
Setelah mereka pergi kini Shen Long, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie masih berdiam mematung di kursi masing-masing.
Bahkan Cang Li Yuan yang sering melakukan penyatuan dengan Shen Long saat berada di Akademi Pagoda Suci juga terlihat malu.
Saat sedang hening, tiba-tiba seekor kura-kura keluar dari balik sudut kamar milik Cang Li Yuan.
" Ibu... Kenapa kalian mengurungku di tempat ini?" Suara Long Yurou memecahkan keheningan.
" Yurou, kesini nak! Perkenalkan dia ayahmu!" Cang Li Yuan berlari kecil mengambil kura-kura tersebut.
" Aku tidak akan mengakuinya sebagai ayahku, sebelum dia memberikan sesuatu yang berharga untukku." Ucap Long Yurou yang sedang berada di pangkuan Cang Li Yuan.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long membulatkan mata, sambil menatap ke arah Long Yurou yang menurutnya sangat lucu.
" Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" Tanya Shen Long, karena dia dapat merasakan aura familiar dari kura-kura tersebut.
" Tidak." Jawab Long Yurou dengan singkat.
" Apa kamu menyukai ini?" Shen Long mengeluarkan darahnya, lalu merapalkan sebuah mantra yang pernah dia lakukan pada saat menghidupkan telur yang dia kenal dengan nama Shen Yin.
Wuush!
Shen Long melemparkan tetesan darahnya di lantai, hingga terlihat sebuah cahaya mengelilingi darah tersebut.
Tap!
Long Yurou melompat dari pangkuan Cang Li Yuan, lalu berdiri di lantai yang terdapat lingkaran mantra.
Wuush!
Long Yurou langsung menyerap darah yang diberikan oleh Shen Long, hingga dalam beberapa saat dia menoleh ke arah Shen Long dengan tatapan sendu.
" Sekarang aku mengakui kau sebagai ayahku. Salam ayah." Long Yurou seolah menundukkan kepala, lalu melompat ke pangkuan Cang Li Yuan.
__ADS_1
" Siapa namamu?" Shen Long menatap kura-kura yang berada di pangkuan Cang Li Yuan.
" Namaku Long Yurou ayah." Jawab kura-kura tersebut yang membuat Shen Long membulatkan mata sambil melirik ke arah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
" Ya, aku yang memberikan nama untuknya. Aku gabungkan nama kita bertiga." Ucap Cang Li Yuan.
" Dari mana kalian menemukan kura-kura ini? Sepertinya dia bukan kura-kura biasa." Shen Long memperkirakan bahwa bahwa kura-kura tersebut layaknya hewan buas, karena saat dia melompat, tidak seperti kura-kura pada umumnya.
" Kami menemukan kura-kura ini saat menyusuri Hutan disana." Jawab Yan Rou Lie dengan singkat sambil menunjuk ke sebuah arah.
Tentu Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie tidak ingin menceritakan hal yang sebenarnya, karena mereka pernah mendengar bahwa telur sebelumnya memanggil 'Ayah' kepada Shen Long.
Itu artinya telur tersebut pernah diangkat menjadi anak Shen Long dan Jun Mei Yin, meskipun hanya menggunakan tetesan darah mereka.
" Haaahh... Baiklah, aku mandi dulu. pakaian ini sangat gerah. Aku tidak menyangka jika memiliki anak seekor kura-kura. Terlebih tepat hari pernikahanku." Shen Long langsung berangkat ke kamar pengantin yang tidak jauh dari mereka.
" Saudari Rou Lie, bagaimana menurutmu?" Tanya Cang Li Yuan yang terlihat serius sambil memasang wajah memerah.
" Itu..." Yan Rou Lie terlihat gugup yang tidak kalah juga wajahnya seperti kepiting rebus.
" Yurou, kamu buat Formasi pelindung mengelilingi tempat ini." Yan Rou Lie berinisiatif untuk memasukkan Long Yurou ke Cincin miliknya, setelah menciptakan Formasi Pelindung.
" Baik ibu." Long Yurou menutup matanya, lalu mengeluarkan gelombang energi yang lembut hingga tercipta sebuah pelindung transparan mengelilingi tempat kediaman mereka.
