Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 359. Rencana Penyerangan Klan Long


__ADS_3

Di tempat itu juga terlihat sosok wanita cantik dan terlihat muda menggunakan pakaian gaun ungu. Meskipun seperti masih berusia 18 tahun, namun usianya sudah lebih dari 400 tahun.


Wanita itu tidak lain adalah Tetua Pedang Ungu yang memiliki ambisi tersendiri untuk membuatnya jauh lebih kuat lagi.


" Aku tidak menyangka bahwa ada seorang gadis paling berharga mengantar diri di tempatku." Tetua Pedang Ungu menatap ke arah Jun Mei Yin penuh keserakahan seperti harta yang berjalan.


Tetua Pedang Ungu tidak menyangka bahwa Tetua Pedang Putih menitipkan seorang wanita yang memiliki Raga Karma Naga Surgawi.


Jun Mei Yin hanya bisa merapatkan giginya berusaha menahan hawa dingin di sekujur tubuhnya, karena energi kehidupannya telah menipis.


" Katakan padaku, siapa yang mengambil energi Yin murni milikmu!" Tetua Pedang Ungu merasa tidak puas karena ada seorang pria yang sudah mengambil Yin murni milik Jun Mei Yin.


Jika saja Jun Mei Yin masih memiliki Yin murni, maka wanita itu akan menjual Jun Mei Yin dengan harga tinggi kepada para Bangsawan.


" Aku tidak akan mengatakannya padamu." Jun Mei Yin masih bersikeras untuk menyembunyikan Shen Long.


Bahkan tidak ingin Xiao Ai Qing, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie terlibat dalam masalahnya, karena dia tidak ingin ketiga wanita itu terkena masalah nantinya.


" Baiklah aku akan menunggu seberapa lama kamu bisa bertahan." Tetua Pedang Ungu seringai lebar sambil menatap ke arah sosok Naga Bersayap yang diikat dengan rantai besi.


Tetua Pedang Ungu tidak menyangka bahwa Jun Mei Yin juga memiliki peliharaan seekor Naga Bersayap yang merupakan Hewan Ilahi.


Meskipun demikian, Naga Bersayap bukanlah tandingannya, karena Hewan Kontrak itu masih lemah karena tingkat Kultivasinya hanya menyamai tuannya.


" Naga ini sangat berharga untukku. Sayangnya aku tidak bisa melepaskan ikatan kontrak jiwa mereka." Pikir Tetua Pedang Ungu, sambil memikirkan cara agar dia bisa memiliki Naga Bersayap itu.


" Makanlah makanan yang aku sediakan! Beberapa hari lagi, aku memerlukan darahmu." Tetua Pedang Ungu tidak ingin terlalu lama di tempat itu, agar tidak ada yang curiga kepadanya.


Wanita itupun meninggalkan ruangan rahasia yang dilindungi sebuah Formasi khusus, agar tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan Jun Mei Yin.

__ADS_1


" Ibu, maafkan aku. Aku tidak bisa membantumu." Shenyin merasa menyesal karena tidak bisa menyelamatkan Jun Mei Yin, karena Tetua Pedang Ungu bukanlah tandingan mereka.


" Tidak apa nak. Wanita Iblis itu sangat kuat. Dia bukan tandingan kita." Jun Mei Yin yang bibirnya sudah berwarna kebiruan dan melepuh, berusaha untuk menahan hawa dingin.


*******


Di kota Daifang, tepat di sebuah bangunan besar di tengah keramaian kota, terdapat beberapa sosok yang sedang melakukan perbincangan.


Diantaranya adalah Patriak cabang Klan Shi, Patriak Klan Chu, Patriak Klan Ye dan salah satu sosok berpakaian hitam.


Patriak Klan Shi mengundang ketiganya, karena mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu mengenai Klan Long.


Klan Shi menemukan sebuah tambang Batu Roh di sebuah hutan wilayah kekuasaan Klan Long. Klan Chu merasa terancam, karena ada beberapa generasi muda Klan Long memiliki bakat diatas rata-rata.


Sedangkan Klan Ye memiliki dendam lama kepada keluarga Klan Long, sehingga dia mengutus organisasi Jubah Hitam untuk membunuh anggota muda Klan Long.


Sayangnya rencana itu berhasil digagalkan oleh anggota Klan Long, membuat organisasi Jubah Hitam mengalami kerugian besar.


