Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 136. Berpetualang Bersama


__ADS_3

Kini Hao Xiong dan para Tetua satu-persatu menuju ke arah Shen Long dengan tangan gemetar.


" Salam Tuan Muda." Hao Xiong dan para Tetua berlutut di hadapan Shen Long.


Tentu hal itu membuat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie terlihat kebingungan atas tingkah para petinggi Klan Hao.


Kini anggota Klan Hao yang lain juga tercengang melihat kejadian itu, karena mereka masih tidak mengerti apa yang terjadi.


" Apa yang kalian lakukan? Cepat berlutut!" Hao Xiong terlihat kesal karena anggota Klan Hao yang lain masih berdiam mematung.


Mendengar perintah dari Patriak mereka, semua anggota Klan Hao langsung berlutut, meskipun masih banyak pertanyaan di benak mereka.


Bahkan Hao Tian dan keluarganya juga berlutut di hadapan Shen Long yang membuat pemuda itu merasa tidak enak.


" Sudahlah senior. Kalian berdiri semua." Shen Long merasa tidak enak karena di tempat itu masih ada orang yang sangat dia hormati.


" Terimakasih Tuan Muda." Hao Xiong dan yang lain bangkit berdiri.


" Patriak, aku tidak ingin memperpanjang masalah ini. Aku harap semua kembali seperti semula." Shen Long masih tau diri, apalagi mengingat kebaikan Hao Tian dan keluarganya.


" Tuan muda, terimalah hadiah dariku." Hao Xiong memberikan Cincin Ruang miliknya lalu memberikan kepada Shen Long.


" Tuan muda." Saat melihat Hao Xiong memberikan Cincin Ruang miliknya, para Tetua yang lain juga melakukan hal yang sama.


Bahkan Hao Tian juga memberikan Cincin Ruang miliknya kepada Shen Long.


Hal itu membuat Shen Long merasa serba salah, karena dia tidak ingin memanfaatkan situasi tersebut.


" Maaf Paman, Patriak dan para Tetua semuanya. Aku tidak bisa menerimanya." Shen Long menolak secara halus atas pemberian tersebut.


Tentu Shen Long tidak ingin mengambil pemberian tersebut karena itu sama saja dia menumbuhkan Iblis hati pada dirinya setelah mendengar nasihat dari sosok sebelumnya.


" Tapi Tuan Muda." Hao Xiong merasa heran.


Tanpa menjawab apapun Shen Long memberi isyarat kepada Istrinya untuk meninggalkan tempat tersebut, karena dia tidak ingin terlalu lama beranda di tempat tersebut.

__ADS_1


Begitupun dengan Hao Tian, dia juga berjalan mengikuti Shen Long dengan perasaan cemas.


Setelah itu Shen Long langsung pergi ke kediaman mereka, namun sebelumnya dia juga berpamitan kepada Hao Tian dan keluarganya.


Di sisi lain Hao Zhiggy dan Hao Cao yang awalnya mengikuti arahan Hao Xiong, kini menoleh ke arah kedua tuan muda yang dalam kondisi terluka parah.


Meskipun kedua sosok Tetua tersebut sangat marah, namun berusaha untuk menahan diri karena konsentrasinya Klan Hao akan musnah.


Terlebih untuk Hao Zhiggy, dimana sosok yang menyerang Shen Long sebelumnya adalah putranya yaitu ayah dari Hao Zhu.


Kedua Tetua itu sepakat untuk membunuh Shen Long, dengan bantuan orang lain.


Tentu Hao Zhiggy dan Hao Cao tidak bisa membunuh Shen Long, namun mereka bisa meminta bantuan kepada Sekte Naga Langit ataupun Kerajaan Ling.


Di sisi lain Hao Xiong dan beberapa Tetua sangat menyayangkan jika Shen Long keluar dari Klan Hao.


Jika saja mereka mengetahui bahwa Shen Long memiliki bakat jenius, maka dari sebelumnya mereka ingin merekrut Shen Long.


Namun semua sudah terlambat karena Shen Long telah memenangkan Sansana, jadi Klan Hao tidak bisa melakukan apapun.


