Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Naga Emas


__ADS_3

Terlihat jelas bahwa puluhan sosok tersebut adalah anak-anak bahkan cucu-cucu dari Patriak dan para Tetua Sekte Giok Hitam.


" Putriku."


" Putraku."


"Anak-anakku."


" Cucuku."


Terdengar suara dari Patriak dan para Tetua yang berteriak histeris saat menyaksikan beberapa sosok yang mati dengan anggota tubuh terpisah.


" Itu adalah balasan untuk kalian yang berani mengusik ketenangan Sekte Seribu Pedang." Ucap Shen Long sambil menoleh ke arah belakang.


Shen Long dapat melihat jelas wajah dari beberapa sosok yang berada di depannya, dimana mereka semua sangat marah.


" Si... Siapa kamu? Dan apa hubunganmu dengan Sekte Seribu Pedang?" Tanya Patriak Sekte Giok Hitam dengan tangan gemetar.


Meskipun terlihat marah, namun mereka tidak ada satupun yang berani bertindak karena sosok yang menjadi lawan mereka memiliki kekuatan yang tidak masuk akal.


" Siapa aku? Aku adalah bagian dari Sekte Seribu Pedang." Shen Long menaikkan sudut bibirnya yang terlihat mengerikan, sambil menatap ke arah mereka.


" Gluug." Patriak dan para Tetua menelan ludah berkeringat dingin, merasakan jiwa mereka sudah berada di pintu neraka.


" Sekarang terimalah pembalasan dari Sekte Seribu Pedang." Ucap Shen Long dengan suara mengerikan, membuat siapapun yang mendengarnya akan merinding.


Straaing!


Shen Long telah berpindah tempat ke samping salah satu Tetua.


" Cepat sekali." Gumam Tetua tersebut sambil mengayunkan Pedangnya untuk menangkis serangan tebasan Shen Long.


Traaang!


Benturan kedua pedang menggema di udara, dimana pedang milik Tetua itu langsung terpotong.


Slaaash!


Kepala Tetua tersebut terlepas dari tubuhnya tanpa menimbulkan suara.


Melihat kejadian itu, Patriak dan para Tetua juga tidak tinggal diam. Mereka juga melakukan serangan secara bersamaan, meskipun merasa tidak yakin.


Traaang! Traaang! Traaang!


Benturan pedang dari kedua belah pihak menciptakan gelombang kejut menyebar ke berbagai arah.


" Kuat sekali." Gumam Patriak Sekte Giok Hitam, merasakan tangannya kebas saat membentur pedangnya dengan pedang milik Shen Long. Meskipun sudah menyalurkan Qi pada Pedangnya.


Bboooom!


Di sela pertarungannya, Shen Long mengibaskan tangannya untuk menciptakan angin tornado, membuat Patriak dan para Tetua terlempar hingga membentur dinding bangunan.

__ADS_1


Wuush!


Sebelum Patriak dan para Tetua bangkit kembali, Shen Long telah berpindah tempat di depan mereka.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Shen Long membunuh semua para Tetua tersebut hingga tidak ada yang tersisa.


Tap!


Kini Shen Long kembali berdiri di depan Patriak Sekte Giok Hitam.


" Ini untuk Patriak"


Slaaash!


Shen Long memotong tangan kanan Patriak Sekte Giok Hitam.


" Aaarrrggghhhh." Patriak Sekte berteriak kesakitan tanpa sempat menghindar.


" Ini Untuk Tetua Jin Song."


Slaaash!


Shen Long kembali memotong tangan kiri Patriak Sekte Giok Hitam .


" Ini untuk Guruku."


Slaaash!


" Dan ini untuk semua anggota Sekte Seribu Pedang."


Slaaash!


Shen Long kembali memotong kaki kiri Patriak Sekte Giok Hitam yang kini hanya bisa berteriak kesakitan hingga menggema di udara.


Karena mendengar suara teriakan yang memilukan tersebut, Yan Rou Lie terbangun sambil menoleh ke arah sumber suara.


" Apa yang terjadi? Apa aku masih hidup?" Yan Rou Lie memperhatikan wilayah sekitar sambil memegang kepalanya.


" Lie'er... Balaskan dendammu pada pria tua itu." Shen Long yang kini berada di udara, sambil menunjuk ke sebuah arah.


Kini tatapan Yan Rou Lie tertuju pada sosok monster tersebut, membuatnya sangat ketakutan.


Namun setelah mengingat kejadian sebelumnya, dia sangat yakin bahwa sosok monster tersebut adalah Shen Long, meskipun suaranya sudah berbeda.


