
Armor Energi adalah sebuah perisai energi yang tercipta dari Qi untuk melindungi tubuh seorang Kultivator ketika sedang melakukan pertarungan.
Armor Energi juga dibagi menjadi lima tahap, yaitu:
Armor Energi tahap Pemurnian, yaitu perisai energi samar-samar menyelimuti beberapa bagian tubuh, seperti pada kepalan tangan.
Armor Energi tahap Roh, yaitu perisai energi transparan yang mengelilingi seluruh tubuh seorang Kultivator, meskipun hanya samar-samar.
Armor Energi tahap Inti, perisai energi transparan yang mengelilingi tubuh seorang Kultivator secara sempurna.
Armor Energi tahap Emas, yaitu perisai energi yang sudah membentuk baju Zirah yang terlihat begitu nyata seperti benda logam.
Armor Energi tahap Alam, yaitu perisai energi yang membentuk baju Zirah dan sudah diselimuti unsur elemen bawaan dari seorang Kultivator.
Meskipun hanya lima tahap, namun ketika sudah mencapai Tahap Alam, maka Armor Energi bisa dikembangkan lagi hingga membesar, namun memerlukan Qi yang jauh lebih besar lagi.
" Tidak! Itu bukan tahap Roh, melainkan sudah sampai ke tahap Inti, meskipun sedikit berbeda dari yang kita ajarkan." Tetua Naga Kabut begitu yakin bahwa Long Yutian sudah mencapai Armor Energi tahap Inti.
Sesaat tatapan para Tetua tertuju pada Long Yuanzhi yang merupakan guru dari Long Chieyu dan Long Yutian.
__ADS_1
" Tidak! Aku belum pernah mengajarkan mereka sampai ke tahap itu." Long Yuanzhi menggelengkan kepala, karena selama ini dia belum mengajarkan kepada Shen Long tentang cara menciptakan perisai energi.
Terlebih waktunya hanya satu minggu, mana mungkin Long Yuanzhi bisa mengajarkan teknik tersebut dengan cepat kepada Shen Long.
Tentu Shen Long mendapatkan pemahaman seperti itu berkat ingatan Naga Ilahi dan Kitab Naga Langit, sehingga dia bisa belajar sendiri.
" Yuanzhi, didik pemuda itu dengan baik! Dia adalah harapan bagi Klan Long." Tetua Naga Kabut meminta kepada Long Yuanzhi agar memperlakukan Shen Long dengan baik.
" Maaf Tetua, pemuda itu hanya dititipkan untuk sementara waktu. Dia akan menjadi murid Long Zhenhua yang tinggal di Perguruan Naga Tunggal." Long Yuanzhi menggelengkan kepala, dia tidak memiliki hak untuk mengambil Long Yutian dari Perguruan Naga Tunggal.
Long Yuanzhi juga menceritakan kronologis kenapa Long Yutian bisa tinggal bersama Long Chieyu.
" Haiisshh... Wanita monster itu. Aku harap dia tidak merusak mental pemuda itu." Tetua Naga Kabut menggelengkan kepala, karena cara Long Zhenhua dalam mengajarkan murid sangatlah tidak biasa.
Bahkan dalam satu kasus, salah satu murid binaan Long Zhenhua menjadi gila, karena ditinggalkan selama satu tahun di Lembah Kabut.
Kini para Tetua hanyut dalam pikiran masing-masing dan berharap agar Long Yutian tidak terkena gangguan jiwa jika menjadi murid Long Zhenhua.
Meskipun Perguruan Naga Kabut ingin mengangkat Long Yutian sebagai murid mereka, namun mereka juga tidak bisa melanggar aturan, kecuali Long Zhenhua menyerahkan Long Yutian kepada mereka.
" Yuanzhi, selama wanita monster itu belum kembali, kamu harus memperlakukan Long Yutian dengan baik." Tetua Naga Kabut berharap agar Shen Long tertarik dengan Perguruan Naga Kabut, sehingga dia bisa meminta kepada Long Zhenhua membawanya ke Perguruan Naga Kabut.
Sementara para Tetua mendiskusikan tentang Long Yutian, kini Shen Long menyambut serangan dari keenam murid satu-persatu.
Bahkan Long Qianxue yang awalnya tidak terlalu peduli, kini menatap ke arah Shen Long dengan tatapan serius.
Craaash! Craaash!
