
Sementara Wu Cuilan dan Wu Baihu menjelaskan kepada Ketua Klan Wu atau Wu Jiangbu tentang siapa yang menyelamatkannya, Wu Dong membawa Shen Long ke halaman depan rumah untuk mencari tempat memulihkan diri.
Membutuhkan waktu yang cukup lama bagi Shen Long untuk memulihkan diri, karena sudah banyak mengeluarkan tenaga.
" Terimakasih atas bantuan kakak. Jika tidak, maka kami tidak tau apa yang akan terjadi pada kakek." Wu Dong terlihat senang karena kedatangan Shen Long bisa memberikan bantuan kepada kakeknya Wu Jiangbu.
" Tidak masalah saudara Dong... Aku hanya memberikan sedikit bantuan saja." Jawab Shen Long, karena dia berpikir bahwa Ketua Klan Wu ada hubungannya dengan dirinya.
Karena itulah Shen Long berani memberikan energi kehidupan miliknya, karena kondisi Ketua Klan Wu benar-benar dalam masa kritis.
Terlebih Shen Long memiliki akar spiritual Immortal, sehingga setiap dia naik tingkat, maka energi kehidupan miliknya akan bertambah besar, meskipun harus membutuhkan Sumberdaya dalam jumlah besar.
Tidak lama kemudian terlihat sosok gadis datang dengan membawa sosok pria sepuh menuju ke kediaman Ketua Klan Wu.
Sosok itu tidak lain adalah Wu Yunjiang yang awalnya mendatangi kediaman Wu Baihu dan pergi mendatangi seorang tabib.
" Wu Dong.. Bagaimana dengan kondisi kakek?" Tanya Wu Yunjiang, yang masih terlihat khawatir dengan keselamatan Wu Jiangbu.
Sebelumnya Wu Yunjiang tidak fokus dengan kehadiran Shen Long, karena saat itu dia sedang panik.
" Kondisi kakek sudah membaik. Jadi tidak perlu khawatir lagi." Meskipun Wu Dong tidak melihat secara langsung, namun dia percaya dengan apa yang dikatakan Shen Long.
" Anak muda... Kamu jangan bercanda. Kondisi kakek kalian tidak sesederhana yang kalian pikirkan. Aku sudah mendalami ilmu tabib selama 40 tahun, jadi aku sudah tau kondisi kakek kalian." Tabib yang dibawa Wu Yunjiang merasa tidak senang karena Wu Dong terlalu menyepelekan keselamatan Ketua Klan Wu.
Terlebih di kota tersebut, tabib itu sudah dikenal, sehingga ilmu pengobatannya sudah diakui para warga.
" Apa yang dikatakan cucuku memang benar. Sekarang kondisiku sudah pulih total." Tiba-tiba Wu Jiangbu muncul dari balik pintu, diikuti Wu Cuilan, Wu Baihu dan para Tetua.
" Apa? Bagaimana mungkin?" Tabib itu membuka matanya lebar-lebar, karena Wu Jiangbu sudah bisa bicara dan berdiri tanpa bantuan siapapun.
Wu Jiangbu tersenyum tipis, sambil berjalan mendekati Shen Long, lalu menoleh ke arah tabib.
__ADS_1
" Pemuda inilah yang membantuku. Jika tanpa bantuannya, kondisiku tidak bisa tertolong lagi." Wu Jiangbu menjelaskan kepada tabib tentang siapa yang menyelamatkan hidupnya.
Mendengar keterangan dari Wu Jiangbu, tabib itupun membuka tutup mulutnya lebar-lebar, seakan tidak percaya jika seorang yang masih muda bisa mendalami ilmu tabib.
" Apakah pemuda ini adalah seorang leluhur yang sedang menyamar?" Pikir Tabib tersebut, sambil menatap ke arah Shen Long.
Tabib itupun tidak ingin membahas terlalu jauh, karena dia berpikir bahwa Shen Long adalah sosok leluhur dibalik wajahnya yang terlihat masih muda.
Jika tidak, mana mungkin seorang yang masih berusia sekitar 20an tahun bisa menguasai ilmu tabib begitu mendalam.
" Terimakasih atas bantuan leluhur. Sepertinya tidak ada yang perlu aku lakukan disini. Kalau begitu, aku pamit dulu." Tabib itupun berlutut di hadapan Shen Long, lalu meninggalkan tempat tersebut.
Mendengar perkataan dari tabib, Shen Long memasang wajah masam karena dia sudah dianggap sebagai leluhur.
