
Meskipun sosok yang menggunakan topi tudung sudah banyak menggunakan Sumberdaya hingga mampu mencapai Pendekar Langit tingkat 8, namun dia merasa dirinya masih lemah dibandingkan dengan Shen Long dan Jun Mei Yin.
" Aku harus mencari tempat yang berbahaya lagi! Dengan demikian aku bisa lebih kuat dari kalian." Ucap sosok bertopi tudung, sambil mencari keberadaan Tetesan Stalaktit agar bisa meningkatkan Kultivasinya.
Tidak jauh dari sosok bertopi tudung, terlihat sosok wanita yang baru menyaksikan pertarungan tersebut.
" Ternyata tuan muda tidak kalah kuat dari nona Li Yuan dan nona Rou Lie." Ucap Guang Yunyi, lalu berjalan menuju ke arah Shen Long.
Tentu Guang Yunyi sangat senang dengan kehadiran Shen Long yang sebagai tuannya, juga ingin bertanya tentang keberadaan Guang Chen.
Di sisi lain Shen Long meminta kepada Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin untuk melepaskan para wanita yang disekap sebelumnya, karena dia tidak ingin melihat pemandangan tersebut.
" Klan Yang sialan." Shen Long mengepal kedua tangannya, karena kelompok Yang Yuchen terang-terangan memperkosa kelompok yang lain.
Di sisi lain anggota Sekte Harimau Putih memilih untuk mencari tempat untuk memulihkan diri karena mereka sudah banyak yang terluka, bahkan ada beberapa yang mati.
Tidak lama kemudian Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin membawa para wanita itu yang sudah menggunakan pakaian menuju ke arah Shen Long.
" Terimakasih atas bantuan tuan Pendekar." Ucap para wanita itu, meskipun tidak ada lagi kebahagiaan dari raut wajah mereka.
" Mmmm... Kenapa kalian bisa disekap oleh kelompok itu tadi?" Tanya Shen Long, sambil menatap ke arah mereka.
Sesaat salah satu dari kelompok tersebut menceritakan bahwa mereka telah menemukan Tetesan Stalaktit.
Untuk mengalahkan Hewan Roh tingkat 9 yang menjaga goa tersebut, tiga kelompok harus bergabung untuk mengalahkan Hewan Roh tingkat 9.
Meskipun gabungan dari tiga kelompok berhasil mengalahkan Hewan Roh tingkat 9, namun keadaan mereka tidak dalam keadaan baik-baik dimana banyak mengalami luka.
Saat itu kelompok Klan Yang mengambil kesempatan membunuh rekan mereka, sedangkan untuk Kultivator wanita mereka sekap untuk memuaskan nafsu Yang Yuchen dan kelompoknya.
__ADS_1
" Tuan Pendekar... Tetesan Stalaktit itu tidak jauh dari sini. Tetesan Stalaktit itu tidak sempat digunakan, karena kelompok Klan Yang lebih memilih memuaskan nafsu mereka."
Semua wanita itu tertunduk lesu, karena kesucian mereka sudah direnggut oleh kelompok Klan Yang, sehingga tidak ada minat lagi untuk mengambil Tetesan Stalaktit.
Terlebih rekan mereka yang pria tidak ada yang tersisa dari pembunuhan yang dilakukan oleh Yang Yuchen dan kelompoknya.
" Aku bukan orang yang ingin memanfaatkan situasi ini. Kalian telah bersusah payah mengalahkan Hewan Roh penunggu Tetesan Stalaktit itu, kalianlah yang berhak mengambilnya." Meskipun Shen Long sangat membutuhkan Tetesan Stalaktit, namun dia bukanlah orang yang serakah yang ingin mengambil hak orang lain.
" Tapi tuan..."
" Apa kalian ingin diperlakukan seperti itu lagi? Jika kalian ingin bertahan hidup, maka kalian harus kuat." Sebelum wanita itu melanjutkan pembicaraannya, Shen Long meminta kepada mereka untuk mengambil hak mereka.
Mendengar perkataan dari Shen Long, para wanita itu mulai bersemangat. Jika mereka tidak kuat, tidak menutup kemungkinan mereka akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti yang terjadi sebelumnya.
