Pernikahan Rahasia KIARA

Pernikahan Rahasia KIARA
20


__ADS_3

Setelah acara makan selesai,Kiki dan Renita bertemu kangen sekalian melakukan aktivitas yang beberapa tahun ini tidak mereka lakukan yaitu menonton drama Korea.


Setiap Raditya mendekat ke mereka,selalu saja Kiki mengusirnya dengan dalih tidak mau diganggu.Renita juga sependapat,dia juga ikut mengusir kakaknya itu agar tidak ikut bergabung dengan mereka.


Jadilah rasa ingin tahu Raditya tentang hilangnya Kiki beberapa tahun ini masih dipendamnya.


Ketika Raditya mendekat lagi,Kiki melempar bantal kursi ke arah Raditya.


Raditya melotot dan bertanya alasannya.


"Kenapa sih jahat bener,gabung ikutan nonton aja gak boleh?" sewot Raditya sambil memungut bantal kursi yang dilempar Kiki kearahnya.


"Gak usah,entar ganggu",jawab Kiki.


"Iya bener pasti komen terus tuh mbak kalau ikut nonton",sambung Renita.


"Janji deh gak gangguin",ucap Raditya sambil menunjukkan jarinya membentuk huruf V.✌🏻


"Boleh,tapi harus ada istrimu disini,biar gak jadi fitnah,soalnya kamu suka jahil.Aku gak mau istrimu salah paham",tegas Kiki.


Ambu uang sedang lewat dengan membawa kopi Abah menuju kamar tersenyum ketika mendengar alasan Kiki melarang Raditya mendekatinya.Ambu lega karena mereka tahu batasannya.Dan Ambu percaya sekali pada mereka.Maka dari itu Ambu tidak pernah melarang Kiki untuk berkunjung ke rumah ini.


Raditya menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan,antar kecewa dan sedih.


Renita yang melihat raut wajah Raditya yang menyiratkan kekecewaan dan kesedihan,menjadi iba padanya.


"Tapi kan ada Renita disini Ki,kita gak lagi berduaan",iba Raditya.


"Udah,Aa' ke kamar aja nemenin teh Linda",Renita menengahi.


"Uhuk......",Kiki tersedak makaroni pedas yang dia makan karena mendengar Renita menyuruh Raditya ke kamar untuk menemani istrinya.Pikiran Kiki jadi traveling kemana-mana,membayangkan hal yang iya-iya untuk sepasang suami istri.Wajar saja lah mereka melakukan sesuatu yang iya-iya,toh mereka sudah halal,sudah menjadi suami istri,bahkan sekarang pun mereka sudah membuahkan hasil,ada bayi dalam kandungan istri Raditya.Ternyata Raditya sudah menunjukkan kejantanannya.


Ada sedikit rasa seperti dicubit gitu hatinya.


Sebenarnya Kiki sudah mengikhlaskan,namu ada rasa sedikit sakit pada saat mendengarnya.


Sedikit.Hanya sedikit.Jadi,perlu usaha lebih keras lagi agar Kiki bisa terbebas dari rasa terlarang ini dan kembali menjadi sahabat seutuhnya.


Raditya memberikan Kiki minum yang ada di meja,lalu menepuk-nepuk punggung Kiki.


Tiba-tiba Linda turun dari kamarnya yang berada di lantai atas.


"Pada nonton apa sih,kok kayaknya seru banget?" tanya Linda pada mereka.


Seketika Kiki kembali tersedak mendengar suara Linda dan posisi Raditya masih menepuk-nepuk pundaknya.


Kiki menghindari tangan Raditya yang masih di pundaknya agar Raditya menjauh darinya.


"Tadinya sih nonton drama,tapi udah selesai.Sekarang lagi nonton NMIXX debut nih",jawab Kiki sambil menoleh ke arah Linda dan kembali mencomot camilannya,kali ini keripik kentang.


Raditya duduk di kursi sebelah Kiki.Dan kemudian Linda ikut duduk di sebelah Raditya.


"Apaan itu?" tanya Linda heran.


"Itu yang cewek joged-joged",jawab Raditya sambil menunjuk ke arah laptop.


"Joged-joged jarene.Dance ege....girl band",seru Kiki.


"Gak usah heran mbak,mereka kalau bertemu selalu ribut",ucap Renita pada Linda.


Linda hanya tersenyum menanggapi.

__ADS_1


"Nih si Rere minta diajarin dance,biar keren",ucap Kiki sambil tangannya bergerak menirukan gerakan dance sambil duduk.


"Iya Nit?" tanya Linda pada Renita.


"Iya Teh,biar kayak mbak Kiki,kereeeen",jawab Renita sambil mengacungkan jempol kanannya.


