Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 271. Efek Cambuk Api


__ADS_3

Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang melihat kondisi Shen Long yang sedang terluka parah, kini menatap tajam ke arah Wuya Jinwu dan anggota Fraksi Gagak Emas dengan niat membunuh yang sangat kuat.


" Ketua... Apa yang terjadi pada tuan muda?" Tanya Guang Yunyi, sambil memapah tubuh Shen Long.


" Ini semua ulah dari Fraksi 50 besar itu. Mereka tidak terima jika murid mereka kalah." Wuya Jinwu menceritakan apa yang terjadi pada Shen Long.


Meskipun tidak tau secara detail mengenai Shen Long, namun Tetua yang menjadi Guru Fraksi Gagak Emas menceritakan apa yang terjadi pada anggota mereka.


Jun Mei Yin yang mendengar keterangan tersebut, kini terlihat marah, namun dia kembali berfikir jernih karena untuk membalas dendam atas perbuatan Fraksi 50 besar bukanlah perkara mudah.


Begitupun dengan Xiao Ai Qing, lebih memilih untuk diam dan merawat Shen Long terlebih dulu, karena terlambat sedikit, maka tidak bisa diselamatkan.


" Kita bawa Long'gege ke kamarnya." Ucap Xiao Ai Qing, dimana mereka berdua langsung memapah tubuh Shen Long menuju ke kamar.


Melihat kedua wanita itu yang sangat dekat dengan Shen Long, anggota Fraksi Gagak Emas membuka tutup mulutnya, namun tidak tau apa yang harus mereka katakan.


" Guang Yunyi... Kami tidak bisa terlalu lama disini. Semoga saja Saudara Louzhy cepat sembuh." Ucap Wuya Jinwu, meskipun tidak yakin bahwa Shen Long bisa sembuh dalam waktu dekat.


Dari luka yang Shen Long alami, anggota Fraksi Gagak Emas memperkirakan bahwa pemuda itu membutuhkan waktu paling cepat satu tahun untuk pulih kembali.


" Terimakasih atas bantuan kalian telah membawa tuan muda kesini." Guang Yunyi merasa serba salah, karena tidak bisa membawa mereka masuk ke rumah, karena dia sendiri hanya sebagai budak.


Sementara Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin langsung membawa Shen Long untuk memulihkan kondisi Shen Long.


" Kalau begitu kami pamit dulu." Wuya Jinwu dan anggotanya berpamitan, lalu meninggalkan tempat tersebut.


Di sisi lain, Shen Long yang sudah terbaring di tempat tidur, kini kedua wanita itu berusaha membersihkan luka di tubuh Shen Long.


Dalam kondisi setengah sadar, Shen Long merasakan tubuhnya terasa panas dingin karena efek cambuk api sangat kuat.


" Saudari Qing... Apa yang harus kita lakukan?" Sepertinya Long'gege demam tinggi." Jun Mei Yin yang terlihat panik kini berjalan mondar mandir dimana fikirannya sudah buntu.

__ADS_1


Melihat tingkah Jun Mei Yin, Xiao Ai Qing hanya menggelengkan kepala sambil menghela nafas berat. Meskipun dia juga sangat khawatir, namun Xiao Ai Qing berusaha untuk tetap tenang.


" Saudari Yin... Bukankah kamu memiliki Raga Karma Naga Surgawi? Apa kamu menunggu sampai Long'gege tidak bisa diselamatkan?" Xiao Ai Qing sedikit kesal karena Jun Mei Yin tidak bisa berpikir jernih.


" Ah... Itu." Jun Mei Yin mulai tersadar, lalu menoleh ke arah Shen Long dengan wajah memerah seperti kepiting rebus.


Secara perlahan Jun Mei Yin mendekati Shen Long, lalu membaringkan tubuhnya di samping pemuda itu seraya memejamkan matanya.


Cup!


Jun Mei Yin mempertemukan bibirnya pada bibir Shen Long, dimana dia dapat merasakan tubuhnya terasa dingin.


Tidak hanya itu, Jun Mei Yin juga memberikan setetes darahnya pada Shen Long untuk mempercepat proses penyembuhan pemuda tersebut.


