah selesai,dan selesailah sudah Kiki menangis,perasaannya sudah sedikit tenang.


Disekanya air mata yang sejak tadi mengalir itu agar tidak ada yang tahu jika dia menangis.Malu dong menangis di tengah penonton,apa lagi dikarenakan mendengar lagu yang sedang dinyanyikan dari atas panggung.Dan apa lagi jika Raditya dan Aldo tahu Kiki menangis karena lagu yang dibawakan Raditya tadi,pasti mereka meledek habis-habisan Kiki.


Semua lagu sudah dinyanyikan oleh band Raditya.Maka selesailah sudah penampilan band mereka.Sebelum berganti dengan penampilan yang lain,Raditya membisikkan sesuatu pada MC tersebut.Tanpa diduga MC tersebut meminta mahasiswi yang bernama Kiara Anggara Putri untuk naik ke atas panggung.Kiki dan Riri kaget dan bingung,namun Kiki merasa terpojok karena Raditya dan MC tersebut menunjuk ke arah Kiki dan memanggil dia untuk cepat naik ke atas panggung.


Dengan sangat terpaksa Kiki naik ke atas panggung.Namun ketika Kiki berada di atas panggung berpapasan dengan Raditya pada saat akan turun panggung,Kiki menatap tajam Raditya dan dibalas dengan senyum oleh Raditya.


MC mempersilahkan Kiki menyanyi dengan menyodorkan mic dan dia bertanya apakah Kiki mau diiringi band atau dia bernyanyi diiringi musik,dan ternyata Kiki menjawab bahwa dia akan bernyanyi dengan memainkan alat musik.


Kiki menuju ke alat musik keyboard dan dia mulai memainkannya.Suara indah dari mulut Kiki pun mulai mengiringi suara keyboard yang dimainkannya.


Kau seperti cermin


Yang telah usang dan berdebu


Sebarkan noda di hatiku


Berkalang awan kelabu di sini


Ku seperti kapas


Yang putih,hampa dan terkulai


Ku jatuh cinta,jatuh cinta yang salah


Bersamamu serasi,hati dan cintaku bernyawa


Namun mengapa barulah kini


Ku bertemu denganmu


Ku tak sendiri dan kau telah berdua


Ku sering menatap awan


Andai ku bisa jadi burung


Bisa hinggap di mana saja


Setiap saat bisa melihat kau dengannya,getir


Ku seperti kapas


Yang putih,hampa dan terkulai


Ku jatuh cinta,jatuh cinta yang salah


(Bersamamu serasi)


Hati dan cintaku bernyawa


(Namun mengapa barulah kini)


Diriku bertemu denganmu


(Namun mengapa barulah kini)


Ku bertemu denganmu


(Ku bertemu denganmu)


Ku bertemu denganmu berdua,getir


Kini getir,


Getir


Raditya yang kini berada di depan panggung,tempat di mana Kiki tadi berdiri disitu bersama Riri,kini dia berdiri ditempat itu bersama Aldo dan Riri.


Tanpa terasa air mata Raditya pun menetes,baru kali ini dia mengeluarkan air matanya di hadapan banyak orang ketika dia sudah dewasa.Dia ingat jika dia terakhir menangis pada saat kelas tiga SD karena ditinggal Abah dan Ambu beribadah haji.


Kini dia kembali menangis mendengar suara nyanyian hati dari seorang gadis yang ada di dalam hatinya.Dia merasa sesak,menyesali semua yang terjadi.


Segera Raditya mengusap air matanya yang menetes di pipinya.Dia tidak mau orang lain tahu,namun nyatanya Kiki sudah melihatnya,karena selama dia menyanyi matanya hanya menatap ke arah Raditya.Dia menyanyikan lagu itu untuknya dan ingin melihat reaksi Raditya ketika dia mendengarkan lagu itu.


Naasnya Riri dan Aldo pun sempat melirik dan melihat Raditya yang sedang meneteskan air mata.Mereka sangat prihatin akan nasib percintaan sahabatnya itu.


Tepuk tangan penonton riuh ketika Kiki selesai menyanyikan lagunya.Namun ketika Kiki akan berjalan turun dari panggung,MC menghentikan nya.MC meminta Kiki untuk berduet dengan Raditya,dan disetujui oleh semua orang yang ada disitu.Semua orang memanggil nama mereka untuk segera bernyanyi.Dengan sangat terpaksa Kiki menyetujuinya.Raditya naik ke atas panggung.


"Mau nyanyi lagu apa Ki?" tanya Raditya.


"Terserah deh,tapi kita kan belum latihan.Mending nyanyi lagu yang dulu pernah kita nyanyikan.Aldo biar yang main keyboard seperti waktu itu"jawab Kiki dengan senyum paksa.


"Ok,aku panggil Aldo dulu",Raditya memanggil Aldo untuk mengiringi mereka bernyanyi dengan memainkan keyboard.


