Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Pembantaian Sekte Seribu Pedang


__ADS_3

Tentu tatapan tersebut tidak lepas dari pandangan Cang Li Yuan, karena dia sudah mengetahui bahwa Jun Mei Yin begitu tergila-gila pada Shen Long.


" Apa Long'gege tidak bersama kalian? Apa dia tidak ingin menjadi murid Sekte Pedang Suci?" Tanya Jun Mei Yin sambil menatap ke arah Cang Mu.


Mendengar pertanyaan tersebut, Cang Mu sedikit mengerutkan kening. Karena saat dalam satu perjalanan, Tetua Jin Song dan Lin Kun tidak pernah membahas hal itu.


Dari penilaian Cang Mu, Cang Li Yuan dan Ye Wang, Matriak Jun Lixing sudah memberi tawaran kepada Shen Long agar menjadi murid Sekte Pedang Suci. Meskipun ada sedikit yang mengganjal di pikiran mereka.


Untuk menyikapi situasi tersebut, Jun Lixing berpikir keras agar kebohongannya tidak diketahui.


" Tetua Mu, apa Shen Long tidak ingin menjadi murid Sekte Pedang Suci? Bukankah jika dia tinggal di Sekte ini, perkembangannya jauh lebih cepat." Jun Lixing memasang ekspresi heran untuk bersandiwara.


Mendengar pertanyaan tersebut, Cang Mu berspekulasi bahwa Shen Long begitu tertarik dengan Yan Rou Lie. Sehingga pemuda itu tidak akan meninggalkan Sekte Seribu Pedang.


" Maaf Matriak. Sepertinya Shen Long tidak ingin meninggalkan Sekte Seribu Pedang karena ada alasan lain. Apalagi saat melakukan perjalanan bersama, Shen Long dan Yan Rou Lie terlihat begitu akrab. Kemungkinan mereka adalah sepasang kekasih." Ucap Cang Mu yang memberi penilaian atas kedekatan mereka.


Tentu Cang Mu berpendapat seperti itu karena dia juga ingin Cang Li Yuan memiliki banyak kesempatan untuk mendekati Shen Long.


Mendengar perkataan dari Cang Mu, hati Jun Mei Yin begitu sakit seperti disambar petir di siang bolong.


Dia tidak menyangka bahwa Yan Rou Lie telah merebut pujaan hatinya, sehingga tanpa sadar Jun Mei Yin mengeluarkan niat membunuh.


' Saudari Rou Lie, ternyata kamu telah merebut Long'gege dariku. Bahkan aku sudah menganggap mu sebagai saudaraku sendiri. Awas saja kalian berdua. Aku tidak akan pernah membiarkan kalian berbahagia.' Jun Mei Yin membatin sambil mengepal kedua tangannya.


Menyadari perubahan sikap dari putrinya, Jun Lixing terlihat senang. Tentu dia tidak ingin orang biasa menjadi menantunya.


" Yin'er... Aku sudah mengatakan berkali-kali bahwa pemuda itu tidak cocok untukmu. Baru saja beberapa hari kalian tidak bertemu, dia sudah memiliki kekasih yang lain. Lagi pula statusmu berbeda jauh dari Shen Long. Kau bisa mendapatkan pemuda yang setara denganmu." Ucap Jun Lixing yang membuat Jun Mei Yin terdiam sejenak, lalu meninggalkan ruangan tersebut.


" Mohon maaf Matriak. Kami pamit dulu." Cang Mu tidak ingin membahas hal itu, karena sudah bersifat pribadi.


Dia pun membawa kedua murid keluar dari ruangan tersebut kembali ke kediaman masing-masing.

__ADS_1


Di sisi lain Cang Li Yuan mulai menyadari bahwa Matriak Sekte Pedang Suci hanya mengukur seseorang dari latar belakangnya.


Namun Cang Li Yuan terlihat senang karena dengan begitu, hanya dia dan Yan Rou Lie saja yang ada di hati Shen Long.


*******


( Di tempat lain )


Kini Jin Song, Lin Kun, Shen Long dan Yan Rou Lie kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Sekte Seribu Pedang.


Seperti dugaan Jin Song sebelumnya, jalan yang mereka lalui terdapat beberapa kelompok perampok.


Tentu para perampok melewatkan mereka begitu saja, karena mereka menganggap keempat sosok tersebut tidak memiliki harta benda.


