
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Melihat Shen Long yang mengeluarkan banyak koin dengan mudah, ketiga pelayan tersebut saling memberi isyarat agar menguras harta pemuda tersebut.
Dengan demikian ketiga pelayan akan mendapatkan banyak bonus dari manager mereka.
Sesaat salah satu pelayan berjalan mendekati Shen Long sambil menggodanya.
" Tuan muda... Karena kamu adalah seorang Kultivator, saya akan menunjukkan sesuatu yang berharga di Assosiasi Menara Obat ini." Ucap pelayan sambil menggesek-gesekkan tubuhnya pada Shen Long.
" Baiklah, tunjukkan padaku!" Shen Long merasa tidak keberatan jika koin miliknya dihabiskan untuk membeli sesuatu yang berharga bagi perkembangannya.
Mendengar ucapan tersebut, pelayan wanita yang masih terlihat paling muda dan paling cantik diantara pelayan yang lain begitu bersemangat lalu membawa Shen Long ke lantai dua.
" Tuan muda... Di lantai dua ini adalah tempat Sumberdaya yang sangat langka dan sulit didapatkan." Pelayan tersebut terlihat antusias untuk menjelaskan berbagai Sumberdaya yang berada di tempat itu.
Tentu pelayan menganggap bahwa Shen Long tergoda dengan penampilannya, sehingga dengan mudah mengeluarkan harta miliknya.
" Baiklah, aku beli semuanya." Ucap Shen Long, sambil mengeluarkan 20 kantong berisi koin, membuat pelayan tersebut menjauhkan tubuhnya dari Shen Long.
Sesaat pelayan tersenyum lebar sambil memeriksa semua isi dari kantong tersebut, dengan sebuah senyuman yang khas.
' Pemuda ini benar-benar sangat bodoh. Dengan menggodanya begitu saja, dia mengeluarkan semua hartanya. Apa dia masih memiliki banyak harta?' Pelayan membatin, lalu meminta bantuan kepada rekannya yang lain untuk mengumpulkan Sumberdaya tersebut.
Di sisi lain Shen Long sama sekali tidak tertarik pada pelayan tersebut, karena tujuannya hanya Sumberdaya.
Untuk apa memiliki banyak koin yang tidak bisa digunakan untuk meningkatkan Kultivasi? Lagi pula koin itu berasal dari hasil jarahan.
" Tuan muda... Apa kita bisa melanjutkan ke lantai tiga?" Pelayan wanita kembali menggoda Shen Long sambil menggesekkan tubuhnya lebih liar lagi.
__ADS_1
" Kita lihat saja, apa yang kalian sediakan." Shen Long dengan nada datar, tanpa memperdulikan wanita itu yang selalu menempel padanya.
" Baik tuan, mari saya antar." Pelayan wanita menggandeng Shen Long menuju lantai tiga Assosiasi Menara Obat.
Di lantai tiga, banyak sekali dipajang berbagai jenis senjata, hingga baju Zirah. Namun Shen Long merasa tidak tertarik.
Sesaat mata Shen Long tertuju pada sebuah sarung pedang yang berada di sudut ruangan tersebut.
' Aura ini? Kenapa aura ini hampir mirip dengan aura Pedang Kesunyian milikku?' Shen Long membatin sambil menatap ke arah sarung pedang yang ukurannya sangat kuno.
" Ternyata mata tuan muda sangat jeli. Meskipun itu hanya sarung pedang, namun seorang Kultivator yang menemukannya mengatakan bahwa sarung pedang ini bukan berasal dari daratan Sangay. Kata Kultivator itu, sarung pedang ini memiliki roh yang sangat kuat. Hanya itu saja yang saya ketahui." Pelayan wanita menjelaskan.
" Berapa harganya?" Tanya Shen Long, karena dia begitu penasaran dengan aura yang familiar pada sarung pedang tersebut.
" Karena tuan muda sudah banyak membeli Sumberdaya di tempat kami, Assosiasi Menara Obat akan memberikan potongan harga sebesar 20%. Harganya 800.000 Koin Emas." Jawab pelayan wanita.
" 800.000 koin emas?" Shen Long sontak kaget karena menurutnya itu terlalu mahal hanya untuk sebuah sarung pedang, meskipun dia masih mampu membelinya.
