
Tidak lama kemudian Shen Long telah berpindah tempat ke depan pintu gerbang Istana Kerajaan Qing.
Dari kejauhan, terlihat Jin Song dan Lin Kun sedang menunggu kedatangan mereka.
" Yuan'er, sepertinya kita akan berpisah disini." Ucap Shen Long sambil menatap ke arah Cang Li Yuan yang berada di sampingnya.
" Brruuk." Cang Li Yuan langsung memeluk erat tubuh Shen Long.
Terlihat air mata membasahi cadarnya, seakan tidak ingin berpisah dari Shen Long.
Kini banyak pasang mata melihat adegan tersebut, bahkan kejadian itu tidak lepas dari pandangan Yan Rou Lie yang baru keluar dari teleportasi yang lain.
" Ada apa dengan kalian?" Tanya Yan Rou Lie yang terlihat kesal karena gadis bercadar tersebut dengan berani memeluk kekasihnya.
" Ah." Cang Li Yuan melepas pelukannya sambil mengusap air matanya.
" Saudari Rou Lie, aku harap kamu tidak marah karena kita mencintai orang yang sama." Ucap Cang Li Yuan lalu meninggalkan tempat tersebut menuju ke arah Tetua Cang Mu yang sedang menunggu kedatangan mereka.
" Long'gege, kamu harus jujur." Ucap Yan Rou Lie sambil menatap ke arah Shen Long.
" Lebih baik kita tinggalkan tempat ini secepatnya." Shen Long tidak ingin membahas hal tersebut karena dia menyadari bahwa ada beberapa sosok yang sedang mengawasi mereka.
Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung membawa Yan Rou Lie menuju ke arah Jin Song dan Lin Kun.
Saat Shen Long dan Yan Rou Lie berada di depan mereka, Jin Song dan Lin Kun langsung membawa mereka pergi dari tempat tersebut.
Dengan buru-buru mereka keluar dari Ibukota Kerajaan Qing dan mengambil arah jalan pintas untuk kembali ke Sekte Seribu Pedang.
" Tetua, Guru, sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Shen Long saat mereka sudah jauh dari Ibukota Kerajaan Qing.
" Long'er, perasaanku tidak enak. Itulah kenapa aku cepat membawa kalian kembali ke Sekte." Ucap Jin Song yang terus mempercepat langkahnya.
" Long'er, perasaanku juga sama. Meskipun Raja Qing Ziliong sudah mengakui Sekte Seribu Pedang sama seperti Sekte yang lain, namun perasaanku tidak enak." Ucap Lin Kun yang juga terus melangkahkan kakinya.
__ADS_1
" Guru, bagaimana bisa Raja Qing Ziliong mengakui Sekte Seribu Pedang?" Tanya Shen Long yang merasa penasaran.
" Long'er, itu semua berkat aksi yang kamu lakukan sebelumnya." Lin Kun menjelaskan kepada Shen Long sambil melanjutkan perjalanan mereka.
Flash Back :
Di ruangan tamu undangan saat Shen Long menyelesaikan pertarungannya, kini utusan dari Kekaisaran Wei menatap tajam ke arah Raja Qing Ziliong.
" Ziliong, bukankah Sekte Seribu Pedang tidak termasuk dalam daftar di Istana Kekaisaran Wei, lalu kenapa pihak Kerajaan Qing tidak mencatat Sekte Seribu Pedang?" Tanya utusan Kekaisaran Wei.
Mendengar pertanyaan tersebut, Qing Ziliong terdiam sejenak sambil menatap beberapa sosok yang berada di tempat itu.
Qing Ziliong juga tersadar atas kecerobohan pihak Istana Kerajaan Qing, karena tidak pernah menganggap Sekte Seribu Pedang seperti yang lainnya.
Jika Qing Ziliong menceritakan bahwa Sekte Seribu Pedang tidak layak lagi dikatakan Sekte, lalu apa yang mereka lihat sekarang?
Seorang murid Sekte Seribu Pedang mampu mengalahkan 20 peserta yang lain.
" Raja Qing Ziliong, Sekte Seribu Pedang sudah menyulap seorang sampah menjadi Kultivator hebat. Lalu kenapa pihak Kerajaan Qing tidak mengakui keberadaan mereka?" Tanya Ling Minghao yang tersenyum puas karena saatnya untuk membalas perkataan dari Qing Ziliong sebelumnya.
