Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 472. Kematian Gui Shuyue


__ADS_3

Shen Long juga menjelaskan ketika sedang bertarung, yaitu memahami pola gerakan dari pihak lawan.


Meskipun sangat sulit, namun jika terus dilatih, maka semakin lama akan semakin terbiasa.


" Apalagi jika pihak lawan terlalu menganggap remeh kita. Gunakan kesempatan itu untuk menekannya tanpa henti, agar lawanmu tidak sempat untuk memperbaiki kesalahannya." Shen Long menjelaskan tentang cara bertarung.


Meskipun penjelasan dari Shen Long terbilang sangat brutal, namun para murid merasakan strategi tersebut sangat membantu mereka ketika berhadapan dengan lawan yang lebih kuat dari mereka.


" Terimakasih atas petunjuk dari Kak Yutian. Kami akan mengingatkannya."


Jawab semua murid dengan serempak, karena pencerahan dari Shen Long sangat membantu perkembangan mereka.


Tidak lama kemudian, mereka bertemu dengan murid Perguruan Naga Biru yang baru saja sampai di kota tersebut.


Di dalam rombongan murid Perguruan Naga Biru juga terlihat Tetua Pertama, Long Yuanzhi dan satu sosok wanita yang menggunakan topi tudung.


" Salam Tetua." Semua murid menyambut kedatangan Tetua Pertama dan Long Yuanzhi.


" Mmmmm." Tetua Pertama mengangguk kecil, lalu menatap ke arah para murid secara bergantian.


Setelah memperhatikan cukup lama, Tetua Pertama dan Long Yuanzhi tidak berhasil menemukan sosok yang sedang mereka cari.


" Siapa yang namanya Long Fengxia disini?" Tanya Long Fengxia, sambil menatap tajam ke arah para murid yang lain.


" Long Fengxia?" Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena sosok yang mereka cari tidak bersama rombongan.


" Guru... Bukankah sebelumnya Long Fengxia ikut bersama kalian kembali ke Klan?" Tanya Shen Long, meskipun dia mulai curiga.


Bahkan Long Wufang dan para murid yang lain juga ikut bersuara, bahwa Long Fengxia tidak bersama rombongan.


Mendengar keterangan dari Shen Long dan yang lain, Long Yuanzhi menarik napas dalam-dalam, lalu menceritakan bahwa sebelumnya dia pulang bersama Long Chieyu.


Mendengar ucapan tersebut, semua murid saling berpandangan karena sosok yang bersama mereka bukanlah Long Chieyu yang asli.


" Kalian berdua, coba periksa di penginapan!" Long Wufang memberi perintah kepada kedua murid lainnya.


" Tidak perlu! Kami tidak menemukan siapapun di beberapa penginapan. Jadi kita harus berpencar untuk mencarinya." Tetua Pertama dengan buru-buru menjelaskan bahwa mereka sudah mencari keberadaan Long Fengxia di kota.

__ADS_1


" Baik." Jawab mereka serempak, lalu membentuk kelompok kecil dan menyebar ke berbagai tempat.


Di sisi lain Shen Long langsung melesat ke sebuah arah, untuk mencari keberadaan Long Fengxia yang menyamar sebagai Istrinya.


" Hei kamu, tunggu!" Long Fengxia yang asli langsung melesat ke arah Shen Long, karena dia menaruh curiga kepada pemuda itu sedang bekerjasama dengan sosok yang menyamar sebagai Long Fengxia.


Melihat Long Fengxia yang tidak ramah kepada Shen Long, Long Yuanzhi berinisiatif untuk mengikuti mereka agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


Kini semua murid menyebar ke berbagai arah, dimana beberapa kelompok kecil kembali ke kota untuk mencari keberadaan Long Fengxia palsu.


Di sisi lain Shen Long menghentikan langkahnya sambil memperhatikan keadaan sekitar dimana di pinggir hutan terdapat bekas pertarungan.


" Kita harus mencarinya ke dalam hutan ini." Long Yuanzhi menunjuk ke arah hutan di samping mereka.


Tanpa membuang waktu, ketiganya langsung masuk ke dalam hutan sambil melepaskan kekuatan spiritual untuk memeriksa keadaan sekitar.


*******


Di sebuah goa, terlihat sosok wanita yang terbaring lemah dan tidak berdaya karena 17 sosok bergiliran menguasai tubuhnya.