" Dulu pihak Assosiasi Menara Obat pernah menjualnya dengan harga 2 juta koin emas, namun karena tidak ada yang berminat sehingga mereka menitipkan di tempat ini dan menjual dengan harga 1 juta koin emas." Ucap pelayan wanita.
Dengan sebuah anggukan, pelayan wanita mengambil sarung pedang lalu memberikan kepada Shen Long.
Merasa tidak ada lagi yang ingin dibeli, Shen Long kembali turun dari lantai tiga menuju lantai dasar Assosiasi Menara Obat.
Pelayan yang sudah menyiapkan Sumberdaya yang dibeli Shen Long, kini langsung memberikan Sumberdaya tersebut pada sebuah kotak.
" Terimakasih pelayan." Shen Long mendekatkan Cincin miliknya lalu memasukkan Sumberdaya ke Cincin Ruang tingkat dasar.
Tentu Shen Long tidak ingin ada yang mengetahui bahwa dia memiliki Cincin Ruang tingkat Surgawi, agar tidak menjadi pusat perhatian.
" Saudari... Kamu berhasil menggoda pemuda itu, sehingga kita bisa menguras hartanya." Ucap salah satu pelayan kepada rekannya.
__ADS_1
" Sepertinya tidak. Saat aku membawanya ke lantai dua dan tiga, pemuda itu hanya fokus pada Sumberdaya yang aku jelaskan." Ucap pelayan wanita yang membawa Shen Long sebelumnya.
" Dari semua Sumberdaya yang dia beli, aku yakin dia berasal dari Sekte atau Klan besar yang ditugaskan untuk membeli Sumberdaya." Salah satu pelayan berasumsi bahwa Shen Long membeli Sumberdaya sebanyak itu untuk memenuhi kebutuhan Sekte atau Klan besar.
Jika saja mereka mengetahui bahwa Shen Long membeli Sumberdaya itu untuk keperluannya sendiri, maka mereka akan muntah darah.
Di sisi lain Shen Long yang sudah keluar dari Assosiasi Menara Obat, kini tersenyum puas sambil berjalan menuju sebuah restoran tempat Lan Nalan menunggunya.
" Dengan Sumberdaya sebanyak ini, aku bisa menerobos hingga mencapai Pendekar Langit tingkat 1." Gumam Shen Long, sambil melangkahkan kakinya.
Namun Shen Long tidak ingin melakukan penerobosan di tempat keramaian, karena itu akan mengundang perhatian orang lain.
Shen Long harus mencari tempat yang sepi, agar bisa menggunakan teknik Naga Pelahap untuk menyerap semua khasiat dari Sumberdaya yang dia miliki.
Sesaat kemudian Shen Long telah berada di sebuah restoran, dimana di sebuah meja makan terdapat Lan Nalan bersama lima sosok lainnya.
Dari kelima sosok tersebut terdapat tiga sosok pria paruh baya dan dua sosok wanita yang menggunakan penutup wajah.
" Saudara Louzhy." Lan Nalan melambaikan tangannya pada Shen Long.
Dengan sebuah anggukan kecil, Shen Long berjalan mendekati meja tempat Lan Nalan bersama lima sosok.
Di sisi lain terlihat satu sosok wanita yang menggunakan cadar, menatap ke arah Shen Long penuh selidik.
' Kenapa wajah Long'gege sangat berbeda dari yang aku kenal.' Jun Mei Yin membatin, sedikit kecewa karena sosok yang menjadi pujaan hatinya seperti orang asing.
" Saudara Louzhy, minumlah teh hijau ini!" Lan Nalan menyodorkan secangkir teh hijau yang sudah dicampur Pil pemikat.
' Kakak... Apa kamu yakin pemuda ini adalah Long'gege?' Jun Mei Yin mengirim pesan jiwa kepada Lan Nalan.
Meskipun wajah Shen Long sangat tampan dari sebelumnya, namun bagi Jun Mei Yin masih menginginkan wajah Shen Long seperti yang dia kenal saat tinggal di Sekte Seribu Pedang.
__ADS_1
' Ya... Pemuda itu adalah Shen Long. Coba kamu lihat lebih teliti lagi.' Pesan jiwa dari Lan Nalan.
Sesaat Jun Mei Yin menatap ke arah Shen Long, dimana semuanya telah berubah. Apalagi sekarang Shen Long memiliki mata berwarna keemasan.