
Empat petugas langsung meringkus kedua Tetua, agar bisa diberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku di Kerajaan Xing.
Sedangkan anggota muda Klan Shi dan Klan Chu tidak bisa berkata apa-apa, karena situasi mereka sama sekali tidak menguntungkan.
" Tuan petugas... Kerajaan Xing memiliki sebuah aturan kan? Siapa yang melakukan kecurangan, pasti akan dihukum." Ucap Shen Long, sambil menatap ke arah petugas yang berdiri di atas mimbar.
Petugas itupun terdiam sejenak, karena tidak mudah untuk menjawab pertanyaan dari Shen Long, karena masih banyak pasang mata yang berada di tempat itu.
" Benar junior... Kerajaan Xing memiliki aturan yang tidak bisa dilanggar oleh siapapun." Jawab petugas, yang kini mendapat firasat buruk, namun tidak berani mengelak dari pertanyaan Shen Long.
Bukan karena para petugas takut kepada Shen Long ataupun semua anggota Klan Long, melainkan karena banyaknya saksi mata di tempat itu.
Shen Long mengangguk kecil, lalu berjalan ke tengah para Kultivator yang berada di tempat itu, lalu kembali menoleh ke arah petugas yang berdiri di atas mimbar.
" Karena sebelumnya Klan Lin, Klan Shi dan Klan Chu telah berbuat curang dan mempermalukan Klan Long agar Klan Long berlutut di hadapan mereka."
" Maka aku sebagai perwakilan Klan Long meminta kepada anggota dari ketiga Klan berlutut di hadapan semua anggota Klan Long dan mengakui kesalahan mereka."
Shen Long menoleh ke arah semua anggota Klan Lin, Klan Shi dan Klan Chu yang berada di tempat itu, karena dia ingin mempermalukan mereka.
Mendapatkan permintaan dari Shen Long, semua petugas memasang wajah masam, karena tidak menyangka bahwa Shen Long memiliki keberanian untuk menghakimi Klan Lin yang merupakan Klan besar.
Terlebih sudah banyak anggota Klan Lin yang sudah menjadi prajurit Kerajaan Xing, sehingga keberadaan mereka sangat dihormati.
Untuk Klan Shi dan Klan Chu sendiri, para petugas masih bisa menuruti keinginan Shen Long, namun untuk Klan Lin bukanlah ranah mereka, meskipun sudah melakukan kecurangan.
Di sisi lain, Tetua Klan Lin memasang wajah jelek karena sebagai Klan besar berlutut di hadapan Klan Long merupakan penghinaan terbesar bagi Klan Lin.
" Sepertinya hukuman itu sangat adil?"
" Benar saudara... Sepertinya Klan Lin tidak mau mengakui kesalahan mereka."
__ADS_1
" Itu wajar saja, karena anggota Klan Lin sudah banyak menjadi prajurit Kerajaan Xing."
" Mungkin saja anggota Klan Lin menggunakan cara kotor agar bisa menjadi prajurit Kerajaan Xing."
Terdengar bisikan dari para Kultivator yang berada di tempat itu, membuat kuping Tetua Klan Lin dan anggotanya terasa panas dan marah.
Tetua Klan Lin menarik napas dalam-dalam, karena tidak mungkin bagi mereka berlutut dan mengakui kesalahan mereka, sehingga dia berpikir untuk memberikan sesuatu yang berharga sebagai kontribusi.
Terlebih kecurangan sebelumnya adalah sesuatu yang tidak mereka inginkan, jika perwakilan Klan Shi dan Klan Chu tidak melakukan kecurangan.
" Tetua... Sebagai perwakilan Klan Lin, aku secara pribadi meminta maaf atas kejadian sebelumnya. Sebagai permintaan maaf kami, aku akan memberikan teknik Array pelindung tingkat lima." Tetua Klan Lin memberikan sebuah gulungan kertas yang berisi gambar Array tingkat lima.
Meskipun Array tingkat lima yang dia berikan sangat berharga, namun Tetua Klan Lin berpikir bahwa itu sebanding dengan harga diri Klan Lin yang sedang dipertaruhkan.
