
Saat sudah duduk di kursi, Shen Long menatap Cang Li Yuan penuh selidik karena wanita itu begitu peduli padanya.
Bahkan Shen Long tidak lagi memikirkan arak yang sudah berada di tangan wanita itu.
" Long'gege, kamu makan dulu! Kamu pasti lapar." Cang Li Yuan menyodorkan makanan di depan Shen Long.
" Terimakasih Nona Li Yuan. Ternyata kamu tidak seperti yang aku pikirkan." Ucap Shen Long lalu menikmati hidangan tersebut karena sebenarnya dia juga sangat lapar.
" Tubuhku terasa pegal. Itu semua gara-gara kamu. Aku sudah lama menunggumu seperti orang bodoh." Meskipun terlihat kesal, namun saat melihat pemuda itu, Cang Li Yuan merasa senang.
" Aku minta maaf." Shen Long berkata dengan tulus sambil menikmati makanannya.
" Sudahlah, kamu makan saja dulu! Aku pinjam tempat tidurmu." Cang Li Yuan berjalan mendekati tempat tidur Shen Long yang kebetulan tidak jauh dari tempat mereka.
Tanpa merasa takut sedikitpun, Cang Li Yuan membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Entah mengapa Cang Li Yuan merasa lebih nyaman bersama Shen Long.
Ditambah lagi dirinya merasa capek karena terlalu lama menunggu Shen Long, sehingga dia berpikir tidak ada salahnya jika meluruskan badannya di tempat tersebut.
" Haaahh, ada-ada saja." Shen Long bergumam sambil menoleh ke arah Cang Li Yuan yang sudah membaringkan tubuhnya di ranjang tempatnya.
' Tempat ini sangat wangi.' Cang Li Yuan menarik napas dalam-dalam seakan menikmati aroma dari bekas tempat Shen Long berbaring.
Meskipun aroma tersebut bukan berasal dari pewangi, namun bagi Cang Li Yuan aroma keringat Shen Long memiliki sensasi yang berbeda.
Karena terlalu hanyut dalam menikmati aroma dari keringat Shen Long, tanpa sadar wanita itu tertidur pulas.
Shen Long yang sudah menikmati hidangan tersebut, kini langsung berjalan mendekati Cang Li Yuan dimana wanita itu sudah hanyut dalam mimpinya bahkan terdengar suara halus dari mulutnya.
" Bagaimana wanita ini bisa tidur nyenyak di kamar seorang pria?" Shen Long menggelengkan kepala karena wanita yang terlihat dingin, kini memiliki sifat yang berbeda.
Shen Long pun berjalan mengunci pintu agar tidak terjadi kesalahpahaman jika ada orang lain yang tiba-tiba muncul, lalu mengambil tempat untuk duduk Berkultivasi.
__ADS_1
Setelah memakan waktu yang cukup lama, kini Shen Long kembali membuka mata sambil melirik ke arah Cang Li Yuan yang masih tertidur pulas.
" Nona Li Yuan, bangunlah! Hari sudah malam." Shen Long dengan terpaksa membangunkan wanita itu agar bisa istirahat di kamarnya.
" Hoam." Cang Li Yuan yang terbangun sambil menggeliat dengan merentangkan kedua tangannya.
Tentu Shen Long dapat melihat dengan jelas tingkah Cang Li Yuan yang menurutnya sangat eksotis sehingga dia membulatkan mata.
" Maaf, aku ketiduran." Cang Li Yuan merasa tidak enak dengan wajah memerah sambil beranjak dari tempat tidur sehingga wajah mereka saling berpandangan.
" Deeeg." Jantung Cang Li Yuan berdetak kencang saat pandangan mereka saling bertemu.
Begitupun dengan Shen Long, kini juga merasakan hal yang sama meskipun hanya melihat mata Cang Li Yuan karena menggunakan cadar, namun sorotan mata gadis tersebut mampu menghipnotisnya.
Tanpa sadar Shen Long memegang pinggang Cang Li Yuan, hingga wanita itu sontak kaget, namun kembali tersenyum dibalik cadarnya lalu memegang pinggang Shen Long.
Kedua sosok yang berbeda gender tersebut sudah hanyut dalam pikiran masing-masing hingga Shen Long memberanikan diri untuk membuka cadar wanita itu.
