
Setelah melakukan pencarian cukup lama, Shen Long masih belum menemukan rekannya. Sehingga dia semakin khawatir dengan keselamatan mereka, mengingat apa yang dikatakan Jin Song sebelumnya.
Meskipun begitu, Shen Long tidak sama sekali berputus asa. Dia pun terus mempercepat langkahnya mengikuti nalurinya sendiri.
Saat berada di sebuah lembah, dengan penglihatannya yang begitu tajam, Shen Long melihat sebuah cahaya keemasan dari balik batu besar.
" Apa itu rumput sinar?" Shen Long langsung menuju arah tersebut hingga terlihat dua buah rumput sinar yang berwarna keemasan yang tumbuh di atas batu.
Tanpa menunggu lama Shen Long langsung memanjat batu besar tersebut untuk mengambil rumput sinar lalu memasukkan ke Cincin miliknya.
" Sepertinya daerah ini tempat tumbuhnya rumput sinar." Shen Long mempertajam penglihatannya untuk mencari batu besar di tempat itu.
Shen Long begitu yakin bahwa rumput sinar hanya bisa tumbuh di atas bebatuan, sehingga berlari kesana-kemari untuk memanjat batu besar dimana yang dia lewati.
Meskipun dari beberapa batu besar Shen Long tidak mendapatkan rumput sinar, namun dia sama sekali tidak mengeluh dan terus memanjat batu besar.
Setelah melakukan pencarian selama setengah hari, Shen Long berhasil mengumpulkan tiga jenis rumput sinar bahkan lebih dari yang diinginkan pihak penyelenggara turnamen.
Sebuah alasan yang membuat Shen Long melakukan hal itu, karena dia ingin memberikan rumput sinar kepada rekannya jika mereka tidak berhasil menemukan rumput sinar.
" Aku rasa sudah cukup. Lebih baik aku mencari keberadaan mereka." Shen Long bergumam sambil melompat dari batu besar keluar dari lembah tersebut.
Setelah melakukan perjalanan cukup jauh dari tempat sebelumnya, Shen Long mendengar suara pertarungan yang tidak jauh dari tempatnya.
Dengan sedikit penasaran, Shen Long langsung bergegas ke arah suara dimana terlihat lima sosok wanita yang sedang bertarung melawan laba-laba yang merupakan Hewan Roh tingkat 7 sebanyak dua ekor.
Dari pengamatan Shen Long dengan pakaian yang mereka pakai, kelima wanita itu berasal dari Sekte Bunga Sakura.
Kelima wanita itu terlihat sedang tidak baik karena mulai dari rambut hingga pakaian mereka sudah acak-acakan karena melakukan pertarungan sengit kepada dua ekor laba-laba yang membuat Shen Long berusaha untuk menahan diri untuk tidak tertawa.
__ADS_1
" Saudari Shui, Saudari Huang... Cepat pergi dari sini, biar aku bersama Saudari Lu dan saudari Zi yang menahan mereka." Ucap sosok wanita dengan rambut acak-acakan berusaha untuk melawan kedua laba-laba tersebut.
" Saudari Yiqiu, kami tidak akan membiarkan kalian mati di tempat ini. Lebih baik kita melakukan perlawanan kepada kedua laba-laba itu." Ying Shui yang tidak ingin ketiga rekannya dijadikan korban dari keganasan laba-laba tersebut.
" Tapi ini terlalu berbahaya. Paling tidak kalian bisa lolos seleksi ini membawa nama baik Sekte Bunga Sakura." Ying Lu berusaha untuk menahan serangan dari laba-laba dengan melakukan tebasan pedangnya.
Shen Long yang awalnya hanya ingin menonton sejenak, kini berniat untuk meninggalkan tempat tersebut.
Namun setelah mendengar percakapan mereka, Shen Long merasa tidak enak jika tidak membantu mereka.
Di dalam pertarungan, kedua laba-laba tersebut melakukan serangan dengan kaki mereka yang sangat tajam yang membuat kelima wanita itu mengalami luka sayatan.
" Wwzzzttt."
Kedua laba-laba bergerak cepat melakukan serangan yang membuat kelima wanita itu tidak mampu lagi untuk bangkit berdiri karena kehabisan tenaga.