"Teh Linda mau ikutan?" sambung Renita.


"Ngawur,bisa-bisa dia lahiran mendadak Re....",tegur Kiki pada Renita.


"Oiya,hehehe.....",cengir Renita kemudian.


"Coba sekarang kalian dance,Aa' pengen lihat",tantan Raditya.


"Dih,ogah yang ada kamu malah ngeces",ucap Kiki yang kemudian mengejek Raditya dengan memeletkan lidahnya.


Raditya berdiri dan mengacak-acak gemas rambut Kiki,tanpa ia sadari masih ada istrinya disitu.


Kiki terkaget dengan perlakuan Raditya yang masih seperti dulu jika gemas dengannya.


Namun,segera ia sadar dan menghindari tangan Raditya yang ada di kepalanya dengan memundurkan kepalanya ke belakang sambil ia mengisyaratkan matanya melirik ke arah Linda.


Seketika Raditya tersadar dan kembali ke tempat duduknya dan meminum minuman yang ada di depannya.


"Di,itu kan minuman aku,issh.....",ucap Kiki sambil menunjuk minuman yang baru diminum Raditya.


Sebenarnya Raditya kaget,namun dia menetralkan ekspresinya agar tidak ada yang tahu apa yang dirasakannya sekarang ini.


"Udah terlanjur.Lagian gelasnya gak ada nama kamu sih,jadi gak tahu kan kalau ini minuman kamu",jawab Raditya dengan tenang.


"Udah ah,aku pulang aja,udah sore",bibir Kiki maju dan itu tandanya dia sedang ngambek.


Ah,ingin sekali Raditya menjapit bibir Kiki yang sedang ngambek itu dengan tangannya seperti dulu.Namun dia sadar jika sekarang tidak bisa dilakukan karena ada istrinya disampingnya.


"Ayo,aku anterin",ucap Raditya sambil beranjak berdiri.


"Gak usah,takut istrinya salah sangka",jawab Kiki yang masih duduk dan menunjuk Linda dengan dagunya.


"Hehehe....becanda Lin",sambung Kiki dengan menunjukkan jarinya yang membentuk huruf V.✌🏻


"Gapapa Ki,dianter Aa' aja.Lagian aku percaya kok sama kalian berdua.Kalian kan sahabatan udah lama,udah dari SMA",jawab Linda sambil memegangi pinggangnya dan bawah perutnya sambil meringis yang ditahan.


"Kamu kenapa?" tanya Raditya sambil memegang pundak Linda.


"Gapapa,mungkin kecapekan aja"jawab Linda.


"Yaudah kami istirahat di kamar aja ya.Aku anterin yuk",Raditya berdiri,namun Linda menggelengkan kepalanya.


"Kamu anterin Kiki pulang dulu aja.Aku bisa je kamar sendiri.Lagian ada Renita yang bantuin kalau aku butuh apa-apa",Renita menjawab dengan senyum.


"Gak usah deh,aku minta Kak Kevin jemput aja.Kalau gak,aku naik ojek aja deh",sela Kiki.


"Mbak Kiki dianter Aa' aja biar cepat sampai rumah.Lagian mbak Kiki tadi udah bantuin Aa',jadi apa salahnya diantar Aa' pulang.Anggap aja ucapan terima kasih",cerocos Renita melerai perdebatan mereka.


"Iya Ki,bener kata Renita.Makasih ya tadi udah bantuin"ucap Linda pada Kiki.


"Udah A', anterin Kiki pulang,keburu sore",perintah Linda pada Raditya.


"Ya udah,ayo Di anterin pulang.Tapi aku mau pamit Abah sama Ambu dulu.Yuk Re anterin mbak pamit",akhirnya Kiki mengalah,mau diantar Raditya pulang.


Setelah pamit pada Ambu dan Abah,Kiki menunggu Raditya disebelah motornya.Sedangkan Raditya masih mengambil jaketnya dan helm untuk Kiki.

__ADS_1


"Nih,pakai helmnya",Raditya memberikan helmnya.Namun pada saat akan diterima Kiki,Raditya malah memakaikan helmnya di kepala Kiki.


"Di,gak usah.Jangan seperti itu,kamu sudah punya istri",ucap Kiki sambil merapikan rambutnya yang keluar dari helm.


"Maaf,khilaf",dengan entengnya Raditya menjawab.


"Bang Kevin tau kamu kesini?" Raditya bertanya sambil memakai helmnya.


Kiki menggeleng sambil mengutak-atik ponselnya.


"Kok bisa gak tau? Biasanya kan kamu dijemput Bang Kevin", tanya Raditya heran.