" Terimakasih tuan Pendekar. Kalau begitu kami akan pergi kesana. Hati-hatilah di bagian utara sana, Disana ada Tetesan Stalaktit yang dijaga oleh Hewan Roh tingkat 10. Hewan Roh itu sudah banyak membunuh kelompok yang lain." Salah satu dari wanita itu mengingatkan kepada Shen Long, lalu membawa kelompoknya yang tersisa menuju ke arah Tetesan Stalaktit.
Baru beberapa langkah kelompok wanita itu berjalan, kini anggota Sekte Harimau Putih berjalan mendekati Shen Long untuk mengucapkan terimakasih.
Beruntung Jun Mei Yin masih menggunakan cadar, sehingga Yi Hao tidak mengenalinya.
" Terimakasih atas pertolongannya. Kalau boleh tau, siapa nama saudara?" Tanya Mu Rong sambil menatap ke arah Shen Long, karena sangat tertarik kepada pemuda tersebut.
" Panggil saja namaku Guang Louzhy." Shen Long memperkenalkan diri.
Melihat Mu Rong yang tertarik pada Shen Long, Jun Mei Yin langsung cemberut lalu menggandeng tangan Shen Long yang mengisyaratkan bahwa pemuda itu miliknya.
Bahkan Xiao Ai Qing juga berjalan mendekati Shen Long, lalu memegang tangan Shen Long sambil menatap ke arah tertentu.
Melihat kedua wanita itu yang menempel pada Shen Long, Mu Rong tidak berani berkata apapun lagi lalu menoleh ke arah Yi Hao.
__ADS_1
" Saudara Louzhy, kalau begitu kami pamit dulu." Yi Hao yang tidak mengenali Shen Long karena penampilannya sudah berbeda, langsung membawa kelompoknya meninggalkan tempat tersebut.
" Mmmm... Jika kalian ingin mencari Tetesan Stalaktit, kalian boleh mengikuti kelompok wanita itu tadi. Aku yakin mereka tidak keberatan jika kalian ikut berendam disana." Ucap Shen Long.
" Terimakasih saudara Louzhy. Jika ada waktu, kalian bisa berkunjung ke Sekte Harimau Putih. Sebuah kehormatan bagi kami jika kalian berkunjung kesana." Mu Rong melemparkan sebuah Lencana kepada Shen Long, lalu melanjutkan langkahnya.
Anggota Sekte Harimau Putih tentu tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk berendam di Tetesan Stalaktit, dimana mereka akan meminta izin kepada kelompok wanita sebelumnya.
" Tuan muda." Guang Yunyi berlari kecil ke arah Shen Long, langsung menundukkan kepala.
" Yunyi... Kenapa kamu ada disini?" Shen Long merasa heran karena wanita itu hanya sendirian.
Di sisi lain Xiao Ai Qing menatap wajah dari Guang Yunyi, karena dia seperti mengingat wanita itu, meskipun samar-samar.
" Tuan muda... Aku datang kesini bersama nona Li Yuan dan nona Rou Lie. Mereka langsung menuju lorong ketiga. Sedangkan aku hanya bisa sampai ke lorong kedua saja." Guang Yunyi menjelaskan dirinya yang sendirian di tempat itu.
Sesaat Guang Yunyi menatap ke arah Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang sedang menggandeng tangan Shen Long.
" Tuan muda, siapa kedua wanita ini?" Guang Yunyi terlihat marah karena kedua wanita itu menempel pada Shen Long.
" Mereka adalah kelompokku." Jawab Shen Long, lalu melepaskan tangannya dari genggaman Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.
" Asal kalian tau, tuan muda sudah memiliki Istri yaitu nona Li Yuan dan nona Rou Lie." Ucap Guang Yunyi dengan nada mengancam.
Deeeg.!
Jantung Xiao Ai Qing seakan terhenti, tidak menyangka bahwa sosok yang diam-diam menarik hatinya adalah suami dari Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
Tentu Xiao Ai Qing mengingat nama kedua wanita itu saat dia mendengar perbincangan mereka berdua.
__ADS_1
Begitupun dengan Jun Mei Yin, langsung menjauhkan dirinya dari Shen Long, dimana merasakan hatinya seperti ditusuk ribuan jarum