Namun mengingat apa yang dia lakukan sebelumnya, tentu siapapun akan menganggapnya sebagai leluhur.
Di sisi lain Wu Yunjiang yang mendengar keterangan dari Wu Jiangbu, kini secara diam-diam merasa tertarik kepada Shen Long.
Terlebih Shen Long sangat tampan dan berwibawa, membuat Wu Yunjiang memiliki pandangan berbeda dengan Shen Long.
" Terimakasih kakek." Shen Long mengangguk kecil, lalu berjalan mengikuti Wu Jiangbu dan yang lainnya.
Sementara itu para Tetua langsung berpamitan, karena pembicaraan mereka bersifat pribadi.
Sedangkan Wu Yunjiang langsung ke dapur untuk menyuguhkan hidangan kepada Shen Long dan yang lainnya.
Di sisi lain, Shen Long dan yang lain hanya berbincang kecil, untuk menghangatkan suasana.
" Silahkan dinikmati, saudara." Wu Yunjiang yang datang dengan membawa beberapa hidangan, langsung menyuguhkan secangkir teh kepada Shen Long dan yang lain, lalu mengambil tempat duduk di samping Wu Dong.
Melihat tingkah Wu Yunjiang yang tidak seperti biasanya, Wu Jiangbu dan Wu Cuilan menyipitkan matanya karena sesekali gadis itu melirik ke arah Shen Long.
__ADS_1
Sedangkan Wu Baihu dan Wu Dong hanya menggelengkan kepala, karena Wu Yunjiang memiliki ketertarikan kepada Shen Long.
" Jika boleh tau, apa yang membuat kakek bisa mendapatkan luka pada titik meridian?" Saat mereka sudah terlihat akrab, Shen Long mulai mengutarakan tujuannya.
Mendengar pertanyaan dari Shen Long, Wu Jiangbu dan yang lain saling berpandangan, karena permasalahan tersebut sudah terjadi sejak lama.
" Nak Yutian... Sebenarnya kejadian ini terjadi sejak 25 tahun yang lalu...." Wu Jiangbu menceritakan tentang apa yang terjadi pada mereka.
Meskipun Shen Long bukan berasal dari Klan Wu, namun mengingat Shen Long telah menyembuhkan lukanya, Wu Jiangbu merasa tidak ada salahnya jika menceritakan kepada Shen Long.
Saat itu anggota cabang Klan Wu mendapatkan serangan dari anggota utama Klan Wu itu sendiri, akibat putra Wu Jiangbu melarikan diri bersama putri Patriak Klan Wu.
Patriak Klan Wu merasa tidak terima jika putrinya menikah dengan anggota cabang Klan Wu.
Pada saat pertarungan itu terjadi, Ketua Klan Wu sebelumnya, harus mengorbankan diri bersama putranya dan beberapa Tetua Klan Wu yang lain.
Kebetulan putra Ketua Klan Wu sebelumnya adalah suami dari Wu Cuilan dan ayah dari Wu Yunjiang.
Ketua Klan Wu menitipkan kepada Wu Jiangbu agar menjadi Ketua Klan Wu selanjutnya dan membawa anggota Klan Wu yang tersisa.
" Menantuku terpaksa harus mengorbankan diri demi menyelamatkan Istrinya yaitu putriku Wu Cuilan yang sedang mengandung Wu Yunjiang." Wu Jiangbu menutup ceritanya, sambil menarik napas dalam-dalam.
" Kakek... Apa putramu itu bernama Wu Xiang?" Tanya Shen Long.
Mendapatkan pertanyaan seperti ini, Wu Jiangbu dan kedua anaknya saling berpandangan, karena Shen Long mengetahui nama putra sulungnya.
" Benar... Wu Xiang adalah putra sulungku dan merupakan kakak dari Wu Cuilan dan Wu Baihu." Jawab Wu Jiangbu.
Mendengar keterangan dari Wu Jiangbu, Shen Long tidak menyangka bahwa dia bisa bertemu dengan kakek dan saudaranya di daratan murni perak.
Namun Shen Long sangat menyayangkan jika kakeknya yang merupakan ayah dari ibunya Wu Rongrong telah melakukan penyerangan terhadap anggota Klannya sendiri.
__ADS_1
Shen Long dengan buru-buru berlutut di hadapan Wu Jiangbu, membuat Wu Cuilan, Wu Baihu, Wu Yunjiang dan Wu Dong merasa heran.
Namun mengingat wajah Shen Long mirip dengan Wu Rongrong dan matanya mirip dengan Wu Xiang, kedua kakak beradik itu hanya menghela nafas berat.