*******


Sebenarnya Shen Long ingin menitip Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie di Klan Hao, karena menurutnya tidak ada lagi yang berani mengusik mereka.


Namun Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menolak hal tersebut karena mereka juga ingin selalu bersama suami mereka.


" Long'er, apa kamu yakin dengan keputusanmu?" Tanya Hao Tian.


" Sangat yakin paman. Aku harus mencari keberadaan Akademi Pagoda Suci. Jika keberadaan mereka tidak ditemukan, mungkin kami akan mencari cara lain untuk meningkatkan Kultivasi." Shen Long tidak ingin selalu bergantung pada orang lain.


" Maafkan paman tidak bisa membantumu untuk mencari akses ke Akademi Pagoda Suci. Sedangkan kamu tau sendiri Klan Hao tidak terlalu baik terhadap Kerajaan Ling. Itu semua karena Sekte Naga Langit." Hao Tian tidak bisa menahan Shen Long terus berada di tempat itu, karena dia juga harus mencari pengalaman baru.


" Lalu bagaimana dengan kalian? " Tanya Hao Tian sambil menoleh ke arah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


" Kami akan bersama suami kami, apapun yang terjadi." Jawab Cang Li Yuan dengan tegas.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu. Long'er, ini ada pemberian dari seluruh petinggi Klan Hao. Terimalah sebagai bekal perjalanan kalian. Meskipun kamu menolak sebelumnya, namun kami sepakat untuk memberikannya untukmu." Hao Tian memberikan sebuah Cincin Ruang tingkat dasar kepada Shen Long.


Meskipun merasa tidak enak, Shen Long terpaksa harus menerimanya karena mereka juga sangat membutuhkan.


" Baiklah paman. Kalau begitu kami pamit dulu." Shen Long menundukkan kepala lalu membawa kedua istrinya meninggalkan tempat tersebut.


Mereka pun keluar dari kediaman Hao Tian, juga berpamitan kepada Hao Mingzi dan Hao Xiang yang ada di halaman depan rumah.


Setelah itu mereka langsung keluar dari kediaman Klan Hao tanpa mengalami kendala apapun karena kejadian sebelumnya.


Saat berada di tempat yang sudah jauh dari pintu gerbang Klan Hao, Shen Long kembali membuka peta untuk memastikan arah yang mereka tuju.


" Suamiku, mau kemana tujuan kita? Kita tidak bisa kembali ke wilayah Kerajaan Qing karena nenek sihir itu sudah menjadi Selir pangeran keempat Kerajaan Qing." Yan Rou Lie yang masih menyimpan dendam kepada Jun Mei Yin, karena ulahnya Shen Long hampir saja terbunuh.


Begitupun dengan Cang Li Yuan, dia juga menyimpan dendam kepada Jun Lixing dan kedua anaknya.


" Aku sangat tertarik dengan Hutan Kuno ini. Tapi untuk kesana, kita membutuhkan waktu yang sangat lama." Shen Long hanya fokus pada peta yang dia buka, lalu menunjuk ke sebuah titik.


Tentu Shen Long tidak ingin bertemu dengan Jun Mei Yin, karena ada beberapa hal yang mengganjal di hatinya.


" Baiklah... Jika kita melakukan perjalanan bersama, pasti tidak akan terlalu berat." Ucap Cang Li Yuan sambil menggoda suaminya.


" Mmmm... Semoga saja kita tidak mengalami kendala apapun." Shen Long mengembalikan gulungan peta lalu melanjutkan perjalanan.


Tentu Shen Long sangat penasaran dengan Hutan Kuno, karena tidak ada keterangan secara detail mengenai wilayah tersebut.


*******


( Istana Kerajaan Qing )


Terlihat sosok wanita berambut putih menatap ke arah tertentu dengan tatapan kosong.


Wanita itu tidak lain adalah Jun Mei Yin yang selalu menantikan kedatangan sosok yang menjadi pujaan hatinya.


Terlebih tidak lama lagi dia akan resmi menjadi selir pangeran keempat, tentu menginginkan orang yang pernah bersamanya saat berada di Sekte Seribu Pedang.

__ADS_1


__ADS_2