Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 511. Kediaman Klan Wu


__ADS_3

Mohon maaf kemarin author tidak update, karena Hp ceket. Terlebih author kurang sehat, jadi butuh waktu istirahat sejenak 🙏


*******


Sedangkan Ketua Klan Yan dan beberapa Tetua Klan Yan hanya ditugaskan untuk melukis wajah dari Tiga Feniks Pedang agar lebih cepat ditemukan.


Dengan demikian, Ketua Klan Yan berharap agar bisa menemukan Tiga Feniks Pedang secepat mungkin, namun tidak memberitahukan gelar mereka.


*******


Di sisi lain Shen Long yang sudah berhari-hari melakukan perjalanan ke kediaman keluarga Klan Wu, kini tatapannya tertuju pada pemukiman warga yang tidak memiliki tembok pertahanan.


" Apa ini kediaman Klan Wu?" Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena kediaman Klan Wu tidak seperti kediaman Klan lainnya.


Lebih tepatnya Klan Wu berbaur dengan warga biasa, yang berada di tengah-tengah sebuah kota.


Meskipun demikian, kediaman keluarga Klan Wu juga memiliki wilayah tersendiri, meskipun tidak terlalu luas.


Tanpa membuang waktu, Shen Long melangkahkan kakinya menuju ke depan pintu gerbang Klan Wu yang dijaga oleh beberapa sosok.


" Mohon maaf senior, apa disini kediaman Klan Wu?" Tanya Shen Long, karena tempat itu tidak memiliki tanda khusus.


Mendengar pertanyaan dari Shen Long, beberapa sosok saling berpandangan, karena hanya anggota Klan Wu sendiri yang mengetahui bahwa tempat itu adalah kediaman keluarga Klan Wu.


" Mohon maaf junior... Apakah anda sedang mencari seseorang?" Tanya salah satu sosok yang berjaga di tempat itu.


" Benar senior... Aku sedang mencari temanku Wu Dong." Jawab Shen Long, sambil mengeluarkan Lencana yang diberikan Wu Dong sebelumnya.


Pada saat yang bersamaan, kini terlihat beberapa sosok yang menggunakan pakaian prajurit, juga mendatangi tempat itu.


Mendengar suara derap langkah kaki dari arah belakang, Shen Long membalikkan badannya hingga tatapannya tertuju pada satu sosok yang berada di barisan paling depan.


" Penjaga... Siapa pemuda ini? Dan apa tujuannya datang kesini?" Tanya pria paruh baya, sambil menatap ke arah para penjaga gerbang.


" Maaf komandan... Pemuda ini adalah tamu dari Wu Dong." Jawab salah satu penjaga gerbang.

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut, pria paruh baya mengerutkan kening, karena Wu Dong yang sebagai putranya memiliki seorang teman dari luar.


" Kebetulan orang yang kamu cari adalah putraku. Ikutilah bersama kami untuk masuk ke dalam." Komandan Wu Baihu memberi isyarat kepada para penjaga gerbang untuk membuka pintu.


" Terimakasih senior." Ucap Shen Long, lalu berjalan mengikuti rombongan.


Selama dalam perjalanan, begitu banyak pertanyaan di benak Shen Long, karena terlihat dari raut wajah komandan Wu Baihu dan rombongannya tidak ada kebahagiaan sedikitpun.


Namun karena Shen Long adalah orang luar, sehingga dia tidak ingin bertanya terlalu jauh kepada mereka.


Tidak lama kemudian, para prajurit sekitar 20 orang berpencar ke kediaman masing-masing, saat komandan Wu Baihu memberi isyarat.


Sedangkan Shen Long sendiri berjalan mengikuti komandan Wu Baihu, menuju ke kediamannya.


Saat berada di sebuah bangunan, kini terlihat Wu Dong sedang berlatih di halaman depan rumah kediaman mereka.


" Wu Dong... Temanmu ingin bertemu denganmu." Saat berada di halaman depan rumah, Wu Baihu berbicara kepada Wu Dong yang sedang berlatih.


Mendengar ucapan tersebut, Wu Dong menghentikan latihannya, lalu menoleh ke arah Wu Baihu dan salah satu sosok yang berdiri di samping ayahnya.


Wu Baihu mengangguk kecil, lalu meminta kepada Wu Dong membawa Shen Long masuk ke kediaman mereka.


