Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 329. Kematian Qing Ziliong


__ADS_3

Di sisi lain Jun Yun memasang wajah masam karena sekuat apapun dia berlatih untuk meningkatkan Kultivasi selama ini, namun hanya bisa mencapai Pendekar Petapa tingkat 9.


" Sebaiknya kita cepat selesaikan masalah ini." Ucap Lan Nalan, lalu membawa mereka menuju ke ruang keluarga Qing.


Shen Long yang juga ikut bersama rombongan, kini langsung berjalan mengikuti Lan Nalan.


Tidak lama kemudian mereka telah sampai di sebuah ruangan dimana tempat Qing Ziliong dan keluarganya sedang berada.


Melihat kedatangan Shen Long, Lan Nalan, Jun Yun, Cang Mu dan para Tetua, Raja Qing Ziliong sontak kaget. Tidak menyangka bahwa para pengawal yang berada di Istana sudah dilumpuhkan.


" Ka-Kau..." Qing Ziliong sangat marah, karena Lan Nalan telah berkhianat.


" Apa kabar Yang Mulia Raja? Sepertinya tidak lama lagi Kerajaan Qing hanya tinggal nama." Ucap Lan Nalan, sambil menatap ke arah Qing Ziliong.


Mendengar ucapan tersebut, Qing Ziliong dan keluarganya terlihat pucat, namun tidak berani berkata apapun karena situasi mereka tidak dalam keadaan baik-baik.


Dengan sebilah pedang di tangannya, Shen Long berjalan mendekati Raja Qing Ziliong, membuat mereka semakin ketakutan.


" Apa yang ingin kamu lakukan? Aku adalah Raja yang berkuasa disini. Jika kamu membunuh keluarga Kerajaan, maka semua orang akan memburumu." Ucap Qing Ziliong sambil mundur beberapa langkah untuk menjauhi Shen Long.


Melihat Shen Long yang ingin membunuh seorang Raja, Cang Mu dan para Tetua terlihat pucat karena itu artinya dia telah menentang kepemerintahan.


" Jangan! Jangan lakukan. Aku akan memberikan berapapun harta yang kamu inginkan, asalkan kamu tidak membunuh kami." Ucap Qing Ziliong, berusaha untuk bernegosiasi.


" Long'er... Meskipun Yang Mulia Raja telah melakukan kesalahan, namun kita tidak bisa membunuh mereka." Cang Mu berusaha untuk menghentikan Shen Long, agar pemuda itu tidak terkena masalah nantinya.


Namun Shen Long sama sekali tidak memperdulikan ucapan Cang Mu, langsung melesat ke arah keluarga Qing Ziliong.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Satu-persatu Shen Long membunuh keluarga Qing Ziliong di depan matanya, membuat Qing Ziliong semakin frustasi.


" HENTIKAN!!!" Qing Ziliong berteriak histeris saat menyaksikan putra dan menantunya mati dalam kondisi tubuh terpotong.


" Sangat lemah! Kalian hanya bersembunyi dibalik nama Kerajaan Qing saja." Shen Long sedikit kesal, karena anggota keluarga Qing Ziliong hanya mencapai Pendekar Langit dan Petapa.

__ADS_1


Hanya Qing Ziliong yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 3, namun itu sama sekali tidak bisa membuat Shen Long berkeringat.


Kini seluruh anggota keluarga Qing Ziliong berusaha untuk melarikan diri, namun tidak ada yang lepas dari tangan Shen Long.


" Pemuda ini benar-benar menakutkan." Gumam Cang Mu, sambil menatap ke arah Shen Long yang terus membunuh satu-persatu anggota keluarga Qing Ziliong.


Cang Mu dan para Tetua merasa tidak yakin bisa mengalahkan Shen Long, meskipun mereka menggabungkan kekuatan.


Jun Yun yang melihat kejadian itu juga berkeringat dingin, karena Shen Long seakan menikmati pembunuhan tersebut.


Tidak lama kemudian, semua keluarga Qing Ziliong telah mati di tangan Shen Long dan hanya menyisakan Raja Qing Ziliong seorang diri.


Wuush!


Shen Long melesat cepat ke arah Qing Ziliong, dengan gerakan tendangan memutar.


Bboooom!


Sebuah tendangan keras bertumpu di dada Qing Ziliong, membuatnya terpental membentur dinding pembatas.


Lan Nalan langsung memasukkan kepala Qing Ziliong, lalu membawa rombongan keluar dari Istana.