"Sengaja gak kasih tau.Tadi aku cuma bilang mau main ke rumah teman",jawab Kiki sambil memasukkan ponselnya ke dalam tas.


"Ki,kapan-kapan cerita ya",Raditya menatap sendu pada Kiki.


"Next time,sekarang pulang dulu",pungkas Kiki.


Kemudian mereka menaiki motor,dan motor Raditya keluar dari halaman rumahnya.


Raditya menjalankan motornya dengan kecepatan sedang.Rasanya dia tidak rela momen seperti ini berakhir.Dia rindu masa-masa seperti ini bersama Kiki,seperti masa-masa yang mereka lewati dulu pada saat SMA kelas X.Hanya beberapa bulan,namun sangat berkesan diantara hari-hari,bulan-bulan,dan tahun-tahun yang lain.


Diperjalanan hening,tidak seperti sebelum-sebelumnya yang selalu ramai dengan obrolan dan candaan,bahkan tak luput dari kejahilan mereka berdua.


Namun kini,hanya suara deru kendaraan,bisingnya jalanan dan suara angin yang menerpa tubuh mereka.


Motor Raditya memasuki halaman rumah Kiki.


Kiki turun dari motor Raditya dan dia mengucapkan terima kasih tanpa mempedulikan jawaban dari Raditya.


Kiki melesat masuk ke dalam rumah setelah memberikan helmnya pada Raditya.


"Assalamualaikum.....Kiki yang cantik dan imut sudah pulang.....",seru Kiki berteriak sambil masuk ke dalam rumah.


Tanpa dia sadari ternyata Raditya mengekorinya di belakang.


"Waalaikumsalam,eh Dek kamu itu kemana aja jam segini ba- ",Kevin berjalan menghampiri Kiki dan dia ucapannya terpotong karena kaget mendapati Raditya di belakang Kiki.


Sedangkan Kiki tidak tahu jika ada Raditya di belakangnya sedari tadi mengikutinya masuk ke dalam rumah,dikiranya Raditya langsung pulang setelah mengantarnya tadi,kan ada bini nya di rumah,masa' iya sih dia mau mampir dulu,pikir Kiki begitu.Namun pemikirannya salah guys...


" -ru pulang....Eh Raditya kemana aja baru nongol?" sambung Kevin sambil menghampiri Raditya dan bersalaman.


Kiki menoleh dan kaget melihat Raditya yang ada di belakangnya.Karena tidak ingin berlama-lama di dekat Raditya,maka Kiki melesat masuk ke kamarnya yang berada di lantai atas.


Kevin mengajak Raditya ke ruang tamu untuk mengobrol.


"Apa kabar bro? Udah lama banget ya gak ketemu", Kevin bertanya pada Raditya.


"Alhamdulillah baik Bang.Abang dan Mama Papa gimana kabarnya,baik kan?" Raditya menjawab dan balik bertanya pada Kevin.


"Baik...baik...alhamdulillah baik semuanya",jawab Kevin.


"Eh Bang,sebenarnya ada masalah apa sih Bang kok waktu itu Kiki tiba-tiba pindah sekolah dan tidak bisa dihubungi sama sekali?" tanya Raditya penasaran.


"Jadi kamu belum tau? Kiki belum cerita ke kamu?" tanya Kevin.


"Gak Bang",Raditya menggeleng dan tersenyum getir.


"Nah itu yang aku belum tau dari dulu sampai sekarang.Kiki belum cerita sama aku,sampai lupa aku mau nanya,saking udah lamanya",ucap Kevin.


"Kok tiba-tiba pindah sekolah Bang? Teman-teman dan guru-guru juga gak ada yang tau Kiki pindah kemana",Raditya mencerca Kevin dengan pertanyaan yang sama karena rasa penasarannya belum terjawab.

__ADS_1


"Aku tuh bingung,waktu pas ujian semester hari terakhir tuh Kiki aku jemput di sekolah,terus kita makan di salah satu restauran yang ada di mall.Eh,tiba-tiba makanannya belum habis,tapi dia minta cepet-cepet pulang,padahal makananku aja masih utuh.Aku suruh dia nunggu bentar,tapi dia gak mau.Akhirnya dia nunggu di mobil.Eh pas aku masuk mobil dia diem aja,terus aku tanya kenapa dia gak jawab,setelah itu dia nangis sampai sesenggukan.Aku tanya lagi kenapa dia sampai nangis kayak gitu,malah dia bilang lagi kangen sama temen-temennya dan dia pengen ke Surabaya",Kevin bercerita sambil mengingat-ingat kejadian pada waktu itu bak kaset video yang berputar di otaknya.


"Jadi selama ini Kiki di Surabaya Bang?" tanya Raditya kaget.


__ADS_2