Saat berada di kamar tamu, Wu Dong mempersilahkan kepada Shen Long untuk duduk, sementara Wu Baihu masuk ke kamarnya.


" Saudara Yutian, tunggu sebentar!." Wu Dong dengan buru-buru masuk ke sebuah kamar.


Beberapa saat kemudian, Wu Dong muncul di tempat itu dengan membawa sebuah kotak kecil.


" Saudara Yutian... Seperti yang aku janjikan sebelumnya. Di dalam kotak ini terdapat sebuah batu giok yang memiliki aura yang sangat kuat." Wu Dong meletakkan kotak kecil di atas meja, lalu mempersilahkan kepada Shen Long untuk membukanya.


Shen Long mengangguk kecil, lalu membuka kotak tersebut, hingga tatapannya tertuju pada batu giok yang memancarkan cahaya berwarna merah.


" Benih Iblis?" Gumam Shen Long, karena di dalam batu giok tersebut memiliki kekuatan Iblis.


Untuk para Kultivator biasa, tidak bisa menyerap benih Iblis, karena akan merusak dantian mereka.

__ADS_1


Jikapun itu berhasil, maka benih Iblis akan tertanam di dalam tubuh seorang Kultivator, hingga akan menjadi Kultivator Iblis.


" Saudara Yutian... Apa kamu mengetahui jenis batu giok ini?" Tanya Wu Dong.


" Ya... Batu giok ini hanyalah batu giok biasa. Namun didalamnya tersimpan kekuatan Iblis yang memiliki kekuatan besar." Shen Long menjelaskan bahwa giok tersebut tidak bisa digunakan untuk meningkatkan Kultivasi bagi para Kultivator.


Namun karena Shen Long memiliki api pemurnian, maka dia bisa memurnikan aura jahat dari batu giok tersebut.


" Saudara Yutian... Aku minta maaf. Aku kira batu giok ini adalah benda yang sangat berharga." Wu Dong merasa tidak enak, karena dia memberikan sesuatu yang tidak berguna kepada Shen Long.


" Saudara Dong tenang saja! Bagi Kultivator lain, benda ini tidak berharga. Namun benda ini sangat berharga untukku." Shen Long tersenyum puas, karena aura jahat yang berada di batu giok, memiliki khasiat melebihi puluhan sumberdaya yang lain.


Mendengar keterangan dari Shen Long, Wu Dong bernafas lega, meskipun dia tidak mengetahui bagaimana cara Shen Long menggunakannya.


Tidak lama kemudian, terlihat sosok wanita yang dengan buru-buru datang ke ruangan tersebut dengan wajah yang sangat panik.


" Paman Baihu..." Teriak gadis tersebut yang terlihat gelisah.


" Yunjiang, apa yang terjadi?" Wu Baihu yang baru saja keluar dari kamar, kini memasang wajah serius.


Wu Dong yang kebetulan berada di tempat itu juga bangkit berdiri, karena kedatangan Wu Yunjiang tidak seperti biasanya.


" Kakek... Kondisi kakek semakin memburuk." Wu Yunjiang dengan buru-buru menjelaskan kepada mereka.


Mendengar ucapan dari Wu Yunjiang, Wu Baihu dengan buru-buru meninggalkan tempat tersebut menuju ke kediaman Ketua Klan Wu.


Di sisi lain, Wu Dong merasa serba salah, karena Shen Long datang saat waktu yang tidak tepat.


" Mohon maaf saudara Yutian... Sepertinya kondisi kakek sedang tidak baik." Wu Dong merasa tidak enak jika harus meninggalkan Shen Long di tempat itu.


" Tidak masalah saudara. Jika diizinkan, apa aku boleh melihat kondisi Ketua Klan?" Shen Long merasa itu adalah kesempatan untuk mencari tau latar belakang Klan Wu.


Wu Dong berpikir sejenak, hingga akhirnya dia membawa Shen Long menuju ke kediaman Ketua Klan Wu.


Sesampai di rumah kediaman ketua Klan Wu, kini terlihat beberapa sosok yang terlihat khawatir dengan kondisi ketua Klan Wu.

__ADS_1


Kini tatapan mereka tertuju pada Shen Long yang bukan berasal dari Klan Wu, membuat mereka merasa tidak senang.


__ADS_2