" Saudari Yin, apa yang kamu lakukan?" Xiao Ai Qing terlihat panik karena Jun Mei Yin yang memberikan setetes darahnya sama saja memperpendek usianya.


Namun Jun Mei Yin tidak peduli dengan dirinya, demi menyembuhkan Shen Long.


Mendapatkan tetesan darah dari Jun Mei Yin, secara perlahan tubuh Shen Long yang awalnya terasa dingin, kini mulai hangat.


Mendapatkan perlakuan tersebut, jantung Jun Mei Yin berdetak kencang. Juga begitu kaget, namun berusaha untuk menenangkan diri menikmati apa yang dilakukan Shen Long kepadanya.


Adegan itupun berlangsung cukup lama, dimana Luka sayatan pada tubuh Shen Long mulai mengering dan menutup.


Saat kondisi Shen Long sudah pulih total, pemuda itupun langsung tertidur tanpa mengetahui apa yang dia lakukan.


Sementara Jun Mei Yin langsung menutup mulutnya, karena merasakan sesuatu yang aneh pada bibirnya yang bengkak.


" Saudari Yin, apa yang terjadi denganmu?" Tanya Xiao Ai Qing yang melihat tingkah Jun Mei Yin yang langsung menjauhkan diri dari Shen Long.


" Lihat saja sendiri!" Jun Mei Yin terlihat kesal, sambil memperlihatkan bibirnya yang bengkak.

__ADS_1


Melihat hal tersebut Xiao Ai Qing membulatkan matanya hampir muntah darah karena ciuman antara Shen Long dan Jun Mei Yin sampai membuat bibir wanita itu membengkak.


" Baiklah, sekarang kamu boleh istirahat! Biar aku yang menemani Long'gege." Xiao Ai Qing tidak bisa menahan tawanya lalu membaringkan tubuhnya dan menutupi tubuh Shen Long dengan selimut.


" Enak saja. Aku yang menderita, tapi kamu yang mendapatkan keuntungan." Jun Mei Yin tidak mau kalah, langsung membaringkan tubuhnya di samping Shen Long.


Kedua wanita itupun merangkul tubuh Shen Long dengan lembut, merasa lega karena kondisi Shen Long sudah pulih total.


*******


Pada keesokan pagi Shen Long yang membuka mata, kini merasakan seluruh tubuhnya segar kembali lalu menoleh ke arah kedua wanita yang berada di sampingnya.


" Long'gege... Kamu sudah bangun." Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin terlihat senang lalu merangkul tubuh Shen Long.


" Yin'er, ada apa denganmu?" Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena bibir wanita itu masih terlihat bengkak.


Sesaat Jun Mei Yin tersadar, lalu menutup mulutnya sambil menatap ke arah Xiao Ai Qing, seakan memberi isyarat agar Xiao Ai Qing tidak memberitahukan kejadian sebelumnya.


" Ah... Itu... Kemarin malam saudari Yin menabrak pintu." Xiao Ai Qing menjelaskan tentang apa yang terjadi pada Jun Mei Yin.


" Benar... Bibirku bengkak karena menabrak pintu." Jun Mei Yin ikut menimpal, meskipun sedikit gugup.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long sedikit mengerutkan kening sambil mengingat serangkaian kejadian sebelumnya saat dia sedang diberi hukuman cambuk api.


Shen kembali menoleh ke arah Jun Mei Yin dengan tatapan rumit seakan mengingat sesuatu, namun tidak mengetahui dengan jelas.


Apalagi saat merasakan seluruh tubuhnya tidak ada lagi luka sayatan sedikitpun, membuat Shen Long merasa curiga kepada Jun Mei Yin.


" Maafkan aku, telah membuat kalian khawatir." Ucap Shen Long, lalu bangkit dari tempat tidur.


Meskipun tidak bisa mengingat dengan jelas, namun dia dapat merasakan samar-samar serangkaian kejadian sebelumnya.

__ADS_1


" Jika ada orang yang mencariku, katakan masih belum pulih! Jangan sampai ada yang mengetahui keberadaanku."


Tentu Shen Long tidak lupa dengan tujuan sebelumnya, dimana dia langsung mengeluarkan Lencana miliknya.


__ADS_2