
Tentu Jun Mei Yin tidak pernah mengenal wajah dari Guang Louzhy, karena dia hanya pernah melihat sosok naga saja.
Di sisi lain Guang Louzhy juga merasakan hal yang sama, dimana dia juga menganggap bahwa tempat itu adalah alam jiwa miliknya sebelum jiwanya tersedot ke pedang milik Shen Long.
" Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Jun Mei Yin, sambil menatap ke arah Guang Louzhy.
" Seharusnya aku yang bertanya, kenapa kamu ada di alam jiwa milikku?" Guang Louzhy tidak mau kalah, karena dia menganggap bahwa alam jiwa tersebut miliknya.
Mendengar ucapan tersebut, Jun Mei Yin semakin geram, langsung menyerang ke arah Guang Louzhy, tanpa mengingat kejadian sebelumnya.
Begitupun dengan Guang Louzhy, dia juga tidak tinggal diam langsung melesat ke arah Jun Mei Yin untuk menghadapinya.
Pertarungan itupun tidak bisa terelakkan lagi, dimana kekuatan mereka terlihat seimbang, bahkan gabungan teknik milik Jun Mei Yin juga bisa dikuasai oleh Guang Louzhy. Begitupun sebaliknya.
Serangan pukulan hingga tendangan, seakan keduanya sedang berlatih seperti orang yang kehilangan kendali.
Di sisi lain Shen Long yang terus merangkul tubuh Jun Mei Yin, merasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan Istrinya, kini terus mencium pipi Jun Mei Yin sambil menyeka air matanya.
Sesaat Shen Long tersadar bahwa tubuh Jun Mei Yin mulai hangat dan menandakan adanya kehidupan.
" Istriku, kakak." Shen Long terlihat senang, hingga tersadar bahwa Guang Louzhy tidak ada di tempat.
Kini Shen Long terlihat kebingungan sambil mencari keberadaan Guang Louzhy sambil menggendong Jun Mei Yin.
" Apa sebenarnya yang terjadi?" Shen Long bertanya dalam hati, sambil menatap wajah Jun Mei Yin.
" Jangan-jangan kakak ada di tubuh Istriku." Shen Long tanpa sadar instingnya mengatakan bahwa jiwa Guang Louzhy masuk ke tubuh Jun Mei Yin, karena Istrinya sulit untuk dikenali apakah masih hidup.
Shen Long teringat tentang kalung yang pernah diberikan oleh ibu Guang Louzhy saat berada di hutan kuno, meskipun tidak yakin apakah itu adalah waktu yang tepat.
Dengan buru-buru Shen Long mengambil kalung tersebut dari buntalan kain miliknya, lalu mengalungkan di leher Jun Mei Yin.
Seketika kalung tersebut mengeluarkan cahaya yang menyilaukan, membuat Shen Long tidak mampu menatapnya.
__ADS_1
" Istriku." Dengan perasaan cemas, Shen Long terus merangkul tubuh Jun Mei Yin, tanpa memperdulikan udara yang bergerak liar mengelilingi tubuh mereka.
Sementara di alam jiwa, Guang Louzhy dan Jun Mei Yin yang terus saling bertukar serangan, kini langsung terhenti.
Kedua jiwa itupun sama-sama melompat ke belakang, untuk saling menjauhi, lalu duduk bersila untuk menyerap energi yang ingin masuk ke pikiran mereka.
Saat keduanya sedang duduk bersila, terlihat bagian leher Guang Louzhy dan Jun Mei Yin bersinar terang menyerupai sebuah kalung, lalu menyatu dengan kulit mereka.
Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini keduanya saling berpandangan, merasakan ada sesuatu yang aneh pada mereka.
" Kenapa bisa menjadi satu raga?" Gumam keduanya.
" Jadi kamu yang bernama Guang Louzhy kakak iparku?" Tanya Jun Mei Yin, sambil menunjuk ke arah Guang Louzhy.
" Ya... Memangnya kenapa?" Guang Louzhy memasang wajah datar, merasa bahwa dirinyalah pemilik asli tubuh tersebut.
Sesaat Jun Mei Yin terdiam, teringat dirinya yang sudah di ambang kematian, hingga ada sebuah cahaya yang menyelimuti jiwanya.
