
Long Chieyu mengeluarkan Pil Kultivasi tingkat 3 dari kantong dimensi miliknya, lalu memberikan kepada Shen Long.
" Kalian pakai saja sendiri! Caraku Berkultivasi tidak cocok untuk menggunakan Pil yang diciptakan." Shen Long menolak Pil tersebut.
Shen Long menjelaskan bahwa caranya dalam Berkultivasi lebih cocok dengan menggunakan Sumberdaya yang alami.
Seperti Pil Inti Emas yang tercipta dari perubahan unsur energi dari Batu Roh yang sudah berusia ribuan tahun.
" Baiklah kalau begitu." Long Chieyu kembali memasukkan Pil Kultivasi ke dalam kantong dimensi miliknya.
Ketiganya pun langsung kembali ke kamar, untuk melepaskan kerinduan mereka, hingga di kamar mereka dihiasi oleh suara yang khas.
Malam itu juga Shen Long melakukan Kultivasi Ganda bersama kedua Istrinya, membuat kedua Istrinya mendapatkan kesenangan yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.
Begitupun dengan Jun Meiyin dan Guang Louzhy yang berada di alam jiwa Long Chieyu, juga ikut merasakan kebahagian dari Shen Long.
" Semakin hari, suami kita semakin kuat saja." Jun Meiyin dengan napas terputus-putus yang juga ikut merasakan sentuhan dari Shen Long.
" Mmmhhh... Aku tidak sabar ingin mengambil alih tubuh gadis ini." Guang Louzhy sambil menjambak rambutnya sendiri karena Shen Long bisa memberikan kebahagiaan kepada mereka, meskipun berada di alam jiwa milik Long Chieyu.
Malam yang begitu indah, membuat ketiganya sama-sama merasa kelelahan hingga tertidur pulas, penuh dengan kebahagiaan.
*******
Pada keesokan pagi, Long Chieyu dan Long Qianxue keluar dari kamarnya dengan wajah berseri-seri penuh dengan kebahagiaan yang tidak tergambarkan.
Sedangkan Shen Long sudah berada di ruang tamu sambil membaca beberapa Kitab yang dia miliki.
Seperti biasa, Long Chieyu dan Long Qianxue menyajikan hidangan kepada Shen Long. Selesai menikmati hidangan, ketiganya keluar dari rumah menuju kediaman baru mereka.
Saat di tengah perjalanan, tiba-tiba ketiganya dihadang oleh sosok wanita yang tidak lain adalah gadis yang pernah menentang Shen Long untuk latih tanding.
" Hei Yutian, sekarang sudah satu bulan. Kamu jangan mengelak lagi." Ucap gadis itu, sambil menatap ke arah Shen Long.
Shen Long dan kedua Istrinya saling berpandangan, karena gadis itu begitu percaya diri karena dia sudah mencapai Pendekar Kaisar tingkat 2.
" Baiklah, aku akan menjawab tantanganmu." Jawab Shen Long, lalu berjalan menuju arena, yang diikuti kedua Istrinya.
Gadis itupun berjalan mengikuti Shen Long dan kedua istrinya, dimana beberapa murid yang lain juga ikut menuju arena.
" Cucu Tetua Naga Kabut itu terlalu percaya diri."
" Bagaimanapun gadis itu adalah jenius pertama di murid dalam yang sudah menjadi murid Inti beberapa hari yang lalu."
__ADS_1
" Ya... Bagaimanapun gadis itu adalah cucu Tetua Naga Kabut, pasti mendapatkan banyak Sumberdaya dan perlakuan khusus."
Beberapa murid sedang berdiskusi tentang siapa pemenang dari kedua sosok itu, namun tidak ada yang bisa menebak.
Di sisi lain cucu Tetua Naga Kabut adalah murid jenius pertama di murid Inti, sedangkan Shen Long juga pernah menunjukkan kemampuannya di hadapan para murid lainnya.
Shen Long yang sudah berada di atas arena, kini menatap gadis di depannya yang terlihat sangat bersemangat.
" Apa taruhan kita?" Tanya Shen Long.
" Aku akan mempertaruhkan mutiara jiwa milikku." Ucap gadis itu, lalu meletakkan di meja taruhan.
" Mutiara jiwa?" Gumam Shen Long, karena dia juga mengetahui fungsi dari mutiara jiwa.