' Tamatlah riwayat kita.' Kelima wanita yang sudah terbaring lemah kini langsung menutup mata merasa hidup mereka tidak lama lagi.
" Gluduk."
Kedua kepala laba-laba tersebut terjatuh dan berguling di tanah.
Setelah menunggu beberapa saat, kelima wanita itu kembali membuka mata karena hal yang mereka tunggu belum ada reaksi.
Kelima wanita itu pun sontak kaget saat melihat sosok Pria berkepala botak telah berdiri di hadapan mereka dimana di belakangnya terlihat dua ekor laba-laba sudah tidak bernyawa.
" Apa yang terjadi?" Kelima wanita tersebut berusaha mencerna situasi tersebut.
" Untunglah kalian selamat. Cepat pulihkan diri kalian." Ucap Shen Long yang masih berdiri di tempat semula.
__ADS_1
" Terimakasih atas bantuan saudara." Ucap Ying Shui yang diikuti rekannya.
" Kondisi kalian masih berantakan." Shen Long memberi isyarat sambil mengusap kepalanya yang botak, membuat kelima wanita itu pun tersadar dengan kondisi mereka.
" Jangan lihat sini! Dasar mesum." Kelima wanita itu merasa malu karena beberapa pakaian yang melekat di tubuh mereka banyak robekan yang memperlihatkan beberapa bagian tubuh mereka, ditambah lagi dengan kondisi rambut acak-acakan.
Mendengar ucapan tersebut Shen Long memasang wajah masam lalu membalikkan badannya sambil menunggu kelima wanita itu berganti pakaian.
Kelima wanita itu pun berusaha bangkit sekuat tenaga saling bergandeng satu sama lain agar bisa saling menopang lalu mencari tempat yang aman untuk berganti pakaian.
Sebenarnya Shen Long lebih fokus melihat rambut kelima wanita itu yang berdiri seperti rambut singa.
Setelah menunggu waktu cukup lama, akhirnya kelima wanita itu keluar dari balik pepohonan yang rindang lalu berjalan mendekati Shen Long.
" Maaf telah membuat Saudara menunggu lama." Kelima wanita tersebut tersenyum canggung karena Pemuda di depan mereka dengan sabar menunggu mereka.
" Kenapa kalian terlalu lama? Bukankah jika hanya berganti pakaian tidak sampai memakan waktu berjam-jam?" Shen Long terlihat kesal karena kelima wanita itu begitu lama mendatanginya.
" Maaf saudara... Harap dimaklumi jika seorang wanita memang membutuhkan waktu yang lama untuk berdandan dan menyisir rambut." Ucap Ying Huang yang terlihat kesal karena Pemuda itu tidak memahami bagaimana susahnya menjadi seorang wanita, namun berusaha untuk tetap tersenyum.
Mendengar ucapan tersebut Shen Long sedikit menaikkan alisnya lalu membalikkan badan ke arah kelima wanita itu membuat Shen Long terbatuk.
' Pantas saja mereka begitu lama.' Shen Long menatap kelima wanita itu yang menurutnya berdandan terlalu berlebihan.
Hal yang cukup masuk akal, karena di Sekte Bunga Sakura hanya beranggotakan para wanita. Tentu saja saat bertemu dengan seorang Pria, maka naluri sebagai seorang wanita pasti akan muncul dengan berbagai persepsi.
Ada beberapa yang menganggap bahwa seorang Pria seperti sebuah bencana, ada pula yang menganggap seorang pria sebagai anugerah.
Sebagai salah satunya kelima wanita itu, saat bertemu dengan Shen Long di tempat yang cukup aman. Mereka berusaha untuk terlihat cantik, meskipun belum tentu merasa tertarik kepada Pemuda tersebut.
__ADS_1
" Ada apa Saudara?" Ying Yiqiu merasa heran tanpa menyadari dandanan mereka terlihat berlebihan.
" Saya hanya ingin bertanya, Apa kalian pernah bertemu dengan rekanku dari Sekte Seribu Pedang?" Shen Long langsung ke topik pembicaraan, karena tidak ingin terlalu lama beranda di tempat itu.