
Kini para penonton merasa yakin bahwa Yang Goulang akan memenangkan pertarungan, karena Shen Long sudah kelelahan.
Shen Long yang sudah dalam posisi siap bertarung, kini menatap ke arah Yang Goulang sambil menggenggam pedang di tangannya.
" Bersiaplah junior." Yang Goulang yang merupakan Kultivator tangan kosong, langsung melesat ke arah Shen Long dengan serangan tinju.
Shen Long juga tidak tinggal diam langsung melesat ke arah pihak lawan, sambil mengayunkan pedangnya.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Benturan antara kedua serangan menciptakan gelombang kejut menyebar ke seluruh arena yang sudah dilindungi Formasi.
" Apa? Bagaimana mungkin?" Yang Goulang seakan tidak percaya bahwa Shen Long masih menyimpan kekuatannya.
Yang Goulang yang sebelumnya menganggap bahwa Shen Long akan tumbang dalam satu kali serangan, kini masih berdiri dengan kokoh.
Para penonton yang menyaksikan kejadian tersebut, membuka matanya lebar-lebar, karena tidak sesuai dengan perkiraan mereka.
Namun Yang Goulang menggunakan Qi dalam jumlah besar, sehingga pedang yang dimiliki Shen Long seakan tidak bisa menyentuhnya.
" Benar-benar seorang monster. Bagaimana mungkin seorang Kultivator yang masih mencapai Pendekar Petapa tingkat 5 bisa bertarung dengan seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Petapa tingkat 9 tujuh belas kali berturut-turut."
Para penonton seakan tidak percaya dengan kemampuan Shen Long yang sudah diluar nalar.
Tentu Shen Long masih mampu bertahan, karena dia memiliki tiga lautan Qi, juga memiliki Qi Sejati, sehingga Qi miliknya tidak cepat habis meskipun Pedang Kesunyian terus menyerap Qi miliknya.
" Shen Long benar-benar sangat kuat. Jika saja dia berada dibawah dua tingkat dariku, aku tidak akan mampu melawannya."
Jun Lixing berfikir jika Shen Long sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 5, maka dia dengan mudah mengalahkan seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 9.
Sesaat Jun Lixing menoleh ke arah Jun Mei Yin yang terlihat sangat bahagia karena berada di samping orang yang dia cintai.
" Yin'er, maafkan ibumu. Ibu sudah terlalu egois" Batin Jun Lixing, sambil mengusap air matanya.
Jun Lixing ingin sekali memeluk putrinya, namun dia sudah merasa malu karena menganggap dirinya bukan ibu yang baik.
Di atas arena dimana Shen Long yang bertarung dengan Yang Goulang, kini semakin sengit dimana di dalam arena sudah banyak mengalami retakan.
Wuush!
Saat terjadi pertarungan sengit, Shen Long secara tiba-tiba melepaskan Aura Naga Ilahi, membuat Yang Goulang sontak kaget sehingga pertahanannya terbuka lebar.
__ADS_1
Craaash!
Aarrgggh!
Shen Long tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, langsung menebas lengan kanan Yang Goulang hingga putus.
" Hei... Apa kamu tidak bisa bertarung?"
" Kami sudah bertaruh banyak untukmu, tapi kamu main-main saja."
" Aku rasa Yang Goulang yang terkenal sangat kuat itu hanya kebohongan."
" Pasti dia menggunakan nama besar Klan Yang saja demi menjadi ketua Fraksi Menara Api."
Beberapa penonton yang menyaksikan kejadian tersebut, menganggap bahwa Yang Goulang sangat ceroboh, sehingga membiarkan Shen Long menyerangnya.
Tentu mereka tidak menyadari bahwa Shen Long melepaskan Aura Naga Ilahi hanya tertuju pada Yang Goulang, sehingga para penonton berfikir bahwa Yang Goulang telah melakukan kesalahan fatal.
" Sialan... Apa kalian merasa hebat?" Yang Goulang terlihat kesal sambil menatap ke arah para penonton, membuat konsentrasinya terganggu.
Craaash!
Aarrgggh!
Karena sudah kehilangan kedua tangannya, Yang Goulang hanya menggerutu dalam hati karena para penonton bermulut besar telah berani menganggap remeh dirinya.