All along it was a fever


A cold sweat, hot headed believer

__ADS_1


I threw my hands in the air, said, "Show me


something


He said, "If you dare, come a little closer"


Round and around and around and around we go


Oh, now tell me now, tell me now, tell me now you know


Not really sure how to feel about it


Something in the way you move


Makes me feel like I can't live without you


It takes me all the way


I want you to stay


It's not much of a life you're living


It's not just something you take, it's given


Round and around and around and around we go


Oh, now tell me now, tell me now, tell me now you know


Not really sure how to feel about it


Something in the way you move


Makes me feel like I can't live without you


It takes me all the way


And I want you to stay


Ooh, the reason I hold on


Ooh, 'cause I need this hole gone


Well, funny you're the broken one


But I'm the only one who needed saving


'Cause when you never see the light


It's hard to know which one of us is caving


Not really sure how to feel about it


Something in the way you move


Makes me feel like I can't live without you


It takes me all the way


I want you to stay


Stay


I want you to stay


Ooh


Semua yang ada disitu ikut terhanyut oleh nyanyian mereka.Lagu sudah selesai dinyanyikan,tepuk tangan dan sorak sorai penonton mengiringi mereka turun dari panggung.Kiki melesat ke tempat Riri berada untuk mengambil tas yang dia titipkan tadi sebelum dia naik ke atas panggung.


Raditya dihadang dan dikerubungi banyak cewek,mereka adalah fans-fans dari Raditya.


Ada yang meminta foto bersama,ada yang memberikan coklat dan barang yang lain,tak terkecuali Dinda yang memaksa masuk kerumunan cewek-cewek tersebut untuk memberikan ucapan selamat dan sebuah kotak yang entah isinya apa.Semua orang menatap Dinda dan menyindir serta mencibirnya.Namun memang seperti yang mereka katakan,urat malu Dinda sudah putus,Dinda sudah tidak punya malu lagi.Sekar yang berada di belakang Dinda mencoba menarik tangannya keluar dari kerumunan,namun tangan Sekar malah dihempas oleh Dinda.Jadilah Sekar menjadi penonton setia sekarang ini,menonton apa yang akan dilakukan sahabatnya kali ini.


Melihat kerumunan cewek-cewek yang menghadang Jalan Raditya dan melihat Dinda yang sedang memaksa-maksa Raditya meskipun Raditya menolak,Kiki merasa geram.


Aldo yang berada disitu seperti di sisihkan kehadirannya oleh Dinda.


Kiki menarik kasar tangan Raditya dari tempat itu.Namun pundak Kiki ditarik oleh Dinda dengan kasar.


"Eh cupu,sik kecantikan banget sih? Mentang-mentang penampilannya udah berubah,gak ngaruh,sekali cupu tetap cupu", seru Dinda yang masih mencekal paksa pundak Kiki.


Raditya dan Kiki berhenti,mereka menoleh ke arah Dinda.Raditya mengepalkan tangannya,marah mendengar ucapan Dinda yang menghina dan merendahkan Kiki.Ingin rasanya dia menampar Dinda sekarang ini.Kiki yang masih memegang tangan Raditya merasakan kepalan tangannya,dia tahu jika Raditya sekarang ini sedang menahan amarahnya.


Buru-buru ditariknya badan Raditya kebelakangnya.Aldo sekarang ini hanya menjadi penonton saja,seperti melihat acara labrak-melabrak pasangannya yang sedang selingkuh secara live.


"Eh diem ya,aku gak ada urusan sama kamu.Lagian kamu gak malu masih mepet-mepet aja ke Raditya? Ingat,dia sudah punya anak istri ! " ketus Kiki menatap tajam Dinda.


"Cot lu! Gak usah sok-sok ngegurui orang.Kamu sendiri yang berani-beraninya mepet-mepet,megang-megang suami orang.Dasar pelakor murahan! " sewot Dinda dengan seringai merendahkan.


Raditya maju di depan Kiki.Kini Kiki berada di belakang badan Raditya.


"Jaga mulutmu,Wanita busuk kayak kamu gak pantas menghina wanita baik-baik kayak Kiki !" bela Raditya sambil menunjuk-nunjuk wajah Dinda.


Dinda meradang,merasa direndahkan oleh Raditya di depan semua orang.


"Terus,itu ngapain pegang-pegang.Tiao hari kalian juga selalu bersama.Apa lagi kalau bukan pelakor kelakuan kayak gitu",ketus Dinda dengan wajah memerah karena marahnya.


"Hei mak lampir,denger ya,kita itu saudara,jadi gak mungkin nikah",sahut Kiki yang kini berada di samping Raditya.


"Saudara? Saudara apaan? Sepupu? Masih bisa nikah kali.... Lagian aku gak percaya kalian saudaraan",sanggah Dinda dengan ekspresi meremehkan.

__ADS_1


"Saudara....ya saudara...saudara........


__ADS_2