Mendengar ucapan tersebut, semua anggota Klan Lin merasa bahwa Tetua sudah terlalu berlebihan, karena Array tingkat lima merupakan pusaka Klan Lin.
Namun mengingat bahwa harga diri Klan Lin sedang dipertaruhkan di hadapan orang banyak, sehingga anggota Klan Lin hanya bisa diam.
Terlebih anggota Klan Lin yang berbakat sudah banyak tinggal di daratan murni emas sebagai prajurit Kerajaan Xing, sehingga Tetua Pertama tidak ingin mengambil resiko besar.
" Terimakasih Tetua. Mohon terimalah pemberian dariku." Tetua Klan Lin mengepal kedua tangannya, lalu menoleh ke arah Shen Long dengan berbagai pertanyaan di pikirannya.
Tetua Pertama mengangguk kecil, lalu menyimpan gulungan tersebut ke Cincin miliknya.
Melihat kejadian tersebut, para petugas bernafas lega, lalu menoleh ke arah anggota Klan Shi dan Klan Chu.
Mendapatkan isyarat dari para petugas, anggota Klan Shi dan Klan Chu dengan buru-buru berlutut di hadapan Tetua Pertama, Shen Long dan semua anggota Klan Long.
Shen Long juga tidak ingin menuntut lebih banyak, karena dia bisa melihat Tetua Pertama begitu segan kepada Tetua Klan Lin.
Itu artinya Klan Lin memiliki status yang tidak bisa dianggap enteng.
__ADS_1
" Paling tidak, anggota Klan Shi dan Klan Chu sudah mendapatkan ganjaran yang setimpal." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah anggota Klan Shi dan Klan Chu yang menjadi bahan olokan para Kultivator lainnya.
" Sekarang seleksi sudah selesai. Kalian boleh kembali ke kediaman masing-masing." Petugas itupun membubarkan para Kultivator yang berada di tempat itu.
Satu-persatu para Kultivator membubarkan diri, dimana Tetua Pertama langsung membawa rombongan kembali ke kediaman keluarga Klan Long.
Sambil berjalan menuju kediaman Klan Long, Shen Long lebih memilih untuk kembali ke Klan Long terlebih dulu, sebelum bertemu dengan anggota Klan Wu.
Sepanjang perjalanan, Tetua Pertama menjelaskan kepada Shen Long, bahwa dia sudah memiliki kediaman baru.
*******
Saat berada di kediaman keluarga Klan Long, semua anggota Klan Long kembali ke tempat masing-masing.
" Pelayan... Bawa semua barang-barang milikku dari Perguruan Naga Tunggal ke Gunung Suci." Shen Long memberi perintah kepada Long Fengxia yang sudah menjadi pelayannya.
" Sialan..." Long Fengxia menggerutu dalam hati, karena Shen Long tidak membebaskannya dari taruhan sebelumnya.
" Baik tuan muda." Meskipun tidak terima dengan statusnya sebagai pelayan, namun Long Fengxia tidak bisa mengelak, karena itu sudah menjadi kesepakatan mereka sebelumnya.
Long Fengxia dengan buru-buru meninggalkan tempat itu untuk mengambil barang yang dimiliki Shen Long di Perguruan Naga Tunggal, meskipun dia sudah kelelahan.
Melihat kejadian tersebut, para Tetua dan anggota Klan Long yang masih berada di tempat itu saling berpandangan, karena Long Fengxia menjadi pelayan Shen Long.
Di sisi lain Shen Long dengan buru-buru pergi ke Gunung Suci untuk mengunjungi makam Long Zhenhua dan Long Qianxue.
Saat berada di Gunung Suci, Shen Long disambut oleh Guang Louzhy, lalu membawanya ke makam kedua wanita itu.
Saat itu juga Shen Long mengeluarkan ketiga Istrinya dari Cincin Ruang tingkat Surgawi, membuat Guang Louzhy sontak kaget.
" Kamu pasti Guang Louzhy." Ucap Yan Roulie yang, sambil menatap ke arah Guang Louzhy, mengingat ciri-ciri yang dijelaskan oleh Shen Long.
__ADS_1
Guang Louzhy mengangguk kecil, karena dia bisa mengenali ketika dia berada di Pedang Seribu Bintang hingga memiliki wujud naga.