" Mmmm." Yan Rou Lie mengangguk lalu berusaha untuk bangkit berdiri dan berjalan dengan tertatih mendekati arah yang ditunjukkan.


Dengan amarah yang memuncak, Yan Rou Lie menatap ke arah pria tua itu lalu mengambil sebuah pedang yang tergeletak di depannya.


Meskipun kondisi Yan Rou Lie masih terluka parah, namun dia berusaha keras untuk mencapai tempat tersebut.

__ADS_1


" Matilah!" Yan Rou Lie menarik napas dalam-dalam memegang sebuah Pedang dengan kedua tangannya lalu menebas leher Patriak Sekte Giok Hitam dengan seluruh kekuatan yang tersisa.


Craaash!


Setengah dari leher Patriak Sekte Giok Hitam mendapatkan tebasan dari Yan Rou Lie.


Craaash! Craaash! Craaash!


Dengan amarah yang memuncak, Yan Rou Lie terus menebas leher sosok tersebut hingga akhirnya terlepas dari tubuhnya.


Di sisi lain Shen Long yang masih berada di udara, kini merasakan kekuatannya semakin berkurang.


Sesaat pandangan Shen Long menjadi gelap hingga tubuhnya terjatuh dan membentur sebuah bangunan.


" Apa yang terjadi? Apakah aku akan mengalami penurunan Kultivasi?" Shen Long bergumam sambil merangkak meskipun tidak bisa melihat apapun di sekitarnya.


Kini angin tornado tercipta dengan sendirinya mengelilingi tubuh Shen Long, meskipun tubuhnya tidak terangkat.


" Anak muda, sepertinya tubuhmu ada sesuatu yang aneh dan menyerap semua kekuatanku." Terdengar suara dari alam pikiran Shen Long.


" Senior? Apa yang terjadi padaku?" Shen Long juga terlihat kebingungan.


" Hmmm... Aku juga tidak tau. Kamu harus cari tau sendiri! Tapi dengan tubuhmu yang aneh itu, aku bisa mati dengan tenang. Aku sudah lelah dengan kepalsuan di dunia ini." Suara dari alam pikiran Shen seperti mengandung kesedihan yang mendalam.


Seiringan dengan ucapan tersebut, asap hitam keluar dari tubuh Shen Long, hingga secara perlahan masuk ke dantian miliknya.


" Terimalah sepasang mata Iblis dariku! Pelajarilah mata Iblis itu. Karena seiringnya waktu kamu bisa melihat sesuatu yang tidak kasat mata, yang tidak bisa dilihat oleh siapapun." Suara dari alam pikiran Shen Long.


" Senior, bagaimana dengan tingkat Kultivasiku?" Shen Long kembali bertanya kepada sosok yang berada di alam pikirannya.


" Perjanjian tetap perjanjian, aku tidak bisa membatalkannya. Seharusnya tingkat Kultivasimu akan turun menjadi Pendekar Fana. Tapi berkat tubuh aneh milikmu, kamu akan mencapai Pendekar Kaisar. Sungguh sebuah keberuntungan." Suara dari alam pikiran Shen Long, hingga sesaat suara itupun menghilang.


" Aaarrrggghhhh." Shen Long berteriak keras merasakan seluruh tubuhnya seperti ditusuk ribuan jarum.


Seketika Aura berwarna hitam pekat menyebar ke seluruh tubuh Shen Long, hingga pupilnya berubah menjadi berwarna merah darah.


Kini seluruh tubuh Shen Long menjadi berwarna hitam pekat, namun dalam hitungan detik muncul cahaya berwarna keemasan keluar dari dantian miliknya seakan menghisap semua aura hitam pekat tersebut.


Kraaack!


Seakan seluruh tulang-tulang Shen Long bergeser hingga membesar dan memanjang.


Begitupun dengan kulitnya, kini muncul sisik-sisik berwarna keemasan, dimana tangannya dan kaki Shen Long berubah menjadi sosok hewan buas.


" Aaarrrggghhhh." Shen Long meraung keras dimana seluruh pakaian yang melekat pada tubuhnya mengalami robekan hingga terlepas.


" Ggooooaaarr." Kini tubuh Shen Long tidak lagi berbentuk wujud manusia, melainkan menjadi sosok hewan buas.


" Long'gege." Terlihat sosok gadis berukuran kecil di hadapan hewan buas tersebut sambil mengangkat kepalanya hingga sontak kaget.


Gggrrrrrrr!

__ADS_1


Sosok Naga Emas seakan ingin mengatakan sesuatu kepada Yan Rou Lie, namun sama sekali tidak dimengerti oleh gadis tersebut.


__ADS_2