" Kau... Kenapa kamu ada di tubuhku?" Meskipun merasa berterima kasih kepada Guang Louzhy yang menyelamatkan hidupnya, namun dia tidak rela jika wanita itu juga tinggal di tubuhnya.
Kini adu mulut antara keduanya kembali terdengar, membuat Shen Long yang masih memeluk tubuh Jun Mei Yin merasa pusing karena mendengar suara percakapan antara satu raga tersebut.
" Hentikan!" Shen Long yang sudah tidak kuat mendengar pertengkaran antara satu raga, kini berteriak keras.
Di alam jiwa, kedua wanita itupun menghentikan adu mulut mereka, saat mendengar suara dari luar alam jiwa.
" Siapa pemuda kurus dan jelek ini? Kenapa dia berani memeluk tubuhku?" Jun Mei Yin yang tersadar bahwa tubuhnya sedang berada di dekapan pemuda asing, langsung mengambil alih tubuhnya dan mendorong Shen Long sekuat tenaga.
" Kamu berani sekali mendorong tubuh adikku, aku tidak segan untuk membunuhmu." Guang Louzhy yang mengambil alih tubuh Jun Mei Yin terlihat marah, langsung melesat dan membantu Shen Long untuk berdiri.
" Kamu bilang dia adikmu? Wajahnya sangat jelek dan tidak setampan suamiku." Jun Mei Yin kembali mengambil alih tubuhnya, kembali mendorong Shen Long, hingga terjatuh kembali.
" Dia adalah Shen Long yang sedang menyamar."
__ADS_1
" Aku tidak percaya."
" Dasar wanita bodoh."
" Kau yang bodoh. Dasar wanita gila."
" Kamu yang gila."
Kini keduanya kembali adu mulut, membuat Shen Long yang menyaksikan gerakan dari satu tubuh yang berubah-ubah, membuat Shen Long membuka matanya lebar-lebar dengan rahang terbuka.
" CUKUP!" Shen Long menghentikan pertengkaran antara kedua jiwa tersebut, membuat tubuh Jun Mei Yin yang kurus kering menoleh ke arah Shen Long.
" Harusnya kamu diam dan dengarkan dulu."
" Baik! Aku akan diam! Jika kalian menipuku. maka kalian akan terima akibatnya."
Percakapan antara kedua jiwa kembali terdengar, lalu berjalan mendekati Shen Long.
Sambil menarik napas dalam-dalam, Shen Long menceritakan apa yang terjadi pada dirinya, sehingga dia harus menyamar menjadi Long Yutian.
Meskipun sedikit tidak percaya, namun saat mendengar bahwa pemuda itu benar-benar adalah suaminya, Jun Mei Yin mulai menerima keadaan suaminya.
" Suamiku, apa kamu bisa kembali ke wujud semula?" Tanya Jun Mei Yin sambil mengedipkan matanya hingga berkali-kali dengan tatapan menggoda.
" Untuk sementara waktu, aku tidak bisa kembali ke wujud semula." Shen Long menghela nafas panjang, karena dia sendiri tidak tau sampai kapan dia bisa kembali ke wujud aslinya.
" Baiklah, aku bisa memahami situasi itu. Tapi sekarang aku ingin bukti bahwa kamu adalah suamiku." Jun Mei Yin dengan sikap manja sambil memonyongkan bibirnya, seakan memberi Isyarat agar Shen Long menciumnya.
Melihat ekspresi dari Jun Mei Yin, Shen Long tersenyum canggung sambil menggarukkan kepalanya. Bagaimanapun di dalam tubuh itu juga terdapat Guang Louzhy kakaknya.
" Tidak bisa! Bagaimana mungkin aku harus berciuman dengan adikku sendiri." Guang Louzhy kembali mengendalikan tubuh tersebut, langsung membuang muka.
" Salah kamu sendiri. Kenapa kamu bisa masuk ke tubuhku." Tubuh Jun Mei Yin yang awalnya membuang muka, kini kembali bersikap manja.
__ADS_1
Mendengar pertengkaran antara kedua jiwa kembali terdengar, Shen Long memasang wajah masam karena begitu sulit membedakan antara siapa yang mengendalikan tubuh Jun Mei Yin sekarang.
Di sisi lain Shen Long juga memikirkan cara agar dia tidak berhubungan dengan Long Yunuan, karena itu pasti akan menimbulkan masalah.