
Di sebuah perpustakaan kota Dahyan, kini terlihat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sedang sibuk mencari buku yang mereka butuhkan.
" Saudari Rou Lie, bagaimana dengan buku ini?" Tanya Cang Li Yuan, sambil memperlihatkan buku yang berada di tangannya.
Sesaat Yan Rou Lie mengambil buku tersebut lalu membacanya. ' KISAH CINTA SEORANG PANGERAN YANG DITINGGAL OLEH ISTRINYA.' tulisan yang ada di sampul buku tersebut membuat kedua wanita itu memasang wajah masam.
" Ini sangat buruk. Aku tidak menyangka akan terjadi seperti ini." Yan Rou Lie yang membaca sekilas tentang isi buku tersebut, membuatnya kehilangan semangat.
Kedua wanita itu kembali melanjutkan untuk mencari buku yang cocok untuk mereka, hingga Yan Rou Lie mengambil salah satu buku yang berada di rak tersebut.
" KISAH SEORANG PUTRI MENGEMBALIKAN CINTA SEJATI SEORANG PANGERAN." Wajah Yan Rou Lie kembali cerah, saat melihat sampul buku yang di tangannya.
Kedua wanita itupun terus mencari buku yang mereka butuhkan, hingga tumpukan buku telah berhasil mereka kumpulkan.
" Aku rasa sudah cukup." Ucap Yan Rou Lie, lalu membawa tumpukan buku ke meja kasir, bersama Cang Li Yuan.
Setelah itu Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga membeli beberapa pakaian serba tertutup, juga topi tudung untuk melengkapi rencana mereka.
Setelah semua selesai, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie keluar dari kota Dahyan, kembali ke Sekte Pedang Suci.
Namun saat berada di dalam perjalanan, seekor burung terbang mendatangi mereka lalu menjatuhkan sebuah gulungan dan sebuah kotak kecil ke arah Yan Rou Lie.
" Apa burung itu adalah perintah dari Guang Chen?" Tanya Cang Li Yuan.
Tanpa menjawab apapun, Yan Rou Lie membuka gulungan tersebut lalu memberikan kotak kecil kepada Cang Li Yuan.
" Ternyata suami kita masih ada di Akademi Pagoda Suci. Dia juga sudah menikah dengan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin." Yan Rou Lie memasang wajah jelek karena sangat sulit bagi mereka untuk merebut kembali suami mereka.
Begitupun dengan Cang Li Yuan, kini terlihat gelisah karena itu semua karena kesalahan mereka sendiri.
Sesaat Yan Rou Lie kembali membaca gulungan tersebut, dimana menerangkan bahwa Sekte Pedang Suci akan diserang oleh Sekte Naga Langit dan Klan Yang.
__ADS_1
" Saudari Yuan, kita harus cepat kembali ke Sekte." Yan Rou Lie semakin panik karena kabar tersebut sangat mendadak.
" Apa kamu fikir masalah suami kita juga tidak dalam keadaan darurat?" Cang Li Yuan lebih memilih untuk bertemu dengan Shen Long secepatnya dibandingkan dengan kembali ke Sekte Pedang Suci.
" Kamu kira aku tidak merindukan suami kita? Tapi ini masalah ribuan nyawa." Yan Rou Lie terlihat kesal karena Cang Li Yuan seakan kehilangan akal sehatnya saat mengetahui bahwa Shen Long sudah menikah.
Kini kedua wanita itu terlihat kebingungan karena tidak tau apa yang harus mereka lakukan terlebih dulu.
" Coba buka kotak kecil itu! Semoga saja ada petunjuk." Ucap Yan Rou Lie sambil menunjuk ke arah kotak kecil yang berada di tangan Cang Li Yuan.
Karena saking paniknya, Cang Li Yuan tidak menyadari bahwa ditangannya ada kotak kecil, hingga tersadar saat Yan Rou Lie mengingatkan.
Sesaat Cang Li Yuan membuka kotak tersebut, hingga terlihat dua buah Lencana Akademi Pagoda Suci dan sebuah peta.