" Aku tidak mau. Jika menyerang Klan Long secara terang-terangan, itu sama saja dengan bunuh diri." Patriak Klan Chu tidak ingin mengambil resiko.


Jika Klan utama Long mengetahui tentang penyerangan tersebut, maka Klan Chu yang berada di kota Daifang akan musnah.


" Aku juga tidak mau, jika melakukan penyerangan secara terang-terangan." Jawab Patriak Klan Ye, meskipun mereka memiliki dendam pribadi.


Sedangkan sosok berjubah hitam hanya berdiam diri, karena dia dan organisasi Jubah Hitam hanya bergerak jika mendapatkan bayaran yang pantas.


" Kalian tenang saja, Aku sudah mengatur semuanya. Jika penyerangan ini berhasil, kita akan berbagi hasil dari tambang Batu Roh itu."


" Kalian akan mendapatkan 10% hasil tambang itu setiap bulan." Patriak Klan Shi memberikan tawaran yang menggiurkan.

__ADS_1


Meskipun hanya mendapatkan 10%, namun jumlah tersebut sangat banyak karena mereka akan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang.


" Aku akan memberikan bantuan, jika Klan Chu mendapatkan 20%." Patriak Klan Chu merasa tidak puas, jika hanya mendapatkan hasil 10%.


Bahkan Patriak Klan Ye dan pemimpin organisasi Jubah Hitam juga tidak mau jika Klan Shi saja yang mendapatkan keuntungan besar.


Mendengar jawaban dari ketiganya, Patriak Klan Shi memasang wajah jelek karena anggotanya lah yang bersusah payah untuk menemukan lokasi tambang Batu Roh.


Bahkan rencana penyerangan tersebut sudah dia rencanakan sejak dua tahun sebelumnya, agar tidak ada kesalahan sedikitpun.


Tentu itu semua membutuhkan harta yang tidak main-main agar rencana tersebut tidak bocor ke pihak luar, dan tetap terorganisir dengan baik.


" Baiklah, aku akan menyetujuinya." Meskipun dengan berat hati, Patriak Klan Shi mengikuti keinginan ketiganya, karena mereka sudah banyak mengeluarkan uang untuk mengatur rencana penyerangan tersebut.


Meskipun demikian, Patriak Klan Shi juga tidak akan memberikan begitu saja. Jika Klan Shi merasa sudah mampu, maka dia akan menyerang balik kedua Klan tersebut.


" Suatu saat aku akan menjalin kerjasama dengan organisasi Jubah Hitam ini untuk menyerang Klan kalian." Meskipun Klan Shi mendapatkan bagian 40%, namun Patriak Klan Shi tidak ingin ada orang luar yang dengan mudah mendapatkan 20% hasil tambang Batu Roh.


Organisasi Jubah Hitam sendiri adalah organisasi yang tidak berhubungan dengan siapapun, sehingga keberadaan mereka sulit ditemukan.


Bahkan Patriak Klan Shi sendiri baru mengetahuinya karena Patriak Klan Ye yang membawanya ke tempat itu.


Patriak Klan Shi dan Klan Chu juga bertanya-tanya dari mana Patriak Klan Ye bisa berhubungan dengan organisasi Jubah Hitam.


" Baiklah, kalau begitu kita sepakat. Jadi kapan rencana penyerangan itu?" Patriak Klan Chu tidak mau bertele-tele, langsung ke topik utama.


" Kebetulan beberapa hari lagi keluarga Klan Long sedang mencari jenius muda untuk ditarik ke Klan utama, sehingga kita mendapatkan peluang untuk mengalahkan mereka dengan mudah." Patriak Klan Shi menjelaskan secara rinci tentang strategi yang mereka gunakan untuk mengalahkan anggota Klan Long.


Melihat strategi yang direncanakan Patriak Klan Shi sangat terorganisir dan tidak memiliki kesalahan sedikitpun, Patriak Klan Chu terlihat senang karena mereka bisa membunuh jenius muda Klan Long tanpa mengalami hambatan apapun.

__ADS_1


Begitupun dengan Patriak Klan Ye yang sudah memiliki dendam lama, tentu akan bersemangat untuk menghancurkan Klan Long mulai dari cabang yang berada di kota Daifang.


__ADS_2