Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 562. Pertemuan Ayah Dan Anak


__ADS_3

Merasakan hidupnya tidak lama lagi, pria sepuh itupun mengeluarkan kekuatan jiwanya untuk menyampaikan pesan kepada putrinya.


" Putriku... Dimanapun kamu berada, kamu harus lebih kuat lagi."


Buussshh!


Bersamaan dengan ucapannya, pria sepuh mengeluarkan cahaya ungu dari mulutnya, hingga cahaya itupun melesat dengan kecepatan tinggi menembus dinding goa.


" Ternyata pak tua ini masih sempat mengabarkan kematiannya kepada seseorang." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah pria sepuh yang mengorbankan nyawanya untuk memberikan kekuatannya yang tersisa.


Shen Long menarik nafas dalam-dalam, lalu berjalan mendekati jasad pria sepuh, seraya memeriksa sesuatu yang berharga pada sosok tersebut.


" Pak tua ini juga tidak mengizinkan aku mengambil Cincin Ruang miliknya." Shen Long menghela nafas berat, lalu memperhatikan keadaan sekitar.


Sesaat tatapan mata Shen Long tertuju pada sebuah sudut lorong di belakang tempat pria sepuh Berkultivasi sebelumnya.


Tanpa membuang waktu, Shen Long masuk ke dalam lorong kecil tersebut, hingga tatapannya tertuju pada sebuah api yang melayang di udara.


" Teratai Api?" Shen Long tidak menyangka bahwa pria sepuh itu menyimpan salah satu dari Api Surgawi yang memiliki kemampuan untuk menjadi seorang Alkemis.


Inti api yang berada di dalam Teratai Api memiliki kualitas lebih tinggi dari api yang dimiliki Guang Louzhy, sehingga sangat cocok untuk seorang Alkemis.


Kali ini Shen Long terlihat kebingungan, karena api itu tidak bisa dimasukkan ke dalam Cincin Ruang tingkat Surgawi miliknya.


Jika Shen Long memasukkan ke dalam Cincin miliknya, maka semua harta yang berada di cincin miliknya akan hangus terbakar.


" Daripada tidak diambil, lebih baik aku menyerapnya saja." Karena tidak memiliki pilihan lain, Shen Long harus menyerap inti Teratai Api, lalu duduk bersila dibawahnya.


Sebenarnya Shen Long tidak ingin menjadi seorang Alkemis, karena Sumberdaya berbentuk Pil tidak cocok untuk perkembangannya.


Namun jika Api Kuno itu ditinggalkan begitu saja, maka bisa diambil oleh para Kultivator lainnya.


Buussshh!


Saat Shen Long membuka mulutnya, inti Teratai Api itupun langsung masuk ke dalam mulutnya, hingga seluruh tubuh Shen Long terasa panas seakan terbakar.


Aarrgggh!


Shen Long merapatkan giginya, berusaha menahan panas api yang menjalar ke seluruh organ tubuhnya.


Inti Teratai Api yang memiliki sifat berlawanan dengan api pemurnian yang dimiliki Shen Long, kini berusaha saling melahap api lainnya.


" Tidak! Api pemurnian tidak boleh kalah. Jika tidak, maka Petir Naga Surgawi milikku akan hilang." Shen Long mencoba untuk berkonsentrasi, agar tidak kehilangan kesadaran.

__ADS_1


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Bayangan keempat Naga Emas yang berada di lautan Qi, meraung keras karena lautan kesadaran Shen Long juga ikut terbakar.


" Tuan muda... Inti Teratai Api ini sangat bertentangan dengan Api Surgawi milik tuan. Lebih baik tuan lepaskan saja." Jian Qianxing mengingatkan kepada Shen Long untuk mengeluarkan kembali inti Teratai Api.


" Tidak! Semuanya sudah terlambat. Aku harus menyelesaikan penyerapan ini." Shen Long berusaha berkonsentrasi untuk menggabungkan api yang berlawanan tersebut.


Melihat Shen Long yang sudah bersikeras, mau tidak mau Jian Qianxing mengeluarkan kesadaran dari tiga jiwa naga yang dia segel sebelumnya.


Merasakan Jian Qianxing yang mengeluarkan kesadaran dari tiga jiwa naga, Shen Long merapatkan giginya, karena itu bukan pertanda baik.


" Maafkan aku tuan... Hanya dengan bersatunya tiga jiwa naga ke dalam tubuh tuan, Inti Teratai Api bisa ditaklukkan." Jian Qianxing merasa bersalah, karena dia tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk kepada Shen Long.


Ggooooaaarr!


