
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Yan Rou Lie dan Jun Mei Yin telah muncul di depan Shen Long dan yang lain.
" Kalian lama sekali." Jun Yun mendengus kesal karena kedua wanita itu lama berbelanja.
" Maaf kak... Namanya juga wanita, sudah pasti banyak keperluan." Ucap Jun Mei Yin.
Sedangkan Yan Rou Lie tidak ingin menjawab apapun.
" Lebih baik sekarang kita menemui Guru dan Tetua." Ucap Shen Long seraya berjalan menuju ke tempat Lin Kun dan Jin Song yang sedang menunggu di pinggir jalan.
Begitupun dengan Jun Mei Yin, gadis itupun langsung menggandeng tangan Shen Long tanpa memperdulikan tatapan Yan Rou Lie dan yang lain.
Melihat hal itu, Yan Rou Lie terlihat kesal. Namun tidak berani terlalu jauh karena mereka sedang ditengah keramaian, yang tentu membuat reputasinya buruk.
Tidak lama kemudian mereka telah sampai di tempat Lin Kun dan Jin Song sedang menunggu.
Mereka pun bergegas dari tempat tersebut untuk mencari sebuah Penginapan untuk beristirahat.
Di sebuah penginapan, Jin Song langsung membawa mereka masuk ke dalam dimana disambut oleh salah satu Pelayan.
" Selamat datang Tuan-tuan dan Nona semua. Apa yang perlu saya bantu?" Tanya pelayan tersebut.
" Pelayan, kami ingin memesan tujuh kamar untuk satu malam." Ucap Jin Song sambil mengeluarkan tiga keping Koin Emas.
" Ada Tuan, mari saya antar!" Ucap Pelayan sambil menuntun jalan kepada mereka.
Mereka pun mengikuti Pelayan tersebut untuk mencari kamar masing-masing, dimana kamar yang mereka pesan hanya kamar sederhana yang tentu jarang sekali digunakan oleh para Kultivator.
Disamping menghemat biaya, Jin Song juga berpikir jika memesan kamar kelas terbaik, maka akan sering terjadi keributan antar Kultivator.
Setelah mengambil kamar masing-masing, mereka kembali ke tempat semula dimana untuk memesan makanan untuk mengganjal perut.
Saat menikmati makanan, banyak sekali pasang mata yang tertuju pada sebuah meja tempat Shen Long dan yang lain.
Diantara para wanita muda yang kebetulan berada di tempat itu begitu terpana melihat penampilan Jun Yun yang terlihat tampan dengan kulit putih dan halus seperti seorang wanita.
Sedangkan para pengunjung Pria, begitu tertarik kepada Yan Rou Lie dan Jun Mei Yin, yang terlihat sangat cantik.
__ADS_1
" Saudara Yun... Sepertinya kamu akan menjadi primadona bagi para wanita disini." Ucap Jin He yang terlihat Iri dengan penampilan Jun Yun.
Tanpa menjawab apapun Jun Yun tidak memperdulikan tatapan tersebut terus melahap makanan yang ada di meja mereka.
Jun Mei Yin yang menyadari hal itu juga merasa risih, lalu mendekatkan dirinya kepada Shen Long.
" Gege... Kamu coba yang ini! Rasanya pasti enak." Jun Mei Yin memberi suapan kepada Shen Long.
Sedikit menghela napas, Shen Long dengan terpaksa melahap makanan yang diberikan Jun Mei Yin karena tidak ingin gadis tersebut merasa malu jika diabaikan.
" Beruntung sekali Pria botak itu bisa mendapatkan kekasih yang sangat cantik." Bisik beberapa sosok kepada rekannya.
" Benar Saudara. Sayang sekali kenapa gadis itu menyukainya." Ucap yang lain.
Dari beberapa pengunjung yang ada di tempat itu memiliki niat lain untuk mendekati kedua wanita tersebut.
Namun mereka tidak berani bertindak, karena keberadaan Lin Kun dan Jin Song yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 2.
Di sisi lain Yan Rou Lie merasa risih karena Jun Mei Yin selalu saja menempel, sehingga dia tidak memperdulikan tatapan mata yang tertuju padanya.
Setelah selesai makan, Shen Long meminta izin kepada Lin Kun dan Jin Song, karena ingin kembali ke Assosiasi Menara Obat untuk membeli Cincin Ruang.
" Yin'er... Aku hanya sebentar. Setelah membeli Cincin Ruang, aku akan kembali lagi." Ucap Shen Long.