" Jadi... Dengan Lencana ini kita bisa pergi ke Akademi Pagoda Suci? Bahkan tiga Master Akademi juga mengangkat kita sebagai muridnya?" Wajah Cang Li Yuan kembali cerah saat telah menemukan petunjuk agar bisa pergi ke Akademi Pagoda Suci.
Begitupun dengan Yan Rou Lie, dimana dia juga tidak sabar ingin melihat suami mereka.
" Sialan... Kenapa saat genting seperti ini, Sekte Naga Langit dan Klan Yang ingin menghancurkan keluargaku." Cang Li Yuan mengepal kedua tangannya ingin meluapkan kemarahannya kepada Sekte Naga Langit dan Klan Yang.
" Tunggu apa lagi? Kita harus kembali kesana secepatnya." Cang Li Yuan langsung berlari ke arah Sekte Pedang Suci.
Melihat sikap Cang Li Yuan yang cepat berubah, Yan Rou Lie membuka tutup mulutnya seakan ingin berbicara, namun tidak bisa.
Melihat Cang Li Yuan yang sudah jauh, kini Yan Rou Lie langsung bergegas menuju ke arah wanita itu dengan kecepatan penuh.
*******
( Wilayah Sekte Pedang Suci )
Pada saat malam hari, kini Shen Long dan kedua Istrinya sudah berada di dekat pintu gerbang Sekte Pedang Suci.
__ADS_1
Kabar tentang penyerangan itu juga sudah diketahui oleh para petinggi Sekte Pedang Suci, dimana mereka semua juga mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan.
" Eh... Siapa kedua wanita yang menggunakan topi tudung itu?" Tanya Jun Mei Yin sambil menunjuk ke arah kedua wanita yang sedang berada di depan pintu gerbang Sekte Pedang Suci.
" Aku juga tidak tau. Mungkin mereka adalah Kultivator yang ingin membantu Sekte Pedang Suci." Jawab Xiao Ai Qing.
Di sisi lain Shen Long terus memperhatikan keadaan sekitar, karena tidak menutup kemungkinan bahwa anggota Sekte Naga Langit dan Klan Yang melakukan serangan secara tiba-tiba.
Sedangkan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang berada di depan pintu gerbang, kini langsung menatap ke arah beberapa penjaga gerbang.
" Buka pintunya." Ucap Cang Li Yuan.
" Baik nona." Beberapa penjaga gerbang langsung membuka pintu dengan buru-buru.
Tentu mereka sangat mengenal kedua sosok yang selalu menggunakan penutup wajah, sehingga mereka sangat yakin bahwa kedua wanita itu bukan dari pihak musuh.
Di sisi lain Cang Mu yang sudah menjadi Patriak Sekte Pedang Suci, kini menatap ke arah kedua wanita itu secara bergantian.
" Bukankah mereka sedang melakukan latihan tertutup? Kenapa mereka bisa kembali?" Gumam Cang Mu sambil menyeka keringatnya.
Tentu Cang Mu sangat khawatir karena mereka tidak akan mampu melawan dua kekuatan besar sekaligus.
Terlebih Cang Mu hanya mencapai Pendekar Suci tingkat 5, sedangkan di pihak musuh yang dikirim sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 7.
" Kenapa kalian kembali?" Tanya Cang Mu yang tidak ingin kedua wanita itu mati sia-sia.
Tentu Cang Mu sudah mengungsikan beberapa anggota muda Sekte Pedang Suci agar tidak mati dalam pertarungan tersebut, agar Klan Cang tidak punah.
" Mana mungkin kami membiarkan kalian mengorbankan diri untuk menyelamatkan keluarga Klan Cang." Ucap Cang Li Yuan, sambil menatap beberapa sosok yang berada di tempat itu.
Di tempat yang lain, kini terlihat dua kelompok besar dari Sekte Naga Langit dan Klan Yang sedang melesat ke arah Sekte Pedang Suci.
__ADS_1
Mereka sangat yakin bisa mengalahkan anggota Sekte Pedang Suci dengan mudah, karena Jun Lixing sudah mengundurkan diri sebagai Matriak Sekte Pedang Suci.