" Tidak menyangka gadis ini sangat kuat juga." Ucap tuan muda, sambil menatap ke arah Gui Shuyue yang tergeletak di tanah, tanpa busana.


Tidak hanya dia saja, rekannya yang lain juga terlihat senang karena bisa melepaskan nafsu mereka hingga berkali-kali.


Terlebih untuk sosok yang dipanggil tuan muda, karena dialah yang pertama kali mencicipi tubuh Gui Shuyue, sehingga dialah yang mendapatkan jatah paling banyak.


" Panggil kedua pengawal itu!" Tuan muda itupun memberi perintah kepada rekannya.


" Baik." Jawab salah satu sosok, lalu berjalan menuju mulut goa.


Tidak lama kemudian kedua pengawal datang ke tempat tersebut sambil memberi hormat kepada tuan muda mereka.


" Jika kalian ingin menikmatinya, kami persilahkan! Setelah itu kalian bisa membunuhnya." Tuan muda memberi perintah kepada pengawalnya.


" Baik tuan muda." Jawab kedua pengawal, lalu menoleh ke arah Gui Shuyue yang tergeletak di tanah.


Kedua pengawal itu menelan ludah kasar, karena sebagai pria normal, mereka juga tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk menikmati keindahan tubuh gadis yang terlihat sangat menggoda.

__ADS_1


Tuan muda itupun mengangguk pelan, lalu membawa rekannya untuk meninggalkan goa.


Tanpa membuang waktu, kedua pengawal itupun menyalurkan hasratnya kepada Gui Shuyue, meskipun wanita itu hanya menyisakan sedikit tenaga.


Setelah memakan waktu yang cukup lama, kini kedua pengawal berlari ke arah mulut goa karena sudah menyelesaikan pekerjaan mereka.


" Tuan muda, kami sudah membunuh gadis itu. Tapi...." Salah satu pengawal menjelaskan ketika mereka membunuh Gui Shuyue, wanita itu berubah wujud menjadi gadis yang lain.


Mendengar keterangan dari pengawalnya, tuan muda dan rekannya saling berpandangan, karena wanita yang mereka inginkan ternyata sedang menyamar.


" Cepat tinggalkan tempat ini!" Tuan muda itupun tidak ingin mengambil resiko, lalu membawa rombongan agar cepat keluar dari hutan.


Wuush! Wuush! Wuush!


Saat mereka sedang melangkahkan kakinya, kini terlihat tiga sosok yang menghadang mereka.


" Kau..." Tuan muda itupun menunjuk ke arah Shen Long yang dia kenal, karena gadis yang mereka culik adalah teman pemuda itu.


Craaakk! Craaakk! Craaakk!


Tanpa membuang waktu, Long Fengxia bergerak terlebih dulu, lalu diikuti oleh Shen Long dan Long Yuanzhi untuk membunuh mereka.


Shen Long menyipitkan matanya, karena wanita yang menggunakan topi tudung itu tidak bisa dianggap remeh.


Bahkan Long Yuanzhi juga sedikit kaget, karena Long Fengxia yang sudah mencapai Pendekar Kaisar tingkat 3, namun kemampuannya sangat tinggi.


" Manusia rendahan." Long Fengxia berkata dengan nada dingin, saat selesai membunuh mereka.


Tanpa membuang waktu, ketiganya melesat cepat ke dalam goa, hingga tatapan mereka tertuju pada sosok gadis yang tergeletak di tanah sudah kehilangan nyawa, tanpa busana.


Shen Long langsung membuang muka, karena pemandangan tersebut tidak enak untuk dilihat.


" Kita harus menguburnya dengan layak." Meskipun terlihat geram karena wanita itu menyamar sebagai Istrinya, Shen Long juga merasa tidak enak hati.


Apalagi gadis itu secara tidak langsung telah membantu Shen Long untuk menerobos Pendekar Kaisar tingkat 2, paling tidak memberikan perlakuan yang layak.


" Tidak! Biarkan dia seperti ini saja, agar dimakan hewan buas." Long Fengxia berkata dengan nada dingin, karena Gui Shuyue telah berani menggunakan namanya.

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long menghela nafas berat, karena Long Fengxia tidak mengizinkan dia mengubur mayat gadis itu.


" Jika kamu berani menyentuhnya, aku tidak segan untuk membunuhmu." Ucap Long Fengxia, sambil mengarahkan pedangnya di leher Shen Long.


__ADS_2