Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 336. Keputusan Para Jenderal


__ADS_3

Namun Jin He sama sekali tidak mengeluh, karena berkat bantuan Sekte Seribu Pedang, dia bisa mendapatkan bibit garis keturunan darah murni, meskipun tingkat rendah.


Dengan demikian Jin He harus berlatih lebih keras dan mencari peluang untuk meningkatkan garis keturunan darah murni ke tahap yang lebih tinggi lagi.


" Guru... Bagaimana dengan kabar Shen Long dan Yan Rou Lie di daratan Sangay?" Tanya Jin He.


" Itulah kenapa aku memanggilmu kesini. Tidak lama lagi kelima orang itu akan datang ke daratan murni ini." Ucap Tetua Pedang Putih.


" Kelima?" Jin He sedikit mengerutkan kening.


" Ya... Pemuda yang bernama Shen Long itu tidak hanya memperistri Yan Rou Lie, tapi juga tiga wanita yang lain."


" Sebuah keberuntungan, keempat wanita itu memiliki raga spesial. Aku meminta bantuanmu untuk menyambut kedatangan keempat istrinya." Ucap Tetua Pedang Putih dan meminta kepada Jin He untuk menjemput mereka.


" Guru... Kenapa tidak sekalian dengan Shen Long?" Tanya Jin He yang merasa heran.


" Aku sudah mengatakan bahwa keempat wanita itu memiliki raga spesial. Jika Shen Long ada disini, maka hubungan mereka akan diketahui."


" Jika itu terjadi, maka keselamatan Shen Long akan terancam. Bahkan aku saja tidak mampu menyelamatkan Shen Long." Tetua Pedang Putih menjelaskan segala kemungkinan yang akan terjadi.


Dengan kata lain Shen Long harus menjadi lebih kuat lagi, sebelum menjemput keempat istrinya.


Karena itulah Tetua Pedang Putih meminta kepada Jin He untuk menjemput keempat Istri Shen Long dan meminta kepada keempatnya untuk merahasiakan bahwa mereka sudah menikah.


Dengan demikian Tetua Pedang Putih bisa mengulur waktu sampai Shen Long dan keempat istrinya sudah mampu melindungi dirinya.


Meskipun Tetua Pedang Putih mengetahui bahwa Shen Long memiliki bakat yang luar biasa, namun semuanya butuh proses, karena perbedaan tingkat Kultivasi.


Apalagi kelima sosok itu baru datang ke daratan Tibet, bisa dikatakan mereka baru terlahir kembali.


" Sekarang kamu boleh pergi! Nanti aku akan mengabarkan untukmu, jika mereka sudah tiba di daratan Tibet." Tetua Pedang Putih kembali menciptakan lingkaran teleportasi untuk mengantar Jin He kembali ke kediaman murid luar.


" Baik guru." Ucap Jin He, lalu masuk ke dalam lingkaran teleportasi.


" Beruntung aku masih memiliki beberapa Batu Roh." Tetua Pedang Putih menghela nafas panjang, karena demi menyelamatkan keempat wanita itu, dia langsung menggunakan harta yang dia miliki untuk menjemput mereka.

__ADS_1


" Sepertinya aku harus meminta bantuan kepada para Tetua yang lain untuk melindungi keempat wanita itu." Gumam Tetua Pedang Putih, lalu bergegas keluar dari kediamannya.


*******


( Daratan Sangay )


Shen Long yang sedang Berkultivasi, kini terus menyerap Sumberdaya yang sudah dilahap oleh Naga Emas.


Buussshh!


Energi yang sangat kuat mengelilingi tubuh Shen Long, dimana Cincin Ruang tingkat Surgawi miliknya bergetar hebat hingga keluar sebuah Kitab lalu melayang di atas kepalanya.


Kitab tersebut terus mengeluarkan sinar berwarna keemasan, seakan menyerap informasi dari pikiran Shen Long.


Bboooom!


Saat energi yang berada di Sumberdaya hampir habis, kini Shen Long berhasil menerobos Pendekar Suci tingkat 9.


Saat itu juga Kitab yang berada di atas kepala Shen Long, langsung jatuh ke tangannya, membuat Shen Long sedikit kaget.


Shen Long pun mengambil Kitab tersebut, lalu membukanya, dimana terlihat sebuah tulisan yang berwarna keemasan.