" Hhmmm... Jangan lupa dengan perjanjian kita." Yan Rou Lie mulai melancarkan rencananya sambil memberi isyarat kepada Jun Mei Yin.
Mendengar ucapan tersebut Jun Mei Yin mengurungkan niatnya untuk pergi bersama Shen Long, karena dia tidak ingin kalah dari Yan Rou Lie.
" Kita lihat saja nanti." Jun Mei Yin bergegas dari tempat tersebut menuju ke kamarnya untuk Berkultivasi.
" Long'er... Kamu harus berhati-hati! Jangan sampai membuat masalah di tempat ini." Lin Kun memperingatkan kepada Shen Long.
Shen Long yang sejak awal ada beberapa sosok yang tidak senang dengannya, sudah tau apa yang dikatakan oleh Gurunya.
" Murid akan mengingatnya Guru. Kalau begitu aku pamit dulu." Ucap Shen Long lalu meninggalkan penginapan.
Saat berada di luar penginapan, Shen Long langsung berlari ke arah Assosiasi Menara Obat, karena dia tidak ingin berurusan dengan beberapa sosok yang ingin mengejarnya.
__ADS_1
" Sialan... Kemana Pemuda botak itu?" Ucap salah satu sosok yang ingin mengikuti Shen Long.
" Saya juga tidak tau Tuan. Tapi Kota ini sangat luas." Ucap bawahan dari Pemuda tersebut.
" Sudahlah... Lebih baik kita kembali ke Penginapan! Lagi pula gadis itu tidak ikut bersamanya." Ucap Pemuda tersebut.
" Baik Tuan." kedua bawahan Pemuda tersebut kembali masuk ke Penginapan.
*******
Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di Assosiasi Menara Obat, kini merasa gelisah karena salah satu pelayan mengatakan bahwa Cincin Ruang yang dia pesan belum datang.
" Pelayan... Berapa lama lagi pesananku datang?" Tanya Shen Long.
Tanpa menjawab apapun Zhang Yuxing berjalan mendekati Shen Long, " Mari ikut saya Tuan."
Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung mengikuti Zhang Yuxing yang membawanya ke sebuah ruangan.
Saat berada di sebuah ruangan kecil, Zhang Yuxing mengeluarkan sebuah Cincin Ruang tingkat Surgawi, lalu menyerahkan kepada Shen Long.
" Mohon maaf Tuan Muda. Sepertinya Cincin Ruang yang kamu pesan belum datang. Tapi Tuan Muda tidak perlu khawatir, karena aku memiliki satu Cincin Ruang tingkat Surgawi." Ucap Zhang Yuxing.
" Pelayan... Tapi ini sangat mahal. Aku tidak bisa menerimanya." Shen Long menolak hal tersebut karena tentu Cincin Ruang tingkat Surgawi merupakan Harta yang paling langka.
" Aku akan memberinya secara gratis, tapi ada syaratnya." Ucap Zhang Yuxing.
Shen Long yang merasakan keanehan dari Zhang Yuxing langsung keluar dari ruangan tersebut, namun langsung dicegah oleh wanita itu.
" Nona... Sepertinya kamu bukan seperti Pelayan yang lain. Tolong jelaskan apa tujuanmu?" Shen Long merasa bahwa gadis tersebut bukan seorang Pelayan, karena tidak mungkin wanita itu bisa bertindak terlalu jauh.
Apalagi dengan keberadaan dua sosok yang berjaga di pintu masuk ruang itu.
" Sepertinya kamu sudah mengetahui siapa aku. Benar, aku bukan Pelayan, tapi aku Putri dari pemilik Assosiasi Menara Obat ini." Ucap Zhang Yuxing sambil menatap ke arah Shen Long.
" Perkenalkan namaku Zhang Yuxing. Kamu bisa memanggilku Saudari Yuxing atau Xing'er. Kalau boleh tau siapa namamu?" Zhang Yuxing kembali berjalan menuju ke sebuah kursi.
" Namaku Shen Long." Jawab Shen Long dengan singkat.
__ADS_1
" Aku tau kamu pasti marah padaku. Tapi aku tidak ada niat buruk kepadamu. Apa Long'gege mau menjadi temanku?" Tanya Zhang Yuxing.
Hal itu membuat Shen Long merasa heran karena dia hanya seorang warga biasa dan tentu perbedaan status sosial sangat jauh.