Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 272. Menuntut Balas


__ADS_3

Tanpa menunggu lama, Shen Long menggunakan pakaian serba hitam dengan penutup wajah, lalu menghilang dari pandangan.


Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang melihat hal itu, hanya tersenyum pahit tidak bisa berbuat apa-apa karena tingkat Kultivasi mereka masih rendah.


" Saudari Yin... Sebaiknya kita mempelajari Kitab Seribu Raga itu! Aku tidak ingin Long'gege menghadapi masalah seorang diri." Xiao Ai Qing merasa dirinya tidak berguna, sehingga tidak bisa membantu Shen Long.


" Aku juga berfikir seperti itu. Kita harus berlatih lebih keras lagi." Jun Mei Yin juga menyadari kelemahannya, ingin cepat mengejar ketertinggalannya dari Shen Long.


Keduanya sepakat untuk menggunakan Kitab Seribu Raga dengan cara yang paling cepat, meskipun cara tersebut sangat berbahaya.


Karena tidak ingin diganggu oleh siapapun, Jun Mei Yin turun ke lantai dasar untuk menemui Guang Yunyi.


" Saudari Yin, bagaimana keadaan tuan muda?" Guang Yunyi langsung bertanya, saat Jun Mei Yin muncul di tempat tersebut.


" Kondisinya sudah pulih. Tapi untuk sementara waktu jangan katakan hal ini kepada orang lain." Jun Mei Yin berkata jujur kepada wanita itu, karena Guang Yunyi sangat bisa dipercaya.


" Baik saudari Yin. Aku akan berjaga disini. Aku tidak akan membiarkan siapapun yang berani masuk kesini." Guang Yunyi bahwa apa yang dikatakan Jun Mei Yin adalah perintah dari tuannya.


" Terimakasih saudari Yunyi. Kalau begitu, aku kembali ke kamar lagi." Ucap Jun Mei Yin, lalu berjalan menuju kamar milik Shen Long.


Meskipun tidak tau apa yang terjadi, Guang Yunyi sedikit heran karena kedua wanita itu selalu berada di kamar Shen Long.


Di sisi lain, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang masih berada di kamar Shen Long, kini langsung mengambil posisi Berkultivasi untuk mempelajari Kitab Seribu Raga.


Tanpa ragu, kedua wanita itu meneguk darah hewan buas, lalu merapalkan sebuah mantra, agar proses penyerapan lebih cepat hingga berkali-kali lipat.


Sesaat tubuh Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin mengeluarkan cahaya yang menyilaukan, hingga mulai merasakan seluruh tubuhnya seperti ditusuk ribuan jarum panas.


Aarrgggh! Aarrgggh!


Saat efek Seribu Raga mulai bekerja, kini terdengar suara erangan dari kedua wanita itu hingga memenuhi sudut ruangan.

__ADS_1


Kedua wanita itupun berusaha untuk menyadarkan diri agar tidak jatuh pingsan, karena darah hewan buas mulai menyatu dengan tubuh mereka.


Meskipun rasa sakit tersebut membuat mereka hampir kehilangan kesadaran, namun keduanya berusaha untuk bertahan, meskipun keringat bercucuran di sekujur tubuh mereka.


Suara erangan tersebut berlangsung sampai siang hari, dimana Guang Yunyi yang mendengarnya mulai bertanya-tanya apa yang terjadi pada kedua wanita itu.


" Suara ini... Tidak menyangka tuan muda sekuat ini, bisa membuat kedua wanita itu berteriak kesakitan." Sebuah gambar di pikiran Guang Yunyi, bahwa Shen Long sedang berhubungan dengan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


Sesaat pikiran Guang Yunyi mulai melayang, namun mencoba untuk mengendalikan diri karena dia sudah mendapatkan tugas untuk berjaga.


" Aku tidak menyangka bahwa mereka bisa melakukannya dalam waktu yang sangat lama." Guang Yunyi menggelengkan kepala, karena suara erangan kedua wanita itu tidak berhenti, mulai dari pagi hingga siang hari.


*******


Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di gunung bagian belakang Akademi Pagoda Suci, kini mulai melancarkan rencananya.


