Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 524. Mata-mata


__ADS_3

Shen Long menarik nafas dalam-dalam, sambil menatap ke arah ketua bandit yang juga sudah kelelahan karena sebelumnya mengeluarkan teknik Pukulan Darah.


" Sepertinya aku harus menyelesaikan pertarungan ini secepat mungkin. Serangan orang ini sangat menakutkan." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah ketua bandit.


Di sisi lain, Wu Baihu membuka tutup mulutnya lebar-lebar, karena Shen Long masih mampu menghindar dari serangan pukulan darah.


" Seberapa besar kekuatan Shen Long? Apakah dia benar-benar masih mencapai Pendekar Kaisar tingkat delapan?" Pikir Wu Baihu, yang merasa tidak percaya jika Shen Long mampu mengimbangi seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat lima.


Perbedaan tingkat Kultivasi dari kedua belah pihak sangat terlalu jauh, membuat Wu Baihu dan para prajurit perunggu Klan Wu begitu sulit untuk percaya jika Shen Long masih mampu bertahan.


Sementara itu, Shen Long mengangkat pedangnya tinggi-tinggi lalu menyalurkan Qi pada Pedang Seribu Bintang.


" Seni Naga Emas, Tebasan Penghancur."


Creeessh!


Qi unsur petir berbentuk bilah pedang raksasa keluar dari Pedang Seribu Bintang, mengarah kepada ketua bandit.


" Seberapa besar Qi milik pemuda ini." Ketua bandit memasang wajah serius, karena Shen Long masih menyimpan tenaganya.


Ketua bandit menatap ke arah bilah pedang raksasa yang mengarah kepadanya, lalu mengeluarkan Qi dengan sisa tenaganya untuk memblokir serangan dari Shen Long.


" Teknik Darah Iblis, Perisai Darah."


Buussshh!


Sebuah tameng berwarna merah darah muncul di depan kedua telapak tangan ketua bandit.


Bboooom!


Traaang!


Benturan keras dari pedang raksasa bersarang pada perisai darah yang diciptakan oleh ketua bandit, hingga hancur berkeping-keping.


Melihat Perisai Darah telah hancur berkeping-keping, ketua bandit terlihat pucat, berusaha untuk menghindar dari serangan tebasan pedang raksasa.


Craaakk!


Aarrgggh!

__ADS_1


Ketua bandit menjerit kesakitan, saat terkena tebasan pedang raksasa yang bersarang di bahu kirinya hingga terputus.


" Kemampuan pedang itu sangat menakutkan." Gumam ketua bandit, sambil menatap pedang di tangan Shen Long.


Dengan pandangannya yang mulai kabur, ketua bandit seakan tidak percaya jika dia bisa dikalahkan oleh seseorang pemuda yang masih mencapai Pendekar Kaisar tingkat delapan.


Di sisi lain, Shen Long langsung melesat ke arah ketua bandit yang sudah kehilangan tenaga, sambil mengayunkan pedangnya.


" Aku tidak terima." Melihat Shen Long yang melesat ke arahnya, ketua bandit tidak bisa mengelak karena sudah tidak bertenaga.


Slaaash!


Sebuah tebasan bersarang pada leher ketua bandit, hingga kepalanya terpisah dari tubuhnya.


Shen Long menarik nafas dalam-dalam, sambil menatap ke arah Guang Louzhy yang sudah menyelesaikan pertarungannya.


" Apa yang terjadi?" Shen Long menyipitkan matanya karena wajah Guang Louzhy telah berubah.


Dengan buru-buru Shen Long berlari ke arah Guang Louzhy, lalu berbisik kepadanya, bahwa tubuh yang dia gunakan adalah wujud Jun Meiyin.


Mendengar apa yang dikatakan Shen Long, Guang Louzhy membuka matanya lebar-lebar, lalu mengambil sebuah kain untuk menutupi wajahnya.


" Apa yang terjadi? Apa mungkin karena sebelumnya aku menggunakan teknik pembelah raga?" Bisik Guang Louzhy.


" Sepertinya ada orang yang mengawasi kita." Ucap Shen Long, lalu melesat ke sebuah arah, diikuti Guang Louzhy.


Sementara itu Wu Baihu dan para prajurit yang awalnya ingin mendatangi Shen Long dan Guang Louzhy, langsung menghentikan langkah mereka, karena kedua sosok itu sedang mengejar seseorang.


