
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Tetua Kehakiman langsung mempercayai apa yang dikatakan Tetua senior mereka, karena kemampuan khususnya di bidang energi Yin-Yang.
Sebenarnya para Tetua yang masih mencapai Pendekar Langit adalah murid Kelas Berlian yang bisa bertugas sebagai Tetua murid Kelas Perunggu, Kelas Perak dan Kelas Emas untuk menambah penghasilan.
Namun tidak semua murid Kelas Berlian yang memilih untuk menjabat sebagai Tetua, karena berbagai macam alasan.
" Maafkan aku Tetua senior. Aku telah salah mengambil keputusan." Tetua Kehakiman tertunduk malu karena kemarahan yang berlebihan membuatnya tidak bisa berpikir jernih.
" Aku tau tujuanmu untuk melindungi kaum wanita. Tapi seharusnya kamu bisa bersikap adil." Tetua senior memaklumi tindakan Tetua Kehakiman, karena dia memilih pekerjaan tersebut demi melindungi kaum wanita yang sering terjadi mendapatkan pelecehan dari kaum pria.
Di sisi lain Hu Meiyin terlihat gugup berkeringat dingin, karena dia sudah tau apa hukuman yang diberikan untuknya.
Hu Meiyin tidak menyangka bahwa Shen Long masih perjaka, sehingga tidak ada lagi yang mempercayainya.
" Cambuk wanita itu seratus kali dan hancurkan akar spiritual miliknya. Setelah itu kembalikan dia ke Klan Hu." Tetua Kehakiman memberi perintah.
" Baik Tetua." Ucap dua petugas keamanan yang memegang cambuk, lalu berjalan mendekati Hu Meiyin.
Ctaaak! Ctaaak!
Arrrggh!
Hu Meiyin berteriak kesakitan karena tubuhnya dihujam cambuk dari kedua petugas keamanan yang sangat marah karena telah mencoreng kaum wanita.
Di sisi lain Zhang Yuxing menatap ke arah Shen Long dengan penuh makna, karena sebelumnya Shen Long pernah mengatakan bahwa dia sudah memiliki Istri.
__ADS_1
Namun kenyataannya sekarang Shen Long masih perjaka, dimana Zhang Yuxing menganggap bahwa pemuda itu telah berbohong kepadanya.
' Kenapa Long'gege berbohong kepadaku? Apa dia sama sekali tidak menyukaiku? Atau ada hal yang lain?' Begitu banyak pertanyaan di benak Zhang Yuxing sambil menatap ke arah Shen Long yang kini ikatannya sudah dilepaskan oleh petugas keamanan.
Di sisi lain Hu Meiyin yang sudah mendapatkan hukuman cambuk, kini akar spiritual miliknya telah dilumpuhkan, kini langsung dibawa ke Tetua yang bertugas untuk mengantar.
" Senior... Biarkan kami yang mengantar Hu Meiyin." Ling Yi Hua menawarkan diri bersama murid wanita yang lain.
Tentu murid wanita tidak akan membiarkan Hu Meiyin hidup, dimana mereka berencana untuk menyiksa wanita itu hingga sampai mati.
Sedangkan Ling Yi Hua tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk membunuh Hu Meiyin karena memiliki hubungan dengan anggota Sekte Naga Langit.
Melihat tatapan dari puluhan wanita itu, Hu Meiyin memasang wajah jelek, karena dia sudah mengetahui rencana mereka.
Namun karena kondisinya sudah tidak berdaya, kini Hu Meiyin hanya bersikap pasrah menanti ajalnya.
" Sepertinya tidak ada lagi yang perlu dilakukan. Sekarang kita kembali." Ucap Tetua senior, lalu meninggalkan tempat tersebut bersama rombongannya.
" Junior Louzhy... Maafkan aku karena telah salah mengambil keputusan. Sebagai permintaan maaf, terimalah jimat ini!" Tetua Kehakiman memberikan sebuah kertas yang sudah diisi sebuah mantra.
" Terimakasih senior." Shen Long mengangguk, lalu mengambil jimat tersebut.
Meskipun Shen Long masih tidak terima atas perlakuan mereka sebelumnya, namun dia berfikir tidak baik jika terlalu banyak musuh.