Sebagai seorang pria, tentu Shen Long juga membalas ciuman dari gadis tersebut hingga memakan waktu cukup lama pertukaran air liur pun terjadi.
" Maaf." Shen Long tersadar dari tindakannya lalu memperbaiki diri dengan menjauhkan diri dari wanita itu.
" Long'gege... Kau pernah melihat bahkan menikmati tubuhku sebelumnya. Aku sangat penasaran bagaimana caramu melakukannya." Cang Li Yuan yang sudah tidak bisa mengendalikan diri, berharap agar Shen Long melanjutkan aksinya.
" Nona Li Yuan, kamu sudah tau sendiri bahwa aku dan Lie'er....." Ucapan Shen Long terhenti saat jari telunjuk Cang Li Yuan menyentuh bibirnya.
" Ya... Aku tau hal itu. Tapi kamu juga harus bertanggung jawab kepadaku." Ucap Cang Li Yuan yang kembali mengalungkan kedua tangannya di leher Shen Long.
" Tapi..." Ucapan Shen Long kembali terhenti.
" Tidak perlu tapi tapi. Aku harap di kemudian hari, kamu harus melamarku. Untuk masalah Saudari Rou Lie, dia pasti tidak keberatan. Karena kami berdua sudah menjadi milikmu." Ucap Cang Li Yuan dengan nada lembut.
__ADS_1
Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Shen Long terlihat pasrah. Bukan karena dia tidak menyukai wanita itu, namun karena status mereka sangat jauh.
" Baiklah, suatu saat aku akan melamar mu." Ucap Shen Long yang diikuti Cang Li Yuan yang menariknya ke tempat tidur.
Kini kedua insan tersebut telah hanyut dalam kesenangan mereka, meskipun Shen Long hampir tidak bisa bernafas saat Cang Li Yuan membenamkan kepala Shen Long di tengah gunung kembar miliknya.
Mereka bukan hanya melakukan ritual tersebut satu kali. Saat tenaga mereka pulih, kedua insan tersebut melakukannya kembali hingga benar-benar sudah tidak bertenaga.
*******
Pada keesokan harinya pagi-pagi sekali, Cang Li Yuan keluar dari kamar Shen Long menuju ke kamarnya yang hanya berdekatan.
Beruntung tempat tersebut cukup sepi, jadi tidak ada seorangpun yang mengetahui apa yang mereka lakukan semalaman.
Shen Long yang sudah membersihkan diri, kini kembali bersiap-siap untuk berangkat ke tempat turnamen diselenggarakan.
Kini Shen Long dan Cang Li Yuan berangkat bersama menuju arena turnamen dengan perasaan senang yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.
" Mulai sekarang Long'gege jangan lagi memanggilku dengan sebutan Nona. Yuan'er akan lebih akrab." Ucap Cang Li Yuan di sela perjalanan mereka.
" Baiklah Yuan'er... Jika kita sudah kembali ke Sekte masing-masing, aku akan berterus terang kepada Lie'er. Bagaimanapun dia juga harus mengetahuinya." Shen Long tidak menyangka dua permata yang sangat berharga berada di tangannya.
Bahkan dua permata yang ada padanya lebih cantik dan anggun dibandingkan dengan Hu Meiyin bahkan Putri Ling Yi Hua.
Tentu Shen Long akan melindungi kedua wanita itu, karena bukan tidak mungkin di kemudian hari kedua wanita itu akan menjadi incaran para bangsawan bahkan Kerajaan.
Jika salah satu dari mereka memilih jalannya sendiri, maka Shen Long juga tidak bisa berbuat apa-apa karena itu adalah hal mereka.
Namun jika kedua wanita itu tetap setia kepadanya, maka Shen Long akan melindungi mereka meskipun harus menentang langit.
Meskipun hal itu sama sekali tidak terpikirkan oleh Shen Long sebelumnya, karena dia hanya fokus untuk berlatih.
__ADS_1
" Untuk masalah itu, sebagai sesama wanita. Biar aku sendiri yang bicara langsung dengan saudari Rou Lie." Cang Li Yuan tidak merasa keberatan jika mereka harus berbagi suami di kemudian hari.