" Kita tidak mampu mengikuti mereka, lebih baik kita kumpulkan mayat para bandit ini." Wu Baihu memberi perintah kepada para prajurit untuk mengumpulkan kepala para bandit, sesuai keinginan pangeran kesebelas.


" Baik komandan." Jawab para prajurit serempak, lalu menyebar untuk mengumpulkan kepala para bandit.


*******


Sementara di tempat lain, sosok yang sejak awal mengawasi pertarungan sebelumnya, kini memasang wajah serius karena tidak menyangka bahwa ketua bandit dan Istrinya memiliki kekuatan besar.


Mata-mata itupun berpikir bahwa jika mengerahkan seluruh prajurit perunggu di Istana pangeran kesebelas sekalipun tidak mampu menghadapi para bandit.


" Siapa kedua orang itu? Kemampuan mereka mampu mengimbangi kekuatan prajurit emas di Kerajaan Xing." Gumam mata-mata tersebut, karena hanya prajurit emas di Kerajaan Xing yang berada di daratan murni emas saja yang memiliki kekuatan besar.

__ADS_1


Tentu untuk menjadi seorang prajurit di Kerajaan Xing, diambil dari para Kultivator yang berbakat yang kekurangan harta.


Karena itulah banyak Kultivator berbakat mendaftar menjadi seorang prajurit, agar bisa mendapatkan Sumberdaya dari pihak Istana.


" Aku harus melaporkan kejadian ini kepada penasehat militer." Gumam mata-mata.


Sesaat mata-mata itupun memasang wajah serius, karena dua sosok sedang berlari ke arahnya.


" Tidak, jangan sampai aku ketahuan." Mata-mata itupun dengan buru-buru mengeluarkan sebuah jimat, lalu menyalurkan Qi pada jimat tersebut.


Buussshh!


Dalam hitungan detik, tubuh mata-mata itupun menghilang dari pandangan, diikuti Shen Long dan Guang Louzhy sudah sampai di tempat tersebut.


" Sialan, kita kehilangan jejaknya." Shen Long mengepal kedua tangannya, karena dia berpikir bahwa sosok itu menggunakan sebuah jimat untuk melarikan diri.


Shen Long menarik nafas dalam-dalam, sambil memeriksa keadaan sekitar, namun tidak berhasil menemukan keberadaan sosok yang mengawasi mereka sebelumnya.


" Kita tidak bisa mengejarnya. Lebih baik kamu kembali bersama rombongan." Guang Louzhy meminta kepada Shen Long untuk menyelesaikan tugasnya.


" Lalu bagaimana denganmu?" Tanya Shen Long, karena Guang Louzhy sudah menggunakan wujud Jun Meiyin.


Guang Louzhy menghela nafas panjang, lalu mengambil tempat untuk mencari tahu apa yang terjadi pada dirinya.


Setelah beberapa saat, Guang Louzhy kembali membuka matanya, sambil menatap ke arah Shen Long yang duduk di sampingnya.


" Suamiku... Sepertinya selamanya tubuh Jun Meiyin akan menjadi raga baru kami. Mungkin saja mereka Jun Meiyin memiliki Raga Karma Naga Surgawi, sehingga tubuhnya jauh lebih dominan." Guang Louzhy menjelaskan tentang apa yang terjadi pada perubahan fisiknya.


" Tidak masalah... Lagi pula dengan raga itu, kamu terlihat lebih menggoda." Ucap Shen Long, sambil mengusap rambut Guang Louzhy.


" Apa kamu ingin menggodaku?"


Bersamaan dengan ucapannya, Guang Louzhy langsung duduk di pangkuan Shen Long sambil mengalungkan kedua tangannya di bahu Shen Long.


Guang Louzhy langsung merapatkan tubuh mereka, sambil mencium bibir Shen Long dengan lembut.


" Sayang sekali waktunya tidak tepat." Shen Long berbisik di telinga Guang Louzhy, karena godaan dari wanita cantik dan seksi di depannya, membuatnya tidak bisa menahan diri.


Apalagi tubuh Guang Louzhy yang sekarang memiliki daya tarik tersendiri, membuat siapapun yang melihatnya pasti tergoda.

__ADS_1


" Aku akan menunggumu di kota Daifang. Aku akan menjelaskan tentang perubahan wujud ini kepada orang tua Long Chieyu dan anggota Klan Long." Bisik Guang Louzhy, sambil menarik kedua tangan Shen Long hingga menyentuh pinggangnya.


Shen Long mengangguk kecil, lalu mencium kening Istrinya dengan lembut, lalu kembali bangkit berdiri.


__ADS_2