
Bahkan dengan adanya Aura Pembunuh membuat tubuh Shen Long dikelilingi aura berwarna hitam pekat membuat kelompok penyerang merasa sesak nafas.
Namun itu semua belum cukup untuk menghalau gerombolan pihak lawan yang terlalu banyak seperti orang yang sedang kerasukan.
Tentu pemimpin organisasi Jubah Hitam berpikir bahwa Shen Long jauh lebih berharga dari banyak bawahannya yang sudah berjatuhan di tangan Shen Long.
" Seberapa banyak pemuda ini menyimpan Qi? Seharusnya dari sejak awal dia sudah kehabisan tenaga." Gumam beberapa sosok yang sedang mengeroyok Shen Long.
Tentu kelompok tersebut berharap agar Shen Long kelelahan, sehingga mereka dengan mudah menyekap pemuda itu.
Namun perkiraan mereka tidak sesuai harapan, karena Shen Long adalah pengguna Qi Sejati, sehingga Qi miliknya tidak mudah habis.
Di sisi lain Shen Long juga terlihat khawatir, jika kelompok tersebut terus menekannya, maka dia juga akan kelelahan.
Sudah berkali-kali Shen Long menggunakan teknik Tarian Seribu Pedang Naga Suci, membuat pihak lawan sudah banyak yang mati.
Namun itu tidak menyurutkan keinginan anggota organisasi Jubah Hitam untuk menangkap Shen Long.
Di sisi lain Jun Mei Yin atau Guang Louzhy yang tinggal di dunia kecil, lebih tepatnya berada di tatto di punggung Shen Long juga terlihat khawatir karena, terlalu banyak yang menghadapi Shen Long.
" Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Jun Mei Yin.
" Kamu harus mengeluarkan Shenyin, setelah itu aku akan keluar dengan wujud Naga Emas menggunakan tubuhmu." Guang Louzhy yang juga tidak kalah khawatir, kini memberi usul.
Kedua jiwa itupun sepakat untuk membantu Shen Long, namun Guang Louzhy mengingatkan kepada Jun Mei Yin agar tidak mengendalikan tubuh mereka untuk beberapa saat agar tidak ada kesalahan.
Di sisi lain Shen Long yang terus terdesak, kini dengan terpaksa harus melangkah mundur sambil mengayunkan pedangnya.
Ggooooaaarr!
Shenyin keluar dari tubuh Shen Long, membuat kelompok tersebut harus melangkah mundur.
" Na... Naga." Kelompok yang menyerang Shen Long, terlihat pucat karena tidak menyangka bahwa sosok tersebut memiliki Hewan Kontrak.
Naga Bersayap yang kini sudah memiliki warna kebiruan, langsung menyemburkan elemen petir berwarna biru ke arah kelompok tersebut.
__ADS_1
Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!
Teriakan demi teriakan dari kelompok penyerang, membuat semua yang bertarung di tribun penonton menoleh ke arah sumber suara.
" Dewa Naga Klan Lin?" Gumam Long Yaohan dan para Tetua yang menyaksikan kejadian tersebut.
Bahkan Ketiga Patriak dan pemimpin organisasi Jubah Hitam juga menganggap bahwa sosok Naga Bersayap itu berasal dari Klan Lin.
Ggooooaaarr!
Guang Louzhy dengan wujud Naga Emas juga keluar dari tubuh Shen Long, dimana langsung menyerang semua yang berada di sekitar Shen Long.
" Dewa Naga Klan Long?" Belum sempat dari keterkejutan para petinggi tersebut, kini di pertengahan arena dan tribun juga muncul sosok Naga Emas.
Semua anggota Klan Long bertanya-tanya, mengapa Dewa Naga yang merupakan simbol dari Klan Lin dan Klan Long bisa muncul secara bersamaan.
Namun sebenarnya kedua Naga itu bukan dari Klan manapun, karena bentuk mereka saja yang hampir mirip.
Meskipun kedua Naga itu masih lemah, namun masih cukup untuk membantu Shen Long yang sudah terpojok.
" Sebaiknya aku memulihkan diri terlebih dulu." Melihat situasi yang sudah terkendali, Shen Long menelan beberapa Pil untuk memulihkan diri.
Setelah beberapa saat, Shen Long kembali melesat cepat ke arah kelompok musuh, sambil mengayunkan pedangnya.
