
Bing Ziyun yang mendengar perkataan dari Shen Long, kini merasa napasnya seakan sesak dimana perasaannya tidak menentu.
Meskipun sebelumnya Bing Ziyun tidak menuntut kepada Shen Long saat pemuda itu menyembuhkan Racun Api di tubuhnya, namun hatinya sangat rumit saat mendengar pemuda itu akan pergi ke tempat yang sangat jauh.
" Apa yang mereka lakukan? Apa mereka akan pergi dari daratan ini? Aku pernah menemukan sebuah catatan bahwa diluar sana masih banyak tempat yang tidak diketahui oleh orang di daratan ini." Pikir Bing Ziyun saat mengingat sebuah Kitab yang pernah dia dapatkan saat menjalankan misi.
Suatu harapan bagi Bing Ziyun yang bukan berasal dari daratan Sangay, berharap agar bisa kembali ke pulau Es.
" Aku tidak tau dimana letak pulau Es itu. Semoga saja tahun depan Dewi Salju bisa menjemputku ke pulau Es tempat Klan utama Bing." Gumam Bing Ziyun, karena setiap sepuluh tahun sekali akan muncul teleportasi yang diciptakan oleh Dewi Salju untuk menarik anggota Klan Bing ketiga berhasil mempelajari teknik Pedang Bulan.
Tentu saat mendengar perkataan dari Shen Long, Bing Ziyun juga ingin melihat dunia luar yang belum pernah dia ketahui.
Di sisi lain keempat Istri Shen Long yang melihat gerak-gerik Bing Ziyun yang mencurigakan, kini langsung melepaskan niat membunuh kepada Bing Ziyun, membuat wanita itu berkeringat dingin.
Namun Bing Ziyun berusaha bersikap tenang, lalu menoleh ke arah Shen Long.
" Saudara Long... Sepertinya aku tidak bisa terlalu lama disini. Ada pekerjaan lain yang aku selesaikan." Bing Ziyun dengan buru-buru meninggalkan tempat tersebut agar kembali berlatih teknik Pedang Bulan.
Melihat Bing Ziyun yang sudah pergi, Wuya Jinwu langsung berpamitan kepada Shen Long dan keempat istrinya, untuk kembali ke Akademi Pagoda Suci.
" Suamiku... Apa rencana kita sekarang?" Tanya Xiao Ai Qing, saat anggota Fraksi Gagak Emas sudah pergi.
" Sepertinya aku harus mencari Sumberdaya lagi, agar bisa menerobos Pendekar Suci tingkat 9. Sayangnya Sumberdaya yang aku butuhkan sangat banyak." Shen Long tersenyum pahit karena untuk menerobos, harus membutuhkan Sumberdaya yang lebih banyak dari sebelumnya.
Sedangkan Sumberdaya yang mereka miliki sudah tidak ada yang tersisa.
Sesaat Shen Long berfikir sudah waktunya untuk berkunjung ke Kerajaan Ling. Karena Sumberdaya yang mereka miliki saja yang bisa membuat Shen Long bisa menerobos Pendekar Suci tingkat 9.
" Kalian kembalilah ke sumur roh! Disana kalian bisa meningkatkan kualitas fisik lebih kuat lagi." Ucap Shen Long, lalu memberikan botol giok yang berisi tetesan darah Banteng Emas.
__ADS_1
Tetesan darah Banteng Emas tersebut sudah dimurnikan oleh Guang Louzhy dengan Batu Spiritual milik Shen Long.
Shen Long juga menjelaskan tentang fungsi dari tetesan darah Banteng Emas agar bisa meningkatkan kualitas fisik Istrinya.
" Mintalah kepada roh penjaga untuk memurnikan darah kalian terlebih dulu, sebelum menyerap tetesan darah Banteng Emas ini." Shen Long sama sekali tidak keberatan jika memberikan semua tetesan darah Banteng Emas, karena perjalanan seorang wanita jauh lebih sulit jika tidak memiliki kemampuan.
Oleh karena itu, Shen Long memberikan darah Banteng Emas kepada Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin sebanyak tiga tetes. Sedangkan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sebanyak dua tetes.
" Suamiku, bagaimana denganmu? Aku tidak bisa menerima pemberian ini." Jun Mei Yin merasa tidak enak, lalu mengembalikan tiga tetes darah Banteng Emas kepada Shen Long.