" Kitab Seribu Pedang Naga Suci?" Shen Long seakan tidak percaya jika Kitab tersebut menerangkan hasil gabungan dari teknik yang Shen Long gunakan.


Namun saat Shen Long membuka tiap-tiap halaman, ada beberapa halaman di dalam Kitab tersebut yang masih kosong.


" Kenapa ada yang kosong?" Gumam Shen Long.


" Itu artinya kamu harus mempelajari teknik Pedang yang lain untuk menyempurnakan teknik Seribu Pedang Naga Suci."


" Sayangnya kamu tidak memiliki garis darah inti pedang, pedang spiritual dan jiwa pedang. Jadi kamu harus mencari peluang saja."


" Jadi untuk sementara waktu, kamu kembangkan teknik yang berhubungan dengan garis keturunan Klan Wu. Yaitu perubahan wujud." Guang Louzhy meminta kepada Shen Long untuk mengembangkan kemampuan khusus Klan Wu, saat berada di daratan Tibet.


Dengan demikian, Shen Long tidak hanya pandai bermain pedang. Namun harus mahir dalam dengan tangan kosong dan kaki, sesuai garis keturunan Klan Wu.

__ADS_1


" Itu tidak masalah. Yang penting sekarang kita akan berangkat ke Istana Kerajaan Ling." Ucap Shen Long, lalu berpindah tempat ke sebuah tempat yang tidak jauh dari Istana Kerajaan Ling.


Tanpa membuang waktu, Shen Long langsung menggunakan Naga Emas sebagai tunggangannya, lalu terbang ke arah pintu gerbang Istana Kerajaan Ling.


" Sa... Saudara." Para penjaga gerbang terlihat ketakutan saat melihat kedatangan sosok pemuda yang berada di atas Naga Emas.


Shen Long memang sengaja tidak langsung menyerang mereka, karena dia tidak ingin prajurit yang tidak bersalah ikut terkena imbas.


" Cepat laporkan kejadian ini kepada Jenderal." Teriak salah satu penjaga gerbang kepada rekannya.


Sesaat beberapa prajurit melesat ke berbagai arah untuk membunyikan lonceng darurat, juga melaporkan tentang kedatangan sosok yang membawa Naga Emas.


Teng! Teng! Teng! Teng!


Terdengar suara lonceng darurat, dimana para prajurit langsung berkumpul di depan pintu gerbang tempat Shen Long berada.


Meskipun demikian, para prajurit tidak ada yang berani bertindak, karena sosok yang berada di depan mereka bukan tandingan mereka.


" Jangan ada yang berani bertindak." Jenderal Besar yang berada di tempat itu, langsung memberi isyarat kepada para prajurit agar tidak melakukan pergerakan.


Para prajurit itupun mengangguk, meskipun keringat bercucuran di sekujur tubuh mereka.


Meskipun terlihat ketakutan, Jenderal Besar berjalan mendekati arah Shen Long, lalu menundukkan kepala.


" Tuan Pendekar... Kami tidak pernah berurusan denganmu. Ambillah nyawaku, namun bebaskan para prajurit ini." Jenderal Besar sudah memperkirakan bahwa sosok tersebut adalah Shen Long, sehingga tidak bijak jika bertarung dengannya yang hanya menyebabkan kematian.


Bahkan satu-persatu para Jenderal berlutut di hadapan Shen Long, agar pemuda itu mengampuni para prajurit dengan mengorbankan nyawa mereka.


" Jika tidak ingin kehilangan nyawa, silahkan berdiri di belakangku." Shen Long yang tidak memiliki urusan dengan para prajurit, langsung meminta kepada mereka agar keluar dari dalam pintu gerbang.


Dengan buru-buru para Jenderal membuka pintu gerbang, lalu bergegas menuju ke arah belakang Shen Long.


Melihat kejadian tersebut, beberapa komandan dan prajurit memilih untuk setia kepada Jenderal mereka dan berdiri di belakang Shen Long.


" Apa yang kalian lakukan?" Teriak salah satu Jenderal saat melihat para prajurit lebih memilih untuk tinggal di Istana Kerajaan Ling.

__ADS_1


Tentu para komandan dan prajurit tidak ingin kehilangan pekerjaan mereka, sehingga mereka lebih memilih untuk bertarung melawan Shen Long yang hanya seorang diri bersama Naga Emas.


__ADS_2