Keempat bayangan naga meraung keras, kini mulai menyatukan diri, hingga secara perlahan keempat lautan Qi mulai menyatu.


Aarrgggh!


*******


Sementara Shen Long sedang menggabungkan dua jenis api yang berbeda, di tempat lain Gui Hua berpindah tempat ke wilayah yang terlihat asing.


Di tempat itu, Gui Hua sangat mendominasi hingga memburu dan membunuh semua Hewan Roh yang tinggal di dunia kecil tersebut.


Semua Hewan Roh berlarian ke berbagai arah untuk menghindari kejaran Gui Hua yang seperti kehilangan kendali.


" JANGAN LARI ANAK-ANAK." Gui Hua yang berniat menghabiskan semua penghuni dunia kecil untuk menyerap tingkat Kultivasi mereka.


Buussshh!


Saat Gui Hua berlari untuk mengejar para Hewan Roh, kini muncul sebuah portal teleportasi di depan matanya.


Buussshh!


Pada saat itu juga tubuh Gui Hua terhisap, hingga kembali ke goa sebelumnya.


Semua Hewan Roh yang merasakan bahwa gadis mengerikan itu sudah berpindah tempat, semua Hewan Roh saling berpandangan lalu menoleh ke arah tempat portal teleportasi yang kembali menutup.

__ADS_1


" Syukurlah gadis monster itu sudah pergi." Seekor Serigala bernafas lega, karena nyawa mereka bisa tertolong.


" Ya... Tapi kedatangan gadis itu membuat lebih dari setengah Hewan Roh di tempat ini menjadi korbannya." Ucap seekor Rubah.


Semua pemimpin Hewan Roh yang berada di tempat itu bernafas lega, karena kedatangan Gui Hua yang menjadi mimpi buruk bagi mereka, kini terselesaikan.


Jika Gui Hua tinggal di tempat itu lebih lama lagi, maka dapat dipastikan semua Hewan Roh tidak ada satupun yang tersisa.


" Lebih baik sekarang kita gencatan senjata. Jika gadis itu kembali lagi, maka kita harus bersatu untuk melawannya." Pemimpin Ular merah memberi usul agar mereka berdamai untuk beberapa saat.


Semua pemimpin Hewan Roh mengangguk setuju, karena ada hal yang lebih penting daripada berebut wilayah kekuasaan.


*******


Di sebuah tempat, terlihat sosok wanita yang menggunakan pakaian serba ungu sedang duduk Berkultivasi.


Wanita itu tidak lain adalah Ouyang Ning yang sedang menyerap para gadis yang masih suci untuk meningkatkan kualitas fisiknya, juga meningkatkan Kultivasi dengan giok ungu di keningnya.


Giok ungu yang menyatu di kening Ouyang Ning adalah salah satu pusaka tingkat langit yang bisa digunakan untuk menyerap kekuatan lawan.


Sesaat Ouyang Ning membuka matanya, hingga giok ungu di keningnya mengeluarkan cahaya.


" Tidak menyangka dengan Giok Pelahap Langit ini, aku bisa memiliki Tubuh Emas." Ouyang Ning tersenyum lebar, karena dengan menyerap lebih dari 200 gadis suci, kekuatan fisiknya mencapai tahap tubuh emas.


Ouyang Ning merasa beruntung karena berkat Shen Long, dia mendapatkan tubuh Gui Shuyue yang memiliki potensi besar.


Buussshh!


Terlihat sebuah cahaya melesat ke arah Ouyang Ning, hingga muncul bayangan pria sepuh.


" Ayah.... Siapa yang melakukannya?" Tubuh Ouyang Ning bergetar hebat. Tidak menyangka bahwa sisa kesadaran ayahnya bisa mendatanginya.


" Ini semua ulah pemuda itu." Pria sepuh menceritakan apa yang dia alami hingga kehilangan nyawa.


" Jadi, ayah tidak dibunuh oleh anggota Sekte Seribu Pedang?" Tanya Ouyang Ning.


" Tidak... Tapi akibat Sekte Seribu Pedang, luka dalamku tidak bisa disembuhkan, hingga aku terbunuh oleh seorang pemuda yang memiliki akar spiritual Immortal." Ucap pria sepuh, lalu mengirimkan Informasi kepada putrinya.


Mendapatkan gambaran tentang masa akhir hidup ayahnya, Ouyang Ning membuka matanya lebar-lebar, karena sosok yang membunuh ayahnya adalah seorang yang pernah membunuhnya juga.


*******


__ADS_1


Ilustrasi Ouyang Ning


__ADS_2