" Mmmm... Jimat itu adalah jimat dari keluarga Klan kami yang memiliki fungsi untuk melarikan diri dari musuh yang kuat. Meskipun hanya sekali pakai, namun kamu bisa melarikan diri hingga mencapai 10. kilometer hanya satu detik. Cukup alirkan Qi ke jimat itu, maka kamu akan berpindah tempat secara acak." Tetua Kehakiman menjelaskan tentang jimat tersebut.
Meskipun jimat tersebut sangat berharga dan hanya memiliki satu, namun Tetua Kehakiman merasa itu adalah hal pantas untuk menebus kesalahannya.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long terlihat senang karena tidak menutup kemungkinan dia akan bertemu musuh yang kuat.
__ADS_1
" Senior... Kalau begitu aku pamit dulu." Shen Long mengepal kedua tangannya, lalu meninggalkan ruangan tersebut.
Shen Long memang tidak mengetahui cara membuat jimat, namun yang dia ketahui untuk membuat jimat harus memiliki kemampuan khusus dan memiliki bahan dari kulit hewan buas tertentu dan berbagai jenis Sumberdaya tertentu.
Tidak hanya itu saja, untuk membuat satu jimat memerlukan Inti Roh tertentu yang sangat banyak hingga mencapai ratusan Inti Roh, agar jimat bisa digunakan.
" Ada berbagai macam jenis jimat yang aku ketahui. Namun hanya Klan tertentu atau Sekte tertentu yang memilikinya. Itupun hanya satu atau paling banyak lima buah." Shen Long tidak ingin berpikir terlalu banyak masalah jimat, karena untuk membuat satu saja membutuhkan waktu hampir seumur hidup.
Saat Shen Long meninggalkan ruangan tersebut, semua orang juga bergegas kembali ke kediaman masing-masing, termasuk kelompok Klan Zhang.
Saat berada di kediamannya, Shen Long langsung membaringkan tubuhnya untuk beristirahat, karena sebelumnya dia tidak tidur demi mencari Pedang Taring Serigala.
Meskipun Shen Long tidak bisa menggunakan Pedang Taring Serigala, namun jika pedang itu jatuh ke tangan orang jahat, maka bisa membuat masalah besar.
*******
( Sekte Naga Langit )
" Salam Patriak... Anggota yang ditugaskan untuk mencari keberadaan Shen Long tidak berhasil menemukannya. Namun dari penelusuran itu, mereka mendapatkan gambaran bahwa Shen Long berada di Akademi Pagoda Suci dan berhasil menjadi murid Kelas Emas disana." Ucap salah satu Tetua yang baru saja mendapatkan laporan tersebut.
" Apa? Dia ada di Akademi Pagoda Suci? Sebagai murid Kelas Emas?" Yang Gang sontak kaget karena putranya Yang Yuan juga telah menjadi murid Kelas Emas.
Sesaat Yang Gang mengeluarkan Giok Jiwa milik Yang Yuan yang kini sudah pecah, yang menandakan bahwa Yang Yuan telah mati.
Meskipun Yang Gang sangat marah, namun dia masih berusaha untuk menahan diri, karena pergerakan Sekte Kalajengking Hitam terus menekan mereka.
Sesaat Tetua yang lain muncul di ruangan tersebut, dimana dia ditugaskan oleh Yang Yuan saat Giok Jiwa milik Yang Yuan pecah.
" Salam Patriak. Aku mendapat kabar dari Akademi Pagoda Suci. Tuan muda Yang Yuan dan kelompok Klan Yang yang menjadi murid Kelas Perunggu, Kelas Perak dan Kelas Emas semuanya telah mati saat menjalankan misi untuk menghancurkan cabang Sekte Kalajengking Hitam." Tetua tersebut memasang wajah jelek karena anggota muda mereka yang diutus menjadi murid Akademi Pagoda Suci tidak ada yang tersisa.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, Yang Gang dan para Tetua Sekte Naga Langit memasang wajah memerah padam karena jenius muda kebanggaan mereka telah mati.
" Dalam misi itu, hanya ada dua orang yang tersisa, yaitu Hu Meiyin dan seorang pemuda bernama Guang Louzhy yang merupakan Kultivator bergelar yang berada di posisi pertama." Tetua tersebut melanjutkan pembicaraannya.