Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 150. Tawaran Tetua Agung Sekte Bunga Sakura.


__ADS_3

Kini Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Bumi tingkat 5 langsung menggunakan kekuatan penuh untuk menghancurkan tubuh Shen Long.


" Matilah!" Pemimpin tersebut melompat ke arah Shen Long dimana kepalan tangannya diselimuti elemen tanah yang sangat kuat.


Wuush!


Sosok bayangan merah muda terbang mendekati arah pertarungan, sambil mengeluarkan Qi berbentuk bunga yang merupakan wujud unsur elemen air.


" Sialan." Pemimpin tersebut memutar bola matanya ke arah serangan, berusaha untuk menghindar dari serangan yang mengarah padanya.


Bboooom!


Belum sempat pemimpin menghindari serangan tersebut, bunga tersebut bersarang pada tubuhnya sehingga membuatnya terpental puluhan meter.


Wuush!


Tetua Agung Sekte Bunga Sakura melesat ke arah pemimpin tersebut dengan sebilah pedang di tangannya.


Slaaash!


Belum sempat pemimpin tersebut bangkit berdiri, kini lehernya sudah terpotong dengan sempurna.


" Pendekar Suci?" Ketiga Kultivator yang sedang bertarung melawan rombongan Shen Long berkeringat dingin.


" Lari!" Salah satu Kultivator memberi isyarat kepada kedua rekannya untuk meninggalkan tempat tersebut.


" Tidak ada yang bisa lari dari tempat ini." Wanita cantik yang merupakan Tetua Agung Sekte Bunga Sakura menatap dingin ke arah ketiga Kultivator tersebut.


Wuush!


Dengan kecepatan yang tidak terlihat oleh Shen Long, wanita tersebut mengejar dan membunuh ketiga sosok tersebut dengan mudah.


" Gluug." Shen Long menelan ludah membayangkan jika posisinya di pihak tersebut.


Tidak lama kemudian terlihat sosok wanita yang dikenal Shen Long, sedang menuju ke arah mereka.

__ADS_1


Kini tatapan Tetua Agung Sekte Bunga Sakura mengarah kepada Shen Long dan Guang Chen dengan penuh ancaman, lalu menoleh ke arah Guang Yunyi, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


Di sisi lain Shen Long hanya berdiam mematung sambil meningkatkan kewaspadaan karena wanita itu tidak ramah kepada mereka.


Bahkan Guang Chen juga merasakan hal yang sama, dimana dia juga meningkatkan kewaspadaan.


" Apa kalian tidak apa-apa?" Tanya Ying Shui sambil menatap ke arah ketiga wanita tersebut.


" Saudari Shui?" Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menatap ke arah wanita yang mereka kenal sambil menahan rasa sakit akibat luka sayatan.


Mendengar perkataan dari kedua wanita bercadar, Ying Shui menghentikan langkahnya lalu menatap kedua wanita tersebut penuh selidik.


" Apa kalian mengenaliku?" Tanya Ying Shui dengan penasaran.


" Ya... Aku Yan Rou Lie, dan ini Cang Li Yuan." Yan Rou Lie mengenalkan diri mereka sambil mengambil tempat duduk bersila untuk memulihkan diri.


" Kalian?" Ying Shui berusaha mencerna situasi tersebut, karena begitu banyak pertanyaan di benaknya.


Begitupun dengan Tetua Agung Sekte Bunga Sakura, langsung menyipitkan matanya karena merasa juga pernah mendengar tentang kehancuran Sekte Seribu Pedang.


Terlebih untuk Shen Long yang terkena serangan dari seorang Kultivator sudah mencapai Pendekar Bumi tingkat 5, tentu merasakan tubuhnya seakan remuk.


Beberapa saat kemudian, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang sudah memulihkan diri, kini langsung berjalan mendekati Shen Long, karena mereka tau bahwa suami merekalah yang lebih parah.


Di sisi lain Tetua Agung Sekte Bunga Sakura begitu tertarik dengan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie untuk diangkat sebagai muridnya, lalu berjalan mendekati mereka diikuti Ying Shui.


" Suamiku, bagaimana keadaanmu?" Tanya Cang Li Yuan yang begitu khawatir.


" Sepertinya aku harus memulihkan diri dalam waktu lama agar pulih total." Shen Long yang merasa sudah baikan, langsung membuka mata meskipun tidak pulih sepenuhnya.