Dua kali serangan cakaran bersarang pada tubuh salah satu murid, hingga pakaiannya terkoyak hingga terlihat delapan luka cakaran yang memanjang dari bahu hingga ke perut.
Aarrgggh!
Pemuda itupun berteriak kesakitan karena luka yang bersarang di tubuhnya cukup serius.
Wuush!
Shen Long melesat cepat ke arah pemuda yang lain, dengan menggunakan serangan tapak.
Baaang!
Serangan tapak bersarang pada dada pemuda itu, membuatnya terpental belasan meter.
" Apa kalian melihat serangan dari pemuda itu?" Tanya beberapa murid yang tidak bisa melihat dengan jelas bagaimana cara Shen Long melumpuhkan pihak lawan.
__ADS_1
" Apa dia bisa menghilang?" Murid yang lain juga menganggap bahwa Shen Long memiliki teknik tidak kasat mata, meskipun sebenarnya Shen Long hanya menggunakan kecepatan untuk melakukan serangan.
Satu-persatu Shen Long melumpuhkan keenam murid tersebut, seakan tidak memiliki perlawanan berarti.
Bahkan beberapa murid yang ingin menantang Shen Long, kini mengurungkan niatnya, karena dengan terlukanya keenam murid itu sudah cukup untuk mewakilkan bagaimana kuatnya Shen Long.
" Apa ada lagi?" Shen Long yang sudah menyelesaikan pertarungannya, kini menoleh ke arah para murid yang berdiri di samping arena.
Tidak ada satupun para murid yang berani menjawab, bahkan untuk bernafas saja mereka harus dengan pelan, agar tidak terdengar.
Ketiga pemuda jenius muda juga tidak berani naik ke atas arena, karena kondisi mereka juga sedang tidak baik, karena sebelumnya mereka sudah banyak bertarung melawan murid yang lain.
" Bagaimana denganku?" Long Chieyu yang sudah menyelesaikan pertarungannya, kini langsung naik ke atas arena.
Tanpa berkata apapun, Shen Long hanya mengangguk, karena itu hanyalah latih tanding.
Long Chieyu yang masih dalam kondisi prima, karena sebelumnya dia hanya mendapatkan lawan yang jauh lebih lemah darinya, sehingga bisa dikatakan sebagai orang beruntung.
Tentu Long Chieyu merasa itu adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya, kepada Shen Long.
Terlebih Long Chieyu memiliki teknik yang mirip dengan Shen Long, sehingga dia bisa mengembangkan kemampuannya.
" Aku tidak akan menahan diri." Bersamaan dengan ucapannya, Long Chieyu mengambil pedang miliknya, lalu meminta kepada Shen Long untuk menggunakan pedangnya juga.
" Apa kamu yakin?" Shen Long merasa ragu, karena pedangnya bukan pedang biasa.
Jika menggunakan kekuatan penuh, dapat dipastikan pedang di tangan Long Chieyu akan patah.
' Suamiku, biarkan dia menggunakan pedang milikku.' Jun Mei Yin mengirim pesan jiwa kepada Shen Long, karena pertarungan tersebut tidak akan seimbang jika tanpa pusaka tingkat langit.
Tujuan Jun Mei Yin meminjamkan pedangnya, karena dia tidak ingin orang lain meremehkan suaminya.
' Baiklah.' Shen Long mengangkat tangannya hingga muncul sebuah pedang dari ruang hampa.
Pedang yang dimiliki Jun Mei Yin juga pusaka tingkat langit yang dia dapatkan dari dunia kecil saat berada di hutan dimensi, warisan dari gurunya.
" Pusaka tingkat langit lagi?" Para murid yang menyaksikan kejadian tersebut hampir muntah darah karena, pusaka tingkat langit sangat sulit untuk didapatkan.
Bahkan para Tetua juga berpikir bahwa Shen Long memiliki orang kuat di belakangnya, sehingga dia bisa mendapatkan pusaka tingkat langit.
" Ambillah!" Shen Long melempar pedang yang memiliki corak berwarna putih, dimana gagangnya terbuat dari batu giok.
Saat Long Chieyu menangkap pedang tersebut, kini dia dapat merasakan ada aura yang familiar dari sesuatu yang ada pada tubuh Shen Long, meskipun dia sendiri tidak tahu asal aura tersebut.
__ADS_1