Mutiara jiwa adalah harta yang paling langka yang bisa memindahkan jiwa seseorang ke dalam tubuh yang baru.
" Sepertinya ini sangat cocok untuk diberikan kepada Long Chieyu." Gumam Shen Long, karena dia ingin Jun Meiyin dan Guang Louzhy bisa keluar dari tubuh Long Chieyu.
Hanya saja Shen Long tidak mampu berkomunikasi dengan kedua wanita itu, karena Long Chieyu masih belum menyadari keberadaan mereka.
" Baiklah, aku akan mempertaruhkan satu juta Pil Inti Emas." Shen Long merasa itu adalah nilai yang pantas, karena mutiara jiwa sangat sulit untuk ditemukan.
Jika saja sejak awal Shen Long bisa menemukan mutiara jiwa, maka Guang Louzhy bisa mendapatkan tubuh yang baru.
" Jika aku mendapatkan satu juta Pil Inti Emas, maka aku bisa mencapai Pendekar Kaisar tingkat 5 dengan bantuan benda yang diberikan oleh kakek." Pikir gadis itu, yang sudah tidak sabar ingin memenangkan pertandingan.
Terlebih gadis itu juga tidak terlalu membutuhkan mutiara jiwa, meskipun sangat langka. Tentu dia tidak peduli dengan taruhannya sendiri.
Sesaat gadis itu menatap tajam ke arah Shen Long, ingin mengalahkan pemuda itu secepat mungkin.
" Bersiaplah saudara."
Buussshh!
Bersamaan dengan ucapannya, gadis itupun langsung menciptakan Armor Energi tahap Emas, membuat para murid yang lain menelan ludah kasar.
" Sepertinya gadis itu jauh lebih berbakat dariku." Long Qianxue terlihat lesu, karena gadis yang berhadapan dengan Shen Long memiliki Armor Energi berada di satu tingkat di atasnya.
" Itu wajar saja, karena dia adalah Cucu Tetua Naga Kabut." Ucap Long Chieyu, sambil menepuk pundak Long Qianxue.
Di sisi lain, gadis itupun langsung melesat ke arah Shen Long, dengan kedua tinjunya yang diselimuti elemen angin.
Shen Long juga tidak tinggal diam, langsung menyalurkan Qi pada kedua tangannya, untuk menyambut serangan.
__ADS_1
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Pertukaran serangan dari kedua belah pihak menciptakan gelombang energi yang menyebar ke seluruh arena.
Para Tetua yang baru saja muncul, kini saling berpandangan lalu menciptakan Array Pelindung mengelilingi arena.
Para Tetua juga mengetahui bahwa cucu Tetua Naga Kabut tidak bisa dianggap remeh, sehingga jika keduanya menggunakan kekuatan penuh, maka para murid yang menonton akan terkena imbas dari benturan energi dari kedua belah pihak.
" Langkah Kabut, Bayangan Ilusi."
Buussshh!
Gadis itupun menambah kecepatannya, hingga terlihat bayangan yang sangat cepat ke berbagai arah untuk menekan pergerakan Shen Long.
" Langkah Naga Petir."
Buussshh!
Shen Long juga menambah kecepatan untuk mengimbangi kecepatan dari pihak lawan, hingga keduanya kembali bertukar serangan.
" Saudara... Sepertinya kemampuanmu tidak buruk." Sambil bertukar serangan, gadis itupun tersenyum lebar sambil menatap ke arah Shen Long.
Shen Long tidak berkata apapun, karena dia ingin menguji kemampuan gadis yang menjadi lawannya.
Wuush!
Gadis itupun melompat ke belakang, lalu memposisikan diri untuk menciptakan sebuah teknik selanjutnya.
" Pukulan Naga Kabut."
Wuush!
Sebuah bola angin melesat cepat ke arah Shen Long, dengan kecepatan tinggi, hingga Shen Long juga menciptakan serangan jarak jauh.
"Tapak Naga Penghancur."
Ggooooaaarr!
Sebuah bayangan tapak diikuti bayangan Naga Emas yang memiliki ukuran sebesar betis manusia dewasa melesat ke arah teknik yang dilepaskan oleh gadis itu sebelumnya.
Bboooom!
Benturan keras dari kedua serangan. Membuat seluruh arena bergetar hebat, dimana bayangan Naga Emas terus melesat ke arah gadis itu.
__ADS_1