Ditambah lagi dengan Jin Song dan Lin Kun yang sudah mencapai Pendekar Suci, tentu mereka tidak ingin rugi.


Dua bulan telah berlalu, kini Shen Long dan rombongan telah sampai di depan pintu gerbang Sekte Seribu Pedang.


Namun wajah mereka langsung memerah padam karena telah disambut dengan pemandangan yang sangat mengerikan.


" Siapa yang melakukan ini?" Jin Song terlihat marah langsung melompat ke arah pintu gerbang Sekte Seribu Pedang.


" Long'er, Lie'er... Kelangsungan Sekte Seribu Pedang berada di tangan kalian." Kini tatapan Lin Kun terlihat serius sambil menatap ke arah Shen Long.


Tentu Lin Kun sudah mendengar suara pertarungan di dalam Sekte Seribu Pedang, bahkan Shen Long dan Yan Rou Lie juga mendengar jelas suara teriakan pertarungan tersebut.


" Guru, aku harus membantu mereka." Shen Long yang tidak kalah marah karena banyak sekali mayat yang tergeletak di dekat pintu gerbang.


" Long'er, aku tau kamu sangat kuat. Tapi ini bukan pertarungan untuk kalian." Lin Kun terlihat khawatir jika semua anggota Sekte Seribu Pedang tidak ada yang tersisa.


Karena itulah Lin Kun tidak ingin Shen Long dan Yan Rou Lie menjadi korban. Tentu sudah dapat dipastikan bahwa pihak Sekte Seribu Pedang akan mengalami kekalahan.

__ADS_1


" Cepat pergi dari sini!" Lin Kun memberi peringatan kepada Shen Long dan Yan Rou Lie agar cepat menjauhi tempat tersebut.


Tanpa menunggu lama, Lin Kun langsung menerobos masuk ke dalam Sekte Seribu Pedang.


Sedangkan Shen Long dan Yan Rou Lie masih berdiri mematung, karena belum tau apa yang harus mereka lakukan.


Jika mereka masuk ke dalam pertarungan, maka akan dipastikan mereka akan mati.


Namun sebagai putri seorang Patriak Sekte Seribu Pedang, Yan Rou Lie begitu sangat mengkhawatirkan ayahnya.


" Long'gege, pergilah! Aku tidak ingin membiarkan Sekte Seribu Pedang dihancurkan begitu saja di depan mataku." Yan Rou Lie tidak ingin Shen Long kehilangan nyawa karena membantu Sekte Seribu Pedang.


" Tapi Lie'er, jika kita kesana sama saja mengantar nyawa." Shen Long juga tidak ingin Yan Rou Lie harus mati di medan pertempuran.


Meskipun Shen Long ingin sekali membantu Sekte Seribu Pedang, namun itu sama saja mengantar nyawa.


Terlebih Shen Long tidak ingin kekasihnya itu mengalami nasib buruk. Begitupun Yan Rou Lie, dia juga tidak ingin kekasihnya mengalami nasib yang sama.


Dalam perasaan yang gelisah, Yan Rou Lie merangkul tubuh Shen Long lalu menciumnya sebagai isyarat perpisahan.


Begitupun dengan Shen Long, dia juga membalas ciuman tersebut hingga mereka berdua telah hanyut dalam pikiran masing-masing dimana untuk saling melindungi.


Adegan tersebut berlangsung cukup lama, hingga Yan Rou Lie mendorong tubuh Shen Long lalu masuk ke dalam Sekte.


" Long'gege, maafkan aku." Yan Rou Lie bergumam sambil meneteskan air matanya, berlari ke arah pertarungan dengan niat membunuh yang begitu kuat.


" Lie'er." Shen Long berteriak juga mengejar Yan Rou Lie.


Dengan Pedang Kesunyian di tangannya, Shen Long tidak ingin terjadi sesuatu pada Yan Rou Lie.


Tentu harus melakukan pertarungan secara bersamaan, meskipun mereka berdua harus kehilangan nyawa.

__ADS_1


Kini Yan Rou Lie dan Shen Long disambut dengan pembantaian sepihak di hadapan mereka.


" Sekte Giok Hitam." Shen Long bergumam sambil menatap beberapa sosok yang ada di depan mereka.


__ADS_2