Di sisi lain Long Yaohan bertanya-tanya siapa Long Yutian sebenarnya? Karena pemuda itu seakan dilindungi oleh dua sosok Naga yang berasal dari Klan berbeda.
Kini pihak Patriak Klan Shi memasang wajah serius, karena kemunculan Naga adalah hal yang sakral bagi Klan Long.
Dengan kata lain, Klan Long sudah dilindungi dua kekuatan besar, sehingga hal yang mereka takutkan adalah Klan utama Long dan Klan Lin akan muncul.
" Mundur!" Teriak Patriak Klan Shi, lalu menggunakan kekuatan penuh untuk melarikan diri.
Begitupun dengan Patriak Klan Chu, Patriak Klan Ye dan pemimpin organisasi Jubah Hitam, juga menggunakan kekuatan penuh untuk meninggalkan kediaman keluarga Klan Long secepat mungkin.
Namun tidak semua yang selamat, karena pihak musuh yang masih mencapai Pendekar Fana dan Pendekar Raja tidak ada satupun yang bisa melarikan diri.
__ADS_1
Long Yaohan dan para Tetua juga tidak ingin mengejar mereka, karena ada hal yang lebih penting dari itu, yaitu anggota Klan Long yang banyak terluka.
Begitupun dengan Shen Long, dia juga tidak ingin mengejar mereka, karena perbedaan tingkat Kultivasi terlalu jauh.
Sementara Guang Louzhy dan Shenyin juga langsung kembali ke arah Shen Long, hingga menghilang dari pandangan.
" Bawa mereka yang terluka untuk memulihkan diri." Long Yaohan memberi perintah kepada anggota Klan Long yang tidak mengalami luka berat.
" Baik Patriak." Jawab mereka serempak, lalu melesat ke berbagai arah untuk membantu anggota Klan yang sedang sekarat.
Sedangkan bagi anggota Klan Long yang sudah kehilangan nyawa, mereka langsung mengumpulkan menjadi satu tempat.
Kondisi Long Yaohan dan para Tetua juga tidak dalam keadaan baik-baik, dimana mereka semua juga mendapatkan luka.
Di sisi lain Shen Long mencari tempat yang cukup aman untuk memulihkan diri, karena sebelumnya dia hanya tidak sempat memulihkan diri secara total.
Kondisi Long Feyu juga harus mendapatkan perawatan ekstra, karena dia sebelumnya sudah menjadi target utama anggota Klan Chu.
Begitupun dengan Long Qianxue, Long Yunuan dan Long Chieyu yang juga sebagai target utama anggota Klan Chu, kondisi mereka juga tidak dalam keadaan baik-baik, meskipun sudah dibantu oleh beberapa Tetua.
Jika saja Shen Long tidak menjadi pusat perhatian, maka keempat sosok tersebut dapat dipastikan sudah kehilangan nyawa, karena jumlah pihak lawan sangat banyak.
Shen Long yang sudah memulihkan diri, kini langsung menuju ke arah tumpukan mayat dimana tujuannya tidak lain untuk mengumpulkan sesuatu yang berharga.
" Mereka sangat miskin." Shen Long tersenyum pahit karena hanya mendapatkan sedikit Batu Roh dan Batu Spiritual.
Namun Shen Long sama sekali tidak patah semangat, dimana terus memeriksa setiap mayat satu-persatu.
Melihat apa yang dilakukan Shen Long, semua anggota Klan Long juga melakukan hal yang sama, yaitu memeriksa harta dari tumpukan mayat tersebut, sebelum ditumpuk dan dibakar.
" Apa yang aku berikan kepadanya masih kurang?" Gumam Long Yaohan saat melihat Shen Long yang terus memeriksa satu-persatu mayat tersebut.
" Kakek." Long Qianxue yang berada di samping Tetua Cakar Naga, memberi isyarat agar kakeknya mendatangi Shen Long.
" Bukankah sebelumnya kamu tidak mau menjadi Istri pemuda itu?" Tetua Cakar Naga menggelengkan kepala karena sikap dari cucunya berubah drastis.
__ADS_1
Tanpa berkata apapun, Long Qianxue hanya memonyongkan bibirnya dan menggembungkan pipinya karena termakan ucapannya sendiri.