
Di sisi lain Shen Long yang sudah mengumpulkan harta dari tumpukan mayat, kini langsung bergegas menuju ke arah Long Yaohan, karena dia ingin menghapus Aura Pembunuh miliknya yang sangat pekat.
Kini salah satu dari anggota Klan Long bergegas mendatangi Shen Long, saat melihat pemuda itu ingin meninggalkan tribun.
" Tuan muda... Ini hasil jarahan yang kami kumpulkan." Pria paruh baya itu memberikan satu kantong berisi harta yang mereka kumpulkan.
Meskipun dari segi Kultivasi, Pria sepuh itu jauh lebih tinggi dari Shen Long, namun tindakan Shen Long sebelumnya membuat siapapun bergidik ngeri.
" Terimakasih senior." Shen Long mengambil kantong tersebut, lalu memasukkan ke buntalan kain miliknya.
Pria paruh baya itupun kembali melanjutkan pekerjaannya, untuk membakar tumpukan mayat bersama rekannya yang lain.
" Seumur hidup, baru pertama kali melihat mayat yang seperti ini." Salah satu anggota Klan Long merasa mual saat melihat tumpukan mayat yang tidak utuh dari korban Shen Long.
Tentu mereka dapat membedakan mana korban dari Shen Long dan mana korban dari pihak anggota Klan Long sendiri, karena korban yang mati di tangan Shen Long tidak ada satupun yang utuh.
" Semoga saja tuan muda tidak terkena serangan mental, karena dia terlalu banyak membunuh." Anggota Klan Long yang lain sangat menyayangkan jika Shen Long berubah menjadi sosok monster yang haus darah.
Di sisi lain Shen Long juga menyadari jika tanpa Pedang Kesunyian di tangannya, tentu hasilnya akan berbeda karena ketajaman Pedang Kesunyian sangat membantunya untuk melakukan pembunuhan dengan mudah.
" Ayah... Aku pamit dulu." Shen Long tidak ingin terlalu lama di tempat itu, karena tidak ingin menjadi bahan perhatian.
" Kakak, aku ikut denganmu." Long Chieyu yang sudah memulihkan diri, kini langsung berjalan mendekati Shen Long.
Long Chieyu tidak lagi memanggilnya dengan sebutan kakak ipar, karena Long Yunuan bukan lagi Istri Long Yutian.
" Mmmm... Kalian boleh kembali, aku masih memiliki pekerjaan lain." Long Yaohan meminta kepada mereka untuk pulang terlebih dulu.
Dengan sebuah anggukan, Shen Long keluar dari tribun penonton bersama dengan Long Chieyu.
Sedangkan Long Yunuan hanya berjalan dari belakang, sambil mencuri pandangan kepada Shen Long.
__ADS_1
Bahkan yang paling menyesal yaitu Long Lijing, karena dia telah membuang dan tidak menganggap sama sekali Long Yutian.
" Ternyata aku telah membuang sosok jenius dari keluarga kami." Long Lijing tersenyum pahit sambil melirik ke arah Long Yunuan yang terlihat tidak bersemangat.
Sesampai di kediaman keluarga Long Yaohan, Shen Long bergegas menuju ke gudang tempat kediamannya, dimana langsung dicegah oleh Long Lijing.
" Nak... Maafkan ibu karena selama ini tidak memperlakukanmu dengan baik. Tinggallah di rumah kami, nanti aku akan menyediakan kamar untukmu." Long Lijing penuh harap, untuk memperbaiki kesalahannya.
Meskipun Long Yutian tidak lagi menjadi menantunya, namun Long Lijing berharap agar Long Yutian masih tetap sebagai keluarganya.
" Tidak masalah Bu. Justru aku lebih senang tinggal disana." Ucap Shen Long, sambil menunjuk ke arah gudang kediamannya.
Long Lijing menghela nafas berat, karena dia berpikir bahwa Long Yutian suatu hari akan pergi dari keluarganya.
Shen Long pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke kediamannya, karena harus menghilangkan Aura Pembunuh menjadi Aura Naga Ilahi, agar tidak menggangu jiwanya.
Ketiga wanita itu hanya bisa menatap kepergian Shen Long, namun tidak ada yang ingin mencegahnya.