Kini Yang Goulang memasang wajah jelek karena sudah tidak ada harapan untuk bertarung dengan Shen Long dengan kondisi seperti itu.
" Saudara, aku mengaku kalah. Tolong jangan bunuh aku." Ucap Yang Goulang sambil menatap ke arah Shen Long seperti melihat seorang monster.
" Apa? Aku tidak mendengarnya" Ucap Shen Long sambil menendang Yang Goulang hingga tersungkur.
Kraaack! Kraaack!
Aarrgggh!
Shen Long menginjak kedua kaki Yang Goulang hingga patah.
" Hentikan!" Tetua Fraksi Menara Api, langsung melesat ke arah Shen Long yang berniat ingin membunuh Yang Mulia.
Namun Shen Long sama sekali tidak memperdulikan ucapan tersebut, langsung menginjak kepala Yang Goulang.
__ADS_1
Kraaack!
Kepala Yang Goulang langsung retak dimana sudah tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan padanya.
Bboooom!
Shen Long menendang jasad Yang Goulang ke arah Tetua Fraksi Menara Api, membuat sosok tersebut mundur beberapa langkah ke belakang.
" Tetua... Anda tidak perlu ikut campur urusan para murid yang bertarung. Bukankah perjanjiannya bertarung hidup dan mati?" Tanya Shen Long.
" Apa kamu tidak tau siapa yang kamu bunuh? Dia adalah adik Patriak Klan Yang dan adik ipar Patriak Sekte Naga Langit." Ucap Tetua Fraksi Menara Api, sambil menatap tajam ke arah Shen Long.
" Apa Tetua takut? Lebih baik jangan menjadi seorang Kultivator." Shen Long dengan nada datar, seakan tidak merasa takut sedikitpun.
Mendengar ucapan tersebut, Tetua Fraksi Menara Api memasang wajah jelek, karena ucapan dari Shen Long merupakan tamparan keras di wajahnya.
Sesaat Tetua Fraksi Menara Api menoleh ke arah Jun Lixing yang selalu mengawasi mereka.
" Jika ada salah satu dari Tetua yang Ikut campur masalah murid, maka aku tidak akan tinggal diam." Ucap Jun Lixing dengan nada tinggi.
Tentu para Tetua tidak berani berurusan dengan pihak Kekaisaran Wei, karena sekarang mereka bergantung pada bantuan dari pihak Istana Kekaisaran Wei, karena Sumberdaya Akademi Pagoda Suci telah habis dicuri.
" Aku tidak menjamin bahwa kamu bisa hidup lebih lama." Ucap Tetua Fraksi Menara Api, lalu , membawa jasad Yang Goulang keluar dari arena.
Di sisi lain ketiga wanita yang berada di samping meja taruhan, kini langsung mengambil tumpukan koin dan Sumberdaya.
Para penonton yang sudah banyak kehilangan harta, kini kehilangan semangat karena berkali-kali mereka tertipu oleh Shen Long.
Meskipun sangat marah, namun tidak ada yang berani mengeluarkan suara karena mereka bagaimana kuatnya Shen Long.
*******
Di atas arena, dimana Shen Long kembali melawan ketua Fraksi lainnya, yaitu Ling Yinchu adik kandung Raja Ling Minghao ketua Fraksi Angin Merah.
Untuk pertarungan antara Shen Long dan Ling Yinchu, para penonton tidak lagi ingin bertaruh, kecuali anggota Fraksi Angin Merah.
Meskipun Ling Yinchu dikenal dengan serangan angin yang mematikan, namun Shen Long masih mampu mengalahkan sosok tersebut.
" Pemuda ini sangat gila. Bagaimana dia tidak merasa takut sedikitpun terhadap Kerajaan Ling."
" Apa pemuda itu tidak bagaimana resiko yang dia ambil."
__ADS_1
" Sepertinya pemuda itu memiliki dendam pribadi kepada Kerajaan Ling. Siapa dia sebenarnya?"
Sebuah diskusi dari para penonton yang menyaksikan bahwa Ling Yinchu sedang ditandu oleh para ahli medis, agar bisa memberikan pertolongan dengan cepat.