Sontak membuat semua yang berada di tempat itu langsung terdiam. Membuat suasana menjadi hening.
" Jika pihak Istana Kerajaan Qing tidak mampu menyelesaikan masalah kecil seperti itu, maka pihak Kekaisaran Wei yang mengambil tindakan." Utusan tersebut tidak ingin di masa depan seorang Kultivator jenius menjadi duri dalam daging.
Tentu, jika Sekte Seribu Pedang tidak diperhatikan, maka suatu saat tidak menutup kemungkinan mereka bisa menjadi pemberontak.
Kini kesenangan Qing Ziliong hanya sesaat, karena sebelumnya dia sudah mendapatkan hadiah dari Raja Ling Minghao.
" Mulai sekarang Sekte Seribu Pedang akan dicatat sebagai Sekte yang dilindungi oleh Kerajaan Qing. Siapapun yang berani mengusik ketenangan Sekte Seribu Pedang, maka pihak Kerajaan Qing tidak akan tinggal diam." Ucap Qing Ziliong lalu mengeluarkan sebuah kertas dan membuat sebuah catatan.
Qing Ziliong tidak ingin dipermalukan seperti itu, apalagi dia melihat sendiri bagaimana kuatnya murid Sekte Seribu Pedang.
" Sialan kalian semua. Kalian telah mempermalukan ku di depan Kekaisaran Wei." Qing Ziliong menggerutu karena menganggap petinggi Istana tidak becus menjalankan tugas mereka.
__ADS_1
Setelah menulis catatan tersebut, Qing Ziliong memberikan kepada Jin Song yang merupakan perwakilan dari Sekte Seribu Pedang.
" Terimakasih Yang Mulia Raja." Jin Song mengambil surat tersebut.
" Mmmm." Qing Ziliong mengangguk kecil mencoba menahan rasa malu.
Di sisi lain terlihat satu sosok yang berkeringat dingin dan berharap agar Sekte Giok Hitam bisa menjalankan tugas mereka dengan rapi.
Sosok itu tidak lain adalah Tetua Sekte Naga Langit. Jika kehancuran Sekte Seribu Pedang diketahui oleh pihak Istana Kerajaan Qing, maka secara otomatis Kekaisaran Wei akan mengambil tindakan.
Flash Off.
Setelah mendengar penjelasan dari Lin Kun, Shen Long mengangguk mengerti. Namun yang menjadi pertanyaan bagi Shen Long, mengapa Jin Song dan Lin Kun terlihat khawatir.
" Long'er, sebagai seorang yang sudah lama tinggal di Sekte Seribu Pedang, hati dan pikiran mereka akan menyatu. Itulah kenapa kami merasakan ada sesuatu yang buruk terjadi pada Sekte Seribu Pedang." Jin Song mengeluarkan suara di sela perjalanan mereka.
" Aku mengerti Tetua." Shen Long mengangguk dimana dia juga terus berjalan mengikuti kedua sosok tersebut.
Begitupun dengan Yan Rou Lie, dia juga terus mengejar Tetua Jin Song dan Lin Kun dengan menggunakan Qi miliknya agar tidak tertinggal jauh dari rombongan.
Setelah melakukan perjalanan selama lima hari tanpa henti, kini Yan Rou Lie tidak sanggup lagi untuk mengikuti rombongan, dimana kakinya mulai tertatih.
Melihat hal itu, Shen Long juga merasa tidak enak lalu menghentikan langkahnya.
" Lie'er, naiklah ke punggungku. Perjalanan kita masih jauh." Shen Long berucap sambil menunduk.
" Tapi Long'gege... Nanti kamu akan kecapean." Yan Rou Lie merasa ragu, meskipun dia sudah tidak kuat lagi untuk berjalan.
" Lie'er, kamu tidak perlu khawatir. Aku masih kuat." Ucap Shen Long yang sebenarnya juga merasa sedikit capek.
Namun dia tidak ingin gadis tersebut jatuh pingsan di tengah jalan. Tentu akan memperlambat pergerakan mereka.
" Mmmm." Yan Rou Lie mengangguk lalu mengalungkan kedua tangannya di pundak Shen Long.
__ADS_1
Tanpa menunggu lama, Shen Long kembali berjalan dimana Jin Song dan Lin Kun juga kembali melanjutkan langkah mereka.
Tentu Yan Rou Lie sangat menikmati hangatnya tubuh Shen Long, dimana dia juga langsung terlelap di punggung Pemuda tersebut.