Nasi sudah menjadi bubur, Long Yunuan tidak bisa membatalkan pernikahannya dengan Long Feyu, karena semua sudah direncanakan.
Pada keesokan pagi, Shen Long keluar dari kediamannya, dimana Aura Pembunuh sudah menipis.
Long Yaohan juga membawa Long Yutian menuju ke Aula Klan, karena para Tetua mengundangnya secara pribadi untuk mengikuti rapat Klan.
Kali ini semua anggota Klan Long begitu menghormati Long Yutian dan memanggilnya dengan sebutan tuan muda.
Tentu itu semua karena aksi heroik yang Shen Long lakukan, sehingga secara tidak langsung telah menyelamatkan generasi muda Klan Long.
" Patriak... Kami sudah menyelidiki kediaman Klan Shi, Klan Chu dan Klan Ye yang berada di kota Daifang ini. Di tempat itu tidak ada satupun yang tersisa." Salah satu Tetua menjelaskan tentang hasil penyelidikan terhadap tiga Klan.
Tentu ketiga Klan memilih untuk meninggalkan kota Daifang, karena takut jika keluarga mereka akan terimbas serangan balik dari keluarga Klan Long.
__ADS_1
" Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa mereka menyerang kediaman kita?" Tetua itu melanjutkan ucapannya.
" Mungkin saja mereka ingin membunuh jenius muda Klan kita. Itulah sebabnya mereka membentuk aliansi untuk melakukan penyerangan." Jawab Long Yaohan, karena sebelumnya target mereka adalah empat jenius muda Klan Long.
Sedangkan ketiga Patriak dan para Tetua hanya menyerang Patriak dan para Tetua Klan Long, agar bawahan mereka ditugaskan untuk membunuh generasi muda.
" Cucuku, bagaimana menurutmu?" Tanya Tetua Cakar Naga, sambil menatap ke arah Shen Long.
Kini semua mata Tetua tertuju kepada Shen Long, meskipun dia terlihat masih muda, namun saat melihat aksi sebelumnya, mereka memiliki pandangan lain terhadap Shen Long.
" Mohon maaf sebelumnya. Aku pikir tujuan mereka untuk membunuh generasi muda Klan Long bukanlah tujuan utama. Aku yakin kelompok yang tergabung dalam penyerangan itu memiliki rencana lain."
" Aku pikir mereka ingin mengambil sesuatu yang berharga di wilayah Klan Long."
Shen Long mengutarakan pendapatnya, karena penyerangan sebelumnya seperti sudah terorganisir sejak lama.
" Untuk membunuh jenius muda, mereka tidak mungkin melakukan penyerangan secara terang-terangan." Shen Long melanjutkan ucapannya.
Mendengar ucapan tersebut, semua mengerutkan kening, karena pernyataan dari Shen Long cukup masuk akal. Hanya saja barang berharga seperti apa yang ada di wilayah Klan Long.
Pada saat situasi sedang hening, tiba-tiba Long Yaohan mengeluarkan peta wilayah Klan Long, lalu menunjukkan kepada semua yang hadir di tempat itu.
" Jika mereka ingin merebut sesuatu yang berharga milik Klan Long, kemungkinan mereka pernah masuk ke wilayah kita dan menemukan Sumberdaya yang berharga."
" Wilayah Klan Long ini cukup luas. Pasti ada tempat yang belum pernah kita kunjungi." Long Yaohan mengeluarkan pendapat, sambil menunjuk ke arah beberapa titik yang tidak pernah dia telusuri.
Begitupun para Tetua, satu-persatu menunjukkan beberapa tempat yang tidak pernah mereka kunjungi, hingga hasilnya ada dua tempat yang sama sekali tidak pernah disentuh.
" Senior Cakar Naga, senior Tapak Naga... Aku minta bantuan kepada kalian untuk menelusuri wilayah ini." Ucap Long Yaohan sambil menunjuk ke dua titik yang berada di dalam peta.
" Baik Patriak. Hari ini kami akan pergi kesana." Jawab kedua Tetua itu, lalu meninggalkan aula Klan.
__ADS_1
Setelah itu Long Yaohan membubarkan rapat tersebut, karena masih ada pekerjaan yang harus dia kerjakan.
Shen Long juga kembali ke kediamannya, seperti biasa dia terus berlatih juga menghilangkan Aura Pembunuh miliknya.