Di sisi lain Shen Long berusaha untuk memisahkan diri, karena dia ingin mencari ruang penyimpanan harta milik Kerajaan Qing.


" Sebaiknya kamu tidak mengambil Sumberdaya di Istana ini! Biarkan menjadi urusan Klan Lan." Lan Nalan yang mengetahui keinginan Shen Long, kini langsung mengeluarkan suara karena biar bagaimanapun Kerajaan Qing harus diganti dengan Raja yang baru.


Namun Lan Nalan juga berjanji kepada Shen Long untuk memberikan Sumberdaya yang pantas.


Saat berada di ruangan tamu Istana, keempat istrinya dan anggota Fraksi Gagak Emas bertemu dengan Shen Long.


" Kakak." Ucap Jun Mei Yin, sambil menatap ke arah Jun Yun lalu berlari kecil menghampiri kakaknya.


" Yin'er." Jun Yun merentangkan kedua tangannya lalu, dimana Jun Mei Yin langsung memeluk erat kakaknya.


Adegan tersebut berlangsung cukup lama, hingga Jun Mei Yin berbisik kepada Jun Mei.

__ADS_1


" Kakak... Aku sudah memiliki suami." Jun Mei Yin berusaha untuk merenggangkan pelukan kakaknya.


" Ah... Ternyata adikku sudah dewasa." Jun Yun melepaskan pelukannya, sambil melirik ke arah Shen Long.


" Adik ipar... Aku titipkan adikku untukmu! Dia memang sering ceroboh, tapi aku yakin adikku sangat mencintaimu." Ucap Jun Yun, membuat Jun Mei Yin tersipu malu.


" Kakak ipar tidak perlu khawatir. Aku akan menjaganya." Ucap Shen Long, sambil menundukkan kepala.


Jun Yun mengangguk, lalu menoleh ke arah tiga sosok wanita yang berada di samping Shen Long.


" Adik ipar... Kamu sangat beruntung bisa memiliki empat Istri sekaligus. Aku harap kamu bisa bersikap adil kepada mereka." Jun Yun tidak mempermasalahkan jika Shen Long memiliki Istri yang lain selain adiknya.


Di sisi Gu An'an terus menatap ke arah Jun Yun dengan mata berkaca-kaca, karena begitu tertarik dengan pemuda itu.


Bahkan Niu Meily juga secara diam-diam mencuri pandangan kepada Jun Yun yang menarik perhatiannya.


" Hemmmmm... Saudara Long, kenapa kamu tidak memperkenalkan kakak iparmu untukku?" Ucap Gu An'an sambil menggoda Shen Long.


Shen Long pun memperkenalkan Jun Yun kepada anggota Fraksi Gagak Emas, dimana Jun Yun membalas dengan senyuman ramah, hingga tatapannya tertuju pada Niu Meily.


Melihat kejadian tersebut, Lan Nalan terlihat cemburu, namun masih bersikap tenang, lalu berjalan mendekati Jun Yun.


" Aku tidak melarangmu jika ingin memiliki lebih dari satu istri. Karena hanya orang lemah yang memiliki satu istri." Ucap Lan Nalan, yang memberi penekanan pada Jun Yun.


Tentu Jun Yun menyadari kelemahannya, bagaimana mungkin dia bisa memiliki lebih dari satu istri, sedangkan Jun Yun hanya mencapai Pendekar Petapa tingkat 9.


" Aku akan menunggunya." Gu An'an yang mulutnya tidak bisa dikendalikan, langsung menyambar perkataan dari Lan Nalan.


" Aku pegang ucapanmu." Ucap Lan Nalan, lalu membawa mereka melanjutkan perjalanan.


Saat berada di halaman depan Istana, kini terlihat beberapa sosok wanita yang sebelumnya telah Niu Meily jelaskan bahwa mereka bukan bagian dari keluarga Istana Kerajaan Qing.


" Apa kalian mengenal mereka?" Tanya Lan Nalan, sambil menatap ke arah anggota Fraksi Gagak Emas.


" Ya... Salah satunya adalah kakakku yang pernah dibawa oleh Raja Qing Ziliong untuk dijadikan selirnya." Jawab Niu Meily.

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut, Lan Nalan mengangguk mengerti, lalu kembali melanjutkan perjalanan mereka untuk membantu anggota Klan Lan, Klan Hao, Sekte Pedang Suci dan Sekte Harimau Suci yang sedang melawan para prajurit Kerajaan Qing.


__ADS_2