
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Setelah berada di tempat yang cukup aman, Jun Mei Yin langsung mendirikan sebuah tenda.
Sedangkan Shen Long langsung mencari kayu bakar untuk dijadikan sebagai api unggun.
Di sisi Xiao Ai Qing mengambil beberapa potongan daging dari Serigala yang mereka bunuh sebelumnya.
Shen Long yang baru saja mengumpulkan kayu kering, kini sedikit mengerutkan kening karena Xiao Ai Qing menggunakan Serigala sebagai makanan mereka.
" Nona Qing... Apa itu tidak berbahaya jika memakan Hewan Roh?" Shen Long yang belum berpengalaman masalah itu, kini terlihat penasaran.
" Tidak... Asalkan dimasak dengan cara yang benar, daging Hewan Roh lebih enak dari hewan biasa. Nanti kamu akan suka." Ucap Xiao Ai Qing sambil membuat api unggun.
Di sisi lain, Jun Mei Yin juga merasa heran karena sepengetahuannya Hewan Roh sangat berbahaya jika dimakan.
Karena rasa penasaran dengan cara memanggang daging Hewan Roh, Shen Long berjalan mendekati Xiao Ai Qing lalu duduk di sampingnya sambil memperhatikan cara mengolah daging tersebut.
" Apa bahan ini dari Sumberdaya yang kita dapatkan tadi?" Tanya Shen Long sambil menunjuk ke arah potongan daging yang dilengkapi dengan berbagai rempah-rempah alami.
" Ya... Disamping sangat enak, daging Hewan Roh juga bisa meningkatkan kualitas fisik." Jawab Xiao Ai Qing sambil memasang wajah memerah, karena Shen Long sangat dekat dengannya.
Di sisi lain Shen Long yang belum menyadari perubahan dari Xiao Ai Qing hanya fokus pada potongan daging tersebut.
" Semakin dekat dengan Long'gege, kenapa perasaanku semakin merasa hangat." Gumam Xiao Ai Qing, tanpa disadari ucapannya didengar oleh Shen Long, meskipun dengan suara pelan.
" Maaf nona Qing." Shen Long tersadar dari tindakannya itu, lalu menjaga jarak.
" Tidak masalah Long'gege... Kamu bisa duduk disini, nanti aku akan mengajarimu cara memasaknya." Xiao Ai Qing tersenyum lebar sambil mencuri pandangan kepada Shen Long.
__ADS_1
Dengan perasaan yang gugup, Xiao Ai Qing menjelaskan beberapa rempah-rempah yang dijadikan sebagai bahan untuk mengolah daging Hewan Roh.
Di sisi lain Jun Mei Yin terlihat cemberut karena Xiao Ai Qing semakin dekat dengan Shen Long.
" Cara mengolah daging Hewan Roh ini bukan berasal dari daratan Sangay, melainkan berasal dari daratan Tibet." Xiao Ai Qing menutup penjelasannya tentang daging Hewan Roh.
" Daratan Tibet? Aku baru saja mendengarnya." Shen Long sedikit mengerutkan kening.
" Ya... Daratan Tibet adalah tempat para Kultivator yang sangat kuat. Jika di daratan Sangay ini seseorang Kultivator sudah mencapai Pendekar Suci, maka kekuatan mereka setara dengan Pendekar Fana di daratan Tibet." Jawab Xiao Ai Qing sambil membalikkan potongan daging yang dia panggang.
" Sekuat itu?" Shen Long merasa sesak nafas saat mendengar penjelasan dari Xiao Ai Qing.
Bahkan Jun Mei Yin yang mendengarnya juga seakan tidak percaya, jika ada daratan lain selain daratan Sangay.
Melihat keterkejutan Shen Long dan Jun Mei Yin, Xiao Ai Qing hanya menggelengkan kepala.
Xiao Ai Qing pun menjelaskan bahwa daratan Sangay adalah daratan paling lemah, dimana setiap Kultivator berumur pendek.
Daratan ketiga, para Kultivator alam tertinggi sering menyebutnya dengan daratan suci, atau jalan semi dewa, dimana para Kultivator mencari cara untuk hidup abadi.