Bagian belakang Akademi Pagoda Suci memang dijaga ketat oleh para Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Suci.


Namun Shen Long sama sekali tidak pernah menyerah, berusaha untuk mencari celah untuk masuk ke gunung tersebut.


Tentu itu semua berkat bantuan Mata Dewa yang dimiliki Shen Long, sehingga dia bisa memasuki gunung tersebut tanpa diketahui siapapun.


Dengan penuh kehati-hatian, Shen Long menemukan sebuah goa yang dibuat oleh Akademi Pagoda Suci.


Gunung tersebut sangatlah luas sehingga Akademi Pagoda Suci bisa membuat 50 goa yang mengelilingi gunung tersebut.


" Tidak menyangka Akademi Pagoda Suci terlalu Fokus untuk melindungi wilayah Akademi saja, sehingga melupakan keamanan di gunung ini." Gumam Shen Long, lalu masuk ke dalam salah satu goa.


Setelah berjalan sekitar 20 meter, Shen Long melihat 20 sosok pria dan wanita sedang memungut Sumberdaya.


" Ternyata mereka cukup kuat." Shen Long tidak ingin terlalu lama, langsung mengeluarkan jarum akupunktur miliknya yang sudah diberikan obat bius.

__ADS_1


Sambil menarik napas dalam-dalam, Shen Long mengalirkan Qi dalam jumlah besar pada 20 jarum akupunktur sambil berkonsentrasi agar jarumnya tepat sasaran.


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Satu-persatu jarum akupunktur dilepaskan, hingga satu-persatu para Kultivator mulai berjatuhan tanpa mengetahui siapa yang menyerang mereka.


Tentu Shen Long sudah menyembunyikan keberadaannya sehingga tidak ada yang mengetahui keberadaannya, terlebih dia berdiri di tempat yang cukup gelap.


Terlebih 20 sosok tersebut sama sekali tidak waspada, karena menganggap bahwa gunung tersebut sangatlah aman.


Tanpa membuang waktu, Shen Long bergegas ke arah mereka, lalu melucuti pakaian mereka satu-persatu dan mengambil barang-barang yang ada pada 20 sosok tersebut.


Kali ini Shen Long tidak ingin membunuh mereka, karena dia tidak bisa mengambil point kontribusi yang mereka miliki.


" Setelah ini aku harap kalian bisa membeli Sumberdaya sebanyak mungkin dari point kontribusi yang kalian miliki." Shen Long seringai lebar sambil menatap ke arah mereka yang sudah dia ikat dengan pakaian mereka yang dia lucuti sebelumnya.


Shen Long sama sekali tidak peduli dengan pemandangan tersebut, dimana beberapa wanita juga tidak lepas dari korbannya.


" Kalian para wanita, mulut kalian sangat pedas. Sekarang kalian tanggung sendiri akibatnya, bagaimana rasanya dipermalukan."


Ucap Shen Long, lalu menguras habis Sumberdaya yang ditanam di tempat itu hingga tidak ada satupun yang tersisa.


Tidak hanya disitu saja, Shen Long juga masuk ke dalam goa yang lain dimana dia melakukan hal yang sama.


Setelah melucuti pakaian korbannya entah pria maupun wanita, Shen Long hanya menyisakan pakaian dalam untuk melindungi bagian terlarang mereka saja.


Begitupun untuk para wanita, dimana Shen Long hanya menyisakan kain yang menutupi gunung kembarnya saja.


" Apa aku berlebihan? Sepertinya tidak. Aku mengingat jelas bagaimana tatapan kalian begitu jijik denganku." Shen Long yang sudah berada di goa yang terakhir, sambil menatap 20 sosok yang dia ikat.


Sesaat tatapan Shen Long tertuju pada sosok wanita, yaitu tidak lain adalah Lu Quan sendiri.

__ADS_1


" Maafkan aku senior. Karena kamu bergabung di pihak musuh, maka aku juga tidak segan melakukan hal yang sama." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah Lu Quan yang hanya menggunakan penutup bagian terlarang juga gunung kembarnya.


Setelah itu Shen Long menguras semua Sumberdaya, lalu dengan buru-buru meninggalkan tempat tersebut agar bisa kembali ke rumahnya.


__ADS_2