" Sekarang kamu masuk ke Cincin milik ibu! Tapi ingat, jangan mengambil semua Sumberdaya disana." Yan Rou Lie mengarahkan Cincin miliknya kepada Long Yurou dengan menggunakan pikirannya.
" Baik ibu." Bersamaan dengan ucapannya, Long Yurou langsung masuk ke Cincin milik Yan Rou Lie.
Sesaat kedua wanita itu kembali mematung saling berpandangan, karena merasa malu jika anggota tubuh mereka dilihat orang lain.
" Kenapa aku bisa gugup seperti ini? Padahal saat berada di Akademi Pagoda Suci, aku sering melakukannya bersama Long'gege." Cang Li Yuan keceplosan yang membuat Yan Rou Lie membulatkan mata.
" Jadi kalian berdua mengambil kesempatan saat aku tidak ada?" Yan Rou Lie terlihat kesal karena Cang Li Yuan dan Shen Long sudah bermain di belakangnya.
__ADS_1
" Heheee... Aku sangat merindukan keringat Long'gege." Ucap Cang Li Yuan tanpa merasa bersalah.
" Kalau begitu aku yang terlebih dulu. Lagi pula aku ingin mempraktekkan Kultivasi Ganda kepada Long'gege." Yan Rou Lie beranjak dari tempatnya menuju kamar pengantin.
" Teknik itu sangat langka, kenapa kamu tidak mengajarkan kepadaku?" Cang Li Yuan sedikit kesal menghentikan langkah Yan Rou Lie.
" Aku akan mengajarkan teknik itu di lain waktu. Teknik itu sangat sulit jika diajarkan kepada sesama jenis." Jawab Yan Rou Lie, lalu melanjutkan langkahnya.
" Kalau begitu kita lakukan secara bersamaan saja! Nanti Long'gege mengajarkan kepadaku." Cang Li Yuan yang merasa tertarik dengan teknik tersebut, langsung bergegas mengikuti Yan Rou Lie.
Melihat Cang Li Yuan yang mengikutinya, Yan Rou Lie hanya menggelengkan kepala berusaha untuk menerima sosok tersebut saat dia melakukan Kultivasi Ganda bersama Shen Long.
Shen Long yang melihat kedatangan kedua wanita itu begitu terkejut, namun berusaha untuk menerimanya.
Tentu mereka tidak bisa menghindari jika harus tidur bersama.
" Long'gege, aku juga ingin tidur disini." Yan Rou Lie terlihat gugup sambil menatap ke arah Shen Long yang sedang berganti pakaian.
" Mmmm." Shen Long hanya mengangguk, menghentikan aktivitasnya lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur juga menyembunyikan rasa gugupnya.
Apalagi melihat kedua wanita itu yang menggunakan busana pengantin, tentu menambah kecantikan mereka.
" Aku mandi dulu." Yan Rou Lie berlari kecil menuju kamar mandi.
Tentu hal itu membuat Cang Li Yuan langsung membaringkan tubuhnya di samping Shen Long, lalu menarik napas dalam-dalam.
" Sepertinya belum ada bau keringat. Mana pakaian Long'gege yang lain?" Cang Li Yuan melihat ke berbagai arah hingga tertuju pada pakaian pengantin milik Shen Long.
Tanpa menunggu lama, Cang Li Yuan langsung menarik pakaian tersebut lalu menciumnya dengan nafas dalam-dalam karena pakaian tersebut masih menempel keringat Shen Long.
Melihat tingkah Cang Li Yuan, Shen Long hanya menggelengkan kepala karena dia sudah mengetahui sejak awal bahwa wanita itu lebih menyukai aroma keringatnya.
" Ada apa denganmu?" Tanya Yan Rou Lie yang baru saja keluar dari kamar mandi sambil melihat tingkah Cang Li Yuan.
__ADS_1
" Gluug." Shen Long menelan ludah saat melihat Yan Rou Lie hanya menggunakan kain tipis yang melilit tubuhnya.
Terlihat jelas kedua gunung kembar Yan Rou Lie yang padat berisi putih bersih seperti salju, hingga bagian pahanya juga terlihat putih bersih tanpa cacat sedikitpun.