" Hanya itu saja yang aku ketahui. Itu semua karena kakekku yang memberitahukan kepadaku." Xiao Ai Qing menjelaskan tentang pemahaman yang diberikan kakeknya.
" Meskipun demikian, daratan Sangay ini merupakan tempat peninggalan kuno, dimana banyak tempat untuk menyimpan barang berharga dari daratan tertinggi." Lanjutnya.
Sesaat Xiao Ai Qing menatap ke arah Shen Long, lalu menoleh ke arah Jun Mei Yin.
" Long'gege... Aku ingin membawamu ke daratan Tibet, setelah kita mencapai Pendekar Suci tingkat 9 di daratan Sangay ini."
" Hanya seorang Pendekar Suci saja yang bisa mengolah garis keturunan darah murni. Jangan sampai kita mencapai Pendekar Dewa di daratan Sangay, karena itu sangat berbahaya jika langsung berpindah tempat ke daratan Suci." Xiao Ai Qing menjelaskan jika mereka memiliki garis keturunan darah Fana di daratan Suci, dapat dipastikan mereka tidak bisa bertahan hidup.
Bahkan untuk menjadi warga biasa saja merekalah yang paling lemah, karena perbedaan tingkat garis keturunan.
__ADS_1
" Tidak! Long'gege harus tinggal bersamaku di daratan Sangay ini. Aku tidak peduli dengan garis keturunan, yang penting bisa hidup bahagia bersama Long'gege." Jun Mei Yin sangat takut jika Shen Long pergi jauh darinya.
Di sisi lain, Shen Long merasa tertarik melakukan petualangan untuk mencari anggota keluarganya.
Namun sebelum itu, Shen Long harus membalas dendam kepada Sekte Naga Langit terlebih dulu sebelum bepergian jauh.
" Yin'er... Aku harus mencari tau siapa orang tuaku dan dari mana asal mereka. Tapi sebelumnya ada hal yang harus aku lakukan di daratan Sangay ini." Ucap Shen Long.
" Kalau begitu aku akan ikut kemanapun Long'gege pergi. Sebagai sesama murid Sekte Seribu Pedang, kita harus saling membantu." Jun Mei Yin beralasan, meskipun tanpa sadar sudah mengucapkan ingin mendampingi Shen Long sebelumnya.
" Masalah itu, kita pikirkan nanti. Tapi sebelumnya kita harus mencari Sumberdaya yang berharga sebagai bekal perjalanan kita nantinya." Ucap Xiao Ai Qing, sambil memberikan potongan daging kepada Shen Long dan Jun Mei Yin.
Saat Shen Long menggigit potongan daging Hewan Roh, dia dapat merasakan bahwa kekuatanya meningkat, meskipun hanya sedikit.
Dari pengalaman itu, Shen Long berpikir akan berburu Hewan Roh sebagai stok makanan mereka nantinya.
Meskipun tidak meningkatkan Kultivasi secara langsung, namun Shen Long merasa daging Hewan Roh bisa membantunya untuk meningkatkan Kultivasi lebih cepat.
Di sisi lain Jun Mei Yin melahap daging tersebut dengan rakus, seperti orang yang sudah tidak makan selama satu minggu.
Begitupun dengan Xiao Ai Qing, nafsu makannya sangat diluar dugaan, membuat Shen Long seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
" Maaf Long'gege... Aku tidak bisa menahan nafsu makanku." Xiao Ai Qing memasang wajah memerah, karena porsi makannya diluar nalar.
Jika saja tidak ada Shen Long di tempat itu, Xiao Ai Qing tidak segan untuk melahap semua potongan daging tersebut.
" Kamu tidak perlu sungkan. Besok pagi kita akan berburu Hewan Roh sebanyak mungkin." Shen Long tidak merasa keberatan dengan nafsu makan kedua wanita itu yang menurutnya sangat unik.
Jika dilihat dari tubuh Xiao Ai Qing yang ramping, dia seperti kurang makan. Namun hal itu berbanding terbalik dari perkiraan Shen Long.
Bahkan Jun Mei Yin juga tidak mau kalah, seakan ingin bersaing dengan Xiao Ai Qing masalah makanan, karena menurutnya daging Hewan Roh sangatlah enak.
__ADS_1