" Istriku, kamu ambil saja! Aku juga masih memiliki tetesan darah Banteng Emas yang lain." Shen Long dengan terpaksa harus berbohong, karena Jun Mei Yin pasti tidak akan mengambil tetesan darah Banteng Emas tersebut.
" Baiklah, kami akan menunggumu di sumur roh. Shenyin... Ikutlah dengan ayahmu! Lindungi ayahmu." Ucap Jun Mei Yin sambil mengeluarkan Naga Bersayap.
" Baik ibu. Aku akan melindungi ayah dengan nyawaku sendiri." Shenyin yang berada di telapak tangan Jun Mei Yin, dengan patuh langsung hinggap di bahu Shen Long.
" Apa bahuku ini adalah tempat penitipan anak?" Shen Long sedikit kesal karena keempat Hewan Kontrak tersebut dengan patuh menuruti perintah majikannya.
" Kalau begitu, aku akan terus bersamamu." Jawab Jun Mei Yin dengan tegas, diikuti ketiganya.
Mendengar ancaman dari keempat Istrinya, Shen Long dengan terpaksa harus menampung keempat Hewan Kontrak tersebut bersamanya.
" Baiklah, kalau begitu kami pamit dulu. Shenyin... Kirimkan pesan jiwa, jika ayahmu berani bertindak gegabah." Jun Mei Yin memberi sedikit penekanan, lalu mengeluarkan Lencana miliknya yang diberikan oleh roh penjaga.
Seketika keempat wanita itu menghilang dari pandangan, dimana Shen Long langsung menatap tajam ke arah keempat Hewan Kontrak di bahunya.
" Jangan sampai salah satu dari kalian yang berani mengirim pesan jiwa kepada Istriku. Jika tidak, aku akan mengusir kalian." Shen Long memberi ancaman kepada keempat Hewan Kontrak tersebut.
Jika keempat istrinya keluar dari sumur roh dan kembali ke daratan Sangay, maka kekuatan mereka akan kembali seperti semula.
__ADS_1
" Ba... Baik ayah." Jawab keempat Hewan Kontrak dengan serentak.
" Bagus. Sekarang masuklah ke dalam Cincin ini." Ucap Shen Long, sambil menunjukkan Cincin Ruang tingkat Surgawi miliknya.
Keempat Hewan Kontrak itupun dengan patuh, langsung masuk ke dalam Cincin Ruang milik Shen Long.
Sebelum melanjutkan rencananya, Shen Long berniat untuk berkunjung ke kediaman Klan Hao untuk berpamitan kepada Hao Tian dan keluarganya.
Dengan Lencana miliknya, Shen Long langsung berpindah tempat ke sebuah tempat yang tidak jauh dari pintu gerbang Klan Hao.
Sambil berjalan dengan santai, Shen Long mendekati pintu gerbang.
" Penjaga, aku ingin bertemu dengan paman Hao Tian." Ucap Shen Long sambil mengepalkan kedua tangannya terhadap beberapa sosok yang sedang berjaga.
Sesaat para penjaga menatap ke arah Shen Long dengan penuh selidik, hingga seketika mereka langsung memberi hormat.
" Tuan muda... Silahkan masuk." Para penjaga gerbang yang pernah bertemu dengan Shen Long, langsung memberi jalan kepada pemuda itu.
Bahkan pemimpin penjaga gerbang dengan senang hati mengawal Shen Long untuk mengantarnya ke kediaman Hao Tian, agar mengalami kendala.
Di sepanjang perjalanan, kini kediaman keluarga Klan Hao terlihat sepi karena banyak diantara mereka yang mati terbunuh saat melakukan penyerangan terhadap Kerajaan Qing.
" Tuan muda, aku hanya bisa mengantarmu sampai disini." Pemimpin penjaga gerbang menunjuk ke arah kediaman Hao Tian.
" Terimakasih penjaga." Ucap Shen Long, lalu melanjutkan langkahnya.
Saat berada di kediaman Hao Tian, Shen Long langsung disambut oleh Hao Tian dan keluarganya dengan ramah, lalu membawanya masuk ke dalam rumah.
Shen Long juga mengucapkan belasungkawa atas kematian kedua menantu Hao Tian yang ikut berperang sebelumnya.
__ADS_1