
Tidak lama kemudian Shen Long telah sampai di kediamannya dimana terlihat luas dan dilengkapi dengan tempat latihan.
Tidak hanya itu, di kediaman Shen Long juga dilindungi Formasi yang sangat kuat, sehingga tidak ada yang mampu memasuki kediamannya tanpa menggunakan plakat yang dia miliki.
" Junior Louzhy... Disinilah kediamanmu sekarang. Ingat, tidak ada pembimbing yang melatih kalian. Yang kamu butuhkan adalah Kitab yang dijual di Balai Sumberdaya. Mulai besok kamu harus mengambil misi di Balai misi. Kalau begitu aku pergi dulu." Ucap Tetua Akademi Pagoda Suci, lalu meninggalkan tempat tersebut.
" Terimakasih senior." Shen Long menatap kepergian Tetua tersebut, lalu membalikkan badannya.
Saat masuk ke dalam rumahnya, Shen Long merasakan energi yang berada di tempat itu sangat murni dan padat, membuat dia sedikit menaikkan alisnya.
" Jadi ini alasannya kenapa harga sewa rumah ini sangat mahal." Shen Long mulai merelakan harta yang dia berikan sebelumnya karena sepadan dengan energi alam yang ada di tempat tinggalnya.
Tentu setiap kelas yang diberikan, memiliki kualitas yang baik. Seperti tempat Shen Long sekarang yang memiliki energi alam yang padat.
" Sepertinya energi alam ini tercipta dari Formasi di tempat ini." Shen Long berspekulasi bahwa Formasi yang ada di kediamannya bisa menarik energi alam di wilayah tersebut.
" Suatu saat aku akan mempelajari Formasi ini. Tapi sebelumnya aku harus mempelajari teknik Akupuntur, karena itu cara yang terbaik untuk mengambil Racun Api dari tubuh seseorang." Gumam Shen Long, karena dia sudah mengetahui bahwa Racun Api hanya terdapat pada seseorang Kultivator Es dan tentu untuk menyerapnya hanya dua pilihan, yaitu dengan melakukan hubungan intim dan menggunakan jarum akupuntur.
Itu semua Shen Long dapatkan pengetahuan dari Pilar Pengetahuan, sehingga dia sedikit banyak mengetahui hal mengenai perkembangannya.
" Haaahh... Ini terlalu sulit. Bagaimana mungkin aku bisa mempelajari teknik Akupuntur jika tidak memiliki unsur bawaan elemen Api?" Shen Long menghela nafas berat karena menjadi ahli akupuntur bukanlah perkara mudah, dimana seseorang harus mempelajarinya mulai dari sejak kecil.
Namun Shen Long tidak punya pilihan lain untuk membangun akar spiritual miliknya yang ketiga merupakan akar spiritual milik Kultivator Iblis.
Terlebih lagi masalah akar spiritual dari Naga Ilahi, Shen Long juga harus mencari esensi darah Naga dan darah Kera Salju untuk membangun akar spiritual miliknya yang kedua.
Karena tidak ingin terlalu banyak berpikir, Shen Long langsung bergegas menuju kamarnya dimana terlihat sudah tersedia beberapa lembar pakaian untuk murid Kelas Perunggu Akademi Pagoda Suci.
" Hmmm... Pakaian ini sangat elastis." Shen Long mengambil salah satu pakaian tersebut lalu memakainya.
Setelah itu Shen Long mengambil tempat untuk membaca Kitab tentang berbagai jenis Sumberdaya untuk mengisi waktunya.
*******
Pada keesokan pagi, Shen Long keluar dari kamarnya menuju Balai misi untuk mendapatkan poin sekaligus mencari keberuntungan.
Di tengah perjalanan, banyak pasang mata tertuju pada Shen Long karena mereka baru saja melihatnya.
__ADS_1
" Siapa pemuda itu? Sepertinya dia murid baru disini."
" Sepertinya begitu. Semoga saja dia tidak mendapatkan masalah dari tuan muda di murid Kelas Perunggu Ini."
" Tapi pemuda itu sangat tampan."
Sebuah diskusi dadakan dari beberapa Kultivator yang merupakan murid Kelas Perunggu yang berjalan mendekati satu sosok yang mereka panggil tuan muda.