Di sisi lain Tetua Agung Sekte Bunga Sakura dan Ying Shui menghentikan langkahnya karena kata ' Suamiku' dari mulut kedua wanita bercadar.


Setelah beberapa saat, rombongan Shen Long berjalan mendekati Tetua Agung Sekte Bunga Sakura dan Ying Shui.


" Terimakasih atas bantuan kalian." Shen Long dan yang lain menundukkan kepala, meskipun Shen Long dan Guang Chen masih dalam sikap waspada.

__ADS_1


" Mmmm... Kenapa kalian bisa berada di tempat ini? Apa tujuan kalian?" Tanya Tetua Agung Sekte Bunga Sakura penuh selidik.


" Mohon maaf senior... Kami tidak sengaja melewati wilayah ini saat melakukan perjalanan. Tapi kami langsung dihadang oleh anggota Sekte Kalajengking Hitam." Shen Long menjelaskan situasi tersebut.


" Saudari Rou Lie, saudari Li Yuan... Kenapa kalian bisa ada disini? Dan..." Tanya Ying Shui sambil melirik ke arah sosok pemuda yang terlihat asing.


" Senior, Saudari Shui... Dia suami kami Shen Long." Yan Rou Lie menceritakan tentang dirinya saat Sekte Seribu Pedang dihancurkan.


Tentu Yan Rou Lie mengetahui arah pertanyaan tersebut, sehingga dia tidak keberatan untuk menceritakan semuanya sampai dia menikah dengan Shen Long.


Begitupun dengan Cang Li Yuan, dia juga menceritakan bahwa dia sudah keluar dari Sekte Pedang Suci karena menurutnya Matriak Sekte Pedang Suci bukanlah orang yang baik.


" Aku sebagai Tetua Agung Sekte Bunga Sakura turut prihatin atas kehancuran Sekte Seribu Pedang. Dan sangat disayangkan jika Matriak Jun Lixing melakukan hal licik seperti itu." Tetua Agung Sekte Bunga Sakura menghela nafas panjang lalu menoleh ke arah Shen Long.


" Saudara Long... Aku tidak menyangka bahwa wajahmu berubah dari waktu pertama kita melakukan perjalanan bersama. Bahkan sekarang kamu terlihat tampan." Ying Shui yang tanpa sadar mengeluarkan pujiannya kepada Shen Long, membuat Tetua Agung melotot ke arahnya.


Bahkan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie langsung memasang wajah memerah padam karena wanita itu berani memuji suami mereka.


" Ah... Maaf. Kalian jangan salah paham." Ying Shui terlihat gugup, langsung berusaha mencairkan suasana.


Bahkan Shen Long sendiri menyadari kedua Istrinya yang berubah drastis saat Ying Shui mengeluarkan kata tersebut.


" Ayo kita pergi dari sini." Cang Li Yuan tidak memperdulikan Tetua Agung Sekte Bunga Sakura, karena sangat kesal dengan Ying Shui.


" Tunggu!" Tetua Agung menghentikan langkah mereka, karena dia begitu tertarik dengan bakat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


" Maaf Senior... Kami tidak bisa terlalu lama disini." Shen Long yang merasakan firasat buruk, langsung mengambil sikap.


" Shen Long... Fikirkan lagi kedua Istrimu! Jika kamu membawa mereka bersamamu, bukan tidak mungkin kejadian sebelumnya akan menimpa kalian." Tetua Agung Sekte Bunga Sakura mencari cara untuk merekrut Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie agar bisa menjadi muridnya.


" Maksud senior?" Shen Long menyipitkan matanya penuh selidik.


" Biarkan kedua istrimu tinggal di Sekte Bunga Sakura. Terlebih untuk sekarang Sekte aliran Hitam tersebar di beberapa tempat. Akan sangat berbahaya untuk kalian." Tetua Agung menceritakan situasi yang terjadi di wilayah Kekaisaran Wei.


Mendengar keterangan tersebut, Shen Long sedikit berfikir dengan keselamatan kedua Istrinya.

__ADS_1


Terlebih Sekte Bunga Sakura merupakan tempat yang cocok untuk kedua istrinya, karena Sekte tersebut hanya menerima murid wanita.


__ADS_2