Namun Shen Long mengabaikan percakapan tersebut, karena menurutnya itu tidak penting. Apalagi mereka hanya mencapai Pendekar Kaisar.
" Hei, mana sopan santunmu? Apa kamu ingin dihajar?" Salah satu Kultivator muda yang berdiri di samping tuan muda terlihat marah karena Shen Long melangkahi jalan tuan muda mereka.
" Apa? Siapa yang berbicara?" Shen Long menoleh ke arah sumber suara dimana terlihat beberapa sosok yang sedang mengikuti antrian.
Shen Long yang melihat mereka hanyalah seekor semut, langsung melanjutkan langkahnya menuju meja pengambilan misi.
" Bocah sialan... Apa kamu ingin mati?" Tuan muda tersebut sangat geram karena Shen Long mengabaikan mereka.
" Semut." Gumam Shen Long tanpa menoleh ke arah mereka.
Tentu mereka tidak mengetahui tingkat Kultivasi Shen Long, karena untuk mengukurnya hanya bisa dilakukan oleh Kultivator yang setara dengannya.
Mendengar perkataan dari Shen Long, tuan muda yang amarahnya memuncak, langsung memberi perintah kepada bawahannya untuk memberi pelajaran kepada Shen Long.
" Serang Bocah itu!" Tuan muda memberi isyarat kepada bawahannya dengan nada tinggi.
Wuush! Wuush! Wuush!
Beberapa Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Kaisar langsung melesat ke arah Shen Long dengan sebilah pedang di tangan mereka.
Shen Long juga tidak tinggal diam, meskipun dia sangat malas berhadapan dengan mereka, namun dia juga tidak ingin tubuhnya dihajar.
Kraaack! Kraaack! Kraaack! Kraaack!
Beberapa Kultivator yang menyerangnya mendapatkan pukulan keras di tubuh mereka hanya dengan menggunakan kekuatan fisik.
Aaarrrggghhhh!
__ADS_1
Aaarrrggghhhh!
Aaarrrggghhhh!
Para Kultivator tersebut merasakan tubuh mereka seakan remuk hingga tidak mampu bangkit berdiri.
" Sialan... Kenapa bocah ini bisa masuk sebagai murid Kelas Perunggu?" Tuan muda berkeringat dingin karena melihat kekuatan Shen Long bukan untuk murid Kelas Perunggu.
Kraaack!
Shen Long langsung mencekik leher tuan muda tersebut, meskipun tidak ingin membunuhnya karena aturan Akademi Pagoda Suci tidak membolehkan saling membunuh.
" Ampun.. tuan.. muda... " Tuan muda berusaha untuk bernafas karena tangan Shen Long membuatnya kesulitan bernapas.
" Atas dasar apa aku melepaskanmu?" Tanya Shen Long dengan tatapan dingin.
" Dengan.... Point..." Ucap tuan muda sambil berusaha menghirup udara.
" Point?" Shen Long mengerutkan kening karena menurutnya itu tawaran yang bagus, lalu melepaskan cengkeramannya.
" Te... Terimakasih tuan muda." Ucap sosok tersebut sambil mengatur napasnya.
" Berikan semua point yang kamu miliki, juga bawahanmu! Jika tidak, aku akan memburu kalian setelah ini." Shen Long berbisik di telinga tuan muda tersebut.
" Gluug." Tuan muda menelan ludah sambil menatap ke arah Shen Long seperti berhadapan dengan sosok monster.
Kini tuan muda langsung memasang wajah masam karena Point yang dia kumpulkan dari beberapa Kultivator yang lain telah berpindah tangan.
Dengan cepat tuan muda mengeluarkan plakat miliknya, lalu menempelkan pada plakat milik Shen Long.
Bersamaan dengan Shen Long mengeluarkan plakat miliknya, semua yang berada di tempat tersebut membulatkan mata karena plakat tersebut memiliki Kelas eksklusif, tentu tidak bisa diganggu.
Kini satu-persatu bawahan tuan muda memberikan semua point yang mereka miliki sambil memasang wajah gelap karena untuk mengumpulkan point butuh waktu sangat lama.
Namun mereka tidak berani berkata apapun karena takut jika Shen Long memburu mereka saat menjalankan misi.
" Lumayan." Gumam Shen Long sambil menatap plakat miliknya yang sudah terisi 1.800.000 Point, lalu berjalan mendekati meja misi.
__ADS_1